204,215 research outputs found

    Geotechnical Engineering 111: GENG 3/0

    No full text
    Examination on Geotechnical Engineering 111: GENG 3/0, Jan Supp 201

    PENYIMPANGAN GENG DESA

    No full text
    Pedesaan merupakan satu kesatuan wilayah yang berbeda dengan perkotaan. Masyarakat desa merupakan masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat, yang hubungan antar warganya masih mempunyai hubungan yang mendalam, dan masih berkelompok berdasarkan sistem kekeluargaan. Dibalik semua itu ada satu fenomena yang jauh dari identitas masyarakat pedesaan yakni adanya geng desa. Geng desa merupakan geng yang berbasis pada desanya masing-masing, dalam penelitian kali ini mengambil salah satu geng desa yakni genpocker yang merupakan geng tertua dan terkuat didaerah ujung pangkah. Genpocker sebagai geng melakukukan penyimpangan social sehingga terjadi labeling dari masyarakat. Tujuan dari peneleitian ini adalah untuk mengetahui labeling yang di lakukan masyarakat, mengambil lokasi di Desa Ujung pangkah, Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dan menggunakan prespektif labelling dari Edwin M lemert. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, kategorisasi data, dan dianalisis menggunakan teori labelling dari Edwin M lemert. Hasil penelitian menunjukan bahwa akibat adanya labelling dari masyarakat mengkibatkan genpocker melakukan penyimpangan sekunder. Kata Kunci: Pedesaan Geng Desa, Labelling

    Geotechnical Engineering: GENG 2/0

    No full text
    Examination on Geotechnical Engineering: GENG 2/0, July Supp 201

    Come tradurre Milo De Angelis

    No full text
    The section presents the Chinese translation of four poems by Milo De Angelis, who is among the best Italian contemporary poets. The poems are taken from the collection "Incontri e agguati" (Mondadori, 201 5). The texts are both in Italian and Chinese in parallel text. Yang Lin, with the help of Geng Jiang (Chinese musician and poet), took care of the translation. The section opens with a note made by the translation group that analyses the processes of the transposition of the dense poetic language of De Angelis into the Chinese language. There follows an enlightening letter from Milo De Angelis to the translation group. The four poems in Chinese and Italian complete the section

    Geotechnical Engineering 111: GENG 3/0

    No full text
    Examination on Geotechnical Engineering 111: GENG 3/0, Dec 201

    PERILAKU BELAJAR SISWA ANGGOTA GENG MOTOR (Studi Kasus Pada 2 Siswa di SMP Negeri 1 Marioriwawo)

    No full text
    Dewi Ramadhani, 2012. Perilaku Belajar Siswa Anggota Geng Motor (Studi Kasus pada 2 Siswa di SMP Negeri 1 Marioriwawo). Skripsi. Dibimbing oleh Prof. Dr. H. Alimuddin Mahmud, M. Pd dan Prof. Dr. H. Abdul Salam, M. Si. Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Studi ini menganalisis tentang Perilaku Belajar Siswa Anggota Geng Motor. Masalah penelitian adalah: 1) Bagaimanakah gambaran perilaku belajar siswa anggota geng motor 2) Motif apakah yang ada di balik perilaku geng motor 3) Apakah perilaku geng motor berdampak pada perilaku belajar siswa 4) Bimbingan apakah yang relevan diberikan terhadap siswa anggota geng motor. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui gambaran perilaku belajar siswa anggota geng motor 2) Untuk mengetahui motif yang ada di balik perilaku geng motor 3) untuk mengetahui dampak perilaku geng motor terhadap perilaku belajar siswa anggota geng motor 4) Untuk mengetahui bantuan yang relevan diberikan kepada siswa anggota geng motor. Penelitian ini merupakan Studi kasus dengan 2 kasus di SMP Negeri 1 Marioriwawo sebagai informasi kunci dan 3 informan sekunder (orang tua kasus, guru pembimbing kasus, dan wali kelas kasus). Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan teknik analisis adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu: 1) Gambaran perilaku belajar siswa yang terlibat geng motor adalah kurang inisiatif dalam belajar, tidak memperhatikan pelajaran, dan tidak menggunakan waktu luang untuk belajar di rumah 2) Motif dibalik perilaku geng motor merupakan manifestasi dari sikap anggotanya yang berusaha mencari perhatian dan pengakuan yang ditunjukkan dengan perilaku-perilaku yang menyimpang 3) Dampak perilaku geng motor terhadap perilaku belajar siswa adalah ketidakpedulian terhadap pelajaran, kurang menunjukkan keseriusan dan tidak adanya waktu untuk belajar dengan baik 4) Bimbingan yang diberikan terhadap siswa yang terlibat geng motor (a) pihak sekolah : memberikan pemahaman secara khusus yang ditindak lanjuti dengan pemberian informasi dan latihan manajemen waktu, hasilnya setelah si kasus diberikan informasi dan latihan manajemen waktu, keikutsertaan dalam geng motor berkurang. (b) pihak orang tua : mengontrol dan memperhatikan tingkah laku dan kebiasaan belajar anak di rumah serta memberikan dorongan positif untuk memperbaiki kebiasaan belajar anak

    Peace : Melancholy  [Image no. 13001]

    No full text
    Dimensions: 0.92 x 1.84 m. Copyright Jinyun Geng. Photographer: John Mcrae.For more information about this item, browse to http://hdl.handle.net/102.100.100/503

    Energy : Sand storm  [Image no. 13000]

    No full text
    Dimensions: 1.2 x 2.7 m. Copyright Jinyun Geng. Photographer: John Mcrae.For more information about this item, browse to http://hdl.handle.net/102.100.100/502

    Penertiban Geng Motor di Kota Pekanbaru Tahun 2012 2013 (Studi Kebijakan Ketertiban Umum Pemerintah Kota)

    No full text
    The purpose of this present research was to analyze the Regulation of Geng Motor in Pekanbaru Year 2012-2013 (Study of City Government at Public Policy Procedure). Cruelness which was done by geng motor in Pekanbaru really fidgety society and rise victims, so the researcher interested to analyze the regulation of geng motor. The problems in this research were; what factor because geng motor show up, why perda number 5 year 2002 did not optimal, and why perda was not synergy to prevent public procedure.Qualitative research was used in this research. The collected data were analyzed by descriptive. This research used observation document and interview with informant. The data was primary and secondary from observation and interview.Based on this research of regulation of geng motor in Pekanbaru year 2012-2013 (study of city government at public policy procedure) is suggest that happen because identity crisis of teen, bad influence from age friend, weak of self-control, community and bad environment. Problem of geng motor not only classing public procedure but also include in law area and have to act undoubtful by officers in this problem is policy. Government should do preventive way and policy should do technically.Key note : Regulation, Wisdom, Geng Moto

    FAKTOR KELUARGA DALAM KENAKALAN REMAJA: STUDI DESKRIPTIF MENGENAI GENG MOTOR DI KOTA BANDUNG

    No full text
    Penelitian yang berjudul Faktor Keluarga Dalam Kenakalan Remaja (Studi Deskriptif Mengenai Geng Motor Di Kota Bandung), diharapkan bisa menjelaskan faktor keluarga yang melatarbelakangi fenomena geng motor dan apa saja potensi yang bisa digali untuk pemecahan masalah geng motor khususnya di Kota Bandung. Kegiatan penelitian tentang “Geng Motor” merupakan penelitian deskriptif guna memahami akar penyebab dan potensi pemecahan masalah geng motor di Kota Bandung yang bersumber dari data primer dan sekunder. Sementara pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sumber data terbagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam terhadap informan yang berjumlah empat jenis imforman yang terdiri dari Orang Tua, Guru Sekolah, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Anggota Geng Motor. Selain wawancara penelitian ini juga menggali informasi dari responden yang berjumlah 250 orang yang terdiri dari siswa SLTP dan SLTA dengan alat bantu berupa kuesioner. Sedangkan untuk data sekunder yang melengkapi kajian ini di lakukan pula penelusuran dari berbagai kebijakan atau dokumen yang terkait dengan kajian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor keluarga dapat mendorong remaja dalam berperilaku negatif. Fungsi keluarga lebih banyak pada sisi kurangnya perhatian, pengabaian, dan persoalan penerapan kontrol misalnya aturan yang dierapkan di rumah tidak berjalan efektif atau sebaliknya keadaan tidak teratur karena tidak ada aturan atau hanya terdapat aturan yang lemah. Berbagai kondisi struktural keluarga, tidak idealnya sistem kontrol yang diberikan keluarga, dan minimnya kedekatan remaja dengan orang tua baik secara emosi maupun secara fisik menjadi penyebab anak mencari keluarga baru yang bisa memberinya kebebasan dan merasa dihargai secara individu. Jelas banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan dari geng motor, secara individu dan secara komunitas karena pada dasarnya mereka itu mengerti akan hal yang baik dan buruk sehingga mereka pun mampu mengidentifikasi keahlian mereka sendiri dengan harapan stigma negatif mengenai geng motor yang berkembang di masyarakat bisa berkurang
    corecore