1,451 research outputs found

    PELAKSANAAN KOMUNIKASI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PELAJARAN PAI DI MTs NEGERI KUNIR WONODADI BLITAR

    Full text link
    ABSTRAK Siti Umi Hanifah, NIM 2811133249, Pelaksanaan Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pelajaran PAI di MTs N Kunir Wonodadi Blitar” ini ditulis oleh Siti Umi Hanifah, dibimbing oleh Dr. Chusnul Chotimah,M.Ag. Kata kunci : Komunikasi, Guru Pendidikan Agama Islam Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta bahwa pendidikan pada saat ini dihadapkan dengan berbagai macam teknologi, informasi dan komunikasi yang semakin canggih. Kesuksesan pendidikan tidak hanya mutlak ditentukan oleh komunikasi, namun bagaimana menemukan kunci penting menjalankan komunikasi yang efektif sehingga hasil pembelajaran sesuai harapan. Proses komunikasi sangat berperan penting bagi guru untuk dapat meningkatkan pemahaman materi dengan hasil yang maksimal. Oleh sebab itu dibutuhkan berbagai hal yang dilakukan oleh guru untuk bisa meningkatkan pemahaman materi pelaajaran PAI di MTsN Kunir Wonodadi Blitar. Fokus penelitian skripsi ini adalah : (1) Bagaimana proses komunikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan pemahaman materi pelajaran PAI di MTsN Kunir Wonodadi Blitar?(2) Hambatan-hambatan atau kendala guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan pemahaman materi pelajaran PAI di MTsN Kunir Wonodadi Blitar? (3) Usaha-usaha guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan pemahaman materi pelajaran PAI di MTsN Kunir Wonodadi Blitar ? Skripsi ini disusun berdasarkan data lapangan dengan jenis penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan peneliti menggunakan observasi partisipan, wawancara/ indeks Interview dan study dokumentasi di MTs N Kunir. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis Milles dan Hubberman, yaitu berupa uraian dan gambaran data-data yang terkumpul secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Hasil penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut : (1) proses komunikasi guru PAI dalam meningkatkan pemahaman materi sarana informatif meliputi : proses yang dilakukan di dalam kelas guru melakukan proses komunikasi dengan penyampaian informasi di ramu sedemikian rupa agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam menyampaikan informasi. Sedangkan diluar kelas penyampaian informasi dilakukan dengan media yang berupa mading atau papan pengumuman. 2) Proses komunikasi guru PAI dalam meningkatkan pemahaman materi sebagai sarana edukatif: proses yang dilakukan di dalam kelas guru melakukan proses komunikasi dengan mampu mendidik dan mengarahkan sikap yang positif. Sedangkan diluar kelas memberikan contoh atau sikap perilaku yang positif, misalnya pembiasaan sholat dzuhur berjama’ah sekaligus dzikir. 3) Proses komunikasi sebagai sarana reflektif: proses yang dilakukan di dalam kelas guru melakukan proses komunikasi guru membuat rangsangan-rangsangan terhadap peserta didik berupa tanya jawab. Sedangkan di luar kelas peserta didik dianjurkan untuk mengikuti dzikir setelah shalat berjama’ah, mengikuti ceramah dari guru MTsN Kunir. 4) Proses komunikasi guru PAI dalam meningkatkan pemahaman materi sebagai sarana rekreatif, seperti proses yang dilakukan di dalam kelas guru melakukan proses komunikasi disela-sela menyampaikan cerita dibubuhi dengan lelucon-lelucon. Sedangkaan di luar kelas guru mengadakan kegiatan diluar madrasah seperti outbond/outdor

    Kosmologi Jawa dalam upacara adat ruwat bumi guci di obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal

    Full text link
    Umi Hanifah, 1704016009. Kosmologi Jawa dalam Upacara Adat Ruwat Bumi Guci di Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal. Skripsi. Semarang: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang, 2021. Masyarakat Jawa sampai sekarang masih mempertahankan upacara tradisi-tradisi dari suku Jawa. Tradisi ini pada hakikatnya dilakukan untuk mensyukuri, menghormati para leluhurnya. Hal ini demikian dengan warga dukuh Pekandangan desa Rembul kecamatan Bojong serta desa Guci kecamatan Bumijawa kabupaten Tegal. Mayoritas bermata pencaharian sebagai pedagang dan petani, memiliki tradisi yang disebut ruwat bumi guci. Ruwat bumi guci merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai bentuk menghormati para leluhur yang terdahulu. Selain itu, ruwat bumi memiliki tujuan tersendiri yaitu sebagai masyarakat jawa masih memegang kepercayaan istilah “tolak bala” untuk menyelamatkan dukuh Pekandangan desa Rembul serta desa Guci maka dilaksanakan upacara ruwat bumi yang dipahami dengan istilah membersihkan bahkan memelihara serta menyelamatkan diri dari mara bahaya dalam bentuk apapun. Kajian yang jadi rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kosmologi jawa dalam upacara adat ruwat bumi guci di obyek wisata guci kabupaten Tegal? (2) Bagaimana relasi Tuhan, manusia dan alam dalam upacara adat ruwat bumi guci di obyek wisata guci kabupaten Tegal? Adapun metode penelitian skripsi ini memakai jenis penelitian lapangan (field Research) dengan metode pengumpulan data dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi dan dalam proses menganalisis data, penulis menggunakan teknik analisis data yang dikemukakan dalam teori Miles serta Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dalam upacara ruwat bumi guci mengandung kosmologi yang ditelusuri berdasarkan interpretasi simbol dengan cara menguraikan dan menafsirkan makna simbol pada seluruh elemen yang terkandung dalam perlengkapan serta kelengkapan sesajian dan dalam hal ini upacara ruwat bumi guci mempunyai hubungan antara Tuhan dan Alam yang memiliki kesatuan sehingga sebagai manusia wajib melindungi kelestarian alam serta manembah (manunggal) dengan Allah

    STRATEGI REKRUTMEN DAN MOTIVASI KERJA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU LEMBAGA

    Full text link
    UMI HANIFAH “Strategi Rekrutmen dan Motivasi Kerja Tenaga Pendiidk dan Kependidikan dalam Meningkatkan Mutu Lembaga di Madrasah Aliyah (MA) Manba’ul Ulum Sindangmekar Cirebon” Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan formal harus memperhatikan betul segala aspek yang berkaitan dengan perkembangan pendidikan itu sendiri, baik dari sumber daya manusia termasuk tenaga pendidik dan kependidikan, sarana prasarana, kurikulum dan lain sebagainya. Tenaga pendidik dan kependidikan sebagai elemen penting dari sumber daya sekolah harus betul-betul kompeten dan profesional dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. Maka perlu adanya strategi pengembangan sumber daya manusia. Kepala sekolah pun mengambil peran penting dalam proses pengembangan pendidikan ini. Oleh sebab itu, Madrasah/sekolah membutuhkan strategi untuk menyaring tenaga pendidik dan kependidikan yang berkompeten serta dapat memotivasi antara satu dengan yang lainnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mendeskripsikan Strategi rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan di MA Manba‟ul Ulum Cirebon, Kedua, untuk mendeskripsikan bentuk motivasi yang diberikan o;eh Kepala Madrasah/Pengawas Madrasah di MA Manba‟ul Ulum Cirebon. Ketiga, untuk menganalisis factor penunjang dan penghambat dalam strategi rekrutmen dan motivasi kerja tenaga pendidik dan kependidikan di MA Manba‟ul Ulum Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus . pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan teknik menyalin data, penafsiran data, lalu pemeriksaan uji keabsahan data. Hasil penelitian di MA Manba‟ul Ulum Cirebon adalah: 1) Strategi rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan yang dilaksanakan di MA Manba‟ul Ulum Cirebon yaitu dengan sistem seleksi secara bertahap sampai pihak Madrasah memberikan keputusan antara diterima atau tidak. Selain itu pihak Yayasan akan memberikan pengesahan jika calon pelamar tersebut diterima. 2) Motivasi yang diberikan oleh Kepala Madrasah kepada tenaga pendidik dan kependidikan berupa bentuk moril dan materil sehingga rasa motivasi senantiasa tumbuh baik dari internal ataupun eksternal. Disisi lain pihak Madrasah melaksnakan kegiatan “Hypnomotivasi” setiap satu semester dan itu menjadi agenda rutin Madrasah, tidak hanya tenaga pendidik dan kependidikan melainkan peserta didik juga ikut serta dalam kegiatan tersebut. 3) Peningkatan Mutu dalam kegiatan strategi rekrutmen dan motivasi kerja tenaga pendidik dan kependidikan yaitu MA Manba‟ul Ulum merekrut tenaga pendidik dan kependidikan sangat selektif karena dapat menjadi tolak ukur dalam meningkatan mutu lembaga. Kepala Madrasah terbaik dengan prestasi yang dimilikinya sehingga membawa nama Madrasah menjadi Madrasah yang berkualitas dan bermutu. Tenaga pendidik yang terpilih yaitu tenaga pendidik yang berprestasi dan berkompeten dalam menjalankan tugas dari madrasah. Madrasah yang berkualitas dan bermutu akan menghasilkan tenaga pendidik dan peserta didik yang berkualitas dan berprestasi. Begitupun dengan adanya Kepala Madrasah yang berprestasi, maka akan menjadikan Madrasah yang unggul dalam berprestasi sesuai dengan visi dari MA Manba‟ul Ulum Cirebon ini. Kepala Madrasah terbaik dengan prestasi yang dimilikinya sehingga membawa nama Madrasah menjadi Madrasah yang berkualitas dan bermutu. Kata Kunci : Strategi Rekrutmen, Motivasi Kerja ,Mutu Lembaga

    PROSES PEMBELAJARAN TARI NANAS MADU SMA NEGERI 1 BELIK KABUPATEN PEMALANG

    No full text
    Hanifah, Umi (2024). Proses Pembelajaran Tari Nanas Madu SMA Negeri 1 Belik Pemalang . Pembimbing Prof. Dr. Hartono. M.Pd. Progam Studi Pendidikan Seni Tari, Jurusan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci :Tari Nanas Madu, pembelajaran tari, SMA Negeri 1 Belik Penelitian bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis proses pembelajaran Tari Nanas Madu di SMA Negeri 1 Belik, Kabupaten Pemalang. Tari Nanas Madu adalah salah satu tarian tradisional kerayatan khas Pemalang. Tari nanas madu mencerminkan kegembiraan, kerja keras, dan hasil panen yang melimpah dari tanaman nanas madu, yang menjadi ikon daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis triangulasi data. Hasil penelitian (1) Bagaimana proses pembelajaran Tari Nanas Madu di SMA Negeri 1 Belik. Melewati beberapa proses seperti: pengenalan, perencanaan dan evaluasi yang dilakukan sebanyak 4 Kali pertemuan. Pada setiap pertemuan dibagi menjadi 3 kegiatan yaitu kegiatan pembuka, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Proses pembelajaran Tari Nanas Madu di SMA Negeri 1 Belik terdiri dari 4 tahapan utama: (1) Pengenalan Materi Teori Tari Nanas Madu, (2) Demonstrasi Gerakan Tari Nanas Madu, (3) Latihan Rutin dan Intensif Tari Nanas Madu, (4) Evaluasi dan Umpan Balik proses pembelajaran Tari Nanas Madu, materi yang telah di berikan. Proses pembelajaran Tari Nanas Madu di SMA Negeri 1 Belik, Kabupaten Pemalang, berjalan dengan efektif dan melibatkan proses persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembelajaran mencakup penyusunan materi, latihan bertahap. Keberhasilan pembelajaran didukung oleh antusiasme siswa, ketersediaan fasilitas, serta dukungan sekolah. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan waktu latihan dan perbedaan kemampuan peserta didik dalam menyerap materi perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, pembelajaran Tari Nanas Madu berhasil mengembangkan kemampuan tari peserta didik dan turut melestarikan budaya lokal di kalangan generasi muda. Penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam upaya pelestarian budaya daerah melalui pendidikan formal

    STRATEGI PENINGKATAN OMZET PENJUALAN DAN DAYA SAING MELALUI PEMASARAN ONLINE PADA GALERI MAZAARA DI TULUNGAGUNG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Strategi Peningkatan Omzet Penjualan dan Daya Saing Melalui Pemasaran Online pada Galeri Mazaara” ini ditulis oleh Septi Umi Hanifah, NIM. 12405173084, pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pemasaran online pada usaha bidang fashion yang banyak diminati di tengah persaingan pasar yang ketat. Sehingga mendorong pelaku bisnis untuk selalu berfikir dalam menerapkan strategi menarik konsumen. Strategi pemasaran untuk mewujudkan tujuan perusahaan disesuaikan dengan visi dan misi dari perusahaan sehingga akan mencapai target perusahaan. Salah satu strategi untuk menarik konsumen menggunakan suatu produk dari perusahaan yaitu dengan menerapkan pemasaran online. Hal ini yang dilakukan oleh Galeri Mazaara pada penerapan strategi peningkatan omzet penjualan dan daya saing. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) menganalisis penerapan strategi pemasaran online Galeri Mazaara dalam peningkatan omzet penjualan. (2) menganalisis strategi pemasaran online dalam peningkatan daya saing. (3) mengetahui kendala yang dihadapi Galeri Mazaara dalam menjalankan usahannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan uji kepercayaan yaitu perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan teknik, bahan referensi serta menggunakan uji dependabilitas melalui dosen pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi peningkatan omzet penjualan melalui pemasaran online yang diterapkan Galeri Mazaara menggunakan strategi 4P, media sosial dan marketplace. (2) Strategi peningkatan daya saing melalui pemasaran online yang diterapkan Galeri Mazaara menggunakan instastory, konten video tiktok dan diskon. (3) Galeri Mazaara dalam menjalankan usahanya terkendala beberapa faktor yaitu modal, jumlah stok produk dan penipuan yang mengatasnamakan Galeri Mazaara. Kata Kunci: Omzet Penjualan, Daya Saing, Pemasaran Onlin

    Implementasi pelaksanaan kurikulum muatan lokal berbasis agama untuk mencapai standar kompetensi kelulusan (studi di Madrasah Tsanawiyah-Aliyah At-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro)

    Full text link
    Umi Hanifah (NIM : 3104038). Implementasi Pelaksanaan Kurikulum Muatan Lokal Berbasis Agama Untuk Mencapai Standar Kompetensi Kelulusan (Studi di Madrasah Tsanawiyah-Aliyah at-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro). Skripsi. Semarang : Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : seberapa jauh implementasi pelaksanaan kurikulum muatan lokal berbasis agama dalam mencapai standar kompetensi kelulusan di Madrasah Tsanawiyah-Aliyah Islamiyah (MTs AI) at-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang mempunyai karakteristik bahwa data dinyatakan dalam keadaan sewajarnya atau sebagaimana adanya (natural setting), dengan tidak mengubah bentuk simbol atau angka. Untuk mengumpulkan data digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian teknik analisisnya deskriptif kualitatif. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum muatan lokal berbasis agama di MTs - AI at-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro dilakukan dengan cara menambah mata pelajaran yaitu : Imla’, Insya’, Muthala’ah, Mahfudhat, Nahwu, Sharaf, Tamrin Lughatul Arabiyah, Balaghah Al-Quran, Tajwid, Tafsir, Ilmu Tafsir, fiqih, usul Fiqih, Ilmu Musthalahul Hadits, Aqa’id, Ilmu Faraid, Ilmu Mantiq, Tarikh Tasyri’ Islam, Ta’limul Muta’alim, Bidayatul Hidayah, Nashaihul ‘Ibad , khat, Tarbiyatul Alamiyah, Tarbiyatul Amaliyah, Ilmu Nafs, muhadlarah. Sedangkan dalam pelaksanaannya, kurikulum muatan lokal berbasis agama di MTs - AI at-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro dikatakan cukup efektif karena kurikulum yang diterapkan menggunakan kurikulum kombinasi yaitu dari Departemen Agama, Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, Kurikulum Kulliyatul Mu’alimin Islamiyah (KMI) Pondok Modern Gontor Ponorogo serta kurikulum ala pesantren salaf. Standar kelulusan yang digunakan di MTs-AI at-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro tetap mengacu pada Peraturan Menteri No.22, 23 dan 24 Tahun 2006. yang disebut dengan KTSP. Di samping itu, di MTs-AI at-Tanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro juga menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) belajar yang digunakan sebagai dasar acuan dalam penentuan kelulusan siswa. Pelaksanaan pembelajaran muatan lokal dikatakan berhasil yaitu dapat dilihat dengan adanya evaluasi. Madrasah melaksanakan dua macam ujian, ujian semesteran yang diselenggarakan oleh Depag dan imtihan lokal yang terdiri dari imtihan syafahi (lesan) dan imtihan tahriri (tulis). Dari hasil penelitian, tingkat pencapaian penguasaan peserta didik pada mata pelajaran muatan lokal berbasis agama dapat dikatakan berhasil dan efektif, karena 97 % peserta didik dapat menguasai kompetensi dasar dalam mata pelajaran muatan lokal berbasis agama. Data hasil penelitian ini, diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi para sivitas akademika, para mahasiswa, para tenaga pengajar mata kuliah jurusan dan program studi di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, terutama dalam memberi dorongan kepada mahasiswa agar senantiasa meningkatkan motivasi berprestasi secara lebih memadai

    KHARISMA NYAI HJ. UMI AZIZAH DI KOMPLEK ALKHODIJAH PONDOK PESANTREN ANNUR NGRUKEM PENDOWOHARJO SEWON BANTUL YOGYAKARTA

    Full text link
    Pesantren merupakan lembaga pendidikan asli Indonesia yang menunjukkan subkultur Indonesia. Setiap santri yang belajar Di Pesantren berasal dari daerah, kebudayaan dan bahasa yang berbeda, kemudian mereka dipersatukan oleh tujuan yang sama dibawah sistem kepemimpinan yang sama. Di era modernisasi ini sistem kepemimpinan kharismatik tidak lagi banyak dipakai oleh masyarakat luar. teknologi yang serba canggih sedikit demi sedikit menghapus ingatan masyarakat mengenai fakta bahwa kekuatan manusia baik laki-laki atau perempuan sebenernya mampu melebihi teknologi yang ada. Oleh sebab ini, peneliti tertarik menjadikan tema kepemimpinan kharismatik sebagai penelitian untuk tugas akhir. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran Nyai Hj. Umi Azizah di Komplek Al-Khodijah Pondok Pesantren Annur Yogyakata, (2)\ud Mengapa kepemimpinan Nyai Hj. Umi Azizah di Komplek Khodijah Pondok Pesantren Annur Yogyakata dikategorikan dalam kepemimpinan kharismatik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peran dan kepemimpinan kharismatik Nyai Hj. Umi Azizah di Komplek Al-Khodijah Pondok Pesantren Annur Yogyakata dikategorikan dalam kepemimpinan kharismatik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitataif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan pendekatan pemimpin kharismatik Max Weber. Dari penelitian ini diketahui bahwa Nyai Umi memiliki peran yang sangat penting bagi para santri diantaranya adalah Orang tua pengganti bagi santri, pengajar, suri tauladan bagi santri, dan pemegang kebijakan Komplek AL-Khodijah . Nyai Umi adalah seorang pemimpin kharismatik, ia dianggap memiliki kekuatan luar biasa melalui hal-hal luar biasa yang dapat dirasakan dan dilihat yang kemudian dipercaya dan diyakini oleh orang-orang terdekatnya. Hal luar biasanya tersebut diantaranya kehidupannya dibaluti oleh ayat suci melalui kemampuan luar biasanya dalam menyimak, malaikat penjaganya, keberkahan, dan pengikut setianya. Selain itu, Nyai Umi memiliki keistimewaan yang lain, yaitu rehabilitasi santri. Berbeda dari kepemimpinan pada birokrasi pada umumnya, Nyai Umi tidak pernah secara resmi diangkat sebagai pemimpin, ia juga tidak menerima keuntungan materi sedikitpun dari kepemimpinannya, beliau hanya mandapat kehormatan dan donasi sebagai ucapan terima kasih dari yayasan dan wali santri

    Umi Dachlan sang Ekspresionis Abstrak

    Full text link
    This research This research entitled "Umi Dachlan the Abstract Expressionist" raises the issue of Umi Dachlan's journey in pursuing education and art during her lifetime and how her role contributed to advancing art in Indonesia. This research aims to find out the life background, role in the arts and the development of early works to the final works that have been produced by Umi Dachlan. And in collecting research data, the author used a qualitative approach with document study techniques in the form of books, journals, PDFs or e-books.Apart from that, based on research, the following results were obtained: Umi Dachlan is a talented artist, she began to show her talent for interest in art since childhood through her love of drawing. She played an important role in the world of art as the first female lecturer at the Bandung Institute of Technology. Umi Dachlan has received many awards not only from within the country, such as the Best Painting award: Wendy Sorensen Memorial Award, New York, United States. Umi Dachlan has also worked as a co-designer and muralist for various institutions. Umi Dachlan was one of the early and pioneering Indonesian female artists who followed in the footsteps of Emiria Soenassa, along with Erna Pirous, wife of A.D. Pirous, Farida Srihadi, Srihadi's wife, Heyi Ma'mun, Kartika Affandi, daughter of the main Indonesian artist Affandi, Rita Widagdo and Nunung WS. His works have been auctioned by major international auction houses, including Bonhams, Christie's and Sotheby's. Umi Dachlan's early work was influenced by traditional Batik paintings and tapestries, textile works and landscape paintings. As in the work Untitled (1997), until after the death of his mentor Ahmad Sadali in 1987, he developed his own style. Penelitian ini berjudul “Umi Dachlan sang Ekspresionis Abstrak” ini mengangkat masalah mengenai bagaimana perjalanan Umi Dachlan dalam menempuh pendidikan dan kesenian pada semasa hidupnya dan bagaimana peran beliau memberikan kontribusi dalam memajukan kesenian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehidupan, peran dalam bidang kesenian dan perkembangan awal karya hingga karya – karya akhir yang telah dihasilkan oleh Umi Dachlan. Dan pada pengumpulan data penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik studi dokumen berupa buku, jurnal, pdf ataupun e-book. Selain itu Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil berikut: Umi Dachlan seorang seniman yang berbakat, ia mulai menunjukkan bakat ketertarikannya pada seni sejak kecil melalui kegemarannya menggambar. Dia berperan penting dalam dunia kesenian sebagai dosen wanita pertama di Institut Teknologi Bandung. Umi Dachlan banyak mendapatkan penghargaan yang tidak hanya dari dalam negeri saja, seperti penghargaan Best Painting: Wendy Sorensen Memorial Award, New York, Amerika Serikat. Umi Dachlan juga pernah bekerja sebagai co-desainer dan muralis untuk berbagai institusi. Umi Dachlan adalah salah satu seniman perempuan Indonesia awal dan perintis yang mengikuti jejak Emiria Soenassa, bersama dengan Erna Pirous, istri A.D. Pirous, Farida Srihadi, istri Srihadi, Heyi Ma'mun, Kartika Affandi, putri Artis utama Indonesia Affandi, Rita Widagdo dan Nunung WS. Karya-karyanya telah dilelang oleh rumah-rumah lelang besar Internasional, termasuk Bonhams, Christie's dan Sotheby's. Karya awal Umi Dachlan dipengaruhi oleh lukisan Batik tradisional dan permadani, karya tekstil dan lukisan pemandangan. Seperti pada karya Untitled (1997), Hingga setelah kematian mentornya Ahmad Sadali pada tahun 1987, ia mengembangkan gayanya sendiri.

    Improving Students’ Professionalism in Arranging and Developing RPP through Curriculum Development and Learning Planning Courses

    No full text
    The aim of this study was to find out the improvement in the ability of PBA students in arranging and developing RPP and their problems through Curriculum and Learning Planning Development courses in PBA Program Study of Sunan Ampel Surabaya University. The results showed that the lectures with portfolio-based learning models could improve the professionalism of PBA students in arranging and developing RPP. The increase was indicated by the results of the RPP assessment conducted by comparing the increase in scores between before and after the RPP was presented, criticized and assessed using the RPP assessment instrument. Before being presented and corrected the result (33.3%) and after the results became (73.3%). The level of problems in compiling and developing RPP is low.Then for the maximal result, it hopes that the portfolio learning model should be variated with the study lesson model in each meeting, especially in arranging lesson plan

    UMI REGULARIZED RADIAL BASIS FUNCTION

    No full text
    This manusuipt has been reproduced from the microfilm master. UMI films the text direcüy from the original or copy submitteâ. Thus, some thesis and dissertation copies are in typewriter face, while othen may be from any type of cornputer pnnter. The quality of this reproduction is dependent upon the quality of the copy submitted. Broken or indistinct prinf colored or poor quality illustrations and photographs, pdnt bleedthrough, substandard margins, and irnproper alignment can advenely affect reproduction. ln the unlikely event that the author did not send UMI a complete manuscript and Uiem are missing pages, these will be noted. Also, if unauthorized copyright material had b be removed, a note will indicate the deletion. Ovenue materials (e.g., maps, dawings, charts) are reproduced by secüoning the original, beginning at the upper lefthand corner and atinuing from left to right in equal sections with small overlaps. Photographs indudeci in the original manusaipt have been reproâuced xerographically in this copy. Higher qualî 6 " x 9 " black and white photographie prints are available for any photographs or illustrations appearing in oiis copy for an additional charge. Contact UMI diredy io order. Bell & Howell Information and Leamin
    corecore