12,984 research outputs found
Implementasi pengembangan wisata religi Makam Syekh Muhammad Hadi Girikusumo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak
Wisata Religi memiliki makna bagian aktivitas dakwah yang mampu menawarkan wisata baik pada objek dan daya tarik wisata bernuansa agama maupun umum, yang mampu menggugah kesadaran masyarakat ke Maha Kuasaan Allah SWT dan kesadaran agama. Lalu cara mengembangkan daya tarik tersebut menggunakan empat aspek (4A) yaitu: Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary sebagai dasar yang harus diperhatikan dalam penawaran produk pariwisata. Sehingga tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui sejarah makam Syekh Muhammad Hadi Girikusumo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak dan mengetahui Implementasi pengembangan Wisata Religi Di Makam Syekh Muhammad Hadi Girikusumo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana sejarah makam Syekh Muhammad Hadi Girikusumo Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. (2) Bagaimana Implementasi pengembangan Wisata Religi Di Makam Syekh Muhammad Hadi Girikusumo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan obyek penelitianya adalah wisata religi Syekh Muhammad Hadi Girikusumo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Selain itu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan (1) Observasi (2) Wawancara dan (3) Dokumentasi.
Penelitian ini memiliki hasil bahwa wisata religi Syekh Muhammad Hadi Girikusumo sudah mengimplementasikan empat aspek (4A) pariwisata. (1) Attraction yang dimiliki oleh wisata tersebut ialah Makam Syekh Muhammad Hadi Girikusumo, Masjid Baitussalam, Haul Mbah Hadi Girikusumo, dan Masjlis Ta’lim JAMUNA. (2) Amenity yang dimiliki oleh wisata tersebut ialah parkir yang luas, toilet dan tempat wudhu, dan tempat istirahat. (3) Accessibility yang dimiliki oleh wisata tersebut ialah akses menuju makam cukup mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi sekitar 10 menit dari jalan raya Mranggen dan juga jalan menuju ke makam berupa aspal yang masih bagus tanpa ada kerusakan. (4) Ancilliary yang dimiliki oleh wisata tersebut ialah terdapat sukarelawan dari warga sekitar yang bernama AMGI (Anak Muda Girikusumo), juru kunci makam, dan pengelola masjid sebagai pusat informas
Mekah pusat dunia: Hubungan dengan Brunei / Muhammad Hadi Muhammad Melayong
Mekah Pusat Dunia bermaksud bahawa setiap umat Islam di dunia ini akan berkiblatkan Kaabah di Kota Mekah di mana pun ianya berada setiap waktu dan masa bahkan sekiranya ia berkemampuan maka adalah menjadi kewajipannya untuk menziarahi kota suci Mekah al-Mukarammah serta kota Nabi Muhammad SAW di Madīnah al-Munawwarah. Nukilan ini cuba memaparkan sejarah hubungan Alam Melayu khususnya Brunei dengan Mekah sebagai pusat dunia. Bagi umat Islam di Negara Brunei Darussalam hubungan ini telah lama terjalin berlandaskan agama dimana setiap umat Islam yang berkemampuan berkewajipan mengerjakan ibadah haji dan umrah sekurang-kurang sekali seumur hidup. Ibadat haji dan umrah adalah menjadi rukun Islam yang kelima, wajib dikerjakan oleh umat Islam yang memiliki berkemampuan dari segi perbelanjaan dan kesihatan untuk sampai ke Baitullah di tanah suci Mekah serta aman perjalanan, sekali dalam seumur hidup. Perintah wajib menunaikan haji telah termaktub di dalam Al-Quran dan Hadis sebagaimana dalil ayat Al-Quran mengenai ibadah haji yang bermaksud: Dan Allah mewajibkan manusia mengerjakan ibadat haji dengan mengunjungi Baitullah, iaitu sesiapa yang mampu sampai kepada-Nya (Ali ‘Imran, 97)
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY (Brassica rapa L.) DENGAN METODE VERTIKULTUR
MUHAMMAD HADI NAUFAL (2023) : PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY (Brassica
rapa L.) DENGAN METODE VERTIKULTU
Al-Afkar Fi Riwayatai Faridah Hanum Li Sayid Syaikh Al-Hadi wa Zainab Li Muhammad Husain Haikal (Dirasah Muqaranah)
Penelitian ini berjudul Al-Afkar Fi Riwayatai “Faridah Hanum” Li Sayid Syaikh Al-Hadi wa “Zainab” Li Muhammad Husain Haikal (Dirasah Muqaranah). Permasalahan penting yang dikaji dalam penelitian ini adalah gagasan apa saja yang terdapat dalam novel “Faridah Hanum” karya Sayed Syaikh Al-Hadi dan novel “Zainab” karya Muhammad Husein Haikal. adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif teori perbandingan, yang bersumber dari buku-buku ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Ada pun hasil yang didapatkan dalam novel Faridah Hanum karya Sayed Syaikh Al-Hadi dan novel Zainab karya Muhammad Husein Haikal terdapat tiga unsur gagasan yaitu : yang pertama ide-ide filosofis (filsafat), sosial dan politik
Evoke emotion through typography / Muhammad Hadi Anuar
Typography, the design, or selection, of letter forms to be organized into words and sentences to be disposed of in blocks of type as printing upon a page, Typography and the typographer who practices it may also be concerned with other, related matters, the selection of paper, the choice of ink, the method of printing, the design of the binding if the product at hand is a book, but the word typography without modifier most usually denotes the activities and concerns of those most involved in and concerned with the determination of the appearance of the printed page (Warren E. Preece, 2019).A typeface is a collection of letters. While each letter is unique, certain shapes are shared across letters. A typeface represents shared patterns across a collection of letters. Typefaces that are selected for their style, legibility, and readability are most effective when following the fundamental principles of typographic design. A design for a set of characters. A font is the combination of typeface and other qualities, such assize, pitch, and spacing
The Complete Muhammad Ali
Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries
HUKUM MENDENGARKAN MUSIK (STUDI KOMPARATIF ANTARA YUSUF AL-QARADHAWI DAN MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI)
ABSTRAK
Fajrul Hadi (2023) : Hukum Mendengarkan Musik (Studi Komparatif Antara Yusuf Al-Qaradhawi dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani)
Penelitian ini pada skripsi ini bertujuan untuk mengungkap dasar hukum dan metode istinbat menurut Yusuf al-Qaradhawi dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani mengenai musik dalam Islam serta mengetahui pendapat antara kedua tokoh tersebut yang lebih rajih untuk diimplementasikan pada zaman kontemporer. Tujuan lain antaranya ingin mengetahui analisis komparatif antara Yusuf al-Qaradhawi dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani tentang musik dalam Islam.
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualiltatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen pengumpulan data adalah melalui studi dokumentasi atau studi literatur. Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu library research (kajian pustaka) supaya penulis dapat meneliti dan membahas kajian ini secara rinci dan membahas permasalahan ini dengan lebih mendalam. Dengan menggunakan data primer yaitu daripada kitab-kitab seperti Halal dan Haram dalam Islam, Fatwa-fatwa Terkini, manakala data sekunder yang merupakan data pelengkap atau pendukung yang diperoleh melalui buku-buku, jurnal dan juga artikel-artikel.
Maka di dalam skripsi ini, Yusuf al-Qaradhawi memberi pendapat bahwa musik dalam Islam itu hukumnya mubah (dibolehkan) sebagaimana selari dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh syara‘. Adapun di sisi Muhammad Nashiruddin Al-Albani, beliau berpendapat bahwa musik itu hukumnya haram atas dasar membawa kepada kelalaian. Dalam mendatangkan fatwa tersebut maka kedua tokoh ini mempunyai dasar dan hujah mereka yang tersendiri sebagai sokongan dan dukungan ke atas pendapat mereka.
Kata Kunci : Yusuf al-Qaradhawi, Muhammad Nashiruddin Al-Albani, Hukum Mendengarkan Musik
Epistemologi fiqh Indonesia : analisis pemikiran Tengku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy / Liswan Hadi
Epistemologi Fiqh Indonesia: Analisis Pemikiran Tengku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy: Untuk mendapatkan kajian yang mendalam dan memuaskan serta ilmiah, suatu hakikat ilmu ataupun disiplin tertentu perlu dilihat dari aspek epistimologi disiplin tersebut, hal ini bersesuaian dengan takrif dan ruang lingkup epistemologi yang menyelidik asal usul, sumber, sifat dan kaedah suatu ilmu tersebut. Antara kajian tersebut ialah kajian epistemologi fiqh Indonesia Hasbi ash-Shiddieqy. Objektif kajian ini adalah menganalisis epistemologi fiqh dan pendekatan serta metodologi pemikiran hukum Islam menerusi pandangan Tengku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy dalam teori fiqh Indonesia. Dari segi metodologinya, disertasi ini lebih menjurus kepada kajian perpustakaan (library research) iaitu dengan merujuk beberapa literatur dan karya-karya Hasbi ash-Shiddieqy. Di samping karya Hasbi ash-Shiddieqy tersebut, terdapat bahan rujukan lain yang relevan dengan kajian ini yang dikenali sebagai literatur sekunder. Kajian ini telah mendapati bahawa pembaharuan hukum Islam Indonesia yang dicadangkan oleh Tengku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy, ianya menekankan kepada keperluan melakukan ijtihad dengan mengambil kira permasalahan tempatan dan isu semasa di Indonesia. Oleh kerana itu, ulama moden Indonesia perlu mengambil kira konteks tempatan sebagai pertimbangan utama mereka dalam melakukan ijtihad. Melalui pendekatan ini, transformasi hukum Islam dapat dilakukan. Untuk merealisasikan ijtihad yang membawa kepada maslahat manusia, menurut pandangan Hasbi, ijtihad wajib mengambil kira kepada asas maslahah mursalah. Dengan mengambil kira konsep maslahah, maka hukum Islam dapat berjalan seiringan dengan nilai semasa dan setempat, khasnya di Indonesia
- …
