4 research outputs found
Pengaruh Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) terhadap harga saham pada perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) : Studi di PT. Bukit Asam Tbk periode 2011-2020
Pasar modal merupakan alternatif yang dapat digunakan perusahaan untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan walaupun saat ini banyak bank yang menyediakan pinjaman tetapi semua itu bisa terhambat karena leverage yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Investor mengharapkan dana yang digunakan dapat memberikan hasil. Banyak faktor yang mempengaruhi harga saham, diantaranya ada, Earning Per Share (EPS) merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar laba bersih perusahaan yang terkandung dalam satu lembar saham beredar dan Return on equity (ROE) Rasio ini mengkaji sejauh mana suatu perusahaan mempergunakan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan untuk mampu memberikan laba atas ekuitas.
Kerangka berpikir pada penelitian ini merujuk pada teori menyatakan bahwa semakin tingginya Earning Per Share (EPS dan Return on equity (ROE) maka harga saham juga akan meningkat, begitupun sebaliknya jika Earning Per Share (EPS dan Return on equity (ROE) turun maka harga saham juga a
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Earning Per Share (EPS) secara parsial terhadap harga saham, mengetahui seberapa besar pengaruh Return On Equity secara parsial terhadap harga saham, dan bagaimana pengaruh antara dua variabel independen yaitu Earning Per Share dan Return On Equity terhadap variabel dependen yaitu harga saham pada PT. Bukit Asam Tbk. Sesuai dengan teori bahwasannya jika nilai variabel Earning Per Share dan Return On Equity semakin tinggi, maka pengaruh terhadap harga saham juga akan semakin tinggi. Maka dari itu, kerangka teori yang peneliti gunakan sesuai dengan teori yang ada.
Metode deskriptif dengan cara pendekatan kuantitatif menjadi salah satu pilihan peneliti dalam menentukan metode penelitian. Data sekunder merupakan data yang dipilih pada penelitian kali ini. Data tersebut berbentuk laporan keuangan PT. Bukit Asam Tbk Periode 2011-2020 berasal dari website resmi. Analisis regresi sederhana, analisis korelasi pearson product moment, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, serta uji t dan uji f merupakan teknik analisis yang dipakai pada penelitian ini.Dalam penelitian ini didapati kesimpulan sebagai berikut: diperoleh nilai F hitung sebesar 16,584. Sedangkan hasil F tabel dengan taraf signifikansi sebesar 5% (0,05), maka didapat F tabel sebesar 4,74. Oleh karena itu nilai F hitung > F tabel (16,584 > 4,74), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham PT. Bukit Asam, Tbk periode 2011 - 2020
STRATEGI PEMASARAN MELALUI POTONGAN HARGA DAN MEDIA PROMOSI SECARA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN (Studi Kasus di Toko Robith Rofica Busana Jatisari – Kebumen)
Keberhasilan sebuah perusahaan dapat diukur dari adanya volume
penjualan. Peningkatan volume penjualan tentunya tidak lepas dari adanya strategi
pemasaran yang digunakan oleh perusahaan menarik minat beli konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait bagaimana Strategi
Pemasaran Melalui Potongan Harga dan Media Promosi Secara Online dan juga
memperoleh informasi terkait bagaimana analisis ekonomi Islam terhadap Strategi
Pemasaran Melalui Potongan Harga dan Media Promosi Secara Online Untuk
Meningkatkan Volume Penjualan di Toko Robith Rofica Busana Jatisari –
Kebumen.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode
pendekatan penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian berada di Toko
Robith Rofica Busana Jatisari-Kebumen. Sumber data yang digunakan adalah
sumber data primer dan sekunder. Data primer penelitian ini diperoleh dari hasil
observasi, wawancara dan dokumentasi kepada informan secara langsung di
lapangan, sedangkan data sekunder dalam penelitian ini berupa referensi-referensi
terkait yang diperoleh dari buku, jurnal, dokumen-dokumen dan literatur lain yang
berkaitan dengan penelitian rumusan masalah ini. Teknik pengumpulan data dengan
metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Selanjutnya data tersebut
dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Toko Robith Rofica Busana
menggunakan 3 (tiga) strategi potongan harga yakni: 1) strategi potongan
harga/diskon musiman, 2) media promosi yang digunakan berupa Instagram dan
Whatsapp dengan menampilan display yang menarik, 3) analisis strategi pemasaran
melalui potongan harga dan media online untuk meningkatkan volume penjualan
secara Islam dianggap sah karena didalamnya terpenuhi 3 (tiga unsur), yakni ijab
qabul, pihak yang berakad dan objek akad. Kemudian jual beli yang dilakukan
dilandasi atas dasar suka sama suka suka tanpa paksaan dan niat merugikan pihak
manapun serta tidak tidak mengandung unsur-unsur jual beli yang terlarang baik
dari dzatnya maupun bukan dari dzatnya.
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Potongan Harga, Media Promosi
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) SYARIAH BERDASARKAN METODE RGEC
AbstractEvery bank must have a bank soundness level from all aspects with very healthy criteria, as well as PT. BRI Syariah. Therefore, this article aims to analyze the factors that affect the health level of PT. BRI Syariah uses Bank Indonesia regulations, namely PBI No.13 / 1 / PBI / 2011 and criteria guidelines for using SE. No.13 / 24 / DPNP. In accordance with these provisions, the soundness of a bank is measured by the RGEC method (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital). This article uses descriptive methods and quantitative approaches to determine the health level of PT. BRI Syariah is also compared to two state-owned sharia banks, namely PT. BNI Syariah and BSM. The results showed that using the RGEC method the assessment factors used were NPF, FDR, ROA, BOPO, CAR, and ROE. It appears that PT. The health level of BRI Syariah is still below BNI Syariah and BSM. This indicates that BRI Syariah still has to improve its financial performance to have a healthy rating at rank one, which is very healthy.  Keywords: Health Level, RGEC Method, BRI Syariah AbstrakSetiap bank harus memiliki tingkat kesehatan bank dari segala aspek dengan kriteria sangat sehat, begitupula dengan PT. BRI Syariah. Maka dari itu, artikel ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan PT. BRI Syariah menggunakan ketentuan Bank Indonesia yaitu PBI No.13/1/PBI/2011 dan pedoman kriteria menggunakan SE. No.13/24/DPNP. Sesuai ketentuan tersebut, tingkat kesehatan bank diukur dengan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital). Artikel ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui tingkat kesehatan PT. BRI Syariah yang mana juga dibandingkan dengan dua bank syariah milik BUMN yaitu PT. BNI Syariah dan BSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode RGEC faktor penilaian yang digunakan adalah NPF, FDR, ROA, BOPO, CAR, dan ROE. Terlihat bahwa Tingkat kesehatan PT. BRI Syariah masih berada di bawah BNI Syariah dan BSM. Hal ini menandakan bahwa BRI Syariah masih harus meningkatkan kinerja keuangannya untuk memiliki peringkat yang sehat pada peringkat satu yaitu sangat sehat. Kata kunci: Tingkat Kesehatan, Metode RGEC, BRI Syaria
Comparative Study of Sukuk in the Sharia Capital Market: Evidence in Indonesia
This article discusses a comparative analysis of mudharabah sukuk, ijarah sukuk, and wakalah bi al-istithmar sukuk. This article aims to highlight and analyse the comparison of mudharabah sukuk, ijarah sukuk, and wakalah bi al-istitsmar sukuk so as to provide answers to the effectiveness and efficiency of the sukuk concept without denying the sharia principles in it. This research is in the form of a comparative study, namely a research procedure that compares interrelated variables by determining their differences and similarities. The data sources used come from books, classical text (yellow book), scientific article, website internet, theses, and fatwas related to the theme the author is taking. The results of the research in the article are: First, there are differences in the characteristics and schemes of mudharabah sukuk, ijarah sukuk, and wakalah bi al-istithmar sukuk, these three sukuk schemes are permissible because they are by predetermined rules. The differences that exist in these three types of sukuk do not mean that they are not allowed to make each other but can be done in different ways. Second, from this comparison, the author sees that investment in sukuk with certainly contract characteristics, especially ijarah sukuk, tends to be safer because of the certainty of the predetermined ujrah. Third, of the three types of sukuk, sukuk with a wakalah bi al-istitsmar scheme tend to be more flexible and easier to understand and implement. The level of risk and profit of the three is different, sukuk with certainly contracts tend to be safer but stable profits and tend to stagnate in contrast to sukuk that use uncertain contracts whose risks tend to be greater but there is a possibility of greater profits
