1,721,025 research outputs found
Konseling individu melalui metafora terapeutik video puisi untuk menstabilkan emosi akibat perceraian orangtua pada Siswa SMAN 6 Pontianak
This research aims to determine the effectiveness of individual counseling using the therapeutic metaphor of poetry videos to increase the meaningfulness of life due to parental divorce in students. The specific target to be achieved in this research is to dig deeper into the workings of individual counseling services with poetry videos through appropriate individual counseling steps so that their effectiveness can be seen. To measure the increased meaning of life due to parental divorce in students, emotional stability instruments were used both before and after treatment. This research uses an experimental design with a pretest posttest group design. The instrument given to the sample was an instrument developed by the author himself. In this design there is one group selected by purposive sampling. Based on data analysis, the average pretest value was 101.25 and after being treated, the posttest value was 57.8 with a Wilcoxon signed-rank test Z value of 118.25, with a p value of 0.006, which means the p value is smaller than 0.05. So it can be concluded that Ha was accepted and Ho was rejected, which means individual counseling through the therapeutic metaphor of poetry videos is effective for stabilizing emotions due to parental divorce
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI KOORDINAT MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KONKRET LANTAI RUANG KELAS DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika di kelas VI SD Negeri 03 Pulau Punjung Dharmasraya. Diantara penyebabnya adalah penggunaan alat peraga yang belum optimal dan masih monoton. Media yang biasa digunakan adalah gambar yang dibuat di papan tulis, sehingga kurang menarik perhatian peserta didik. Disamping itu guru juga kurang melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran matematika. Hal tersebut berdampah kepada rendahnya hasil belajar matematika peserta didik. Untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi kordinat, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media konkret lantai ruang kelas. Hasil analisis data dari siklus I dan II peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mengalami peningkatan. Dimana jumlah peserta didik yang tuntas pada siklus I 12 orang (54,9% meningkat menjadi 20 orang (90,9%) pada siklus II.
MINAT MEMBACA MAHASISWA PROGRAM STUDI PG-PAUD FKIP UNTAN PONTIANAK
Interest in reading is not something to be born just like that in a person, but something that belongs to someone for granted, but is something that can be developed. The general objective of this study was to determine the interest in reading students of PG-PAUD FKIP Untan. The results obtained from the research that is done on aspects of the feeling of pleasure with reading activities, students who receive a lower category, namely 11, 26%, being 33.52% and the category is quite high at 36, 54%. Higher category obtained a percentage of 18.68%. That means a low student interest in reading for pleasure with the feelings aspects of the activity of reading. For the aspects of awareness of the importance of reading, students who receive lower categories, namely 9.07%, 12.64%, and the category was quite high at 36.95%. For high category obtained percentage of 41.35%. Judging from the above data, the percentage of these were included in the analysis. Aspects aspects of attention to the activities of students obtained reading books that fall within the low at 7.56%, currently 27.05%, and the category is quite high at 50.13%. Judging from the percentages then being included in the analysis. It can be concluded that the interests of students Prodi PG-PAUD FKIP Untan still low. It is strongly advised Prodi PG-PAUD students in general and students of PG-PAUD force in 2013 specifically to continue to increase interest in reading by way penchant frequently visit the campus library and local libraries to read anything what
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran ICT Berbasis Macroemdia Flash 8 terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fiqh Kelas III di MI Darul Huda Banjarmasin
ABSTRAK
Halida. 2019. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran ICT Berbasis Macromedia Flash 8 terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fiqh Kelas III di MI Darul Huda Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: (I) Syarifah Salmah, M. Pd. I (II) Musyarrafah, S.Pd., M.Pd.I.
Kata Kunci: Pengaruh; media pembelajaran ICT; hasil belajar; peserta didik; materi Fiqh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik menggunakan media pembelajaran ICT berbasis Macromedia Flash 8 pada mata pelajaran Fiqh kelas III di MI Darul Huda Banjarmasin, serta untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan media pembelajaran ICT berbasis Macromedia Flash 8 terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Fiqh di MI Darul Huda Banjarmasin.
Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah eksperimen, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perlakuan ataupun pengaruh (treatment) tertentu terhadap suatu kelompok dengan kelompok lain yang diberikan perlakuan yang berbeda. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequevalent Control Group Design. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yaitu pendekatan yang menggunakan pengukuran dan analisis data statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III di MI Darul Huda Banjarmasin, yang terdiri dari Kelas IIIA dan Kelas IIIB. Sehingga, sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling jenis Purposive Sample, yaitu sampel yang dipilih peneliti meneysuaikan tujuan dari penelitian yang dilakukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Fiqh dengan menggunakan media pembelajaran ICT berbasis Macromedia Flash 8 terdapat perbedaan dengan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Fiqh yang tidak menggunakan media pembelajaran ICT berbasis Macromedia Flash 8. Hal ini berdasarkan hasil analisis pada kelas eksperimen yang menunjukkan nilai rata-rata pre-test 29,17 dan nilai rata-rata post-test 31,94. Sedangkan hasil analisis pada kelas kontrol menunjukkan nilai rata-rata pre-test 34,72 dan nilai rata-rata post-test 43,33. Penggunaan media pembelajaran ICT berbasis Macromedia Flash 8 tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini berdasarkan dengan hasil uji regresi menunjukkan 0,082 yang dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh media Macromedia Flash 8 terhadap hasil belajar peserta didik mata pelajaran Fiqh pada kelas III di MI Darul Huda Banjarmasin
Kemampuan Menyelesaikan Persamaan Kuadrat dengan Faktorisasi Siswa Kelas X MAN 1 Marabahan. Skripsi, Jurusan Tadris Matematika
Halida. 2009. Kemampuan Menyelesaikan Persamaan Kuadrat dengan Faktorisasi Siswa Kelas X MAN 1 Marabahan. Skripsi, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Drs. H. Mubin, M.Ag. (II) Dra. Hj. Sessy Rewetty Rivilla M., M.Pd
Materi persamaan kuadrat dengan faktorisasi termuat dalam pokok bahasan persamaan kuadrat yang disajikan di kelas X semester I. faktorisasi merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan persamaan kuadrat. Dalam menyelesaikan persamaan kuadrat dengan faktorisasi siswa dituntut mengetahui dan memahami konsep faktorisasi dan siswa juga harus terampil. Karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas X MAN 1 Marabahan tahun pelajaran 2008/2009 dalam menyelesaikan persamaan kuadrat dengan faktorisasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasinya adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Marabahan tahun pelajaran 2008/2009 (subjek penelitian) yang berjumlah 108 siswa. Pengambilan data tentang kemampuan siswa menyelesaikan persamaan kuadrat dengan faktorisasi adalah dengan menggunakan instrumen tes yang terlebih dahulu dan reliabilitas. Selanjutnya data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan persentasi dan beracuan pada Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) serta konsep belajar tuntas. Sedangkan pengambilan data tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam menyelesaikan persamaan kuadrat dengan faktorisasi adalah dengan menggunakan angket, wawancara dan observasi.
Dari hasil analisis data diperoleh gambaran bahwa siswa kelas X MAN 1 Marabahan tahun pelajaran 2008/2009, menuntut konsep belajar tuntas secara klasikal belum mampu menyelesaikan persamaan kuadrat dengan faktorisasi berdasarkan taraf penguasaan, berdasarkan banyaknya soal yang dijawab benar dan berdasarkan langkah pengerjaan. Adapun faktor-faktor seperti faktor minat siswa, aktivitas siswa, pengajaran guru dan fasilitas yang dimiliki siswa dalam penelitian ini kurang berpengaruh terhadap kemampuan siswa menyelesaikan persamaan kuadrat dengan faktorisasi
TEKNOLOGI MINERAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA 2009 POLA PENYEBARAN LAPISAN BATUBARA FORMASI WARUKIN ATAS BERDASARKAN DATA PERMUKAAN DAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH SHABAH DAN SEKITARNYA KECAMATAN LOKPAIKAT KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN
Daerah kegiatan eksplorasi secara administrasi terletak di Desa Shabah, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Propinsi Kalimantan Selatan yang berada pada batas koordinat 115o12’04” BT – 115o15’00” BT dan 2o57’00” LS – 2o54’55” LS, dengan luas daerah telitian kurang lebih 1,6 km2. Daerah telitian ini merupakan daerah konsesi PT. Bhumi Rantau Energi yang dikelola oleh PT. Kalimantan Prima Persada. Tersusun atas 4 satuan batuan yaitu satuan batupasir karbonan, satuan batupasir, satuan batulempung karbonan, satuan batulempung dengan dua bentukan lahan geomorfik yaitu perbukitan terdenudasi berlereng menengah (D1) dan perbukitan terdenudasi berlereng rendah (D2).
Daerah telitian termasuk dalam Formasi Warukin Atas, pada Cekungan Barito, dan terbentuk pada lingkungan pengendapan Transisi yang terbentuk pada Kala Miosen Tengah – Miosen Akhir. Di daerah telitian tidak ada struktur geologi yang berkembang baik berupa lipatan maupun sesar.
Kemiringan lapisan batubara pada daerah telitian berdasarkan data singkapan menunjukkan kemiringan yang bervariasi antara N 28oE – N 42oE dengan arah relatif baratlaut. Berdasarkan kedudukan singkapan dilapangan dan hasil data pemboran, daerah telitian memiliki pola kemenerusan relatif berarah baratdaya – timurlaut. Dari pola kontur peta isopach, singkapan dan data pemboran dapat dilihat bahwa penyebaran ketebalan batubara umumnya relatif berarah baratdaya – timur laut dan umumnya mengalami penipisan lapisan batubara relatif kearah timurlaut. Dari hasil data pemboran yang berupa data coring, seam A mempunyai ketebalan yang berkisar antara 18,35 – 23,75 meter, seam B mempunyai ketebalan antara 2,7 – 25 meter, seam C dengan ketebalan yang berkisar antara 4,20 – 10,8 meter ketebalan seam D antara 9,75 – 32,6 meter dan ketebalan seam E antara 2 – 10,65 meter. Lapisan batubara di daerah telitian terbentuk pada lingkungan rawa (swamp) dan backswamp yang diendapkan pada lingkungan Upper Delta Plain-Fluvial sampai Transtitional Lower Delta Plain. Lapisan batubara pada lingkungan transisi umumnya tersebar meluas dengan kecenderungan agak memanjang sejajar dengan jurus pengendapa
Profesionalisme Guru dan Kontribusinya dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik MTs Yapis Polewali Kabupaten Polewali Mandar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: a)profesionalisme guru diMTsYapis Polewali Kabupaten Polewali Mandar, b)prestasi belajar peserta didik diMTs Yapis Polewali Kabupaten Polewali Mandar,dan c)bentuk kontribusi profesio-nalisme guru dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik di MTs YapisPolewali Kabupaten Polewali Mandar.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang mengungkap situasisosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar yang dilakukan diMTs Yapis Polewali Mandar.Penelitian ini menggunakanpendekatan pedagogis,normatif teologis dan pendekatan psikologis. Adapun sumber data penelitian iniadalah sumber data primer (guru-guru dan peserta didik MTs Yapis Polewali Kab.Polewali Mandar) dan sumber data sekuder(refrensi dan dokumen-dokumen keadaanguru, peserta didik dan keadan sarana dan prasarana di MTs Yapis Polewali Kab.Polewali Mandar
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme guruyang ada diMTs Yapis Polewali Kabupaten Polewali Mandardapatdilihat dari beberapa aspekyaitu aspek kompetensi pedagogikdimana guru telah mengejewantahkan kemam-puannya mulai dari perencanaan yang baik, pelaksanaan pembelajaran serta penggu-naan metode mengajar yang bervariasi. Selain itu,guru sudah menguasaikelas sertapemahaman pembelajaran yang menyenangkan terhadap peserta didik. Adapun gam-baran prestasi belajar peserta didik di MTs Yapis Polewali. Kab. Polewali Mandarsangat beragam tergantung motivasi prestasi belajar pesertadidik. Sertakontribusiguru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik MTs YapisPolewali di tunjuk-kandengan cara waktu yang dicurahkan untuk kegiatan profesional, kesesuaian anta-ra keahlian dengan pekerjaan dan memahami kurikulum.
Berdasarkan hasil penelitian dankesimpulan yang telah penulis paparkan,dalam upaya penerapan pembelajaran yang efektif untuk menghasilkan prestasibelajar oleh peserta didik di MTs Yapis Polewali dan kontribusi profesionalismeguru pengembangannya dapat dikemukakan sebagai berikut. Hal ini berimplikasipada beberapa hal yaitu: Perlu adanya upaya guru untuk senantiasa meningkatkanprofe-sionalitasnya. Penerapan pembelajaran yang berkualitas merupakan tanggungjawab bersama semua stakeholder pendidikan. Kepada guru untuk senantiasaberusaha meningkatakan kinerjanya dalam menjalankan tugas sehari-hari di sekolahagar tuju-an pendidikan pada pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai.Kepala seko-lah dan guru disarankan untuk senantiasa membina hubungan baik,sehingga tujuan pendidikanpada peserta didik dapat tercapai secara optimal
Pengaruh Kualitas Layanan Mobile Banking dan Religiusitas terhadap Keputusan menjadi nasabah pada Bank Syariah Indonesia di Kota Banjarmasin
Dengan munculnya teknologi informasi dan komunikasi, layanan mobile
banking telah menjadi salah satu sarana utama bagi bank untuk memperluas
jangkauan layanan mereka dan memperbaiki pengalaman pelanggan. Di sisi lain,
sebagai lembaga keuangan yang berbasis pada prinsip-prinsip Islam, religiusitas
juga mungkin memainkan peran penting dalam keputusan konsumen untuk
bergabung dengan bank syariah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
menyelidiki hubungan antara kualitas layanan mobile banking dan tingkat
religiusitas dengan keputusan individu untuk menjadi nasabah pada Bank Syariah
Indonesia.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
metode penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data
dikumpulkan melalui kuesioner atau angket yang disebarkan, kemudian dianalisis
menggunakan SPSS versi 22 untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan mobile
banking dan religiusitas terhadap keputusan menjadi nasabah pada bank syariah di
kota banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kualitas layanan mobile
banking (X1) dan religiusitas (X2) memiliki pengaruh secara simultan terhadap
keputusan menjadi nasabah (Y) di Bank Syariah Indonesia di Kota Banjarmasin.
Kedua, kualitas layanan mobile banking (X1) memiliki pengaruh secara parsial
terhadap keputusan menjadi nasabah (Y) di Bank Syariah Indonesia diKota
Banjarmasin, sedangkan religiusitas (X2) tidak memiliki pengaruh secara parsial
terhadap keputusan menjadi nasabah (Y) di Bank Syariah Indonesia diKota
Banjarmasi
Analisis Nilai Moral Pembiasaan Pengucapan Terima Kasih Pada Anak Usia 4-5 Tahun di Kecamatan Pontianak Kota
Penanaman nilai agama, moral, disiplin dan afeksi yang dalam program pendidikan Taman Kanak-kanak yang disingkat dengan TK dimasukkan dalam bidang pembentukan perilaku merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak di TK, sehingga aspek-aspek perkembangan tersebut diharapkan berkembang secara optimal. Tujuan yang hendak dicapai dengan penanaman nilai-nilai/ pembentukan perilaku tersebut dilakukan melalui pembiasaan dalam rangka mempersiapkan anak sedini mungkin mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari oleh nilai agama dan moral sehingga dapat hidup sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat. Salah satu diantaranya adalah membiasakan mengucapkan terimakasih ungkapan rasa syukur kepada diri Tuhan dan kepada oranglain yang telah memberikan kebahagiaan lahir dan bathin. Berdasarkan hasil penelitian, maka Penanaman Nilai Moral Berupa Pembiasaan Anak Usia 4-5 Tahun Di Kecamatan Pontianak Kota Untuk Mengucapkan Terima Kasih, secara keseluruhan 69,52%. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai moral dalam pelaksanaan pembiasaan pada anak untuk mengucapkan terima kasih dilakukan oleh orang tua adalah keluarga, sekolah, dan pengaruh teman sebaya/lingkungan. Upaya yang dilakukan orang tua untuk membiasakan anaknya mengucapkan terima kasih yakni dengan cara menjadi contoh teladan bagi anak seperti mengucapkan terima kasih kepada anak apabila anak telah melakukan perbuatan yang baik dan mau menolong orang tuanya begitu juga di sekolah, orangtua selalu mengingatkan anak untuk berterima kasih saat memperoleh sesuatu baik dari Tuhan maupun dari orang lain, membacakan cerita teladan tentang pembiasaan mengucapkan terima kasih
- …
