1,720,963 research outputs found
Analisis keuanggulan ekonomi di aceh pendekatan tipologi klassen dan indeks spesialisasi
vii+52hlm.;29c
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
IMPLEMENTASI SMART GARDEN WATERING PADA TAMAN ASRAMA UNIVERSITAS TELKOM BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ANTARES DATABASE
Musim kemarau terjadi pada periode Mei – Oktober. Dengan periode kemarau tersebut, terdapat permasalahan pada tanaman di taman asrama Universitas Telkom, berdasarkan kuesioner yang sudah dibagikan dan diisi dari total 30 responden yang mencakup pegawai asrama Universitas Telkom 2018/2019 bahwa 90% pegawai asrama setuju kurangnya jadwal penyiraman tanaman pada taman asrama Universitas Telkom. Curah hujan yang kurang pada Mei hingga Oktober tersebut membuat banyak tanaman mengalami kekeringan yang menyebabkan tanaman tersebut layu hingga mati.
Pada proyek akhir dengan judul Implementasi Smart Garden Watering Pada Taman Asrama Universitas Telkom Berbasis Android Menggunakan Antares Database ini berfungsi untuk monitoring data debit air yang harus dikeluarkan oleh pengelola asrama dalam kurun waktu tertentu, monitoring kelembaban tanah, dan dapat melakukan penyiraman tanaman manual berbasis android.
Dari hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem otomatis pada fitur penjadwalan dan monitoring berjalan dengan baik, dengan presentase keberhasilan 90% pada salah satu pengujian menunjukkan kran air yang tidak terbuka saat kelembaban tanah < 7 dan sistem manual pada fitur controlling berjalan dengan baik dengan presentase keberhasilan 100% dan delay satu kali proses penyiraman pada pengiriman data dari aplikasi-Antares yaitu 0,711 detik dan Antares-alat yaitu 2,8 detik dengan total delay satu kali proses penyiraman yaitu 3,511 detik. Dari total enam responden pada kuesioner, 100% pegawai asrama setuju aplikasi sGarter dapat menjalankan fungsi dengan baik dan notifikasi kelembaban tanah dan debit air dapat dipahami dengan baik.
Kata kunci: Internet of Things, aplikasi android, Antares Database, Kelembaban Tanah, Debit Air
ANALISIS FUNDAMENTAL SAHAM LQ45 DENGAN METODE SAW SEBAGAI SISTEM PENDUKUNG INVESTASI JANGKA PANJANG
Bursa Efek Indonesia (BEI), terbentuk karena mergernya Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES), BEI menangani transaksi efek di negara ini. BEJ adalah bursa efek yang berdiri pertama di Indonesia, didirikan pada tahun 1912 untuk kepentingan Perusahaan India Timur Belanda dan bursa efek jakarta ditutup selama bagian dari Perang Dunia I dan II. Ketika dibuka kembali pada tahun 1952, satu-satunya keamanan yang dipertukarkan adalah obligasi pemerintah Indonesia. Pertukaran menjadi aktif dari tahun 1956-1977, dan meskipun diaktifkan kembali pada tahun 1977, aktivitas perdagangan terus melambat, dengan hanya beberapa lusin perusahaan yang terdaftar. Perubahan regulasi antara 1988 dan 1992 meningkatkan aktivitas perdagangan. Bursa memperkenalkan sistem perdagangan otomatisnya pada tahun 1995 dan mulai menerapkan perdagangan jarak jauh pada tahun 2002. Pada tahun 2007, Bursa Efek Jakarta bergabung dengan Bursa Efek Surabaya untuk membentuk Bursa Efek Indonesia. Saham lq45 merupakan gabungan gabungan dari 45 saham yang telah lolos penilaian dan seleksi melalui beberapa kriteria dan syarat dari pasar saham. Indeks saham lq45 muncul pertama kali pada bulan februari 1997.Kriteria penilaian berdasarkan dari tingkat besaran likuiditas, tingkat kapitalisasi pasar saham dan minimal sudah 3 bulan terdaftar di bursa efek indonesia. Umumnya saham lq45 adalah saham-saham yang berada di peringkat atas berdasarkan kriteria pasar selama 12 bulan terakhir. Tujuan dari indeks saham lq45 sebagai pelengkap indeks harga saham gabungan serta menjadi saran yang terpercaya dan objektif bagi para manajer investasi, analisis keuangan, pihak investor serta pemantau pasar modal
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
TINGKAT KEBERHASILAN MASASE FRIRAGE DAN AKUPRESUR DALAM MENGURANGI NYERI DAN MENINGKATKAN ROM (RANGE OF MOTION) PADA PASIEN CEDERA BAHU DI KLINIK SASANA HUSADA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan masasse frirage dan akupresur dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM (range of motion) pasien cedera bahu di Klinik Sasana Husada Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan 2 kelompok. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien cedera bahu di Klinik Sasana Husada Yogyakarta Maret sampai April tahun 2013. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Sampel yang memenuhi syarat berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk mengukur ROM dan skala nyeri untuk mengukur tingkat nyeri. Teknik analisis data menggunakan uji-t setelah sebelumnya melalui uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas.
Secara deskriptif, efektivitas nyeri lebih baik pada kombinasi masase frirage dan akupresur dengan menurunkan rasa nyeri sebesar 73,33% sedangkan pada pada kelompokn masase frirage 51,14%. Dalam hal menaikkan ROM, untuk semua arah gerak sendi bahu efektivitas lebih besar pada kelompok yang mendapat kombinasi masase frirage dan akupresur., dengan efektivitas paling besar pada gerak ekstensi, yaitu sebesar 89,36%. Secara statistik, hasil uji-t baik untuk kelompok masase frirage maupun kombinasi masase frirage dan akupresur signifikan dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM (p<0,05). Peningkatan ROM dan penurunan rasa nyeri lebih baik pada kelompok yang mendapat perlakuan masase frirage dan akupresur. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi masase frirage dan akupresur dapat mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM pada cedera bahu
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
