100 research outputs found

    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS V SDN 013 TANJUNG BERULAK KABUPATEN KAMPAR

    No full text
    ABSTRAK Muhammad Firdaus Al Fikri (2022): Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Metode Sosiodrama pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Tanjung Berulak Kabupaten Kampar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa melalui penerapan metode pembelajaran sosiodrama pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Tanjung Berulak Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru dan 20 orang siswa. Objek dalam penelitian ini adalah keterampilan berbicara dan metode sosiodrama. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dan di setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan persentase. Dapat disimpulkan Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan keterampilan berbicara siswa menggunakan metode sosiodrama pada siswa. Sebelum tindakan keterampilan berbicara siswa hanya mencapai hasil 50,5% dengan kategori rendah. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I keterampilan berbicara siswa mencapai 68,5% dengan kategori cukup baik dan pada siklus II keterampilan berbicara siswa meningkat menjadi 88,75% dengan kategori baik. peningkatan keterampilan berbicara melalui metode sosiodrama pada siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V Sekolah Dasar Negeri 013 Tanjung Berulak. Kata Kunci : Keterampilan Berbicara , Metode Sosiodram

    Final Year Project Supervisor Acceptance System (FYPSA) / Muhammad Fikri Mohd Firdaus and Ros Syamsul Hamid

    No full text
    A majority of the final year students in Universiti Teknologi Mara Cawangan Perlis faced with unpleasant issue due to finding the suitable supervisor to finish their final year project. The Final Year Project Supervisor Acceptance System (FYPSA) which is an application that can bring together the student and supervisor by helping them on searching for supervisor, submitting, reviewing, and accepting the final year project request. The goal of this project is making FYPSA based on mobile application for android user to improve the communication between students and supervisor to completing the first phase of final year project which is proposing the project title that usually do manually. The development of FYPSA application used the System Development Life Cycle (SDLC) by implementing the agile model as the methodology. A user acceptance testing was conducted with 30 respondents who are the students in Universiti Teknologi Mara Cawangan Perlis to determine theusability and functionality of the FYPSA by evaluating the questionnaires that were divided into two categories respectively. Results of the system evaluation showed that most of the participant were satisfied with all categories provided. Therefore, FYPSA can assist the student and the supervisor to complete the first phase of final year project run smoothly without taking a lot of time to find and approve the project proposal

    Harverting: easy separate / Amru Ziyad Nafiz Zahare, Muhammad Firdaus Fikri Masud and Ahmad Haikal Ahmad

    No full text
    Malaysia is the country who planting paddy as their main crop due to good environmental and as a main consumption for all people. By the way, the increasing the population tend to decreasing the food resource. From the issue, government will take the data especially for rice paddy to estimate the yield in every state as their reference either the food supply is still insufficient or not. The agency under the government which is Department of Agriculture will estimate the yield every harvesting season. By the way, the process of estimating paddy sometime is not accurate. It is because, the process of separating paddy which make by the Department of Agriculture is by using manual method. As a result, some rice not dissolved and make the data be less aqurate. The purpose of the study is to create the tool that can dissolved all the selected paddy rice. the tool is like a pipe but can be open and close. The method is by opening the tool and put some paddy in it, close and the lastly pull out the paddy. The rice and paddy plant will separate without making any undissolved rice paddy. In conclusion, this will continuously increase and will take percentage of expected count of grains

    Rasionalisme Descartes dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Pembaharuan Islam Muhammad Abduh

    No full text
    Abstrak Peneitian ini bertujuan mengupas tentang paham rasionalisme yang dicetuskan Rene Descartes dan Implikasinya terhadap Pemikiran Pebaharuan Islam Muhammad Abduh. Rasionalisme Rene Descartes merupakan paham yang muncul ditengah kungkungan gereja Kristiani yang dikenal dengan masa skolastik. Paham ini lebih menekankan pada penggunaan akal (rasio) untuk memperoleh sebuah pengetahuan. Tentunya sebagai hasil filsafat, paham rasionalisme sangat berperan penting pada perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, Penulis mencoba mengaitkan dan menampilkan Implikasi antara pemikiran Rasionalisme descartes dan pemikiran pembaharuan dalam islam. Adapun hasil penelitian ini penulis melihat adanya benang merah antara dasar rasionalisme descartes dan pemikiran muhammad abduh bahwa keduanya menjadikan akal sebagai alat untuk melakukan penalaran terhadap suatu kebenaran. Kata kunci : Rasionalisme Descartes, Implikasinya, Pemikiran Pembaharuan         Muhammad  Abduh AbsractThis study aims to explore the understanding of rationalism triggered by Rene Descartes and its implications for Islamic Reformation Muhammad Abduh. Rene's Reneisme Descartes is an understanding that emerged amidst the confines of the Christian church known as the scholastic period. This emphasis is more on the use of reason (ratio) to gain a knowledge. Certainly as a result of philosophy, the notion of rationalism is very important role in the development of other sciences. The method used in this research is descriptive qualitative method, the author tries to link and display the implication between Rationalism thinking descartes and thinking of renewal in Islam. The results of this study the authors see the existence of a common thread between the foundations of descartes rationalism and thought muhammad abduh that both make sense as a tool to make reasoning against a truth. Keywords: Rationalism Descartes, Implication, Thinking Renewal Muhammad Abdu

    Adakah gaya kepemimpinan transformasi memberi kesan keatas keseimbangan kerja dan kehidupan?

    No full text
    Guru adalah aset yang penting bagi memastikan sesebuah sekolah mampu untuk berdaya saing dan mencapai visi dan misi yang ingin dicapai. Kualiti kerja dan kehidupan yang baik dikalangan para guru akan memberikan kebaikan secara langsung kepada sekolah dan juga kepada guru itu sendiri. Namun, konflik antara kerja dan kehidupan akan memberikan kesan secara langsung kepada prestasi kerja dan juga kesihatan mental serta fizikal yang mana memberikan kesan negatif kepada tanggungjawab kerja dan tanggungjawab peribadi. Peranan yang dimainkan oleh pengetua adalah penting dalam memastikan tuntutan kerja dan keperluan peribadi dapat dipenuhi, dengan konflik yang seminimum mungkin di antara kerja dan kehidupan peribadi. Pengetua berperanan dalam memberikan sokongan secara langsung kepada para guru bagi memastikan konflik antara kerja dan hal peribadi dapat diuruskan dengan baik bagi mewujudkan kesejahteraan kehidupan para guru. Kertas cadangan konsep ini kemudiannya akan diikuti oleh satu ujian empirikal di lapangan bagi menentukan perhubungan dan pengaruh gaya kepemimpinan transformasi pengetua ke atas keseimbangan kerja dan kehidupan guru-guru

    IMPLEMENTASI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SMA IT DAAR EL FIKRI MESUJI LAMPUNG DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

    No full text
    ABSTRAK Pengambilan keputusan adalah memilih satu dua atau lebih alternatif pemecahan masalah menuju satu situasi yang diinginkan, melalui keputusan atau penetapannya orang berharap akan tercapai suatu pemecahan masalah dari problem yang terjadi. Penelitian ini membahas tentang implementasi pengalaman, wewenang, dan rasional Kepala SMA IT Daar El Fikri Mesuji dalam pengambilan keputusan guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis proses dan implementasi pengalaman, wewenang dan rasional pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Kepala SMA IT Daar El Fikri Mesuji dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif kualitatif dalam. Penulis menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data untuk mengumpulkan data yang komprehensif. Menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dalam metode analisis data. Informasi dalam penelitian ini diperoleh langsung dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Dan Guru SMA IT Daar El Fikri Mesuji. Menggunakan triangulasi sumber untuk menilai validitas data atau uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, Kepala SMA IT Daar El Fikri selalu melibatkan diskusi atau musyawarah dengan wakil kepala sekolah, guru, dan pihak yayasan untuk mencetuskan program-program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Kepala sekolah juga mengadakan rapat rutin setiap dua minggu sekali dengan dewan guru untuk membahas dan mengevaluasi program yang telah dilaksanakan serta merencanakan program baru. Meskipun demikian, Kepala SMA IT Daar El Fikri menghadapi tantangan terkait dengan terbatasnya wewenang, di mana setiap keputusan yang diambil harus disetujui oleh pihak yayasan. Oleh karena itu, dalam proses pengambilan iii keputusan, Kepala Sekolah harus dapat menyatukan mufakat antara keputusan pribadi dan keputusan yayasan. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan selalu mengutamakan rasionalitas melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data dari berbagai pihak, penilaian terhadap alternatif solusi, dan penerapan kebijakan yang dianggap paling efektif. Dengan mengikuti tahapan�tahapan tersebut, keputusan yang diambil akan sesuai dengan masalah yang dihadapi dan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di sekolah. Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Kepala Sekolah, Pengalaman, Wewenang, Rasionalitas iv ABSTRACT Decision-making is the process of choosing one or more alternative solutions to address a problem, aiming for a desired situation. Through the decision or determination, people expect to find a solution to the problem at hand. This study discusses the implementation of the experience, authority, and rationality of the Principal of SMA IT Daar El Fikri Mesuji in decision-making to improve the quality of education. The study aims to describe and analyze the process and implementation of the experience, authority, and rational decision-making conducted by the Principal of SMA IT Daar El Fikri Mesuji in efforts to enhance the quality of education at the school. This study used a qualitative research method with a descriptive qualitative approach. The author employed observation, interviews, and documentation as data collection methods to gather comprehensive information. Data analysis was carried out using data reduction, data presentation, and conclusion drawing methods. The information in this study was obtained directly from the Principal, Vice Principal, and teachers of SMA IT Daar El Fikri Mesuji. Source triangulation was used to assess the data validity or reliability. The research findings showed that in decision-making, the Principal of SMA IT Daar El Fikri always involved discussions or deliberations with the vice principal, teachers, and the foundation to initiate programs that could improve the quality of education. The principal also held regular meetings every two weeks with the teaching staff to discuss and evaluate the programs that had been implemented and plan new programs. However, the Principal of SMA IT Daar El Fikri faced challenges related to limited authority, where every decision made had to be approved by the foundation. Therefore, in the decision-making process, the Principal had to reconcile personal decisions with the foundation's decisions. The decision�making process always prioritized rationality through several stages, including problem identification, data collection from various parties, v assessment of alternative solutions, and the implementation of policies considered most effective. By following these stages, the decisions made would align with the problems faced and help resolve the issues at the school. Keywords : Decision Making, Headmaster, Experience, Authority, Rationalit

    Pendapat Ulama Kabupaten Banjar Tentang Praktik Sanda pada Masyarakat Banjar

    No full text
    Sanda merupakan salah satu tradisi masyarakat Banjar yang dilakukan atas dasar rasa tolong-menolong antar sesama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dua pendapat berbeda mengenai arti dari sanda, ada yang mengartikan sebagai gadai dan pula mengartikan sebagai jual beli “hidup”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat ulama terhadap praktik sanda pada masyarakat Banjar serta alasan dan dasar hukum dari pendapat hukum ulama tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, yaitu salah satu jenis penelitian hukum yang menganalisis dan mengkaji tentang perilaku hukum individu atau masyarakat dalam kaitannya dengan hukum dan sumber data. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Kabupaten Banjar. Objek penelitian yaitu pendapat ulama Kabupaten Banjar terhadap praktik sanda pada masyarakat Banjar. kemudian data tersebut diolah melalui tahapan peninjauan ulang, klasifikasi, verifikasi, dan sistematisasi. Setelah data tersistematisasi, penulis menganalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian dengan tujuh informan menunjukkan bahwa sanda umumnya dilakukan dalam bentuk gadai, namun sering kali barang yang digadaikan dimanfaatkan oleh penerima gadai tanpa izin atau kesepakatan akad, kecuali menurut informan IV yang menyoroti persoalan pelunasan utang dengan kelebihan pembayaran. Dasar hukum yang digunakan meliputi ayat Al-Qur’an (Q.S. Al-Baqarah/2: 283; Ali Imran/3: 54), hadis-hadis Nabi (riwayat Bukhari dan Ahmad), kaidah fikih tentang larangan mengambil manfaat dari utang, serta penjelasan dalam Bughyatu al-Mustarsyidin terkait bai’ul ‘uhdah

    Orang-orang mati Syahid perspektif hadis di dalam kitab Nashāihul Ibād

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hadis mengenai orang-orang yang termasuk mati syahid. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif yang menerapkan studi pustaka, metode syarah hadis pendekatan tahlili. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup Syarah hadis orang-orang yang mati syahid dalam kitab Nashāihul Ibād, orang-orang mati syahid dalam kitab syarah Fathul Bāri , dan kitab syarah bulughul marām, Syarah mengenai tingkatan orang yang berjihad dalam kitab Fathul Bāri , Syarah do’a untuk jihad dan mati syahid bagi laki-laki dan perempuan dalam kitab Fathul Bāri , syarah mati syahid karena membela hartanya dalam kitab syarah bulughul marām, syarah mengurus orang mati syahid dalam kitab Fathul Bāri dan kitab syarah bulughul marām, serta syarah berjihad bagi wanita dalam kitab Fathul Bāri dan bulughul marām. Penelitian ini menyimpulkan bahwa orang yang syahid itu terdapat dua bagian, syahid dunia dan syahid akhirat, orang yang mendapatkan syahid akhirat berupa orang yang mati selain dari terbunuh karena peperangan dan hanya mendapatkan ganjaran pahala syahid, sedangkan orang yang syahid dunia itu mendapatkan tingkatan surga yang lebih tinggi, serta mendapatkan keistimewaan dan rahmat dari Allah swt. Penelitian ini merekomendasikan untuk dilakukan lebih lanjut tentang orang-orang yang mati syahid dalam bentuk metode takhrij hadis dengan pendekatan yang berbeda dan dikembangkan lebih lagi menggunakan studi lapangan guna memperjelas analisa terhadap korelasi hadis dan era zamannya

    Reaksi Pasar Terhadap Dilantiknya Erick Thohir Sebagai Menteri Bumn Studi Empiris Pada Saham Sub Sektor Periklanan Advertising Percetakan Printing Dan Media

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi pasar dengan cara menganalisis adanya perbedaan abnormal return sebelum, saat, dan sesudah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi peristiwa (event study) dan melakukan uji hipotesis dengan menganalisis data numerik dalam perhitungannya. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar sebagai sub sektor periklanan (advertising), percetakan (printing) & media sebanyak 19 perusahaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 perusahaan. Pengambilan sempel penelitian ini menggunakan porposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu berupa data closing price pergerakan harian saham sub sektor periklanan (advertising), percetakan (printing) & media dalam waktu 15 hari perdagangan yang terbagi pada sebelum, saat dan sesudah dilantiknya Erick Thohir sebagai menteri BUMN. Data terebut dikumpulkan dari situs idx.co.id, investing.com dan finance.yahoo.com. Pada penelitian ini menggunakan Paired Sample Test untuk data yang berdistribusi normal dan Wilcoxon Paired Sample untuk data yang berdistribusi tidak norma

    Bimbingan Pra Nikah Untuk Kesiapan Mental Calon Pasangan Suami Istri (Penelitian Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Panyileukan Kota Bandung)

    No full text
    Pernikahan yang harmonis dibangun berlandaskan tuntunan syariat islam, dimana ada hak dan kewajiban suami-istri yang harus di penuhi, pembinaandalam suasan damai tentram dan rasa kasih sayang antar suami isteri, memilikianak sebagai keturunan dari hasil pernikahan yang sah untuk dididik dengan baik.Namun kurangnya pembekalan tentang pernikahan dan persiapan mental jugafisik, yang kurang matang dari calon pasangan suami isteri menyebabkan banyaknya konflik-konflik dalam rumah tangga. Dari masalah yang kecil-kecilsampai masalah yang berujung perceraian. Adakalanya pasangan suami istri itubelum menyadari sepenuhnya peranan dan fungsi masing-masing dalam pernikahan. Maka diperlukannya bimbingan pranikah untuk mempersiapkanmental calon pasangan suami istri. Bimbingan tersebut haruslah dilakukan olehseorang yang berkopete dalam bidang pernikahan, dengan menggunakan metode,materi, dan media bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan klien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pelaksanaan bimbingan pranikah, metode yang digunakan, dan hasil pelaksanaan bimbingan pranikahdalam mempersiapkan mental calon pasangan suami istri.Penelitian ini berangkat dari kurangnya pengetahuan atau pembekalan calon pasangan suami istri tentang bagaimana mempersiapkan mental menjelang pernikahan. Hal tersebut harus diberikan bimbingan yang tepat. Dengan demikianbimbingan pranikah ini bimbingan kepada calon pasangan suami istri denganmelibatkan unsur-unsurnya secara bertahap sebagai proses dalam mempersiapkan mental pasangan suami istri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah motede deskriftifkualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis fakta atau subjek penelitian secara cermat. Sedangkan tehnik pengumpulan data penelitianini dengan menggunakan pengumpulan data primer, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan pranikah memilikiimplementasi positif dalam mempersiapkan mental calon pasangan suami istri, haltersebut terlihat dari hasil pelaksanaan bimbingan pranikah , calon pasangan suami istri yang telah mengikuti kegiatan bimbingan di KUA kecamatanPanyileukan dapat mencapai sebagian besar tujuan dari bimbingan pranikah.Setiap unsur yang terlibat dalam bimbingan pranikah memiliki peran dan fungsi masing-masing guna tercapainya hasil pelaksanaan kegiatan bimbingan yangmaksimal. pembimbing berfungsi sebagi fasilitator bagi klien, materi berfungsisebagai pedoman dan informasi, metode berfungsi untuk memudahkan angkahbimbingan dan waktu berfungsi untuk menunjukan keadaan klien sebelum dansesudah mengikuti bimbingan
    corecore