59 research outputs found

    PERANGKAT LUNAK DETEKSI UANG PALSU BERBASIS LVQ MEMANFAATKAN ULTRAVIOLET

    Full text link
    This research is aimed to colaborate digital image processing and neural network using Linear Vector Quantization (LVQ) method to make a money counterfeit system detection. The input image of the system is the dancer object image of Rp. 50.000,- money fluorescend by ultraviolet light. The acquisition data was taken from conventional banks. The LVQ method was used to recognize whether the money being recognized is conterfeit or not. The coding was carried out using visual programme language. The size of the dancer recognized object was in 90x114 px, and its RGB was extracted. The experimental results show that the system has an accuracy 100% of detecting 20 real test case data, as well as detecting 14 simulated test case data. The simulated case data was generated by varying the brightness of the data image. The real test case data contains of 10 counterfeit money and 10 original money. The simulated case data contains of 3 original money and 11 counterfeit money. Keywords: detection system, counterfeit money, neural network, LVQ, digital image processin

    PERANGKAT LUNAK DETEKSI UANG PALSU BERBASIS LVQ MEMANFAATKAN ULTRAVIOLET

    Full text link
    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan pemrosesan citra digital dan jaringan syaraf metode LVQ guna menghasilkan sebuah perangkat lunak deteksi uang palsu. Citra masukan berupa citra penari yang muncul dari uang kertas limapuluh ribuan rupiah akibat pendaran cahaya lampu ultraviolet. Metode penelitian meliputi studi literatur yang berkompeten, metode pengumpulan data citra uang palsu dari bank-bank konvensional, dan implementasi pengkodean menggunakan bahasa pemrograman Visual. Citra ciri bergambar penari berukuran 90x114 piksel dilekstraks nilai RGB-nya. Nilai RGB ini menjadi variabel masukan bagi LVQ. Hasil yang diperoleh dari penelitian berupa perangkat lunak deteksi uang palsu berbasis LVQ, dengan keberhasilan pendeteksian hingga 100% baik pada 20 buah data citra uji iluminasi maupun 14 buah simulasi data citra uji kecerahan. Data citra uji iluminasi terdiri dari 10 citra uang palsu dan 10 citra uang asli. Data citra uji kecerahan terdiri dari 3 citra uang asli dan 11 citra uang palsu. ABSTRACT This research is aimed to colaborate digital image processing and neural network using Linear Vector Quantization (LVQ) method to make a money counterfeit system detection. The input image of the system is the dancer object image of Rp. 50.000,- money fluorescend by ultraviolet light. The acquisition data was taken from conventional banks. The LVQ method was used to recognize whether the money being recognized is conterfeit or not. The coding was carried out using visual programme language. The size of the dancer recognized object  was in  90x114 px, and its RGB was extracted. The experimental results show that the system has an accuracy 100% of detecting 20 real test case data, as well as detecting 14 simulated test case data. The simulated case data was generated by varying the brightness of the data image. The real test case data contains of 10 counterfeit money and 10 original money. The simulated case data contains of 3 original money and 11 counterfeit money. Keywords:      detection system, counterfeit money, neural network, LVQ, digital image processin

    Pengembangan Bahan Ajar Fisika Dasar I Bervisi Sets dengan Aplikasi Spreadsheet

    Full text link
    Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan sains (IPA). Dalam pembelajaran sains sedapat mungkin diusahakan agar konsep yang diajarkan mudah ditemui siswa di lingkungan sekitarnya. Pembelajaran bervisi SETS merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berfikir sehingga saat mempelajari sains siswa dapat mengintegrasikannya dengan unsur-unsur yang lain seperti teknologi, lingkungan dan masyarakat. Dalam pembelajaran fisika, pemahaman konsep sangatlah penting. Pemodelan gejala fisika secara matematis ini dapat menimbulkan kesulitan bagi mahasiswa untuk memahami makna fisis dari fenomena alam yang sesungguhnya terjadi. maka dipandang perlu untuk dibuat bahan ajar fisika bervisi SETS yang dilengkapi dengan beberapa aplikasi Spreadsheet untuk memvisualisasikan persamaan-persamaan matematis tersebut dalam bentuk tabel dan grafik agar lebih mudah dipahami.Tujuan penelitian ini adalah menghasikan bahan ajar fisika dasar I bervisi SETS dengan aplikasi Spreadsheet yang sesuai untuk mahasiswa SBI. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R and D) yang meliputi tahap (1) studi pendahuluan dan (2) pengembangan model. Penelitian ini dilaksanakan di Pendidikan Matematika Jurusan PMIPA FKIP UNS. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, wawancara dan angket. Data dari wawancara dan angket dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif sedangkan hasil tes dianalisis dengan gain ternormalisasi.Berdasarkan hasil uji coba bahan ajar Susunan bahan ajar fisika dasar I bervisi SETS dengan aplikasi Spreadsheet yang sesuai untuk mahasiswa SBI adalah bahan ajar memenuhi urutan berikut: pendahuluan (uraian tentang pokok materi yang akan dipelajari dan hubungannya dengan SETS), analisis fenomena fisika dengan pendekatan matematik/pendekatan analitik tanpa bantuan Spreadsheet Excel, analisis fenomena fisika dengan pendekatan analitik dengan bantuan Spreadsheet Excel, analisis fenomena fisika dengan pendekatan numerik dengan bantuan Spreadsheet Excel, dan pendalaman materi berdasarkan analisis SETS. Hasil uji coba model praktikum dengan prinsip One on One menunjukkan skor gain 0,54 yang tergolong sedang, hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor gain 0,57. Gain diperoleh pada uji coba yang lebih luas adalah 0,50 yang tergolong sedang

    PENGARUH POROSITAS BUATAN PADA ADSORBER TERHADAP KUALITAS TRANSFER PANAS DAN MASSA

    Full text link
    &lt;p&gt;On the cooler machine power heat, performance machine efficiency (COP-Coefficient of Performance) is&lt;br /&gt;affected by adsorber capacity in adsorbing numbered refrigerant and releasing in fast periode. the velocity will&lt;br /&gt;increase if it has velocity transfered heat and high mass.&lt;br /&gt;This research focused on knowing variation effect adsorbed of solid porousity adsorber versus head transfer rate&lt;br /&gt;and high mass. Research methods used many relevance references.&lt;br /&gt;The result of this research is that more increasing porousity volume caused high rate of mass transferred&lt;br /&gt;and high heat. Yet if to many porousity made volume of adsorber smaller so that mass transferred achieve optimum&lt;br /&gt;and decreased.&lt;/p&gt;</jats:p

    Kajian Pustaka Pengaruh Porositas Buatan pada Adsorber terhadap Kualitas Transfer Panas dan Massa

    Full text link
    Pada mesin pendingin tenaga panas, efisiensi kerja mesin sangat dipengaruhi oleh kemampuan adsorber dalam menyerap refrigeran dalam jumlah yang banyak dan melepaskannya dalam waktu yang singkat. Kecepatan tersebut akan meningkat jika memiliki kecepatan transfer panas dan massa yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi besar pori-pori adsorber padat terhadap laju transfer massa dan panas pada karbon aktif. Metode penelitian ini menggunakan kajian pustaka dari berbagai sumber atau referensi yang relevan.Hasil penelitian pustaka yang diperoleh adalah bahwa semakin besar volume pori menyebabkan transfer massanya dan panas tinggi namun terlalu banyak pori menjadikan volume adsorber menjadi kecil sehingga transfer massa mencapai titik maksimal dan menurun

    UJI EFEKTIVITAS KOLOM FRAKSINASI DAN PEMVAKUMAN PADA PROTOTYPE TEKNOLOGI DESTILASI BIOETANOL TERHADAP PENINGKATAN KADAR ETANOL

    Full text link
    Bioetanol merupakan sumber energi alternatif terbarukan hasil fermentasi zat pati yang ramah lingkungan. Telah dilakukan penelitian untuk merancang bangun alat destilasi fraksinasi vakum skala rumah tangga untuk meningkatkan kadar bioetanol serta menguji efektivitas jumlah kolom terhadap peningkatan kadar etanol dan pengaruh vakumisasi terhadap efisiensi energi. Penelitian ini dilakukan dengan alat destilasi fraksinasi vakum 0,4 bar dan menggunakan dehidrator 100 gram zeolit alam. Dehidrasi dilakukan dengan melewatkan uap hasil evaporasi pada adsorben zeolit alam. Destilasi dilakukan dengan variasi jumlah kolom.Variabel penelitian meliputi tekanan, jumlah kolom, kadar etanol, volume destilat, dan penampung destilasi. Setiap pengambilan data, 1 liter bioetanol didestilasi selama 2 jam dengan mengontrol suhu kolom pada 31,2 oC.Hasil penelitian ini adalah alat destilasi vakum berkapasitas 5 liter bioetanol, kolom fraksinasi setinggi 190 cm dari pipa stainless steel, pipa adsorben zeolit kapasitas 500 gram, kondensor dengan sistem cooler, penampung destilat berbahan pyrex kapasitas 300 mL, dan pompa vakum modifikasi pompa air. Destilasi paling efektif menggunakan 5 kolom fraksinasi dengan kadar 95%, debit 65 mL/jam. Vakumisasi memberikan keunggulan pada proses destilasi yaitu konsumsi energi (kalor) yang kecil karena dapat dilakukan pada suhu yang rendah. Kata kunci :  bioetanol, destilasi fraksinasi, vakum, azeotrop, kadar etanol

    ANALISIS MISKONSEPSI GERAK MELINGKAR PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE)FISIKA SMA KELAS X SEMESTER I

    Full text link
    ABSTRACT Nurul Fitrianingrum. THE ANALYSIS OF CIRCULAR MOTION MISCONCEPTION IN PHYSICS ELECTRONIC BOOKS OF SENIOR HIGH SCHOOL FIRST GRADE AT FIRST SEMESTER. Thesis, Teacher Training and Education Faculty Sebelas Maret University. January 2013. The research has purpose to investigate the books of physics, such as (1) the existance of misconseptions, (2) the percentage of misconceptions, and (3) other identification of aspects which has potential to cause misconception in circular motion particularly. These books are: (a) Tri Widodo, Fisika untuk SMA dan MA Kelas X, (b) Dudi Indrajit, Mudah dan Aktif Belajar Fisika untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, and (c) Setya Nurachmandani, Fisika 1 untuk SMA/MA Kelas X first edition 2009 published by Pusat Perbukuan Kemendikbud. The research is a descriptive qualitative research. The object of this research is the circular motion’s concepts. The techniques of data collection in this research were done by literature and interview the expertise to get the true concept. The techniques of data validation was persistence or constancy of observation. Data analysis technique that is used in this research is a qualitative descriptive analysis consist of four stages; data collection, data reduction, data display, and conclusions drawing and verifying. Based on data analysis it can be concluded that: (1) there are no misconceptions, (2) the percentage of misconceptions are 0%, and (3) other descriptions identification are: correct concept, the concept does not exist, the picture correction, writing notation correction, writing unit corrections, writing formulation correction, writing result calculation correction, and correction for writing explanation formula in correction the concept of circular motion in the three electronic books. Keyword: misconception, physics elektronic books, circular motion

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR FISIKA SISWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar fisika siswa Kelas VII-D MTs Negeri Sumberlawang Tahun Pelajaran 2010/2011 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT).Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap persiapan kemudian dilanjutkan pelaksanaan, pengamatan, dan  refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII-D MTs Negeri Sumberlawang tahun pelajaran 2010/2011. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif.Dari hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-D MTs Negeri Sumberlawang Tahun Pelajaran 2010/2011 dalam proses pembelajaran fisika. Hal ini terlihat dari hasil pra siklus, siklus I, dan siklus II terjadi peningkatan aktivitas belajar secara signifikan pada tiap indikator aktivitas belajar yang ditentukan. Sedangkan, persentase siswa yang mempunyai nilai aktivitas belajar lebih dari atau sama dengan 60 meningkat dari 65,63% pada siklus I menjadi  87,5% pada siklus II, sehingga memenuhi target yang diharapkan yaitu 75% siswa mempunyai nilai aktivitas belajar lebih dari atau sama dengan 60. Kata Kunci :    Pembelajaran Kooperatif, Numbered Heads Together, Aktivitas Belajar
    corecore