1,721,106 research outputs found
KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI DI ERA GLOBALISASI (PERGESERAN DARI KURIKULUM INTI DAN INSTITUSIONAL KE KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI)
AbstractHigher Education is a strategic economic engine as it plays a key role in the development and application of knowledge, expertise, skills and noble values of society through the development of the society with intensive knowledge to establish a civilized and independent society.One of the goals of education arranged by any institutions is to provide and produce graduates who have the ability and competitiveness in the search, acquisition, and creation of jobs. On the issue of competitiveness, unfortunately the condition of human resources (HR) in Indonesia is at a low level. One reason for the low competitiveness is lies on the higher education curriculum which is based on the content (content-based) that focuses on achievement (GPA) which describes the cognitive aspect, not on competence.One of the changes that must be done is to change the curriculum. Competency Based Curriculum (CBC) is believed to be the best answer to the changing times for the provision of education. Even, the curriculum is an answer to the nation in order to achieve a competitive advantage in the world (nation competitiveness). Keywords: Higher education, Core curriculum, Competency based curriculum (CBC) </p
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
KEPADATAN POPULASI KUTU DAUN (Aphis craccivora Koch) PADA TANAMAN KACANG PANJANG DI KELURAHAN KURANJI KECAMATAN KURANJI PADANG
Long peanut is one of the sources of protein which is easy to develop in every region. The problem of increasing the production of Long peanut is the existence of pest that destroys Long peanut. Pestwhich attack Long peanut is┬áAphis craccivora. In relation to that, it has been done a research about the population of┬á Aphis craccivora of Long peanut in regency of┬á Kuranji, Kuranji district,Padang. This research had been done on Mey 2007 in a garden of a farmer.┬á This research used descriptive method, that is the observation directly to the field, and the data collection used Chemical Knock Down technique. Identification is done in the Laboratory of HPT department, Agriculture faculty,University ofAndalas,Padang. From this research, it is found that the population of Aphis craccivora is 83, 62 per plant. The population of Aphis craccivora is above the economic line.Key words: population, long peanut, ┬áAphis craccivora,┬ádensity┬
KELOMPOK WANITA PESISIR DALAM PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN
yang memiliki potensi hasil perikanan yang sangat baik. Produksi hasil tangkap ikan yang melimpah memberikan pengaruh positif bagi masyarakat khususnya dalam pemenuhan kebutuhan harian. Namun hal tersebut belum dapat memberikan sumbangsi kesejahteraan yang lebih dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Buladu terhadap pemanfaatan berbagai hasil perikanan serta teknik pemasarannya. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dan kerampilan dalam mengolah dan memasarkan berbagai hasil tangkap perikanan tersebut melalui kegiatan pemberdayaan dan pelatihan yang di fokuskan kepada para kelompok Wanita pesisir di Desa Buladu dengan memanfaatkan ketersediaan bahan baku yang melimpah melalui inovasi produk-produk hasil olahan ikan yang memiliki keterjaminan kontinyuitas dan bernilai ekonomis. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian ini yaitu persiapan dan pelaksnaan yang meliputi sosialisasi, pelatihan (demosntrasi) dan sharing pendapat sebagai langkah dan usaha untuk dapat menjadikan peningkatan ekonomi yang besar, modern dan berdaya saing tinggi di Desa Buladu sesuai dengan pencapaian SDGs dalam pertumbuhan ekonomi desa serta mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat desa guna peningkatan kesejahteraan
COMPARATIVE STUDY ON TEACHING SIMPLE PRESENT TENSE BY USING DEDUCTIVE AND INDUCTIVE GRAMMAR TEACHING METHODS : A CASE STUDY AT SUTIA ENGLISH COURSE, PONTIANAK
COMPARATIVE STUDY ON TEACHING SIMPLE PRESENT TENSE BY USING DEDUCTIVE AND INDUCTIVE GRAMMAR TEACHING METHODS : A CASE STUDY AT SUTIA ENGLISH COURSE, PONTIANA
COHESION IN THE DISCOURSE OF THE HEALTH RUBRICS IN THE PANJEBAR SEMANGAT MAGAZINE OF 2015
The problems in this study are types of grammatical and lexical cohesion in the discourse of the health rubrics in the Panjebar Semangat magazine of 2015 and the markers. The study aims to explain types of grammatical and lexical cohesion in the discourse of the health rubrics in the Panjebar Semangat magazine of 2015 and the markers.This was a descriptive study. The research data were sentences containing markers of grammatical and lexical cohesion. The research data sources were the health rubrics in the Panjebar Semangat magazine of 2015. The data collection technique was the reading and writing technique. The data were collected by data cards. The research instrument was the researcher herself as human instrument. The data were analyzed by means of the descriptive technique. The researcher explained types and markers of grammatical and lexical cohesion in the discourse of the health rubrics in the Panjebar Semangat magazine of 2015. The data trustworthiness was enhanced by theory triangulation. The results of the study indicate that types and markers of grammatical cohesion in the discourse of the health rubrics in the Panjebar Semangat magazine of 2015 include references, substitutions, ellipses and conjunctions. Types and markers of lexical cohesion in the discourse of the health rubrics in the Panjebar Semangat magazine of 2015 include repetitions, synonyms and hyponyms
Pengaruh belanja modal dan pendapatan asli daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara yang mengalami fluktuasi, sedangkan belanja modal dan pendapatan asli daerah cenderung meningkat. Hal ini dapat dikaitkan dengan salah satu pengeluaran pemerintah yaitu belanja modal dan pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak nyata terhadap pendapatan asli daerah.
Pembahasan dalam penelitian ini juga berkaitan untuk mengetahui konsekuensi dalam menjalankan otonomi daerah yang diteliti, yang mana di dalamnya membahas tentang belanja modal, pendapatan asli daerah serta faktor-faktor yang memengaruhi suatu pertumbuhan ekonomi.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data yang digunakan dengan menggunakan data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, belanja modal, dan pendapatan asli daerah dengan jumlah 30 sampel. Penelitian ini diolah menggunakan Eviews10 dan data diperoleh melalui www.bps.go.id.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel belanja modal tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi karena diperoleh nilai thitungttabel. Secara simultan belanja modal dan pendapatan asli daerah memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi karena nilai Fhitung>Ftabel. Kontribusi belanja modal dan pendapatan asli daerah pada pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 22,29% pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh belanja modal dan pendapatan asli daerah, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM FILM MERRY RIANA MIMPI SEJUTA DOLLAR YANG DI SUTRADARI OLEH HESTU SAPUTRA SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS DRAMA
Kata Kunci : Alih Kode, Campur Kode, Teks Drama
Proses kedwibahasaan manusia itu sering dikenal sebagai alih kode dan
campur kode dalam bahasa. Alih kode merupakan peritiwa penyisipan bahasa
karena keadaan atau situasi (Caer dan Agustina, 2010:11). Adapun campur kode
adalah sebuah tanda yang diutarakan seseorang kepada lawan bicaranya dengan
maksud menyampaikan sesuatu
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif
merupakan penelitian penelitian memahami fenomena dengan judul apa yang
dinilai berdasarkan subjek penelitianya, seperti perilaku, persepsi, motivasi dan
Tindakan. Dengan cara deskriptif berupa kata-kata dan bahasa, pada suatu lingkup
khusus menggunakan beberapa metode alamiah. Penelitian ini menggunakan
metode simak dan catat. Subjek penelitian ini yakni film Merry Riana Mimpi
Sejuta Dollar yang disutradarai oleh Hestu Saputra.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan bentuk
campur kode dalam film Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar, serta merelevansikan
nya terhadap pembelajaran teks. Data yang ditemukan dalam penelitian ini
berjumlah 65 data berupa 1 data alih kode ekstern, 39 data campur kode
penyisipan kata, 4 data campur kode penyisipan klausa, 8 data campur kode
penyisipan frasa, 5 data campur kode penyisipan ungkapan/idom, 3 data campur
kode pengulangan kata, serta 5 data berupa bentuk relevansi terhadap teks drama.
Hasil penelitian alih kode dan campur kode ini bisa dimanfaatkan sebagai
acuan dalam hal berkomunikasi didunia pendidikan. Baik dalam pembelajaran
maupun dalam interaksi sehari-hari. Akan tetapi penggunaan alih kode dan
campur kode dalam pendidikan tetap harus memperhatikan konteks dan
situasinya. Adapun selain keterkaitan dengan dunia pendidikan, alih kode dan
campur kode memiliki kebermanfaatan dalam hal berkomunikasi. Selain
komunikasi menjadi mudah, kita lebih mudah menyampaikan apa yang ingin kita
sampaikan kepada lawan tutur kita.
Kemudian bentuk relevansi dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai
acuan peserta didik mauapun pembaca lainya terkait pembelajaran teks drama
sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku. Penggunaan bahasa yang
berbeda-beda dalam sebuah teks drama dapat memberikan nilai tersendiri. Selain
memiliki nilai tersendiri, penggunaan bahasa yang berbeda dapat membantu
pendalaman peran, pemaknaan cerita dalam sebuah drama, dan penyampaian
informasi atau tujuan dari pembicaraan
IMPLEMENTASI UNDANG- UNDANG PERS DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN KEMERDEKAAN PERS BAGI WARTAWAN (STUDI KASUS PADA ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI) PALEMBANG
Penelitian yang berjudul “Implementasi Undang-Undang Pers Dalam Memberikan
Perlindungan Kemerdekaan Pers Bagi Wartawan (Studi Kasus Pada Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) Palembang”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaiamana
pengaturan undang-undang no. 40 tahun 1999 tentang pers dan bagaimana
pengimplementasian undang-undang pers dalam memberikan perlindungan
kemerdekaan pers bagi wartawan AJI Kota Palembang. Tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk mengetahui pengaturan undang-undang no. 40 tahun 1999 tentang pers
dan untuk mengetahui implementasi undang-undang pers dalam memberikan
perlindungan kemerdekaan pers bagi wartawan AJI Kota Palembang. Penelitian ini
menggunakan teknik purposive sampling dengan 6 informan dalam teknik ini
peneliti menentukan informan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dengan
menggunkan metode penelitian kualitatif case study menghasilkan data wawancara,
penelusuran data online dan dokumentasi. Teknik analisa data penelitian ini
menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.
Hasil penelitian adalah pengaturan undang-undang pers dalam memberikan
perlindungan kemerdekaan pers bagi wartawan sudah sangat baik, seperti yang
terdapat dalam pasal 4 (1), (2), dan (3), dan pasal 8, serta pasal 18 undang-undang
pers. Namun dalam pengimplementasiannya di Kota Palembang undang-undang pers
tersebut belum maksimal dilaksanakan, karena masih banyak pihak-pihak yang
belum paham akan hakikat seorang wartawan serta undang-undang pers tersebut dan
juga masih saja terdapat kekerasan terhadap wartawan.
Kata Kunci: Kemerdekaan Pers, UU Pers, Wartawan, AJI Palembang
- …
