28 research outputs found

    Gender Analysis of Santri’s Mental Health in Islamic Boarding Schools

    Get PDF
    Mental health is a health issue that is often ignored. In fact, 1 in 3 adolescent in Indonesia experience mental health problems. Neglect is caused by unawareness of one's condition. Not to mention the problem of negative stigma in people with mental disorders. The purpose of this study was to determine the relationship between gender and mental health of students in Islamic boarding schools. This research method was quantitative with a cross-sectional design. The number of samples in this study was 357 male and female santri in Islamic boarding schools. The sampling technique used proportional random sampling. Data collection was carried out using the Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) with 25 questions referring to the technical instructions for health screening and periodic examinations of school-age children and adolescents. Data analysis was carried out using the chi square test. The results of the study showed that female santri had greater mental health problems, namely in the abnormal category, higher than male santri. The results of the chi square test showed a Pvalue <0.05, meaning that there is a relationship between gender and mental health on the results of the SDQ difficulties, both in terms of emotional symptoms (<0.001), behavioral problems (0.031), hyperactivity (<0.001) and peers (<0.001) and cumulatively (0.001). However, there is no relationship between gender and mental health on the results of the SDQ strength (0.074)

    Hubungan persepsi pasien tentang kualitas layanan dengan minat kunjungan ulang di klinik umum rumah sakit Bhineka Bakti Husada Kota Tangerang Selatan Tahun 2013

    No full text
    Minat konsumen memakai jasa dari pemberi jasa yang sama sangat dipengaruhi oleh pengalaman kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan sebelumnya. Jika jasa yang dialami memenuhi atau melebihi harapan, maka kualitas pelayanan akan dipersepsikan baik dan memuaskan sehingga mereka berminat menggunakan jasa itu kembali. Klinik umum di RS.Bhineka Bakti Husada menduduki urutan keenam dengan persentase kunjungan pasien lama terendah dibanding 18 poliklinik lainnya. Klinik umum menjadi sorotan selain karena persentase angka kunjungan pasien lama rendah juga memiliki angka kunjungan pasien lama yang menurun terutama pada tahun 2011- 2012. Sehingga perlu dilakukan penelitian hubungan persepsi pasien tentang kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang di klinik umum Rumah Sakit Bhineka Bakti Husada. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling.Populasi adalah seluruh pasien baru di klinik umum. Sampel adalah pasien baru di klinik umum yang telah merasakan pelayanan di unit klinik umum mulai dari parkir, registrasi, pelayanan dokter, perawat, apotek hinga kasir serta bukan pegawai rumah sakit atau keluarganya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel kehandalan (Pvalue = 0,000), daya tanggap (Pvalue = 0,000), jaminan (Pvalue = 0,000), empati (Pvalue = 0,000) dan bukti fisik pelayanan (Pvalue = 0,000) dengan minat kunjungan ulang di klinik umum Rumah Sakit Bhineka Bakti Husada. Secara umum saran bagi RS. Bhineka Bakti Husada yaitu terus meningkatkan kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik pelayanan yang ada selama ini guna meningkatkan persepsi baik pasien tentang kualitas pelayanan sehingga meningkatkan minat kunjungan ulang di klinik umu

    HUBUNGAN ASUPAN NUTRISI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

    Get PDF
    Preliminary studies conducted previously at the Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Islamic Boarding School showed that the majority of female students suffered from anemia as many as 29 out of 41 people (70.7%). This certainly can harm adolescents because it can cause a decrease in reproductive health, stunted development including intelligence, decreased ability and concentration of learning. The purpose of this study was to determine the relationship of nutritional intake with the incidence of anemia in young women at the Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School Sukorejo Situbondo. This research used quantitative research with analytical research methods. Data collection was performed using nutritional recall. The instrument used was an observation sheet. Data analysis was performed using a nutri survey and the chi-square statistical test. The population in this study were all santri in the Ma'Had Aly boarding school of Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo boarding school, the sample in this study amounted to 86 respondents. From the results of the study showed the results of P-Value 0.029 with a significant level of 0.05 then H0 was rejected, meaning that there is a significant relationship between nutritional intake and anemia in young women. &nbsp; Keywords: Nutrition, Anemia, Young WomenStudi pendahuluan yang telah dilakukan sebelumnya di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo menunjukkan bahwa mayoritas santri puteri menderita anemia sebanyak 29 dari 41 orang (70,7 %). Hal ini tentu dapat memabahayakan remaja karena dapat menyebabkan penurunan kesehatan reproduksi, terhambat perkembangan termasuk kecerdasan, menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan nutrisi dengan kejadian anemia pada remaja puteri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaf dengan metode penelitian analitik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan recall gizi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan nutri survey dan uji statistik chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri di asrama Ma’Had Aly, sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 responden. Dari hasil penelitian&nbsp; menunjukkan hasil P-Value 0,029 dengan taraf signifikan 0,05 maka H0 ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara asupan nutrisi dengan terjadinya anemia pada remaja puteri. &nbsp; Kata Kunci: Nutrisi, Anemia, Remaja Putr

    PERSEPSI PASIEN TENTANG KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG

    No full text
    ABSTRAK Minat konsumen memakai jasa dari pemberi jasa yang sama sangat dipengaruhi oleh pengalaman kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan sebelumnya. Klinik umum di RS.Bhineka Bakti Husada menduduki urutan keenam dengan persentase kunjungan pasien lama terendah dibanding 18 poliklinik lainnya. Klinik umum memiliki persentase angka kunjungan pasien lama rendah juga memiliki angka kunjungan pasien lama yang menurun terutama pada tahun 2011-2012. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan persepsi pasien tentang kualitas pelayanan dengan minat kunjungan ulang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Sampel adalah pasien baru di klinik umum yang telah merasakan pelayanan di unit klinik umum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel kehandalan (Pvalue = 0,000), daya tanggap (Pvalue = 0,000), jaminan (Pvalue = 0,000), empati (Pvalue = 0,000) dan bukti fisik pelayanan (Pvalue = 0,000) dengan minat kunjungan ulang. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pasien tentang kualitas pelayanan dengan minat kunjungan ulang. Keywords: persepsi pasien, kualitas pelayanan, minat kunjungan ulan

    Composition of Chicken Liver Nugget to Organoleptic and Hemoglobin Levels in the Efforts to Prevent Adolescent Female Anemia

    Get PDF
    One of the efforts to deal with anemia is through increased consumption of foods that contain lots of iron. The highest iron in animal sources from chicken liver. The purpose of this study was to determine the effect of the composition of chicken liver nugget on Organoleptic and hemoglobin levels in efforts to prevent anemia in the adolescent female. This research was quantitative descriptive research with the pre-experimental design. The sample in the study was 70 teenage female who were 30 respondents as organoleptic respondent and 40 respondents divided into four groups with the intervention of different types of nugget composition. With ten respondents in each group. Data collection was done by measuring preferred consumption from the organoleptic test and the pre and post hemoglobin level consumption of chicken liver nugget. The results of the organoleptic test showed that the majority respondent prefers to consume T2 &nbsp;chicken liver nugget with mean 3.31 which have 20% chicken liver. And the results showed that hemoglobin levels increased after consuming T2 chicken liver nugget by 90% with an average hemoglobin increase of 1.72 gr / dL

    APLIKASI SCREENING OF REPRODUCTIVE HEALTH (SHE) DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI WANITA

    Get PDF
    Anemia, vaginal discharge, menstrual disorders, dysmenorrhea are some of the reproductive health problems experienced by women both on a mild to severe scale. And some can be fatal to death. However, reproductive health problems are not balanced with the level of knowledge by women about the problems experienced. So it is not uncommon, the women only realize after the situation is getting worse. Therefore an information system is needed that can help women early detect reproductive health problems experienced by women, one of them with an expert system. The purpose of this study was to create a Screening of Reproductive Health (SHE) application in an effort to improve Women's Reproductive Health. The research method used the expert system design method by coding and decision tables, making decision trees and flowcharts. conduct stages of data collection in the form of problem domain discussions with experts, literature studies, decision tree discussions with experts and trials to 30 respondents. The results showed that the expert system had been made according to the design and had produced the solutions needed in reproducing reproductive health along with suggestions and recommendations from the diagnosis results.Anemia, keputihan, gangguan menstruasi, dismenorhea merupakan beberapah masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh wanita baik dari skala ringan hingga berat. Dan beberapa dapat berakibat fatal hingga kematian. Akan tetapi, masalah kesehatan reproduksi ini tidak diimbangi dengan tingkat pengetahuan oleh wanita akan masalah yang dialami. Sehingga tidak jarang, para wanita baru menyadari setelah keadaan semakin parah. Oleh sebab itu dibutuhakn sistem informasi yang dapat membantu wanita mendeteksi secara dini masalah kesehatan reproduksi yang dialami wanita salah satunya dengan sistem pakar. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk membuat aplikasi Screening of Reproductive Health (SHE) dalam upaya peningkatan kesehatan Reproduksi Wanita. Metode penelitian menggunakan metode perancangan sistem pakar dengan melakukan pengkodean dan tabel keputusan, membuat pohon keputusan dan flowchart. &nbsp;melakukan tahapan pengumpulan data berupa diskusi domain permasalahan dengan pakar, studi literatur, diskusi pohon keputusan dengan para pakar dan uji coba kepada 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar telah dibuat sesuai dengan rancangan dan telah menghasilkan solusi yang dibutuhkan dalam mencreening kesehatan reproduksi disertai saran dan rekomendasi dari hasil diagnosa

    KETERKAITAN ANTARA KEBUTUHAN (NEED) PELAYANAN KESEHATAN DAN KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN DALAM ERA JKN

    No full text
    Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia sudah dimulai tahun 2014 yang secara bertahap menuju ke Universal Health Coverage tahun 2019. Jumlah penduduk Sidoarjo per Desember 2015 yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan sebesar 824.932 jiwa, atau sebesar 41%% dari total penduduk. Masyarakat yang belum tercover ini menjadi potensi pasar bagi kepesertaan JKN. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kebutuhan (need) pelayanan kesehatan dan keterkaitannya dengan kepemilikan jaminan kesehatan di Era JKN ini. Populasi penelitian ini adalah Masyarakat di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di wilayah kecamatan Krian Sidoarjo sebanyak 200 respoden. Penelitian ini menggunakan insidental sampling, yakni penduduk yang ditemui saat penelitian dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis dengan uji statistik deskriptif dengan metode distribusi frekuensi dan crosstab tabel kepemilikan jaminan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan saat merasa sakit ringan (56%). Pelayanan kesehatan yang dibutuhkan ketika sakit adalah dengan diobati sendiri (32%). Tempat pelayanan kesehatan yang menjadi tujuan responden jika membutuhkan pelayanan kesehatan gawat darurat adalah Puskesmas (56%). Pertimbangan dalam menentukan fasilitas pelayanan kesehatan yang dituju adalah kelengkapan sarana (44%). Kebutuhan utama dalam pelayanan medis di rumah sakit adalah adanya dokter umum (62%). Kebutuhan utama dalam pelayanan non medis di rumah sakit adalah keramahan petugas (52%). Keunggulan utama dalam pelayanan gawat darurat adalah penanganan yang cepat (40%). Hasil crosstab tabel antara kebutuhan pelayanan kesehatan dengan kepemilikan jaminan kesehatan menunjukkan hasil yang seiring dengan hasil perhitungan distribusi frekuensi

    KUALITAS ANTENATAL CARE DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL

    No full text
    One of the efforts to improve health of pregnant women is ensure that pregnant women routinely carry out antenatal care. The motivation of pregnant women to carry out routine pregnancy checks needs to be balanced with quality Antenatal Care (ANC) so that pregnant women are satisfied and motivated to make the next visit. The results of Banyuputih Public Health Center reported &nbsp;for the past three years showed that K4 visits have decreased. Especially in 2016 to 2017, from 106% to 68%. So it is important to do research quality of ANC with satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of ANC services and the satisfaction of pregnant women in Banyuputih Public Health Center in Situbondo District in 2018. This research method was quantitative with cross sectional design. The population in this study were pregnant women who had performed ANC services at Banyuputih Health Center during 2018. The sample in this study were 61 people. Data collection was done using primary and secondary data. This research instrument was a questionnaire using a Likert scale. Data analysis was performed using chi square test. The results showed that there was a relationship between service quality, dimensions of Reliability (0,000), Responsiveness (0,007), Assurance (0,016), Emphaty (0,001) and Tangible (0,016) with patient satisfaction &nbsp;Keywords : Quality, Antenatal Care, Satisfaction ABSTRAK Salah satu upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil adalah dengan memastikan ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Motivasi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin perlu diimbangi dengan pelayanan&nbsp;Antenatal Care (ANC)&nbsp;yang berkualitas agar ibu hamil puas dan termotivasi untuk melakukan kunjungan berikutnya. Hasil laporan Puskesmas Banyuputih selama tiga tahun terakhir menunjukkan kunjungan K4 mengalami penurunan. Khususnya pada tahun 2016 ke 2017 yaitu dari 106% menjadi 68%. Sehingga penting dilakukan penelitian tentang kualitas pelayanan ANC dengan kepuasan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan&nbsp;ANC&nbsp;dengan kepuasan ibu hamil di Puskesmas Banyuputih Kabupaten Situbondo Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain&nbsp;crosssectional.&nbsp;Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang telah melakukan pelayanan ANC di Puskesmas Banyuputih selama tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner menggunakan skala likert. Analisi data dilakukan menggunakan uji&nbsp;chi square.&nbsp;&nbsp;Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kualitas pelayanan yaitu dimensi&nbsp;Reliability&nbsp;(0,000),&nbsp;Responsiveness&nbsp;(0,007),&nbsp;asssurance&nbsp;(0,016),&nbsp;Emphaty&nbsp;(0,001) dan&nbsp;Tangible&nbsp;(0,016) dengan kepuasan pasien. &nbsp;Kata kunci : Kualitas,&nbsp;Antenatal Care, Kepuasan &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp

    PELATIHAN PEMBUATAN CAMILAN SEHAT KOKOA-MORINGA OLEIFERA (KOMO) DESA SUMBEREJO DAN SUMBERANYAR

    Get PDF
    Pelatihan pembuatan camilan sehat Kokoa Moringa Oleifera (KOMO) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pembuatan camilan sehat dalam penanganan anemia sehingga kelompok mitra dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu hamil anemia yang masih banyak terjadi di wilayah mitra. Metode yang ditawarkan adalah musyawarah untuk pengkapasitasan anemia dan penanganannya, pelatihan praktik pembuatan KOMO, manajemen usaha dan marketting serta pendampingan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan kedua mitra memiliki pengetahuan tentang anemia dan penanganan anemia serta keterampilan pembuatan camilan sehat KOMO. Camilan sehat KOMO dibuat dalam 4 ukuran yaitu bar kecil, sedang, besar dan toples. Camilan sehat KOMO terdiri dari 4 varians yatu original, mente, almond dan mint. Camilan sehat KOMO diperjualbeikan di rumah produksi masing-masing mitra, di posyandu dan kelas ibu hamil serta bekerjasama dengan Puskesmas, Bidan Praktek Mandiri, Praktik dokter, koperasi bumdes, koperasi pesantren dan kepada reseller. Secara otomatis dengan pengabdian masyarakat ini kelompok mitra juga menjadi produktif secara ekonomi, yang awalnya tidak produktif secara ekonomi

    Pencegahan Anemia Santri Putri Melalui Perbandingan Konsumsi Suplementasi Tablet Tambah Darah Dengan Kapsul Serbuk Moringa Oleifera Leaf

    No full text
    Anemia is a common health problem, especially in developing countries. Anemia in adolescent girls is a risk of physical and mental dysfunction, and can increase the risk of interference during pregnancy later. One of the efforts that can be done in overcoming anemia is iron supplementation. However, this program has not run optimally and the supplemental blood supplement tablet given needs to be re-evaluated considering that it is a chemical product which is certainly not good if consumed regularly for the kidneys. So it is necessary to develop products that are safer for regular consumption. The purpose of this study was to determine the comparison of the consumption of supplementation with blood-added tablets and capsules of Moringa Oleifera Leaf powder in the prevention of anemia in adolescent girls at Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo. This research was a quantitative study with a True Experiment design. The research was conducted for 10 months in 2020. The sample in this study consisted of 30 girls each, both in the intervention and control groups. The instruments in this study were 1) observation sheet of observation result of hemoglobin level, 3) observation sheet of nutrition recall and length of sleep to control bias, 4) Set of Quick Check brand Hemoglobin Test, respondent\u27s blood, alcohol swab, blood lancet. Data analysis was performed using univariate and bivariate (Wilcoxon) tests. The results showed that there were differences in the consumption of supplementation with blood-added tablets and capsules of Moringa Oleifera Leaf powder in the prevention of anemia in adolescent girls at Salafiyah Syafiiyah Sukorejo boarding school (Pvalue 0.047). Keywords: Anemia, Blood Added Tablet Supplementation, Powder Capsule Moringan Oleifera Leaf ABSTRAK &nbsp; Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi terutama di negara&nbsp; berkembang. Anemia pada remaja putri merupakan risiko terjadinya gangguan fungsi fisik dan mental, serta dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada saat kehamilan nantinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam penanggulangan anemia adalah dengan suplementasi zat besi. Akan tetapi program ini belum berjalan maksimal dan supmenen tablet tambah darah yang diberikan perlu dievaluasi ulang mengingat merupakan produk kimia yang tentu kurang baik jika dikonsumsi secara rutin bagi ginjal.Sehingga perlu dilakukan pengembangan produk yang lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan konsumsi suplementasi tablet tambah darah dan kapsul serbuk Moringa Oleifera Leaf dalam pencegahan anemia remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain True Eksperimen. Waktu penelitian dilakukan selama 10 bulan pada Tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari&nbsp; masing-masing 30 remaja putri baik kelompok intervensi maupun control. Instrumen dalam penelitian ini yaitu 1) lembar observasi hasil pengamatan Kadar Hemoglobin, 3) Lembar observasi recall gizi dan lama waktu tidur untuk mengontrol bias, 4) Set alat Hemoglobin Test merk Quick Check, darah responden, alcohol swab, blood lancet. Analisis data dilakukan menggunakan uji univariat dan bivariat (Wilcoxon). Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan konsumsi suplementasi tablet tambah darah dan kapsul serbuk Moringa Oleifera Leaf dalam pencegahan anemia remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo (Pvalue 0,047). &nbsp; Kata kunci: Anemia, Suplementasi Tablet Tambah Darah, Kapsul Serbuk Moringa Oleifera Lea
    corecore