510 research outputs found

    Node-indri: Moving the indri toolkit to the modern web stack

    No full text
    We introduce node-indri, a Node.js module that acts as a wrapper around the Indri toolkit, and thus makes an established IR toolkit accessible to the modern web stack. node-indri exposes many of Indri’s functionalities and provides direct access to document content and retrieval scores for web development (in contrast to, for instance, the Pyndri wrapper). This setup reduces the amount of glue code that has to be developed and maintained when researching search interfaces, which today tend to be developed with specific JavaScript libraries such as React.js, Angular.js or Vue.js. The node-indri repository is open-sourced at https://github.com/felipemoraes/node-indri.Web Information System

    Dockerizing indri for OSIRRC 2019

    No full text
    The Lemur Project was set up in 2000 by the Center for Intelligent Information Retrieval at UMass Amherst. It is one of the longest lasting open-source projects in the information retrieval (IR) research community. Among the released tools is Indri, a popular search engine that was designed for language-modeling based approaches to IR. For OSIRRC 2019 we dockerized Indri and added support for the Robust04, Core18 and GOV2 test collections.Web Information System

    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BAHAN DAN BUMBU KONTINENTAL MENGGUNAKAN APLIKASI ADOBE FLASH CS5 DI KELAS X JASA BOGA 1 SMK NEGERI 3 WONOSARI

    No full text
    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BAHAN DAN BUMBU KONTINENTAL MENGGUNAKAN APLIKASI ADOBE FLASH CS5 DI KELAS X JASA BOGA 1 SMK NEGERI 3 WONOSARI Oleh : Indri Hapsari (09511244029) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan media interaktif Bahan dan Bumbu Kontinental menggunakan aplikasi Adobe Flash CS5, 2) mengetahui kelayakan media interaktif Bahan dan Bumbu Kontinental menggunakan aplikasi Adobe Flash CS5 di SMK N 3 . Penelitian ini menggunakan pendekatan R & D (Research and Development/ penelitian dan pengembangan) dengan menggunakan model Borg & Gall dengan 5 langkah yaitu : 1) Analisa kebutuhan, 2) Membuat produk awal, 3)Validasi dan revisi, 4)Uji coba kelompok kecil/ terbatas dan 5) Produk akhir. Penelitian ini mengembangkan produk berupa media interaktif Bahan dan Bumbu Kontinental menggunakan aplikasi Adobe Flash CS5. Media Interaktif ini dinilai oleh 2 ahli materi, 1 ahli media, dan 32 siswa SMK N 3 Wonosari. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Media interaktif Bahan dan Bumbu Kontinental dikembangkan dengan a) analisa kebutuhan, b) membuat produk awal, c) validasi dan revisi, d) uji coba kelompok kecil, e) produk akhir. 2) Penilaian tingkat kelayakan media interaktif Bahan dan Bumbu Kontinental secara keseluruhan diperoleh hasil yang valid dan layak. Hasil evaluasi dari ahli media adalah 59,5% dengan kriteria layak, hasil evaluasi ahli materi adalah 65,2% dengan kriteria layak, dan hasil dari penilaian siswa 56,3 % dengan kriteria layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media interaktif dapat digunakan sebagai media pembelajaran baik digunakan oleh guru sebagai pegangan dalam mengajar maupun bagi siswa media interaktif dapat digunakan sebagai media pengayaan untuk menambah wawasan dalam kompetensi dasar menjelaskan Prinsip Makanan Kontinental. Kata kunci : Pengembangan Media; Bahan dan Bumbu Kontinental; Adobe Flash CS

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN MERGER DITINJAU DARI UNDANG UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS

    Get PDF
    ABSTRAK Dwi Ratna Indri Hapsari, E0009117. 2013. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN MERGER DITINJAU DARI UNDANG UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi peraturan perundang undangan terkait perlindungan hukum terhadap pekerja pada perusahaan yang melakukan merger serta perlindungan hukum terhadap pekerja pada perusahaan yang melakukan merger ditinjau dari Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal atau yuridis normatif yang bersifat preskriptif. Pengunaan bahan hukum meliputi bahan hukum primer dan sekunder melalui teknik pengumpulan berupa studi kepustakaan. Analisis bahan hukum melalui metode deduksi dengan pendekatan penelitian yang digunakan meliputi pendekatan undang-undang dan konseptual. Peraturan perundang-undangan terkait perlindungan hukum terhadap pekerja pada perusahaan yang melakukan merger termuat dalam Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1998 tentang Penggabungan, Peleburan, dan Pengambilalihan Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1999 tentang Merger, Konsolidasi dan Akuisisi Bank serta Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor Keputusan 52/PM/1997 tentang Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha Perusahaan Publik atau Emiten. Peraturan perundang undangan tersebut baik secara horizontal maupun secara vertikal telah selaras dan tidak saling bertentangan dengan bersumber pada Pasal 28D ayat (1) dan ayat (2) Undang Undang Dasar 1945. Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas telah memberikan perlindungan hukum preventif terhadap pekerja namun masih belum jelas dan terlalu kabur sehingga perlindungan hukum bagi pekerja masih kurang. Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas tidak memberikan perlindungan hukum represif terhadap pekerja. Pekerja hanya diberikan hak hak prosedural sehingga kurang memberikan perlindungan hukum secara menyeluruh bagi pekerja. Kata Kunci : perlindungan hukum, pekerja, merger perusahaan ABSTRACT Dwi Ratna Indri Hapsari, E0009117. 2013. LEGAL PROTECTION OF WORKERS ENGAGED IN MERGER REVIEWED FROM ACT NUMBER 40 OF 2007 CONCERNING LIMITED LIABILITY COMPANIES. Faculty of Law Sebelas Maret University. Legal research aims to determine Regulatory Sync - Invitation Related Legal Protection Against Engaging Workers in the Company Merger and legal protection to workers in companies that are merging in terms of the Act Number 40 of 2007 concering Limited Liability Companies. This research is a doctrinal legal or juridical normative prescriptive. The use of legal materials include primary and secondary legal materials through gathering technique such as literature study. Analysis of legal materials through deduction method with the approach used in this research include law approach and conceptual. Legislation regarding the protection of the law against the workers at the company's merger contained in the Act Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, Act Number 13 of 2003 concerning Manpower, Government Regulation Number 27 of 1998 on Merger, Consolidation, and Acquisition Limited Liability Companies, Government Regulation Number 28 of 1999 on Merger, Consolidation and acquisition of the Bank, and the Chairman of the Capital Market Supervisory Board Number 52/PM/1997 decision on Merger or Consolidation Enterprises Public Company or the Issuer. Regulations both horizontally and vertically aligned have been in sync and in harmony with the lead paragraph in Article 28D paragraph (1) and paragraph (2) Indonesian Constitution. Act Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Company has been providing preventive legal protection to workers, but it remains unclear. Act Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Company does not provide legal protection to workers repressive. Workers only granted rights - Procedural rights that provide less legal protection for workers overall. Keywords: legal protection, workers, company merger

    STUDI IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 54 TAHUN 2000 TENTANG LEMBAGA PENYEDIA JASA PELAYANAN PENYELESAIAN SENGKETA L INGKUNGAN HIDUP D I LUAR PENGADILAN DI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH

    Get PDF
    ABSTRAK Dwi Ratna Indri Hapsari, S.321308009, 2015, Studi Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 tentang Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa L ingkungan Hidup d i Luar Pengadilan di Wilayah Provinsi Jawa Tengah. Tesis : Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 tentang Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan di wilayah Provinsi Jawa Tengah serta kendala dan solusi penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris at au penelitian non - doktrinal dengan sifat penelitian deskriptif dan eksploratoris berbentuk penelitian diagnostik dan preskriptif. Jenis data meliputi data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data secara interaktif. L embaga penyedia jasa pelayanan penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan dalam tingkat pemerintah pusat telah dilaksanakan dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 77 Tahun 2003 tentang Pembentukan Lembaga Pe nyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan (LPJP2SLH) pada Kementerian Lingkungan Hidup, namun sampai sekarang tidak berjalan. Sedangkan di wilayah Provinsi Jawa Tengah lembaga penyedia jasa belum pernah terbentuk sehin gga penyelesaian sengketa lingkungan hidup diselesaikan melalui Badan Lingkungan Hidup Daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kendala yang dihadapi adalah belum terbentuknya lembaga tersebut, terkait ijin usaha atau kegiatan, kesiapan SDM, ser ta adanya pihak lain yang ingin memanfaatkan sengketa. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 , membentuk lembaga penyedia jasa, mengadakan pendidikan/pelatihan mediator serta melakukan sosialisasi kepada m asyarakat. Implikasi dari hasil penelitian ini secara substansial Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 perlu disesuaikan dengan Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan lingkungan Hidup serta perlu pembentukan lembaga pe nyedia jasa oleh masyarakat yang difasilitasi oleh pemerintah. Kata kunci : Penyelesaian sengketa, Lingkungan hidup, Non - litigasi

    Complete Genome Sequence of Torque teno indri virus 1, a Novel Anellovirus in Blood from a Free-Living Lemur

    Get PDF
    abstract: We identified Torque teno indri virus 1 (TTIV1), the first anellovirus in a free-living lemur (Indri indri). The complete circular 2,572-nucleotide (nt) TTIV1 genome is distantly related to torque teno sus virus. Phylogenetic and sequence analyses support TTIV1 as a putative member of a new genus within the Anelloviridae family.The final version of this article, as published in Genome Announcements, can be viewed online at: http://genomea.asm.org/content/5/30/e00698-1

    EFEKTIVITAS METODE SOSIODRAMA DALAM PENCAPAIAN KOMPETENSI PADA MATA DIKLAT PELAYANAN PRIMA PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMK N 3 KLATEN

    No full text
    ABSTRAK EFEKTIVITAS METODE SOSIODRAMA DALAM PENCAPAIAN KOMPETENSI PADA MATA DIKLAT PELAYANAN PRIMA PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMK N 3 KLATEN Oleh: Kusnindya Ardiyanti Dyah Ayu Indri Hapsari 08513247005 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) pencapaian kompetensi Mata Diklat Pelayanan Prima pada kelas kontrol di SMK N 3 Klaten; 2) pencapaian kompetensi Mata Diklat Pelayanan Prima pada kelas eksperimen di SMK N 3 Klaten; 3) efektivitas metode sosiodrama dalam pencapaian kompetensi pada Mata Diklat Pelayanan Prima . Metode penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperiment. Tempat penelitian ini di SMK N 3 Klaten yang dilaksanakan dari bulan juni 2010 sampai januari 2011, dengan jumlah populasi 108 siswa, yang terdiri atas kelas X busana 1 dan 2. Subyek penelitian sebanyak 70 siswa yang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu test dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah uji t (t-test) untuk sampel mandiri (independen sampel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pencapaian kompetensi pada kelas kontrol yang diperoleh siswa masih dibawah ketuntasan yaitu sebesar 38% sebanyak 13 siswa yang mencapai nilai diatas 7.0; 2) Pencapaian kompetensi kelas eksperimen sudah diatas sudah diatas ketuntasan yaitu sebesar 75% sebanyak 27 siswa sudah dinyatakan tuntas yaitu mencapai nilai 7,0 yang dicapai oleh lebih dari 75% siswa; 3) Perolehan nilai kompetensi siswa pada kelas yang diberi penerapan metode sosiodrama dilihat dari hasil penghitungan dengan uji-t diperoleh nilai hitungt lebih besar dari pada tabelt ( hitungt 3,401 > tabelt 1,99) dan nilai taraf signifikansi lebih kecil dari 5% (0,001 < 0,05). Bila dikaji lebih dalam dari pencapaian kompetensi mata diklat Pelayanan Prima kelas kontrol dalam kategori tuntas sebesar 13 siswa (32%), sedangkan untuk kelas eksperimen sebagian besar terdapat pada kategori tuntas sebanyak 27 siswa (75%) Hal ini berarti terdapat keefektivan metode sosiodrama dalam pencapaian kompetensi Pelayanan Prima pada kelas eksperimen di SMK N 3 Klaten Kata kunci: efektivitas, metode sosiodrama, pencapaian kompetens

    Application of Mycorrhizal Biofertilizer and Phosphorus Fertilizer on Scallion in andosol of Wonoboyo, Temanggung.

    No full text
    Bawang daun (Allium fistulosum L.) merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang memiliki potensi ekspor terutama ke pasar Asia Timur. Di Indonesia tanaman ini umumnya dibudidayakan di dataran tinggi, terutama pada jenis tanah andosol. Namun, budidayanya pada tanah andosol menghadapi tantangan berupa rendahnya ketersediaan fosfor akibat fiksasi oleh mineral tanah dan sistem perakaran tanaman yang dangkal. Penelitian ini bertujuan mengetahui aplikasi pupuk hayati mikoriza dan pupuk P terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif bawang daun, sifat kimia tanah, serapan hara tanaman, infeksi akar, serta identifikasi jenis dan jumlah spora mikoriza. Penelitian dirancang menggunakan RAK faktorial dua faktor: mikoriza (0 dan 500 kg/ha) dan pupuk P (0 dan 200 kg/ha). Hasil menunjukkan bahwa tinggi tanaman pada 12 dan 13 MST berbeda nyata antar perlakuan, di mana perlakuan mikoriza tanpa pupuk P (M1P0) menghasilkan tinggi tanaman secara signifikan lebih tinggi dibanding kontrol dan kombinasi M1P1. Parameter pH dan KTK tanah juga berbeda nyata antar perlakuan, dengan kontrol menunjukkan nilai tertinggi dan M1P1 terendah. Selain itu, tidak terdapat perbedaan signifikan pada serapan hara NPK tanaman di setiap perlakuannya. Perlakuan M1P0 memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman, serta menghasilkan jumlah spora mikoriza dan tingkat infeksi akar tertinggi dengan genus spora dominan adalah Glomus.Scallion (Allium fistulosum L.) is a high value horticultural commodity with export potential, particularly to East Asian markets. In Indonesia, it is commonly cultivated in highland areas, especially on andosol soils. However, cultivation on andosols faces challenges due to low phosphorus availability caused by fixation by soil minerals and the plant’s shallow roots. This study aimed to evaluate the application of mycorrhizal biofertilizer and P fertilizer on the vegetative and generative growth of scallion, soil chemical properties, nutrient uptake, root infection, and the identification of mycorrhizal spore types and counts. The experiment was arranged in a factorial randomized block design with two factors: mycorrhiza (0 and 500 kg/ha) and P fertilizer (0 and 200 kg/ha). The results showed that plant height at 12 and 13 weeks after planting differed significantly among treatments, with the sole mycorrhiza treatment (M1P0) producing taller plants than the control and M1P1. Soil pH and cation exchange capacity also differed significantly, with the control having the highest values and M1P1 the lowest. There were no significant differences in NPK uptake across treatments. M1P0 provided the best results in plant growth and productivity, with the highest spore count and root colonization by mycorrhiza, with Glomus as the dominant genus.PT. Kelola Agro Makmur, Temanggun

    Supporting Children with Speech, Language, and Communication Needs in Indonesian Kindergarten Classrooms

    No full text
    This article provides a perspective on how children with speech, language, and communication needs (SLCN) in Indonesia are identified and supported in the classrooms. A narrative review of the extant peer-reviewed articles was adopted as the research method. Informed by the SANRA (Scale for the Assessment of Narrative Review Articles) protocol,  6 databases were searched, 214 articles published between 2011 - 2022 were identified, and 6 articles published between 2018 - 2022 were selected for analysis. The findings show that the identification of children with SLCN relied on general teacher observations instead of formal measurements. Children with SLCN were mostly supported by teachers through strategies such as modelling correct speech sounds, singing and storytelling. Researchers described SLCN using the terms ‘speech’ and ‘language’ without differentiation. There remains a scarcity of research about SLCN in Indonesia. This narrative review aims to provide recommendations for the future of SLCN research in Indonesi

    Implikasi Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa menjadi Pegawai Negeri Sipil tehadap Status Hukum Sekretaris Desa di Kabupaten Sragen.

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PP Nomor 45 Tahun 2007) terhadap status hukum sekretaris desa di Kabupaten Sragen Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan apabila dilihat dari tujuannya ermasuk peneitian hukum empiris. Lokasi penelitian di Kabupaten Sragen. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu melalui wawancara dan studi dokumen baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan, dan arsip. Analisis data kualitatif dengan model interaktif Untuk melaksanakan amanat dari Pasal 202 Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 45 Tahun 2007. Dalam Pasal 2 PP Nomor 45 Tahun 2007 disebutkan bahwa Sekretaris Desa yang diangkat dengan sah sampai dengan 15 Oktober 2004 dan masih melaksanakan tugas sampai dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini diangkat langsung menjadi PNS, apabila memenuhi persyaratan. Dengan diangkatnya Sekdes yang memenuhi syarat sebagai PNS maka Sekdes tersebut akan memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti PNS pada umumnya. Dari 208 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Sragen, sampai saat ini ada 196 Sekdes yang aktif melaksanakan tugasnya, sedangkan sisanya 12 orang sekdes telah memasuki masa pensiun, sehingga ada kekosongan jabatan sekdes. Dari 196 Sekdes aktif yang ada, hanya 83 orang yang memenuhi syarat untuk diangkat sebagai PNS dan sisanya tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai PNS. Penerapan PP Nomor 45 Tahun 2007 di Kabupaten Sragen telah dilakukan melalui 3 tahap. Tahap pertama dilakukan pada tahun 2007. Sekdes yang diusulkan sejumlah 50 orang, dan sekarang sudah mendapatkan SK Pengangkatan sebagai PNS. Tahap kedua dilakukan pada tahun 2008. Sekdes yang diusulkan sejumlah 20 orang. Sampai saat ini masih dirposes di Departemen Dalam Negeri. Tahap ketiga dilakukan tahun 2009. Pada tahap ini masih dilakukan pemrosesan syarat-syarat administrati di Badan Kepegawaian Daerah untuk selanjutnya akan diusulkan ke Departemen Dalam Neger
    corecore