648 research outputs found

    Tari Berthema "Ngerak"

    No full text
    Tari Berthema "Ngerak" Penyaji : Titik Handayani, Ujian penyajian tugas akhir Jur. Tari, pendapa ISI Surakart

    IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA MAN KOTA BLITAR

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Pada Pembelajaran Akidah Akhlak (Studi Kasus di Kelas XI MAN Kota Blitar”, ini ditulis oleh Titik Sri Handayani, NIM 17201153359, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Dosen Pembimbing Dr. Muhamad Zaini, MA Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Kompetensi Pemberlakuan pendekatan ilmiah atau saintifik dianggap sebagai perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan dan pengetahuan. Melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi diharapkan melahirkan peserta didik yang produktif, efektif, inovatif, dan kreatif. Hal tersebut mendorong peneliti untuk terjun langsung melihat di lapangan dalam pelaksanaan kurikulum 2013. Pertanyaan penelitian ini adalah (1) Bagaimana langkah implementasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran akidah akhlak di MAN Kota Blitar?; (2) Bagaimana hambatan implementasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran akidah akhlak di MAN Kota Blitar?; (3) Bagaimana dampak implementasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran akidah akhlak di MAN Kota Blitar?. Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah: (1) Mendiskripsikan langkah implementasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran akidah akhlak di MAN Kota Blitar; (2) Mendiskripsikan hambatan dalam implementasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran akidah akhlak di MAN Kota Blitar; (3) Mendiskripsikan dampak implementasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran akidah akhlak di MAN Kota Blitar . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitiannya adalah deskripsi studi kasus. Sumber data Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, Guru, Siswa dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara terstruktur dan tidak terstruktur dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, menyajikan data dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Sedangkan pengecekan keabsahan data dengan kredibiltas (pemeriksaan teman sejawat, perpanjangan keikutsertaan, dan triangulasi), keteralihan, kebergantungan dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi pendekatan saintifik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN Kota Blitar pada tahun 2018/2019 yaitu mulai tahap pendahuluan sampai kegiatan akhir berjalan dengan lancar dengan langkah-langkahnya mulai dari mengamati, menanya, mengumpulkan, menalar dan mengkomunikasikan. (2) Hambatan yang dialami dari faktor guru belum ada untuk saat ini dan hanya kesulitan di awal pemberlakuan K-13 dan dari siswa mengalami hambatan dari kurang tegas guru pengajar serta dari sumber dan media belajar terkendala dari buku paket yang kurang tersedia dan masih berupa file. (3) Dampak dari implementasi pendekatan saintifik ini berupa dampak positif yakni Bapak Ibu guru dimudahkan dalam proses penilaian karena mengacu pada K.D dan penilaian dilakukan setiap materi pembelajaran. Adapun dampak untuk siswa adalah siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan meningkatkan prestasi belajarnya

    GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG AKUPRESUR MENGURANGI MUAL MUNTAH DI PMB HANDAYANI A.MD.KEB

    Full text link
    Latar Belakang : Pada awal kehamilan ibu mengalami berbagai perubahan yang terjadi dalam dirinya. Perubahan tersebut menyebabkan ketidaknyamanan yang membuat kondisi psikis dan emosi menjadi tidak stabil salah satunya ketidaknyamanan yang di alami ibu hamil di awal kehamilanya adalah mual muntah yang terkadang dapat mengganggu aktivitas ibu. Akupresur merupakan salah bentuk fisioterapi dengan memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik- titik tertentu pada tubuh, tujuanya untuk merangsang, kemampuan alami menyembuhkan salah satunya mengurangi mual muntah ibu hamil. Penelitin ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu hamil tentang Akupresur mengurangi mual muntah di Bpm Handayani Amd.Keb Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Metode : Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, populsi penelitian ini seluruh ibu hamil di Pmb Handayani Amd.Keb Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah sejumlah 40 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisa ini menggunakan analisa univariat. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan pengetahuan kurang ibu hamil tentang pengertian akupresur 27 (67,5%) . Berpengetahuan kurang tentang manfaat Akupresur 25 (62,5%) . Berpengetahuan kurang tentang titik pijat Akupresur 26 (65%) Berpengetahuan kurang tentang cara kerja Akupresur 33 (82,5%). Berpengetahuan pengetahuan ibu hamil tentang Akupresur didapatkan 32 (80,0%) Kesimpulan : Pengetahuan Ibu hamil tentang Akupresur didaptkan 32 orang (80,0%) dengan pengetahuan kurang

    Kemampuan Siswa Menganalisis Teks Anekdot Kelas X Ips Sma Handayani Pekanbaru Tahun Ajaran 2019-2020

    Full text link
    Students' Ability to Analyze Anecdotal Texts for Class X Social Sciences SMA Handayani Pekanbaru for the 2019/2020 Academic Year Analyzing anecdotal texts is one of the literary skills that develops students' imagination and thinking abilities. Therefore, anecdotal texts need to be taught to students, the skills of analyzing anecdotal texts are learned in the 2013 curriculum of Indonesian language subjects in senior high schools, especially class X. Anecdotal texts are contained in Basic Competence 3.6 Analyzing anecdotal texts both in writing and orally. Problems in this study 1) How is the student's ability to analyze anecdotal texts for class X Social Sciences SMA Handayani Pekanbaru based on the structure? 2) How is the student's ability to analyze anecdotal texts for class X Social Sciences SMA Handayani Pekanbaru based on the rules. The aims of this study are 1) to describe, analyze, and interpret the students' ability to analyze anecdotal texts for class X Social Sciences SMA Handayani Pekanbaru based on the structure 2) describe, analyze, and interpret students' abilities to analyze anecdotal texts for class X IPS SMA Handayani Pekanbaru based on the rules. The population of this study were all students of class X IPS 1 SMA Handayani Pekanbaru, totaling 23 students. The scope of this research is included in the scope of the study of language skills in the aspect of reading. The theory used to analyze the research problem is Suherli. et al (2017). Justina (2016). Priyatni, and Titik Harsiati (2013). The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach. The technique used in this research is observation technique, and test technique. The data analysis technique is the percentage technique referred to by Sudijono (2018), the benchmark value proposed by Yustinah (2016). The results of this study as a whole that the ability of students to analyze anecdotal texts for class X Social Sciences SMA Handayani Pekanbaru for the academic year 2019/2020 can be concluded 1) the ability of students to analyze anecdotal texts for class X Social Sciences at SMA Handayani Pekanbaru in the academic year 2019/2020 based on the structure is in the pretty good category with value (62), 2) students' ability to analyze anecdotal texts for class X Social Sciences SMA Handayani Pekanbaru for the 2019/2020 school year based on the rules are in the very poor category with a value of (53), thus the hypothesis that reads students' ability to analyze anecdotal texts based on structure with categories pretty well rejected. Meanwhile, the hypothesis which reads that students' ability to analyze anecdotal texts based on rules is in the very poor category

    Desain partisipasi pada unsur-unsur fisik ruang kelas anak berkebutuhan khusus (studi kasus TK B Galuh Handayani)

    No full text
    Desain Partisipasi adalah suatu teori desain yang dipelopori oleh Victor Papanek dan memiliki arti bahwa para desainer juga dituntut mempertimbangkan perilaku sosial sebagai titik-tolak hubungan partisipasi civitas dalam proses desain. Hal ini akan menjadi keputusan utama dalam desain yang diciptakannya. Apabila dikaitkan dengan kondisi anak di TK B Galuh Handayani yang memiliki kebutuhan khusus maka desain partisipasi merupakan pendekatan kajian sejauh mana perwujudan interiornya telah mempertimbangkan aktivitas pengguna. Desain diharapkan mempertimbangkan aktivitas guru dan anak, maka dalam pembahasan desain partisipasi pada unsur-unsur fisik ruang kelas TK B Galuh Handayani anak berkebutuhan khusus akan menjadi tolok ukur dari perwujudan obyek penelitian yang terkait dengan kegiatan menari, bermain dan ruang kelas khusus sebagai tempat pemberian materi pendidikan formal. Proses analisis akan dicari sejauh mana unsur fisik ruang kelas tersebut telah pertimbangkan tuntutan anak dan guru secara deskripsi dengan dibandingkan dengan tuntutan analisis. Dari hasil analisis dapat dilihat bahwa perwujudan unsur-unsur fisik ruang kelas TK B Galuh Handayani telah mempertimbangkan kedua civitas dengan prioritas tertentu. Penataan lay out serta perwujudan perabot ruang kelas TK B Galuh Handayani telah mempertimbangkan kedua civitas secara optimal akan tetapi perwujudan elemen pembentuk ruang belum sepenuhnya memepertimbangkan kondisi anak

    Hubungan prestasi belajarsejarah dengan sikap nasionalisme siswa kelas catur wulan II Mandrasah Aliyah Negeri I Jember tahun ajaran 1997/1998.

    No full text
    Untuk guru sejarah di MAN Ijember khususnya semua SLTA pada umumnya.Perlu di upayakan agar prestasi belajar sejarah siswa yang sudah baik.di pertahankan bahkan dapat mungkinditingkatkan ,mengingat pentingnya fngsi pengajaran sejarah sebagai sarana untuk membentuk dan menumbuhkembangkan sikap nasionalisme siswa.Proses belajar mengajar sejarah perlu diupayakan semenarik mungkin dengan berbagai upaya seperti dengan studi di lapangan yakni ke obyek obyek sejarah terdekat yang menarik dan cara cara lain yang relevan

    Menentukan bilangan kebebasan titik dan sisi pada graf komplit Kn dan graf bipartisi komplit Km,n, dengan m,n Є N

    Full text link
    INDONESIA: Himpunan titik bebas (independent set of vertices) pada suatu graf G adalah himpunan titik­titik dari graf G yang titik satu sama lain dalam himpunan tersebut tidak terhubung langsung (adjacent). Kardinalitas maksimum dari himpunan­himpunan titik bebas disebut bilangan kebebasan titik (vertex independence number) dan disimbolkan dengan ...(G). Himpunan sisi bebas (independent set of edges) pada suatu graf G adalah himpunan sisi­sisi dari graf G yang sisi satu sama lain tidak terkait langsung dengan satu titik yang sama. Kardinalitas maksimum dari himpunan­himpunan sisi bebas disebut bilangan kebebasan sisi (edge independence number) dan disimbolkan dengan 1(G). Skripsi ini membahas penentuan bilangan kebebasan titik dan sisi pada graf komplit Kn dan graf bipartisi komplit Km,n. Berdasarkan hasil pembahasan, langkah­langkah menentukan bilangan kebebasan titik dan sisi pada graf komplit Kmn dan graf bipartisi komplit Km,n adalah sebagai berikut. (a) Menggambar beberapa contoh graf komplit dan graf bipartisi komplit, (b) Mencari himpunan bebas titik dan himpunan bebas sisi, (c) Menentukan bilangan kebebasan titik dan sisi, (d) Mencari pola dari data­data bilangan kebebasan titik dan sisi, dan (e) Menyatakan konjektur sebagai teorema dan membuktikannya. Berdasarkan langkah­langkah tersebut diperoleh bahwa: 1.Jika Kn adalah graf komplit, maka rumus bilangan kebebasan titik dan sisi masing­masing adalah...dan... 2.Jika Km,n adalah graf bipartisi komplit, dengan m...n dan m, n...N, maka rumus bilangan kebebasan titik dan sisi masing­masing adalah...(Km,n) = n dan...1(Km,n) = m. Disarankan kepada pembaca untuk mengkaji masalah bilangan kebebasan titik dan sisi pada graf­graf yang lain

    Perencanaan Laba Jangka Pendek Minuman Fermentasi Buah Naga (Studi Kasus: CV. Wana Bekti Handayani, Kabupaten Sragen).

    No full text
    Industri minuman di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup baik. Buah naga merupakan salah satu buah yang dapat dijadikan bahan baku untuk minuman yang mengalami proses fermentasi. CV. Wana Bekti Handayani merupakan industri minuman yang menghasilkan minuman fermentasi yang terbagi menjadi empat jenis diantaranya SR 1, SR 2, SR 3, dan SR Spesial. Kegiatan produksi minuman fermentasi tidak dapat kontinu karena buah naga tergolong buah musiman sehingga dapat mempengaruhi biaya produksi dan berdampak pada laba perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, kondisi titik impas, dan besarnya laba yang diperoleh perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah parameter perencanaan laba yang terdiri dari kontribusi laba, titik impas, margin pengaman, titik penutupan usaha, dan derajat tuasan operasi. Pada tahun 2013 jenis SR yang mempunyai proporsi volume produksi terbesar adalah SR 1 sedangkan yang mempunyai proporsi nilai penjualan terbesar adalah jenis SR Spesial. Biaya tetap mempunyai proporsi lebih besar pada struktur biaya dibandingkan biaya variabel. Jenis SR 1 mempunyai persentase biaya tetap terbesar dibandingkan jenis lainnya yakni sebesar 68,8 persen. Volume aktual masing-masing jenis SR masih berada diatas titik impas sehingga masih menguntungkan. Jenis SR Spesial menghasilkan laba paling besar sedangkan yang menghasilkan laba paling rendah adalah jenis SR 1

    Hubungan prestasi belajar sejarah dengan sikap nasionalisme siswa kelas II catur wulan II Madrasah Aliyah Negeri I Jember tahun ajaran 1997/1998.

    No full text
    Berdasarkan pada kenyataan obyektif bahwasannya ada hubungan yang positif dan signifikan antara prestasi belajar sejarah dengan sikap nasionalisme Siswa kelas II cawu di MAN I jember,lebih di tingkatkan mengingat pentingnya fungsi pengajaran sejarah sebagai sarana untuk membentuk dan menumbuhkembangkan sikap nasionalisme siswa

    Sari Handayani, PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID BELAJAR MENULIS BELIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT TUNGGAL PADA SISWA TUNARUNGU KELAS 3 DAN 4 DI SLB NEGERI BEKASI JAYA

    Full text link
    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android BELIS untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kalimat Tunggal pada Siswa Tunarungu Kelas 3 dan 4 di SLB Negeri Bekasi Jaya Oleh: Sari Handayani NIM. 2105516 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android bagi siswa tunarungu dalam meningkatkan kemampuan menulis kalimat tunggal di SLB Negeri Bekasi Jaya Kota Bekasi. Subjek dalam penelitian ini adalah enam anak tunarungu yang mengalami hambatan dalam menulis kalimat tunggal subyek-predikat (S+P). Penghambatnya adalah karena subyek kesulitan mengingat tulisan predikat yang sesuai dengan gambar, bahasa ujaran, atau isyarat; memahami kata kerja, dan menulis kalimat tunggal dengan menggunakan huruf kapital dan tanda titik yang benar. Metode penelitian yang digunakan adalah Exploratory Sequential Mixed Methode Design yang menyajikan tiga fase penelitian. Fase pertama eksploratori data kualitatif untuk mengetahui profil siswa tunarungu dalam menulis kalimat tunggal dan profil media yang digunakan guru. Pada fase kedua, peneliti mengembangkan media pembelajaran berbasis android sesuai kebutuhan siswa tunarungu melalui tahap validasi oleh para ahli dan praktisi. Pada fase ketiga, peneliti menguji efektivitas hasil pengembangan media pembelajaran berbasis android terhadap kemampuan siswa tunarungu dalam menulis kalimat tunggal. Hasil pengujian efektivitas menggunakan uji Wilcoxon H₀ ditolak. Disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis kalimat tunggal melalui penggunaan media pembelajaran berbasis android BELIS. Peningkatannya dalam hal kemampuan menulis kalimat tunggal dengan pola S+P; kesesuaian kalimat dengan gambar/gif, pengucapan, atau isyarat; penggunaan huruf kapital dan tanda titik yang benar pada siswa tunarungu. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada guru dalam pembelajaran menulis kalimat tunggal pada siswa tunarungu kelas 3 dan 4 dapat menggunakan media pembelajaran berbasis android BELIS. Kata Kunci : media pembelajaran berbasis android BELIS, menulis kalimat tunggal, siswa tunarungu Development of Android-Based Learning Media BELIS to Improve the Ability to Write Single Sentences in Deaf Students in Grades 3 and 4 at SLB Negeri Bekasi Jaya By: Sari Handayani NIM. 2105516 ABSTRACT This study aims to develop android-based learning media for deaf students in improving their ability to write single sentences at SLB Negeri Bekasi Jaya, Bekasi City. The subjects in this study were six deaf children who experienced difficulties in writing single subject-predicate (S+P) sentences. The obstacles were because the subjects had difficulty remembering the predicate writing that matched the picture, spoken language, or signs; understanding verbs, and writing single sentences using correct capital letters and periods. The research method used was Exploratory Sequential Mixed Method Design which presented three research phases. The first phase was qualitative data exploration to determine the profile of deaf students in writing single sentences and the profile of the media used by teachers. In the second phase, researchers developed android-based learning media according to the needs of deaf students through a validation stage by experts and practitioners. In the third phase, researchers tested the effectiveness of the results of the development of android-based learning media on the ability of deaf students to write single sentences. The results of the effectiveness test using the Wilcoxon Ho test were rejected. It was concluded that there was an increase in the ability to write single sentences through the use of BELIS android-based learning media. The improvement in the ability to write single sentences with the S+P pattern; the suitability of sentences with images/gifs, pronunciation, or gestures; the use of capital letters and correct periods in deaf students. Thus, based on the results of the study, it is recommended that teachers in learning to write single sentences for deaf students in grades 3 and 4 can use BELIS android-based learning media. Keywords: android-based learning media BELIS, writing single sentences, deaf student
    corecore