27 research outputs found
Novel Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono dan Madrasah Cinta Karya Ayu Nesia (Kajian Intertekstual)
The aim of this research is to identify the similarities and differences between the two in Sapardi Djoko Damono\u27s novel "Rain Bulan Juni" and Ayu Nesia "Madrasah Cinta". This type of qualitative descriptive research. As intertextual support in the novel, this research data is information that is used as an object of study in every word and sentence expression. Madrasah Cinta by Ayu Neisa and June Rain by Sapardi Djoko Damono. This data was collected through the library method, which means the data was collected through literature. From the analysis data that has been found, it can be informed that the similarities in the novel Rain Bulan Juni and the novel Madrasah Cinta are related to the theme, namely that they are both related to how to live a life-love relationship. The plots both use a mixed plot and both use a third person point of view. Meanwhile, there are differences in background aspects, both in terms of place, time and atmosphere. Apart from that, the difference is related to the message contained in the novel June Rain, namely the existence of tolerance between religious communities. Meanwhile, the message contained in the love madrasa novel as conveyed by the author (Habiburrahman El Shirazy) is that our lives must be neatly arranged, planned... Marriage is the sunnah of the Prophet, don\u27t delay when the time comes
Ilmu gizi untuk praktisi kesehatan
Semua praktisi kesehatan baik perawat, gizi, bidan, dan lain-lain perlu sekali untuk mengetahui tentang seluk beluk ilmu gizi. Buku ini diperuntukkan bagi praktisi kesehatan sebagai referensi termasuk mahasiswa keperawatan, gizi, kebidanan, dan kedokteran yang dikemas sedemikian rupa dan mudah dipahami isinya sehingga dapat mendukung kegiatan praktek atau aplikasi nyata dalam kehidupan sehari hari dan perkuliahan. Bahasan dalambuku ini meliputi: konsep gizi; macam zat gizi; gizi untuk ibu hamil dan menyusui; gizi untuk bayi dan balita; gizi untuk anak sekolah dan remaja; gizi untuk dewasa dan lansia; masalah gizi di indonesia; dietetika klinik; standar makanan rumah sakit; jenis-jenis diit untuk berbagai penyaki
Ilmu Gizi untuk Praktisi Kesehatan
Ilmu gizi merupakan ilmu yang mempelajari zat- zat dari pangan yang bermanfaat bagi kesehatan dan proses yang terjadi sejak pangan dikonsumsi, dicerna, diserap hingga dimanfaatkan tubuh serta dampaknya terhadap pertumbuhan, perkembangan dan kelangsungan hidup
Solusi sehat seputar kehamilan
Disajikan dengan gaya tanya jawab yang simpel dan ringan, buku ini diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran-kekhawatiaran yang dirasakan calon ibu yang tengah mengharapkan kehadiran buah hatinya.x, 166 hlm.: ilus.; 23 c
Ilmu gizi untuk praktisi kesehatan / Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi, Nurul Pujiastuti, Ibnu Jafar
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS PILOLODAA KOTA GORONTALO
Latar belakang: Stunting adalah kondisi gizi kurang dengan indikator TB/U yang mengindikasikan masalah gizi bersifat kronis. Hasil wawancara yang dilakukan dengan petugas gizi dari Puskesmas Pilolodaa diperoleh data bahwa penyebab stunting di wilayah tersebut disebabkan pemberian makan dan ASI eksklusif yang kurang tepat. Hal ini terkait dengan pendidikan ibu dan sosial ekonomi keluarga. Namun, saat ini hubungan pola pemberian makan dan ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita di Kelurahan Pilolodaa masih belum diteliti. Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis hubungan faktor determinan stunting yakni karakteristik ibu (usia, pendidikan, dan pekerjaan), penghasilan keluarga, pola pemberian makanan, dan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting di Kelurahan Pilolodaa. Metode: Metode yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik total sampling sejumlah 43 responden.. Penelitian dilakukan di Kelurahan Pilolodaa yang dilakukan pada 26 Juni hingga 7 Juli 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan balita diukur tinggi badan menggunakan microtoise yang dikonversikan ke dalam nilai terstandar (z-score). Data dianalisa menggunakan uji Spearmen’s Rho dengan signifikansi α=0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan faktor determinan stunting balita yaitu karakteristik ibu (usia, pendidikan, dan pekerjaan) tidak signifikan p>0.05 terhadap kejadian stunting. Namun faktor pola pemberian makanan, pemberian ASI eksklusif, dan penghasilan keluarga menjadi determinan yang signifikan p<0.05 terhadap kejadian stunting. Simpulan: Terdapat hubungan pola pemberian makanan, pemberian ASI eksklusif, dan penghasilan keluarga terhadap kejadian stunting pada balita di kelurahan Pilolodaa Kota Gorontalo, sedangkan untuk karakteristik ibu (usia, pendidikan, status pekerjaan) tidak ada hubungan
Implementasi Pelaksanaan Kampung KB dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru Kota Medan Tahun 2021
The village of Padang Bulan is part of the Medan Baru District, Medan City.
Where the environment I became the author's research place. Neighborhood I is
located on the river bank which is the cause of frequent flooding in the area. With
a population of 530 people and most of them work as entrepreneurs or laborers.
The KB village was initiated to improve family development and achieve
prosperity. KB village is one of the government's ways to overcome population
problems, especially in areas that are less visible from the government's view. In
this study, the author uses a qualitative method with a phenomenological
approach and uses an in-depth interview method. The informants in this study
were four community members, the head of the neighborhood I, the Secretary of
the Lurah Padang Bulan, the KB administrator of the Medan Baru sub- district,
and the mother of the environmental cadre I. The implementation of the KBvillage
in the Padang Bulan Village was launched in 2017 and runs until 2022. Each
implementation the program is pursued as much as possible, although not all
people always attend or follow the program. KB village administrators usually
make invitations before implementing the program, such as picking up the ball
from the community. With the implementation of the Kampung KB program in the
area, it can improve family welfare by providing education about various things,
training and they make the place to be noticed by the government by providing
various assistances to support their survival and fulfill their food intake needs.
The obstacle in implementing the KB village is the lack of community
participation in every running program so that the development of the
environment and society isslower.81 HalamanSkripsi Sarjan
