1,721,052 research outputs found

    HARIFUDDIN HALIM's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Teori dan Aplikasi Manhaj Al-Maudhu’i: Kasus Terhadap Konsep Kufr dalam Al-Qur’an Karya Harifuddin Cawidu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori dan aplikasi manhaj al-Maudhu'i yang dikemukakan dalam karya Harifuddin Cawidu yang berfokus pada konsep kufr dalam Al-Qur'an. Manhaj al-Maudhu'i adalah pendekatan studi al-Qur'an yang menekankan pada pemahaman kontekstual dan pemaknaan terhadap ayat-ayat Al-Qur'an. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode analisis konten. Data yang digunakan adalah karya Harifuddin Cawidu yang berjudul "Konsep Kufr dalam Al-Qur'an." Penelitian ini akan menganalisis pandangan Cawidu tentang kufr, termasuk definisi, jenis-jenis kufr, dan implikasinya dalam kehidupan Muslim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Harifuddin Cawidu mengemukakan teori manhaj al-Maudhu'i dengan mengedepankan konteks sosial, sejarah, dan budaya dalam memahami konsep kufr dalam Al-Qur'an. Ia menekankan pentingnya memahami ayat-ayat Al-Qur'an secara komprehensif dan tidak terlepas dari konteks waktu dan tempat di mana ayat tersebut diturunkan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan aplikasi manhaj al-Maudhu'i dalam memahami konsep kufr dalam kehidupan Muslim kontemporer. Cawidu memberikan contoh-contoh konkrit tentang situasi dan perilaku yang dapat dianggap sebagai kufr berdasarkan pandangan Al-Qur'an. Dia juga menyoroti pentingnya memahami konsep kufr dengan bijak dan tidak menyimpang ke arah ekstremisme. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang teori dan aplikasi manhaj al-Maudhu'i, khususnya dalam konteks konsep kufr dalam Al-Qur'an. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dan kontribusi dalam studi Al-Qur'an serta dalam upaya mempromosikan pemahaman yang lebih akurat dan holistik tentang agama Islam

    Karakteristik kafir menurut Harifuddin Cawidu dalam buku “konsep kufr dalam Al-Qur’an”

    Get PDF
    Salah satu masalah pokok yang banyak dibicarakan oleh al-Qur’an adalah kufr (kekafiran). Kufr pada dasarnya merupakan antitesis dari iman, sedangkan iman adalah bagian dari ajaran atau aspek Islam yang paling pokok dan fundamental. Kufr dari segi bahasa berarti menutupi, term-term kufr yang terulang sebanyak 525 kali dalam al-Qur’an itu, meskipun tidak seluruhnya merujuk kepada arti kufr secara istilah (terminologi), namun semuanya dapat dirujuk kepada makna kufr secara bahasa. Harifuddin Cawidu menyebutkan karakteristik kafir dalam bentuk ism al-fāil yang disebut sebanyak 175 kali dalam al-Qur’an. Skripsi ini terdapat tiga rumusan masalah, yaitu: 1. Bagaimana penafsiran Harifuddin Cawidu terhadap kafir dalam al-Quran? 2. Bagaimana karakteristik kafir menurut Harifuddin Cawidu? 3. Bagaimana relevansi karakteristik kafir bagi masyarakat saat ini? Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) yang menggunakan metode pengumpulan data premier dan sekunder, kemudian pengolahan data yang telah didapat menggunakan metode deskriptif analisis. Penelitian kepustakaan yang dimaksud adalah penelusuran proses penghimpun data dari berbagai literatur, baik di perpustakaan maupun di tempat-tempat lain. Dalam konteks ini, yang dimaksud literatur bukan hanya buku-buku yang relevan dengan topik penelitian, melainkan juga beberapa dokumen tertulis lainnya, seperti majalah dan lain-lain. Menurut Harifuddin Cawidu kafir adalah meninggalkan amal atau perintah-perintah-Nya dan atau melanggar larangan-larangan-Nya. Term kufr yang menunjukkan sifat dan watak serta karakteristik orang-orang menurut Harifuddin Cawidu di antaranya adalah: 1. Bersikap sombong, ingkar dan membangkang terhadap kebenaran (QS. Al-Baqarah/2:34; Sad/38:74; Al-Zumar/39:59; Al-Saff/61:8), 2. Mengolok-olok rasul-rasul Tuhan dan menuduh mereka sebagai tukang sihir (QS. Yunus/10:2; Sad/38:4; Al-Anbiya’/21:36; Al-Zukhruf/43:30), 3. Menghalangi orang dari jalan Allah (QS. Al-A’raf/7:45; Hud/11:19), 4. Membuat-buat kebohongan terhadap Allah (QS. Al-A’raf/7:37; Al-Ankabut/29:68; Al-Zumar/39:32), 5. Lebih mencintai dunia daripada akhirat (QS al-Nahl/16:107), 6. Bakhil dan menyuruh orang berbuat bakhil (QS al-Nisa’/4:37), 7. Makan riba dan memakan harta orang secara batil (QS al-Nisa’/4:161), 8. Memandang baik perbuatan jahat yang mereka lakukan (QS al-An’am/6:122). Dari uraian di atas, terlihat bahwa term-term kufr dalam bentuk ism al-fā’il membawa informasi yang sangat beragam mengenai karakteristik kafir. Secara umum ayat-ayat yang mengandung tem-term kufr baik dalam bentuk kata kerja (maḍi) maupun ism al-fā’il berisi informasi mengenai akibat-akibat buruk atau siksa yang akan menimpa orang-orang kafir. Informasi mengenai siksa ini, di samping sebagai ancaman terhadap orang-orang kafir, juga sebagai peringatan bagi orang-orang mukmin agar mereka menghindari perbuatan-perbuatan kufr

    Penerapan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer Pada Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar di SMK Komputer Mutiara Ilmu Makassar

    Get PDF
    Nurfaedah Masdan, 1429042084. Penerapan Media pembelajaran Menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer Pada Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Di Smk Komputer Mutiara Ilmu Makassar. Skripsi. Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, 2018, Pembimbing: Zulhajji dan H. Harifuddin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui hasil rancangan simulasi topologi jaringan, hasil belajar siswa dan tanggapan siswa dengan Penerapan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer Pada Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Di Smk Komputer Mutiara Ilmu Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Komputer Mutiara Ilmu Makassar Kelas X TKJ 2. Penelitian ini dilakasanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus tiga kali pertemuan dengan menggunakan prosedur tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan pretest pada awal siklus dan posttest pada akhir siklus serta observasi aktivitas belajar siswa. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil perancangan simulasi topologi jaringan siswa berupa topologi bus, topologi ring, topologi star, topologi tree, dan topologi mesh. Hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai hasil belajar siswa pada awal siklus I yang tuntas sebanyak 6 orang dengan persentase sebesar 16,66%dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 30 orang dengan persentase 83,33%. Nilai pada siklus II yang tuntas 31 dengan persentase 86,11% dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 5 orang dengan persentase 13,88%. Tanggapan siswa dengan hasil angket 96.53% menyatakan setuju dengan penerapan media aplikasi Cisco Packet Tracer

    Pengaruh Komunikasi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMK Negeri 1 Sumarorong, Kabupaten Mamasa

    Get PDF
    Meldianto Demmangngape, 2018. Pengaruh Komunikasi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMK Negeri 1 Sumarorong, Kabupaten Mamasa. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. Pembimbing: Harifuddin dan Riana T. Mangesa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; komunikasi orang tua, motivasi belajar siswa, pengaruh komunikasi orang tua dengan siswa terhadap motivasi belajar di SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional. Variabel penelitian terdiri dari komunikasi orang tua dengan siswa (variabel X) dan motivasi belajar siswa (variabel Y). Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa dengan jumlah 166 siswa dan sampel sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner (angket), dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran komunikasi orang tua dengan siswa di SMK Negeri 1 Sumarorong, Kabupaten Mamasa, berada pada kategori “baik”, hal tersebut dilihat dari aspek keterbukaan, empati, rasa positif, dan kesamaan. 2) Gambaran motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Sumarorong, Kabupaten Mamasa berada dalam katergori “baik”, hal ini dapat dilihat dari aspek hasrat atau keinginan berhasil, dorongan kebutuhan belajar, dan adanya cita-cita masa depan yang baik terhadap siswa. 3) Terdapat Pengaruh komunikasi orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Sumarorong, Kabupaten Mamasa. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai sign 0.002 < 0.05

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore