23 research outputs found
PELAKSANAAN TANK CLEANING MUATAN CRUDE PALM OIL (CPO) UNTUK PEMUATAN FAME DI MT. AS MARINE LIMA
ABSTRAKSI
Rizqullah, Dzaky. 2022. “Pelaksanaan Tank Cleaning Muatan Crude Palm Oil
(CPO) Untuk Pemuatan Fame di MT. AS MARINE LIMA”. Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Capt. Firdaus Sitepu, S.ST, M.Si, M.Mar,
Pembimbing II: Kresno Yuntoro, S.ST, M.M.
Minyak bumi adalah pemasok kebutuhan energi yang sekarang ini mengalami
pengembangan pengolahan dan penggunaan yang cukup maju dan beragam.
Pengolahan minyak bumi sebagai produk kimia telah membuat upaya
pengangkutan dari dan ke negara-negara maju dan berkembang semakin
meningkat. Dilihat dari sifat-sifat baik dari sifat fisika maupun sifat kimianya,
bahan kimia telah memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan bahan-bahan
lain yang dibawa kapal sebagai muatannya. Bahan ini bukan hanya berbahaya bagi
manusia, kapal, dan lingkungan tetapi juga memerlukan penanganan khusus untuk
menjaga kualitasnya selama pemuatan, pembongkaran, dan selama proses
pelayaran yang cukup lama.
Sebagai penanggung jawab pembawa bahan kimia ini, ABK (ABK) juga
dituntut untuk bekerja dengan aman selama proses bongkar muat dan selama
pelayaran. Mualim I sebagai petugas yang ditunjuk langsung untuk menangani
muatan di atas kapal harus mampu merencanakan pemuatan bahan kimia tersebut
dengan baik dan sistematis.
Namun pada kenyataannya masih terjadi keterlambatan proses loading fame
setelah loading CPO. Meskipun kedua muatan tersebut kompatibel, namun jika
prinsip penanganan muatan CPO dan prosedur pembersihan tangki yang digunakan
tidak tepat, maka akan menyebabkan tertundanya proses pemuatan fame. Hasil
analisis menunjukkan bahwa tangki yang berisi kargo CPO terakhir akan
meninggalkan beban sisa yang sulit dibersihkan di ruang kargo, meskipun tangki
yang diperlukan untuk memuat fame adalah tangki yang bersih dan steril
PENGEMBANGAN APLIKASI PESAN INSTAN WHATSAPP DALAM PEMBELAJARAN MICROTEACHING SEBAGAI MEDIA ALAT BANTU BELAJAR MANDIRI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Prosedur pengembangan media sosial Whatsapp sebagai pendukung pembelajaran microteaching, (2) Kelayakan media Whatsapp sebagai alat bantu belajar mandiri untuk pembelajaran microteaching, (3) Seberapa besar efektifitas penggunaan media sosial Whatsapp untuk pembelajaran microteaching. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation (ADDIE). Subjek Penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa microteaching kelas A yang berjumlah 12 orang responden. Data penelitian dijaring menggunakan instrument angket validasi, angket respon mahasiswa calon guru dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian ini adalah: (1) Prosedur secara umum penggunaan Whatsapp sebagai alat bantu pembelajaran microteaching yang meliputi: pendaftaran mahasiswa calon guru di media sosial Whatsapp, Merencanakan materi yang akan diajarkan, latihan mengajar di kelas atau bengkel, pemberian komentar di obrolan grup Whatsapp, dan penilaian hasil latihan mengajar, (2) Media sosial Whatsapp yang dikembangkan sebagai alat bantu pembelajaran microteaching dinyatakan layak atau baik digunakan. Hal tersebut berdasarkan hasil validator ahli media dengan jumlah total skor 120 dengan kategori baik/layak dan respon mahasiswa calon guru memiliki jumlah persentase sebesar 80% terhadap media sosial pesan instan Whatsapp, (3) Penggunaan media sosial pesan instan Whatsapp telah meningkatkan nilai latihan mengajar mahasiswa calon guru. Hal tersebut berdasarkan nilai rata-rata latihan mengajar pertama sebesar 81,25 dengan latihan kedua sebesar 85,42
PEMETAAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS DI WILAYAH HUKUM POLRES MALANG TAHUN 2021 DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING
Kabupaten Malang merupakan kabupaten terbesar kedua di Jawa Timur. Seperti dikutip pada media massa bahwa Kabupaten Malang semakin rawan dengan tindak kriminalitas terutama curat, curas dan curanmor. Hal tersebut dipicu dengan meningkatnya angka kepadatan penduduk, angka kemiskinan, serta adanya kesempatan untuk melakukan tindakan kriminalitas. Dalam kasus ini dilakukan peramalan dengan metode Single Exponential Smoothing beserta adanya Sistem Informasi Geografis (SIG) yang memberikan informasi tentang daerah dengan tingkat kerawanan kriminalitas di wilayah Kabupaten Malang.
Dalam proses pengolahan Sistem Informasi Geografis (SIG) akan dilaksanakan analisis densitas untuk data kejadian kriminalitas yang telah terjadi guna mengetahui kerapatan Tindakan kriminalitas di Kabupaten Malang. Dalam hal ini, analisis juga dilakukan dengan menggunakan metode skoring dan parameter untuk menentukan tingkat kerawanan yang terjadi. Dalam pengolahan dengan metode Single Exponential Smoothing, dibutuhkan data kasus kriminal curat, curas, dan curanmor tahun 2019 dan 2020 untuk mengetahui peramalan pada tahun 2021.
Hasil dari penelitian ini adalah peta tingkat kerawanan, peta persebaran kriminalitas di Kabupaten Malang, serta hasil peramalan tahun 2021. Berdasarkan hasil analisis peramalan tindak kriminalitas, diperoleh akurasi atau nilai MAPE sebesar 32% yang berarti peramalan tersebut masuk dalam kategori layak. Akan tetapi terdapat beberapa data hasil peramalan yang menunjukkan perbedaan dengan data aktual. Dari hasil peramalan tersebut didapatkan jumlah daerah tidak rawan adalah 25 daerah, cukup rawan 3 daerah, rawan 1 daerah dan sangat rawan 1 daerah
PENGEMBANGAN APLIKASI WHATSAPP DALAM PEMBELAJARAN MICROTEACHING SEBAGAI MEDIA ALAT BANTU BELAJAR MANDIRI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan, kelayakan, dan seberapa besar efektifitas penggunaan media sosial Whatsapp untuk pembelajaran microteaching di Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan menggunakan model Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation (ADDIE). Data penelitian dijaring menggunakan instrument angket validasi, angket respon mahasiswa calon guru dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Prosedur secara umum penggunaan Whatsapp sebagai alat bantu pembelajaran microteaching yang meliputi: pendaftaran mahasiswa calon guru di media sosial Whatsapp, Merencanakan materi yang akan diajarkan, latihan mengajar di kelas atau bengkel, pemberian komentar di obrolan grup Whatsapp, dan penilaian hasil latihan mengajar, (2) Media sosial Whatsapp yang dikembangkan sebagai alat bantu pembelajaran microteaching dinyatakan layak atau baik digunakan. Hal tersebut berdasarkan hasil validator ahli media dengan jumlah total skor 120 dengan kategori baik/layak dan respon mahasiswa calon guru memiliki jumlah persentase sebesar 80% terhadap media sosial pesan instan Whatsapp, (3) Penggunaan media sosial pesan instan Whatsapp telah meningkatkan nilai latihan mengajar mahasiswa calon guru. Hal tersebut berdasarkan nilai rata-rata latihan mengajar pertama sebesar 81,25 dengan latihan kedua sebesar 85,42. Kata kunci: Microteaching, Whatsapp, Efektifitas, Sumber Belajar Mandiri
Relevansi Kurikulum SMK Bidang Keahlian Teknik Sepeda Motor Dengan Kompetensi yang Dibutuhkan Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).
Kurikulum SMK berperan penting dalam proses pembelajaran yang nantinya akan membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan oleh IDUKA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) cakupan kompetensi pada kurikulum SMK bidang keahlian Teknik Sepeda Motor; (2) kompetensi tenaga kerja bidang Teknik Sepeda Motor yang dibutuhkan IDUKA di bidang jasa service sepeda motor; (3) relevansi dan kesenjangan kompetensi pada kurikulum SMK bidang keahlian Teknik Sepeda Motor dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh IDUKA di bidang jasa service sepeda motor.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan model evaluasi kesenjangan (discrepancy). Subjek penelitian ini yaitu 13 SMK dan 10 IDUKA bidang jasa service sepeda motor di Kabupaten Pringsewu. Responden penelitian ini terdiri dari 28 guru produktif Teknik Sepeda Motor dan kepala bengkel, kepala mekanik serta mekanik di IDUKA bidang jasa service sepeda motor sebanyak 30 responden di Kabupaten Pringsewu. Teknik pengumpulan data menggunakan angket terbuka dan tertutup untuk guru produktif SMK dan responden IDUKA bidang jasa service sepeda motor serta dokumen. Isi instrumen divalidasi dengan menggunakan validasi kontruk dan validasi isi oleh expert judgment. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif.
Hasil dari penelitian ini menunjukan: (1) terdapat 9 elemen kompetensi pada kurikulum SMK yang setiap elemen kompetensi memiliki capaian pembelajaran yang berisikan 75 poin kompetensi bidang Teknik Sepeda Motor; (2) terdapat 71 poin kompetensi dalam kurikulum SMK bidang Teknik Sepeda Motor yang terlaksana di SMK; (3) terdapat 70 poin kompetensi dan 4 kompetensi yang belum tercantum di dalam kurikulum SMK bidang Teknik Sepeda Motor yang dibutuhkan IDUKA bidang jasa service sepeda motor; (4) Relevansi kompetensi kurikulum SMK bidang Teknik Sepeda Motor dengan kompetensi yang dibutuhkan IDUKA bidang jasa service sepeda motor di Kabupaten Pringsewu terdapat 8 poin kompetensi (10,67%) yang berkategori relevan, 7 poin kompetensi (9,33%) yang berkategori kurang relevan, serta 60 poin kompetensi (80%) yang masuk dalam kategori sangat relevan. Sehingga secara keseluruhan tingkat relevansi kompetensi dalam dokumen kurikulum SMK bidang Teknik Sepeda Motor sangat relevan dengan kebutuhan IDUKA bidang jasa service sepeda motor di Kabupaten Pringsewu
ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE OWAS (OVAKO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM) DAN QEC (QUICK EXPOSURE CHECK) PADA PT BANGUN KUBAH SARANA
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui [email protected] atau [email protected] Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 202
Tanggung Jawab Orang Tua Sebagai Wali dalam Pengurusan Harta Waris Anak di Bawah Umur Berdasarkan Hukum Islam
The emergence of a Trust is caused by the breakup of the marriage either due to death or due to a court decision always bring legal consequences both against the husband or wife, children, and their property, especially against children who are underage. This paper will analyze how the authority of parents as guardians in the management of the inheritance of underage children based on Islamic law and decision-making regarding the authority and implementation of parents as guardians of heirs to inherited property. The author concludes that the Guardianship here is obliged to take care of itself and the property of the child under its guardianship and is obliged to provide religious guidance, education, and other skills.Timbulnya Perwalian diakibatkan putusnya perkawinan baik karena kematian maupun putusan pengadilan akan selalu membawa akibat hukum baik terhadap suami atau isteri, anak-anak maupun harta kekayaannya terutama terhadap anak-anak yang masih di bawah umur. Tulisan ini akan melakukan analisis bagaimana kewenangan orang tua sebagai wali dalam pengurusan harta waris anak di bawah umur berdasarkan Hukum Islam dan pengambilan keputusan mengenai kewenangan dan implementasi orang tua sebagai wali ahli waris terhadap harta warisan. Penulis berkesimpulan bahwa Perwalian disini berkewajiban mengurus diri dan harta anak yang di bawah perwaliannya dan berkewajiban memberikan bimbingan agama, pendidikan, dan keterampilan lainnya
The Responsibility of Parents as Guardians in the Management of Underage Children's Inheritance Based on Islamic Law
The emergence of a Trust is caused by the breakup of the marriage either due to death or due to a court decision always bring legal consequences both against the husband or wife, children, and their property, especially against children who are underage. This paper will analyze how the authority of parents as guardians in the management of the inheritance of underage children based on Islamic law and decision-making regarding the authority and implementation of parents as guardians of heirs to inherited property. The author concludes that the Guardianship here is obliged to take care of itself and the property of the child under its guardianship and is obliged to provide religious guidance, education, and other skills
Milk Production and Composition of Etawah Crossbred, Sapera and Saperong Dairy Goats in Yogyakarta, Indonesia
DESTINATION MANAGEMENT AMUSEMENT IN RIAU PROVINCE
This Study discusses assignment management of natural tourism destination in riau province. At present the management of natural tourist destinations is very much needed in the tourism industry and in this Final Project Task Explains the author Also the management of natural tourist destinations the which intends to improve the quality of management of natural tourism destinations in Riau Provinc
