1,721,000 research outputs found

    ETIKA BERMEDIA SOSIAL DI INSTAGRAM MAHASISWA KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM BERDASARKAN KAJIAN FIKIH INFORMASI MUHAMMADIYAH

    Full text link
    penelitian ini bertujuan membahas untuk: 1. Mengetahui bagaimana etika bermedia sosial di Instagram mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram. 2. Untuk mengetahui penerapan Fikih Informasi Muhammadiyah pada konten media sosial instagram mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram. Metode yang di gunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa obsevasi, wawancara, dokumentasi dan menyabarkan google kunsioner kepada 20 informan. Hasil dari penelitian ini adalah etika bermedia sosial Instagram mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram, dalam melakukan postingan atau unggahan foto dan video dan lain sebagainya dalam konten media sosial Instagram, tidak ada yang melanggar kode etik Netizmu atau warganet di Muhammadiyah yang melakukan ghibah, fitnah, namimah, Menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan segala yang trerlarang secara syar’i. Namun terkait dengan penerapan Fikih Informasi Muhammadiyah, hanya 3 informan yang menerapapkan Fikih Informasi Muhammadiyah dalam konten bermedia sosial Instagram. Sebagian besarnya mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhmmadiyah Mataram, belum menggunakan fikih infomasi Muhammadiyah dalam bermedia sosial Instagram dan mereka juga belum terlalu faham terkait dengan penerapan kajian Fikih Informasi Muhammadiyah itu sendiri

    Penentuan Cadangan Premi untuk Asuransi Joint Life Dwiguna Murni Berjangka dengan Metode Retrospektif

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang penentuan cadangan premi untuk asuransi joint life. Dwiguna murni berjangka dengan metode retrospektif. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan besarnya cadangan premi asuransi joint life pada asuransi dwiguna murni berjangk

    Prinsip prioritas dalam pembagian harta waris di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau

    Full text link
    ABSTRAK Pembagian harta waris merupakan sesuatu yang umum dimasyarakat. Terdapat tiga hukum waris yang berlaku di Indonesia termasuk hukum waris adat atau kebiasaan di Masyarakat. Termasuk pula masyarakat di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, yang mayoritas masyarakat adat Melayu dengan menerapakan hukum Islam. Namun seiring perkembangan, terjadi pergeseran terhadap hukum yang berlaku di masyarakat. Termasuk pembagian waris yang saat ini menerapkan faktor tertentu untuk diprioritaskan. Oleh karena itu, penulis membuat dua rumusan masalah yakni Bagaimana pelaksanaan prinsip prioritas dalam pembagian harta waris di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau dan Bagaimana prinsip prioritas ditinjau dari perspektif hukum kewarisan Islam dan hukum perdata di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Adapun metode pengumpulan yang digunakan terdiri dari wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pengolahan data, terdari dari tahapan edit data, klasifikasi, analisis dan penyimpulan data. Prinsip prioritas merupakan suatu prinsip pembagian waris dengan memberikan bagian khusus kepada ahli waris tertentu dengan indikator tingkat ekonomi, kemampuan mengelola harta waris dan jasa kepada pewaris. Dalam pelaksanaannya prinsip prioritas diterapkan melalui musyawarah dan kesepakatan setelah semua ahli waris mengetahui bagian yang telah ditentukan sesuai hukum waris Islam. Selain itu, prinsip ini secara substantif tidak bertentangan dengan hukum kewarisan Islam karena pada prosesnya telah terjadi pembagian berdasarkan hukum kewarisan Islam. Sedangkan dari perspektif hukum perdata di Indonesia, prinsip prioritas menjadi alternatif pembagian waris secara kekeluargaan. ABSTRACT The division of inheritance is something common in the community. There are three inheritance laws in force in Indonesia, including customary law or customary law in the Community. Including the community in District Singkep, Lingga District, Riau Archipelago, the majority of indigenous Malay people by applying Islamic law. But as the development, there is a shift to the law in force in society. Includes the distribution of inheritance that is currently applying certain factors to prioritize. Therefore, the authors make two formulation of the problem of how the implementation of the principle of priority in the distribution of inheritance in District Singkep, Lingga Regency, Riau Archipelago and How the principle of priority reviewed from the perspective of Islamic law and civil law in Indonesia. This research is a empirical research and descriptive research. This study used a qualitative approach with primary and secondary data sources. The collection method used consisted of interviews and. While the data processing, from the stage of editing, classifiying, analizing, and concluding. The priority principle is a principle of dividing inheritance by providing specific parts to certain heirs with economic level indicators, the ability to manage the estate and services to the testator. In practice, the principle of priority is applied through deliberation and agreement after all the heirs know the part that has been determined according to Islamic inheritance law. In addition, this principle is substantively not contradictory to Islamic inheritance law because in the process there has been a division based on Islamic inheritance law. While from the perspective of civil law in Indonesia, the principle of priority becomes an alternative inheritance distribution in kinship

    The Speaking Mastery of Kediri Course Alumni (A Case Study at English and Literature Department, Adab and Humanities Faculty, Islamic State University of Alauddin Makassar)

    Full text link
    The objectives or aims of this research were to describe about speaking mastery and motivation based on the Harmer theory in learning English of Kediri course Alumni. The method in this research used quantitative method. The sources of data were the Kediri course Alumni at English and Literature Department, Adab and Humanities Faculty, Islamic State University of Alauddin Makassar. This research found the mastery classification of speaking mastery, they were: 0% alumni is classified as excellent, 9% alumni are classified as good, 35% are classified as average, 52% alumni are classified as poor and 0% alumni is classified as very poor. The motivation of alumni in learning English is that 4% alumni classified as low motivation, 48% alumni classified as natural motivation and 48% alumni classified as high motivation

    PROSES PEMBUATAN SENI PIROGRAFI DI STUDIO “ANUNA” MAKASSAR

    Full text link
    ABSTRAK HASRULLAH, 2019. Proses Pembuatan Seni Pirografi di Studio “Anuna” Makassar. Skripsi. Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Masalah utama penelitian ini adalah poses pembuatan karya seni pirografi di Studio “Anuna” Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatf. Hasil penelitian menunjukkan proses pembuatan karya seni pirografi di studio “Anuna” Makassar mulai dari tahap menentukan media, persiapan alat dan bahan sampai pada tahap proses finishing karya seni pirografi. Adapun kendala yang dihadapi dalam pembuatan karya seni pirografi di studio “Anuna” Makassar adalah kelangkaan bahan kayu jati Belanda yang susah didapatkan, kendala selanjutnya adalah peralatan yang masih sangat kurang dan alat yang digunakan masih manual sehingga proses pengerjaannya membutuhkan durasi waktu yang cukup lama dan pembakaran yang dihasilkan oleh pen pirografi manual masih belum sempurna. Disarankan kepada pembuat karya seni di Studio “Anuna” Makassar agar lebih memperhatikan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan seni lukis pirografi. Terutama pen pirografi yang digunakan agar memenuhi standar, kepada distributor alat seni di Kota Makassar agar lebih pemperhatikan dan melengkapi kebutuhan-kebutuhan para pembuat karya seni yang ada di Kota Makassar terutama dibidang seni Pirografi seperti pen pirografi dengan berbagai macam ukuran. Dan para mahasiswa, pelaku dan pemerhati seni agar didalam hasil penelitian ini bisa menjadi referensi untuk bahan penelitian selanjutnya serta mampu memberikan wawasan dan pengetahuan dalam berkarya, terutama dibidang seni melukis pirografi

    Mapping Transformation: Lessons Learned from Poso District's Post-Conflict Deradicalization

    Full text link
    The Post-Conflict Poso Deradicalization Program was launched after a series of conflicts between religious groups in Poso, Central Sulawesi, Indonesia, have been ongoing since 1998. The main objective of this program is to alleviate tensions among these groups and promote peace and reconciliation in the region. In this context, the perspective of communication science plays a crucial role in bridging the perceptual gaps that exist between the community and the Poso government. Through this research, the researcher describes and analyzes the communication network structure and the roles of actors in seeking information about the deradicalization program. This communication network research adopts a descriptive approach. Primary data was collected through interviews with actors involved in the deradicalization program. The data was then coded based on the frequency of communication among the actors. The processing and visualization of the communication network were conducted using UCINET.The research finds that the formed communication networks indicate a relatively optimal level of communication, especially among the implementing groups and participants of the deradicalization program. In the post-conflict Poso deradicalization program, both Islamic and Christian sides have influential figures who can serve as role models for the community in eradicating the seeds of conflict that can always resurface

    HUBUNGAN ANTARA IMPLEMENTASI KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DENGAN PENINGKATAN PENERBITAN PERIZINAN PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN PINRANG

    Full text link
    Abstract The aim of the research is to determine if there is a relationship and an influence the implementation of public information transparency on the improvement of licensing issue at Integrated Licensing Service Board and Capital Investment of Pinrang regency. The research was conducted in Integrated Licensing Service Board and Capital Investment of Pinrang regency and the population are license applicants in 2014. Sampling was conducted using a stratified random sampling with a sample of 97 respondents. The method used in the research is quantitative with explanative survey study type associative. Data analysis techniques used in this research is the technique of analysis of the correlation to determine the degree of relationship between the variables with two variables, i.e, independent variables consisting of implementation of public information transparency and the dependent variable is the the improvement of licensing issue. The results of the research indicate that there is a relationship between the implementation of public information transparency and the improvement of licensing issue by the correlation coefficient is low but definite, and there is also insignificantninfluence implementation of public information transparency on the improvement of licensing issue with contribution of the implementation of public information transparency by 13.7%, while the remaining 86.3% is influenced by other factors.Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan dan pengaruh dari implementasi keterbukaan informasi publik dengan peningkatan penerbitan perizinan pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Pinrang . Lokasi penelitian di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Pinrang dengan populasi masyarakat pemohon izin pada tahun 2014. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel sebesar 97 responden. Penelitian ini menggunakan metodologi atau pendekatan kuantitatif dengan metode survei jenis penelitian eksplanatif asosiatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis hubungan untuk mengetahui derajat hubungan antar variabel penelitian dengan dua variable yaitu variabel bebas adalah implementasi keterbukaan informasi publik dan variabel terikat yaitu peningkatan penerbitan perizinan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara implementasi keterbukaan informasi publik dengan peningkatan penerbitan perizinan dengan keeratan hubungan yang rendah tetapi pasti, dan juga terdapat pengaruh yang signifikan implementasi keterbukaan informasi publik dengan peningkatan penerbitan perizinan dengan besar kontribusi implementasi keterbukaan informasi publik sebesar 13.7%, sedangkan sisanya sebesar 86,3% dipengaruhi oleh faktor lain.

    PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM MENGEMBANGKAN USAHA TIRAI BAMBU UNTUK MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015

    Full text link
    Tirai bambu merupakan usaha kerajinan tangan yang berbahan dasar bambu dan tali. Usaha tirai bambu ini cukup terkenal di Negara Jepang, China, dan Indonesia. Strategi yang akan dijalankan dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur pada pemuda serta agenda apa yang akan ditempuh dalam mengoptimalkan kegiatan didalam memberdayakan pemuda melalui usaha tirai bambu yang dapat mendukung perkembangan perekonomian masyarakat dengan tataran tinjauan teoritis: meningkatkan sumber daya manusia, membentuk lembaga kewirausahaan, dan menyediakan fasilitas produksi. Dalam pengimplementasiannya dibutuhkan empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan tahap evaluasi.Kata Kunci: Pemuda, Tirai Bamboo, Entrepreneur, Asean Economic Community 201

    Implikasi Indikator Trustworthy News AMSI Tingkat Mikro Ditinjau dari Perspektif Teori Dependensi

    Full text link
    This research discusses the 11 media trustworthiness indicators initiated by the Indonesian Cyber Media Association (AMSI), their correlation with micro-level media dependency based on the media dependency theory by Sandra Ball-Rokeach and Melvin DeFleur. The dynamics of the current media-audience relationship have prompted researcher to examine how discourse on these indicators impacts media dependency amid a plethora of information sources and uncertainties. However, this research is limited to micro levels of dependency. Previous studies have depicted media dependency in society as per its applications. Yet, viewing trustworthy media indicators as a crucial factor in media dependency and its effects remains limited. Therefore, the aim of this study is to explore and theoretically define the implications of these trustworthy news indicators. This is a qualitative study using a library research design and textual analysis of secondary data. The results, trustworthy news indicators have the potential to significantly influence current media dependency. The media dependency factors in the media-individual relationship shows that news trust indicators enhance the media's ability to be a reliable information source and meet audience needs. These indicators impact media dependency effects, such as the cognitive aspect to strengthen the audience's ability to critically evaluate information, the affective aspect to foster positive emotions, and the behavioral aspect to guide audience behavior in news consumption. This research can offer recommendations for media in future decision-making, provide a public framework for determining positive media dependency, and serve as a theoretical foundation for further research related to trustworthy news indicators. Keywords: implications, trustworthy news, micro, media dependencies, audienc

    POSITIONING POLITIK KAMPANYE PEMILIHAN PRESIDEN 2014 DALAM IKLAN VIDEO MUSIK YOUTUBE

    Full text link
    The study aims to reveal representation of meaning of the Indonesia\u27s presidential election campaign in 2014 within the Youtube music video advertisement; and explain the construction of political positioning in the advertisement. The study method used is descriptive qualitative research method through direct observation of the object and the study of literature. The data were analyzed by using semiotic analysis of Roland Barthes which consists of two signification level, namely first level of signification (denotation level) and the second level of signification (connotation level). Primary data consists of verbal text and non-verbal text (visual) of the music video. Secondary data consists of books and related documents. The results showed that the main connotative meaning contained in the music video advertisement of presidential election campaign 2014 is that each pair of candidates is the best and most worthy partner to lead Indonesia. The results of the analysis of the connotative sign also found that the construction of political positioning of Prabowo is a presidential candidate who has a decisive and courageous self-image as well as respected and honored candidate;possess military background and has a formal –procedural leadership style; and has militaristic nationalism ideology. As the opposite, Jokowi’s political positioning construction is a presidential candidate who has particularly honest and populist self-image as well as liked and favored; possess civilian background with informal-spontanious leadership style; and has the dominant ideology of democratic socialism.  Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi makna yang ada dalam iklan video musik Youtube kampanye pemilihan presiden Indonesia 2014; dan menjelaskan konstruksi positioning politik dalam iklan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pengamatan langsung terhadap objek dan kajian pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang terdri dari dua tingkat sistim penandaaan, yakni penanndaan tingkat pertama (level denotasi) dan penandaan tingkat kedua (level konotasi). Data primer terdiri dari teks verbal dan non-verbal (visual) video musik. Data sekunder terdiri dari buku dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konotatif makna utama yang terkandung dalam iklan video musik kampanye pemilihan presiden 2014 adalah bahwa masing- masing pasangan kandidat merupakan pasangan terbaik dan paling layak untuk memimpin Indonesia. Hasil analisis tanda konotatif juga menemukan bahwa konstruksi positioning politik Prabowo adalah sebagai calon presiden yang memiliki citra diri tegas dan pemberani serta disegani dan disukai; berlatar belakang militer dan memiliki gaya memimpin yang formal-prosedural; serta berideologi nasionalisme-militeristik. Sebaliknya konstruksi positioning politik Jokowi adalah sebagai calon presiden yang meiliki citra diri jujur dan merakyat serta disenangi dan disukai; berlatar belakang sipil dengan gaya memimpin yang informal-spontanious; serta memilki ideologi dominan sosialisme-demokratis.
    corecore