1,721,044 research outputs found
Evaluasi Kegiatan Indonesia Congress of Muslim Students 2014 Hizbut Tahrir Indonesia
The research to find out the evaluation activities of Special Event in Indonesia Congress of Muslim Students (ICMS) held by Hizbut Tahrir Indonesia especially evaluation of input, process and outcome. This evaluation performed because of the habits in organizing activities by the organization that never concern to the evaluation results from previous activities because the evaluation activities considered as formalities. The method used in this research is descriptive qualitative. The result of the research shows that the process of input evaluation were discussion of accountability report and finance of the event, evaluation of process discussing problems and handling during the implementation of the event, and evaluation of outcome done by monitoring and polling media. This evaluation has an impact on improving the quality of HTI activities in the future
IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI KESEHATAN TWO STEP FLOW COMMUNICATION DALAM MENYEBARKAN INFORMASI KESEHATAN IBU DAN JANIN MELALUI PARA DUKUN BERANAK DI JAWA BARAT
Abstrak Penelitian bertujuan untuk: Menggambarkan tujuan dan sebab pemilihan yang dilakukan ibu hamil untuk tetap mendatangi dukun beranak, Menggambarkan pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu, Menggambarkan harapan yang dimiliki oleh ibu hamil dalam proses pemberian informasi dan pelayanan kesehatan, Menggambarkan perbandingan kredibilitas dukun beranak dan bidan desa berdasarkan penilaian ibu hamil, Menghasilkan isi dan pengemasan pesan dalam mempersuasi ibu hamil dalam meningkatkan kredibilitas bidan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan metode studi kasus deskriptif. Adapun penentuan sampel menggunakan teknik purposif. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: Tujuan untuk tetap mendatangi dukun beranak yang dilakukan oleh ibu hamil di daerah pedesaan di Jawa Barat, adalah untuk memperoleh pelayanan Pijat bayi, Memandikan dan belajar mengurus bayi sampai cuplak puser, Gedog, Membetulkan posisi bayi sungsang dalam kandungan, dan pijat kandungan selepas melahirkan. Pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu meliputi aspek komunikasi verbal dan non verbal. Sedangkan harapan yang dimiliki oleh ibu meliputi: akses dan transportasi, biaya, Peralatan, Pelayanan, Obat-obatan dan Jumlah tenaga Bidan. Perbandingan kredibilitas, secara keseluruhan aspek kompetensi, karisma, sarana pelayanan kesehatan, peralatan dan obat-obatan yang diberikan bidan desa mendapat penilaian yang lebih besar dari ibu hamil di pedesaan dibandingkan dukun beranak. Namun karakter dukun beranak dianggap lebih baik dibandingkan karakter bidan desa. Pesan yang efektif untuk mempersuasi ibu hamil guna meningkatkan kredibilitas bidan desa yaitu penekanan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan bidan desa kepada masyarakat merupakan pelayanan kesehatan yang menjamin faktor kebersihan, kenyamanan, lengkap, profesional dan gratis. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah para bidan desa sebaiknya lebih mengembangkan kemampuan untuk lebih memahami karakteristik masyarakat setempat dimana ia ditugaskan.
Evaluasi Kegiatan Indonesia Congress of Muslim Students 2014 Hizbut Tahrir Indonesia
The research to find out the evaluation activities of Special Event in Indonesia Congress of Muslim Students (ICMS) held by Hizbut Tahrir Indonesia especially evaluation of input, process and outcome. This evaluation performed because of the habits in organizing activities by the organization that never concern to the evaluation results from previous activities because the evaluation activities considered as formalities. The method used in this research is descriptive qualitative. The result of the research shows that the process of input evaluation were discussion of accountability report and finance of the event, evaluation of process discussing problems and handling during the implementation of the event, and evaluation of outcome done by monitoring and polling media. This evaluation has an impact on improving the quality of HTI activities in the future
Media Substitusi Pembelajaran Dalam Upaya Peningkatan Kualitas SDM Melalui Kegiatan Humas Internal
Upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas SDM-nya melalui
kegiatan pendidikan dan latihan, mulai mengalami perubahan. Kini pihak korporat lebih memilih metode e-learning karena dianggap lebih efektif dan efisien dari segi dana, waktu, tempat dan tenaga. Namun implementasi e-learning sebagai metode pembelajaran substitusi menghadapi beberapa kendala, di antaranya : adanya keinginan dari sebagian karyawan yang lebih menyukai model pembelajaran konvensional melalui tatap muka dalam kegiatan Diklat dengan alasan sekalian refreshing (penyegaran), handycap kemampuan penggunaan teknologi di antara karyawan, efektivitas hasil pembelajaran melalui elearning yang masih harus diuji, kekhawatiran akan munculnya sikap asosial di antara karyawan ataupun sebagian materi pembelajaran masih sulit untuk diterapkan dalam e-learning, misalnya yang menyangkut materi praktek dan aplikasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, PR dapat memberdayakan diri melalui peranannya sebagai communication technician (teknisi komunikasi) ataupun communication manager (manajer komunikasi). Adapun jenis kegiatan yang dapat dilakukan PR untuk menangani setiap kendala yang ada dapat berupa komunikasi melalui media publisitas bagi publik internal, komunikasi interpersonal yang dianggap membutuhkan penanganan khusus, melakukan riset PR serta
berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta yang telah dikumpulkan. Selain itu PR juga dapat berpartisipasi dalam proses sosialisasi e-learning di korporat dengan cara mengklasifikasikan materi pembelajaran yang akan diakomodasi oleh metode e-learning bersama-sama dengan provider yang telah ditunjuk oleh perusahaan. Untuk itu seorang PR dituntut untuk memiliki pengetahuan yang komprehensif mengenai semua informasi yang menyangkut perusahaannya
CACAT DAN PRESTASI MELALUI PENGALAMAN KOMUNIKASI ATLET PENYANDANG CACAT
The objectives of this dissertation entitled Disabilities and Achievement through the Communication Experiences of Disabled Athletes were to understand the meaning of disabilities, the status as excelled athletes, and the communication experience from the perspective of those excelled disabled athletes. The interpretation also derived from the meaning construction process which involved the interaction between those athletes and the surrounding neighborhood. This research used qualitative approach with the constructivism paradigm and phenomenological form of study. The subjects were excelled athletes with disabilities which were purposively selected. Data were collected through in depth interviews, participative observations, and literature studies. The results of this research revealed that the interpretation about disabilities which was acquired by excelled disabled athletes was developed by their awareness, emotions and treatments they received. These factors were then constructed as a set of experience. The set led them to find their own terms which became their particular preferences. Meanwhile, the meaning of their status as excelled athletes was developed through some motives, efforts, follow up actions and interactions with some people who were regarded to have significant roles in their achievement, and also treatments they received after they became so-called excelled athletes with disabilities. Excelled athletes with disabilities interpreted their unique condition from the perspective of terminology, characteristics, effects, advantages, and positive consequences they have from the disabilities. The status itself was regarded as a social identity which distinguished them from the other disabled people. It brought them became individuals who gained more respects and regarded as people with a better quality of life which could be taken as significant raw models. Furthermore, the communication experiences between the athletes and their neighborhood were influenced by their positive and negative experience while communicating each other, and were also resulted from the interactions with relatives, institutions, and people within the society where they mostly live
OPTIMALISASI KEGIATAN PROMOSI MELALUI GRUP WhatsApp (WAG) DALAM MENJARING CALON PESERTA PESANTREN KILAT
Penelitian ini bermaksud mengungkap tentang tata langkah dalam pelaksanaan kegiatan promosi yang dilakukan oleh lembaga pendidikan X dalam upaya mempublikasikan kegiatan pesantren kilat, sebagai kegiatan unggulan yang ditawarkan lembaga pada bulan ramadhan. Hal khusus yang menarik untuk diamati adalah, adanya penggunaan grup whatsApp sebagai media promosi satu-satunya yang digunakan oleh penyelenggara kegiatan. Namun demikian, upaya promosi yang dilakukan lembaga dengan dana minimalis ini mampu berjalan secara efektif, hal ini disebabkan target peserta yang ditetapkan penyelenggara dapat dicapai dalam waktu relatif singkat. Hal ini tidak terlepas dari kejelian dan ketepatan strategi promosi dari pihak penyelenggara serta kesesuaian dalam pengemasan informasi sehingga pasar bidikan yang relatif sempit dapat diraih sesuai harapan. Oleh karena itu peneliti bermaksud mengkaji aspek-aspek yang berada di balik kegiatan promosi dengan cara menyebarkan informasi melalui pemanfaatan teknologi komunikasi informasi berbasis internet yang digunakan yaitu grup whatsapp. Penelitian ini menggunakan konsep promosi dan dan penggunaan media sosial dalam kegiatan PR, yang diteliti dengan metode deskriptif dengan cara wawancara dan observasi dengan pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam kegiatan ini
Nilai-nilai budaya soméah pada perilaku komunikasi masyarakat Suku Sunda
Penelitian ini didasari oleh keingintahuan tentang budaya soméah sebagai ciri khas yang melekat pada masyarakat Suku Sunda. Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara spesifik tentang nilai-nilai budaya soméah termasuk implikasi dan aplikasinya pada perilaku komunikasi masyarakat Suku Sunda. Untuk menjawab tujuan tersebut, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan studi etnografi public relations, studi yang berfokus pada kajian budaya dengan pendekatan teori public relations. Penelitian menemukan bahwa budaya soméah mengandung nilai-nilai kerendahan hati, kesopanan dan keramahan. Nilai-nilai tersebut merepresentasikan brand personality masyarakat Suku Sunda. Hal ini selaras dengan filosofi hidup mereka yaitu Soméah Hade ka Sémah yang artinya ramah, bersikap baik, menjaga, menjamu dan membahagiakan setiap orang. Implikasi dan aplikasi nilai-nilai filosofi hidup tersebut terdapat pada setiap perilaku komunikasi yang terjadi secara berulang di lingkungan internal dan eksternal. Perilaku komunikasi dengan menggunakan bahasa punten dan mangga. Bahasa punten mengandung makna kerendahan hati. Sedangkan penggunaan istilah mangga sebagai wujud penawaran, ajakan, mempersilahkan dan permohonan. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat dua aspek yang membuktikan bahwa masyarakat Suku Sunda merupakan pribadi yang soméah, yakni selalu tampil menarik dengan wajah ramah dan murah senyum. Masyarakat Sunda juga memiliki selera humor yang tinggi. Kesimpulannya bahwa budaya soméah sebagai nilai kearifan lokal bertujuan untuk membangun dan menjaga hubungan berbasis budaya
SOURCES AND DISSEMINATION OF INFORMATION IN THE MUSIC COMMUNITY
Message or information is the content or substance of communication activities. Communication activities that occur within the Koes Music Fans Club-Jiwa Nusantara Community, have their own uniqueness. The uniqueness are seen in the aspects of information types, sources of literacy, and communication symbols among Koes Plus Band fans. The purpose of this study is to attempt to describe aspects of the type of information, literacy sources, and communication symbols among members of the Koes Music Fans Club-Soul Nusantara community. The method used is a phenomenological method using the constructivist paradigm. The results of this study are messages or information which is exchanged among KMFC-JN Community members, basically related to the existence of Koes Plus/Koes Bersaudara, which includes music, songs, the song lyrics, personnel, history, musical instruments or instruments used, and so on. Other matters that are often discussed, aside from the Koes Plus/Koes Brothers issue, are about the existence and activities of the Community that has to do with Koes Plus
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
