184 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN POWERPOINT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII MTs SUNAN KALIJOGO KALIDAWIR TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Statistika Kelas VIII MTs Sunan Kalijogo Kalidawir Tulungagung” ini ditulis oleh Mela Lilis Handayani, NIM. 126204212129, Pembimbing Skripsi: Beni Asyhar, S.Si. M.Pd. Kata Kunci: Model Pembelajaran Snowball Throwing, PowerPoint, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Statistika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar siswa yang menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Dari permasalahan tersebut, dilakukan upaya dengan menerapkan model pembelajaran yang disesuaikan, yaitu model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint. Dengan model pembelajaran kooperatif ini, siswa dilibatkan secara aktif melalui kegiatan membuat dan melempar pertanyaan kepada teman, sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap motivasi belajar siswa pada materi statistika kelas VIII MTs Sunan Kalijogo Kalidawir Tulungagung; 2) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap hasil belajar siswa pada materi statistika kelas VIII MTs Sunan Kalijogo Kalidawir Tulungagung; dan 3) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada materi statistika kelas VIII MTs Sunan Kalijogo Kalidawir Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya adalah Quasi Eksperimen dengan model Quasi Experimental Design (desain eksperimen semu) menggunakan bentuk Posttest Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Sunan Kalijogo Kalidawir Tulungagung tahun ajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik purpose sampling. Data penelitian ini adalah data angket dan data tes. Adapun analisis datanya menggunakan uji-T dan uji MANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001; (2) ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap hasil belajar siswa yang ditunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,018; dan (3) ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan PowerPoint terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa yang ditunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003

    Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Nature Republic pada Generasi Millenial Di Kota Medan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk, harga dan word of mouth terhadap keputusan pembelian produk skincare Nature Republic secara parsial dan simultanpada generasi millennial di kota Medan.Populasi dalam penelitian adalah pengguna skincare di kota Medan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yaitu dengan mendapatkan hasil penelitian dari pengumpulan data responden.Teknik pengambilan sampelmenggunakan purposive samplingdan teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi dengan menggunakan software SPSS versi 15.0. Hasil pembahasan diketahui terdapat hubungan signifikan dan positif kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk skincare Nature Republic pada generasi millennial di kota Medan. Harga berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk skincare Nature Republic pada generasi millennial di kota Medan. Word of Mouth berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk skincare Nature Republic pada generasi millennial di kota Meda

    METODE PENGOLAHAN HIDANGAN PANCAKE DI DEMANDAILING CAFÉ SURABAYA

    Get PDF
    The purpose of this writing is to find out how the processing of pancake desserts at Demandailing cafe Surabaya. The author observes the processing of pancakes at the Demandailing Cafe. The author can conclude that the processing of pancake desserts at Demandailing Café Surabaya is as follows: Processing of pancakes is done according to existing standard recipes. Thus, pancakes have the same shape and taste

    Branding Politik Caleg Perempuan dari Partai Islam: Studi Kasus Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief di Kota Bekasi

    No full text
    Elections of 2019 are simultaneous elections. Elections 2019 require candidates to do a number of things to win the elections. Political branding is the common way of legislature candidates. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief are candidates for legislative members in Bekasi City from the Prosperous Justice Party (PKS). Interestingly, Lilis Nurlia used a success team while Eka Widyani Latief did not use a successful team in facing the 2019 election. Lilis Nurlia does her political branding through face-to-face media and social media and carries the name of the party on every occasion. This study aims to look at the political branding of Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief in facing the 2019 election in Bekasi City because there are still few studies that discuss political branding, especially in female legislative candidates. This research uses Kapferer political branding theory to analyze the experience of political branding implemented Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief. This research uses qualitative research with a case study approach. The author obtained primary data from the results of semi structure in-depth interviews and secondary data from article documents, journals, document archives, and so on. The results of the study obtained that Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief were legislative candidates with sequence number 1. Lilis Nurlia does political branding with various activities mainly through tabloids. Lilis Nurlia also uses a group approach to approach the community, while Eka Widyani Latief also carries out various activities, especially gatherings and social relations approached to approach society. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief also introduced themselves and shared the activity on social media.Penelitian ini membahas tentang branding politik dari calon anggota legislatif perempuan dari Partai Islam dengan menganalisis Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif di Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menariknya, Lilis Nurlia menggunakan tim sukses sementara Eka Widyani Latief tidak menggunakan tim sukses dalam menghadapi pemilu 2019. Lilis Nurlia melakukan branding politiknya melalui media tatap muka dan media sosial serta membawa nama partai pada setiap kesempatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat branding politik Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Bekasi dikarenakan masih sedikit penelitian yang membahas mengenai branding politik khususnya calon legislatif perempuan. Penelitian ini menggunakan teori branding politik Kapferer untuk menganalisis pengalaman branding politik yang diimplementasikan Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis memperoleh data primer dari hasil wawancara mendalam semistruktur dan data sekunder dari dokumen artikel, jurnal, arsip dokumen, dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh bahwa Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif dengan nomor urut 1. Lilis Nurlia melakukan branding politik dengan berbagai kegiatan terutama melalui tabloid. Lilis Nurlia juga menggunakan pendekatan kelompok untuk mendekati masyarakat, sementara Eka Widyani Latief juga melakukan berbagai kegiatan terutama silaturahmi dan pendekatan hubungan sosial untuk mendekati masyarakat. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief juga memperkenalkan dirinya dan membagikan kegiatan di media sosial

    PENGARUH PEMBERIAN AKAR TUBA (DERRIS ELLIPTICA) DAN SAPONIN DENGAN KOMBINASI DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP MORTALITAS IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER)

    Get PDF
    Pengaruh Pemberian Akar Tuba (Derris elliptica) dan Saponin dengan Kombinasi Dosis Yang Berbeda Terhadap Mortalitas Ikan Kakap Putih  (Lates calcarifer) Lilis Handayani, Hadi Pranggono, LinayatiProgram Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan Universitas PekalonganEmail : [email protected] ABSTRAKIkan kakap (Lates calcarifer) adalah merupakan salah satu komoditas budidaya laut unggulan di Indonesia karena memiliki pertumbuhan yang relatif cepat dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan budidaya. Ikan kakp putih salah satu hama di dalam tambak udang, diantara kegagalan budidaya ialah disebabkan oleh masuknya hama kedalam tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis akar tuba dan saponin terhadap mortalitas ikan kakap putih dan untuk mengetahui kombinasi dosis akar tuba dan saponin yang optimum terhadap mortalitas ikan kakap putih. Penelitian ini menggunakan metode RAL dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi dosis akar tuba dan saponin dapat mempercepat mortalitas ikan kakap putih. Data mortalitas perlakuan C menunjukan nilai LC 50 dengan rata-rata yaitu 39,58 menit dan pada LC 100 yaitu 43,28 menit, perlakuan B menunjukan nilai LC 50 dengan rata-rata yaitu 49,45 menit dan pada LC 100 yaitu 49,57 menit dan perlakuan A menunjukan nilai LC 50 dengan rata-rata yaitu 75,86 menit dan pada LC 100 yaitu 80,66 menit. Sehingga diketahui pemberian akar tuba dan saponin dengan kombinasi dosis yang berbeda berpengaruh terhadap mortalitas ikan kakap putih dan dosis yang optimum adalah perlakuan C yaitu 25% akar tuba dan 75% saponin. Kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran optimum dan layak untuk kehidupan ikan kakap putih.  Kata kunci : Ikan kakap putih, akar tuba dan saponin, mortalitas, kualitas air ABSTRACTSeabass is one of the leading marine aquaculture commodities in Indonesia because it has a relatively fast growth and easily adjust to the cultivation environment. Seabass  pheasant fish one of the pests in the shrimp pond, among the failure of the cultivation is caused by the entry of pests into the pond. This study aims to determine the effect of combination of tubal and saponin root dose to mortality of seabass  and to determine the optimum combination of tuba root and saponin doses of seabass  mortality. This research uses RAL method and qualitative analysis. The results showed that combination of tubal doses and saponins could accelerate mortality of seabass . The data of C treatment mortality showed LC 50 value with mean of 39,58 minute and at LC 100 that was 43,28 minutes, B treatment showed the value of LC 50 with average that is 49,45 minutes and at LC 100 that is 49,57 min and A treatment showed the value of LC 50 with average that is 75,86 minutes and at LC 100 that is 80,66 minutes. So it is known to give the tuba root and saponin with a combination of different doses effect on mortality of seabass and the optimum doses is C treatment that is 25% tubal root and 75% saponin. The water quality during research is still within the optimum and feasible range for the life of seabass.  Keywords : Seabass, tuba root and saponin, mortality, water qualit

    Pengenalan Pola Citra Penyakit Pada Daun Tanaman Padi Menggunakan GCLM dan Algoritma K-Means

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit pada daun tanamanpadi dan membantu penyuluh mengenali penyakit yang ada pada daun tanaman padidengan pola citra menggunakan metode GLCM untuk fitur ekstraksi dan AlgoritmaK-Means untuk klasifikasinya. Metode GLCM merupakan metode ekstraksi ciri dan Algoritma K-meansdigunakan untuk mengelompokkan jenis penyakit yang ada berdasarkan fitur-fituryang telah diekstraksi pada metode GLCM. Proses deteksi penyakit yang ada padadaun tanaman padi dilakukan dengan mengambil citra asli untuk langkah awal,kemudian citra asli disegmentasi sebelum dikonversi ke citra greyscale. Setelah itudilakukan ekstraksi ciri dengan menggunakan fitur-fitur GLCM yaitu Entropy,Contrast, Energy, Correlation, Homogenity. Pembuatan sistem ini menggunakanWindows 7 sebagai Operating System dan Matlab yang digunakan sebagaiperancangan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil akurasi 90 % dengan menggunakancluster K-Means. Pola Pengenalan Citra yang dihasilkan dapat membantu pihakpenyuluh setempat untuk mendeteksi padi yang terjangkit penyakit.xiii, 65 hlm.; 29 c

    PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA

    Get PDF
    PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA Lilis Universitas Pendidikan Indonesia ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi pembelajaran, termasuk pengembangan bahan ajar digital. Selain itu, tantangan yang dihadapi peserta didik, seperti meningkatnya kenakalan remaja, menuntut adanya nilai-nilai hukum yang diintegrasikan dalam pembelajaran sehingga bahasa mempunyai peran dalam meminimalisasi kenakalan remaja yang marak terjadi. Berdasarkan wawancara ditemukan bahwa masih banyak peserta didik yang melakukan pelanggaran aturan sekolah. Oleh sebab itu, penulis mengembangkan buku pendamping digital yang berwawasan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku digital nonteks pelajaran bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk kelas X SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap: define, design, development, dan diseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi kelayakan produk dari aspek bahan ajar mendapatkan nilai skor dengan rata-rata 4 pada kategori “layak” dari interval 0-5. Aspek materi dengan nilai skor rata-rata 4,6 pada kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Aspek bahasa dengan nilai skor rata-rata 4,4 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Adapun hasil nilai respons peserta didik dengan rata-rata skor 4,0 dengan kategori “layak” dari interval 0-5 dan hasil nilai respons pendidik dengan rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Bahan ajar ini mendapatkan respons positif dari peserta didik dan pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk SMA layak digunakan sebagai buku pendamping dalam proses pembelajaran. Kata kunci: bahan ajar digital, komunikatif-integratif, wawasan hukum. DEVELOPMENT OF A NON-TEXT BOOK OF DIGITAL LESSONS IN INDONESIAN WITH A LEGAL PERSPECTIVE WITH A COMMUNICATIVE-INTEGRATIVE APPROACH FOR CLASS X SENIOR HIGH SCHOOL Lilis Universitas Pendidikan Indonesia ABSTRACT The existence of companion books is still inadequate and challenges in the world of education, such as the increase in juvenile delinquency, require legal values to be integrated in learning so that language has a role in minimizing juvenile delinquency that is rampant. Based on interviews, it was found that there are still many students who violate school rules. Therefore, the author developed a companion book with a legal perspective. This research aims to produce Indonesian digital teaching material products with legal insight for class X SMA. The research method used in this study is research and development (R&D) with the 4D development model consisting of four stages: define, design, develop, and disseminate. The results showed that the validation of product feasibility from the aspect of teaching materials received an average score of 4 in the “feasible” category from the interval 0-5. The material aspect with an average score of 4.6 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The language aspect with an average score of 4.4 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. Overall, an average of 4.3 was obtained in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The results of the learner response value with an average score of 4.0 with the category “feasible” from the interval 0-5 and the results of the educator response value with an average of 4.3 with the category “very feasible” from the interval 0-5. This teaching material received a positive response from learners and educators. This shows that Indonesian digital teaching materials with a legal perspective for high school are suitable for use as companion books in the learning process. Keyword: digital teaching materials, communicative-integrative, legal insight

    KOLABORASI RISET PEMAHAMAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) PADA UMKM DI SURABAYA BERDASARKAN GENDER, PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENGALAMAN

    Get PDF
    SAK ETAP is the new standard, then one's comprehension of SAK ETAP itself is questionable. This study aims to determine comprehension of SAK ETAP on SMEs (CV and PT) on the basis of Gender, education, training and experience of their work. This research is a primary research with the sample data listed in Disperindag. This study population is shaped CV and the perpetrators of SMEs in the region PT Surabaya that workers less than 100 people. To obtain the data in this study, conducted observations of thirty-six SMEs. Sampling was done using the method of purposive sampling. Data obtained, then processed using SPSS 19.0 for windows for the test of validity, reliability, and crosstabulation. The results of this study indicate that the offender's level of comprehension of SMEs in the form CV and PT related SAK ETAP in Surabaya area is pretty high and the background of gender, education, training and work experience to be a driving factor for respondents to understand the SAK ETAP. Moreover found some of the findings of one of them, one of which the respondents have a high comprehension of SAK ETAP without training. Key Words : Comprehension , SAK ETAP, SMEs, Gender, Education, Training, Experience, Financial Accounting Standars

    Tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen dan kaitannya dengan materi ajar teks novel di kelas XII SMA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindak tutur direktif pada novel Dompat Ayah Sepatu Ibu karya Jombang santani Khairen. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen, (2) mendeskripsikan fungsi tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen dan (3) mendeskripsikan keterkaitan tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen dengan materi ajar teks novel di kelas XII SMA. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah tindak tutur direktif. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode Simak, sadap dan catat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrumental dan kartu data. Teknik pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi dan dilakukan dengan cara diskusi dengan guru Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode padan dalam menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur direktif. Hasil penelitian ini yaitu: (1) bentuk tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen meliputi bentuk, perintah, permintaan, ajakan, nasihat, kritikan, dan larangan, (2) ditemukan 23 fungsi tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen meliputi fungsi memerintah, menyuruh, mengharuskan, memaksa, meminta, mengharap, memohon, menawarkan, mengajak, membujuk, merayu, menasihati, menganjurkan, menyarankan, mengarahkan, mengingatkan, menegur, menyindir, mengumpat, mengancam, mengecam, memarahi dan melarang, (3) keterkaitan tindak tutur direktif pada novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya Jombang Santani Khairen dengan materi ajar teks novel pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel, KD 4.9 merancang novel dengan memperhatikan isi dan kebahasaan

    Peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi melalui strategi inkuiri dengan pendekatan contextual teaching learning pada siswa kelasa X-2 SMAN Kota Tangerang Selatan Periode 2012/ 2013

    No full text
    Permasalahan yang diangkat peneliti dalam penulisan skripsi ini adalah: (1) mengetahui perencanaan pembelajaran menulis paragraf deskripsi melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CTL, (2) mengetahui proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CTL, (3) mengetahui hasil pembelajaran menulis paragraf deskriptif melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CTL. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CTL, (2) mengetahui efektivitas peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CTL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). PTK dilaksanakan untuk mengetahui dan mengatasi permasalahan yang ada dalam proses pembelajaran di kelas, khususnya materi menulis paragraf deskripsi. Metode ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu: pelakasanaan, perencanaan, dan refleksi. ketiga langkah tersebut dilaksanakan secara berulang dan dilakukan dengan langkah-langkah yang sama dan difokuskan pada pembelajaran dengan metode inkuiri. Pada pertemuan pertama peneliti sudah menggunakan teknik inkuiri, dan pada pertemuan kedua peneliti kembali menggunakan teknik inkuiri dengan sebelumnya memberitahukan kekurangan siswa pada pertemuan pertama . Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan di SMAN 3Tangerang Selatan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pembelajaran menulis paragraf deskripsi melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CTL siswa kelas X.2 SMAN 3 Tangerang Selatan. Hal ini dapat dibuktikan pada analisis data menunjukkan bahwa nilai posttest pertemuan pertama (siklus 1) yaitu dengan ratarata 71,63 atau 71,63%, dengan kategori cukup berhasil dan pertemuan kedua (siklus 1) yaitu dengan rata-rata 83,96 atau 83,96% dengan kategori sangat berhasil. Dengan demikian, berarti nilai tersebut memenuhi nilai standar KKM yang telah ditetapkan yaitu 75, dibandingkan dengan hasil nilai pretest yaitu dengan rata-rata 59,51 atau 59,51%. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa ada peningkatan kemampuan menulis paragraf deskriptif melalui teknik inkuiri dengan pendekatan CT
    corecore