169 research outputs found

    Pengaruh Strategi Membaca Kolaboratif dan Intelegensi Terhadap Pemahaman Bacaan Siswa Sekolah Dasar di Mis. Ar-rasyid Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui pengaruh strategimembaca kolaboratif dan inteligensi (normal dan dibawah normal) terhadap tingkatpemahaman bacaan. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas 3, tahun ajaran 2011/2012 di MIS. Ar-Rasyid yang berjumlah 23 siswa. Sampel penelitian berjumlah 16 siswa. Penentuan kelompok sampel berdasarkan hasil tes IQ yang diukur dengan skala inteligensi WISC. Intervensi yang diberikan pada subjek penelitian adalah strategi membaca kolaboratif, dengan penerapan empat strategi membaca yaitu, preview, clickand clunk, get the gist, dan wrap-up. Tes pemahaman bacaan siswa menggunakan bentuk pilihan berganda sebanyak 30 butir soal yang mengungkap tingkat pemahaman bacaan tingkat literal, interpriatif, dan kritikal

    PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA IQRA PADA ANAK USIA DINI DI TADIKA TINTA KHALIFAH SUNGAI KARANGAN, MALAYSIA

    Full text link
    Education is an important means of achieving optimal learning outcomes, so in this case it is prohibited to ignore the important components involved in learning. One example of a learning media component that cannot be overlooked is the use of learning media. This writing aims to analyze the use of audio-visual media in increasing motivation to learn to read iqra' in early childhood in Tadika Tinta Khalifah Sungai Karangan, Malaysia. The research used a qualitative approach with data collection techniques through interviews and observation. The research was implemented at Tadika Tinta Khalifah Sungai Karangan, Malaysia for 1 month. The results obtained are learning carried out by utilizing audio-visual media can generate motivation for children, so that children will be more excited and interested in learning. Because audiovisual media is one of the media that combines images with sound. Examples of the utilization of audio-visual media can be implemented in the form of films, videos, and so on. The conclusion is that in learning to read at an early age level, especially in reading iqro' can be done by utilizing audio-visual learning media

    Meningkatkan Kemampuan Kognitif melalui Alat Permainan Edukatif Kereta Api Pintar pada Anak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui pendekatan edukatif berupa mainan kereta api pintar. Adapun target atau sasaran yang didalami dalam riset ini mengacu pada anak yang berusia 5-6 tahun di TK Darul Qur’an. Pemanfaatan media berupa kereta api pintar dalam hal ini melibatkan kebutuhan dan pendekatan terkait metode pembelajaran yang baru dan menarik guna memaksimalkan kemampuan kognitif anak pada rentang usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang melibatkan 35 anak usia 5-6 tahun yang secara acak dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran melalui permainan edukatif, dan kelompok control yang menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tahapan observasi berupa dokumentasi dan selama periode penelitian peneliti berkolaborasi dengan guru untuk membantu anak-anak agar dapat berinteraksi dengan elemen – elemen kereta api yang di sediakan sebagai media utama. Hasil dari penelitian yang dilakukan menggunakan metode PTK yang tediri dari beberapa tahapan siklus menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan tercapainya persentase minimum BSH (Berkembang Sesuai Harapan) lebih dari 75% dari jumlah total anak yang berusia 5-6 tahun. Permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak yang diamati melalui cara pemecahan masalah, pengenalan angka dan kemampuan berpikir logis yang dilakukan setiap anak

    IMPLEMENTASI NILAI AGAMA MELALUI SIRAH NABAWIYAH DENGAN METODE STORYTELLING PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: Implementation of Religious Values Through Sirah Nabawiyah Using the Storytelling Method in Early Childhood Education Institution

    Full text link
    In the era of globalization, the development of science and technology has caused a tendency to decrease religious values and the lack of knowledge of children about the exemplary story of the Prophet Muhammad PBUH. This article aims to describe the implementation of religious values through Sirah Nabawiyah using the storytelling method at one of the early childhood education institutions abroad, namely Tadika Bijak Bestari Malaysia. This article uses a qualitative approach and narrative research type. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. While the data analysis technique uses the interactive model of Miles, Hurbeman and Saldana. The results showed that the storytelling method can improve the application and instill religious values in early childhood. Religious values that can be exemplified from Sirah Nabawiyah such as fairness, patience, steadfastness, sincerity, and always obeying the commands of Allah SWT. Supporting factors for the implementation of the storytelling method at Tadika Bijak Bestari are teacher qualifications, active participation of students, and supporting facilities and infrastructure. While the inhibiting factors are lack of parental support, the influence of social media and time constraints. This research can be followed up with comparative research that compares the effectiveness of the storytelling method between classes in early childhood education institutions. Di era globalisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan kecenderungan penurunan nilai agama dan minimnya pengetahuan anak tentang kisah teladan Nabi Muhammad SAW. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai agama melalui Sirah Nabawiyah dengan metode storytelling pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini di luar negeri, yaitu Tadika Bijak Bestari Malaysia. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian naratif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Hurbeman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling dapat meningkatkan penerapan dan menanamkan nilai-nilai agama pada anak usia dini. Nilai agama yang bisa diteladani dari Sirah Nabawiyah seperti adil, sabar, tabah, ikhlas, dan senantiasa taat kepada perintah Allah SWT. Faktor pendukung implementasi metode storytelling di Tadika Bijak Bestari adalah kualifikasi guru, partisipasi aktif anak didik, serta sarana dan prasarana yang mendukung. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya dukungan orang tua, pengaruh media sosial dan keterbatasan waktu. Penelitian ini dapat ditindaklanjuti dengan penelitian komparatif yang membandingkan efektivitas metode storytelling antar kelas di lembaga pendidikan anak usia dini.  Kata Kunci : Metode Storytelling; Nilai Agama; Pendidikan Anak Usia Dini; Sirah Nabawiyah

    Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Melatih Kedisiplinan di Tadika Anakku Shaleh Malaysia

    Full text link
    Ketidakpedulian siswa terhadap hal-hal seperti etika, perilaku, disiplin, dan etiket menjadikan pendidikan Islam memainkan peran penting dalam membentuk pengendalian diri siswa ketika  belajar dan mengembangkan kemampuan bawaan untuk mencapai kesetaraan dan kesempurnaan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih lanjut cara mengintegrasikan Pendidikan Agama Islam ke dalam program pelatihan anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Tadika Anakku Shaleh, Malaysia. Kepala sekolah dan pemilik Tadika Anakku Shaleh menyediakan data utama untuk penelitian ini, dengan data sekunder yang berasal dari wawancara, observasi, publikasi jurnal, dan buku yang berkaitan dengan judul penelitian. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi observasi, wawancara, dan pengamatan terhadap peserta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tadika Anakku Shaleh Malaysia berhasil menciptakan anak usia dini yang disiplin melalui penerapan Pendidikan Agama Islam dalam membesarkan anak-anak agar bertanggung jawab. Sikap anak-anak dalam mematuhi peraturan sekolah menjadi indikasi keberhasilan iniKetidakpedulian siswa terhadap hal-hal seperti etika, perilaku, disiplin, dan etiket menjadikan pendidikan Islam memainkan peran penting dalam membentuk pengendalian diri siswa ketika  belajar dan mengembangkan kemampuan bawaan untuk mencapai kesetaraan dan kesempurnaan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih lanjut cara mengintegrasikan Pendidikan Agama Islam ke dalam program pelatihan anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Tadika Anakku Shaleh, Malaysia. Kepala sekolah dan pemilik Tadika Anakku Shaleh menyediakan data utama untuk penelitian ini, dengan data sekunder yang berasal dari wawancara, observasi, publikasi jurnal, dan buku yang berkaitan dengan judul penelitian. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi observasi, wawancara, dan pengamatan terhadap peserta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tadika Anakku Shaleh Malaysia berhasil menciptakan anak usia dini yang disiplin melalui penerapan Pendidikan Agama Islam dalam membesarkan anak-anak agar bertanggung jawab. Sikap anak-anak dalam mematuhi peraturan sekolah menjadi indikasi keberhasilan ini

    Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Media dan Sumber Belajar TK/RA dengan Metode Demonstrasi di Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal FAI UMSU 2016-2017

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, dengan menggunakan metode demonstrasi dalam merancang, membuat dan menggunakan alat permainan edukatif (APE) bagi anak Raudhatul Athfal (RA)/Taman Kanak-Kanak (TK), yang dapat langsung diaplikasikan dalam proses pembelajaran. APE bagi anak RA/TK merupakan salah satu materi dalam mata kuliah Media dan Sumber Belajar RA/TK. Penguasaan terhadap materi APE bagi anak RA/TK sangat diperlukan, agar mahasiswa sebagai calon guru RA/TK memiliki kompetensi professional di bidang pendidikan anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Adapun penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah yaitu: 1). Melakukan persiapan terhadap penelitian yang akan dilaksanakan; 2). Merencanakan tindakan yang akan dilakukan selama proses penelitian; 3). Melaksanakan tindakan di kelas sekaligus melakukan observasi atau pengamatan langsung; 4). Refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara 2016-2017 semester IIIA yang berjumlah 20 orang. Adapun hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa semester IIIA PGRA FAI UMSU pada mata kuliah Media dan Sumber Belajar TK/RA materi Alat Permainan Edukatif bagi anak TK/RA dengan menggunakan metode demonstrasi mengalami peningkatan, yaitu pada pra siklus hanya 8 orang mahasiswa yang mendapat nilai tuntas atau mencapai 40%, dan pada siklus I hasil belajar mengalami peningkatan yaitu mencapai 70%, sedangkan pada siklus II mencapai 19 orang mahasiswa yang mendapat nilai tuntas atau mencapai 95%

    Penerapan Pembiasaan Positif Dalam Upaya Meningkatkan Karakter Anak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendalami penerapan pembiasaan positif sebagai strategi khusus dalam upaya meningkatkan karakter anak di Taska Kasih Khadejah, Bukit Raja, Klang, Malaysia. Dengan latar belakang kebutuhan mendesak untuk membentuk karakter anak sejak dini, penelitian ini menggunakan pendekatan yang berfokus pada nilai-nilai moral dan pendidikan.Metodologi penelitian mencakup observasi partisipatif terhadap aktivitas sehari-hari di Taska Kasih Khadejah, dengan mewawancarai lebih mendalam dengan ketua program, serta analisis dampak positif yang timbul dari penerapan pembiasaan. Analisis data dilakukan secara interaktif dan terus menerus sampai tuntas sehingga diperoleh data yang kredibel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas strategi pembiasaan positif di konteks Taska Kasih Khadejah. Implikasi praktis dari temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada perbaikan program dan memandu penyelenggara dalam mengoptimalkan upaya pembentukan karakter anak di lingkungan Taska Kasih Khadejah, serta memberikan wawasan lebih lanjut bagi lembaga serupa di seluruh Malaysia. Penerapan pembiasaan positif di Taska Kasih Khadejah bukan hanya berdampak pada perilaku siswa, tetapi juga membentuk dasar karakter yang kokoh. Pendidikan karakter bukan sekadar agenda sekolah, melainkan perjalanan bersama antara guru, pengelola program, dan orang tua untuk membentuk generasi pintar secara akademis, memiliki integritas moral, dan kekuatan karakter

    PENINGKATAN PEMAHAMAN IBADAH SHALAT MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL BAGI SISWA DI TADIKA AL FIKH ORCHARD PENDAMAR INDAH 2 SELANGOR MALAYSIA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibadah sholat melalui media audio visual bagi anak usia dini, objek penelitian ini adalah siswa  di Tadika Al Fikh Orchard Pendamar Indah 2, Selangor, Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan pencatatan berdasarkan instrument penilaian praktek ibadah sholat. Penilaian peningkatan pemahaman ibadah sholat dilakukan setiap minggu berdasarkan siklus penelitian.. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan, pemahaman siswa terhadap ibadah sholat, hal ini terlihat dari hasil persentasi penilaian, dimana pada siklus I sebesar 38,3%, siklus II sebesar 66,67%, dan meningkat lagi pada siklus III yaitu sebesar 95,3%. Maka dapat disimpulkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap ibadah sholat melalui media audio visua
    corecore