1,721,265 research outputs found
TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TERHADAP JASA PENGEDITAN FOTO (Studi Kasus Akun Facebook @Febriyana Editing)
ABSTRAK
Sewa-menyewa adalah suatu kegiatan yang banyak
dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan, baik sewa�menyewa barang ataupun jasa. Seiring berkembangnya teknologi
sewa-menyewa dapat dilakukan secara online antara penyewa dan
penyedia sewa. Seperti sewa-menyewa yang dilakukan oleh pemilik
akun facebook @Febriyana Editing yang seluruh transaksinya
dilakukan secara online, sewa-menyewa yang dimaksud adalah jasa
pengedian foto dimana foto yang telah diambil oleh febriyana
editing di edit dengan mengubah wajah foto asli dengan wajah
pengguna jasa yang telah melakukan transaksi dengan penyedia
jasa. Jasa pengeditan foto ini banyak digunakan untuk memenuhi
keinginan pengguna jasa dengan alasan utamanya adalah tidak harus
mengeluarkan banyak biaya untuk mendapatkan hasil foto yang
memiliki kualitas hampir sama dengan melakukan foto secara
langsung. Masalah yang timbul disini adalah tidak adanya
kesesuaian objek ijarah atas jasa pengeditan foto ini.
Rumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana
pelaksanaan jasa pengeditan foto yang dilakukan oleh pemilik akun
facebook @Febriyana Editing serta bagaimana hukum Islam dan
hukum positif terkait dengan jasa pengeditan foto yang dilakukan
oleh pemilik akun facebook @Febriyana Editing. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan jasa
pengeditan foto yang dilakukan oleh pemilik akun facebook
@Febriyana Editing serta untuk mengetahui tinjauan hukum Islam
dan hukum positif terkait dengan jasa pengeditan foto yang
dilakukan oleh pemilik akun facebook @Febriyana Editing.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan yaitu
dengan memaparkan dan menggambarkan keadaan serta fenomena
yang lebih jelas mengenai situasi yang terjadi dan sifat penelitian ini
adalah deskriptif analisis. Penelitian dilakukan dengan meneliti dan
melakukan pendekatan dengan wawancara dan observasi
(mengamati) praktik jasa pengeditan foto yang dilakukan oleh
pemilik akun facebook @Febriyana Editing.
iii
Berdasarkan penelitian di atas, bahwa praktik jasa
pengeditan foto yang dilakukan oleh pemilik akun facebook
@Febriyana Editing tidak memenuhi syarat dalam akad objek
Ijarah, karena tidak terpenuhinya beberapa ketentuan dalam Ijarah
seperti dalam status kepemilikan penyedia jasa terhadap objeknya,
foto-foto yang menjadi objek dalam kegiatan pengeditan foto adalah
foto-foto yang diperoleh dari akun sosial media orang lain dengan
kata lain foto tersebut bukanlah milik dari pemilik akun facebook
@Febriyana Editing itu sendiri. Menurut Hukum Positif kegiatan
jasa pengeditan foto yang dilakukan oleh pemilik akun facebook
@Febriyana Editing adalah sah, karena foto-foto yang menjadi
objek pengeditan foto adalah foto-foto tidak terdaftar pada HaKI
(Hak Kekayaan Intelektual), sehingga foto-foto tersebut dapat
dengan bebas digunakan oleh khalayak umum
PENGARUH BELANJA KESEHATAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA
ABSTRAKJudul: Pengaruh Belanja Kesehatan Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penduduk Lanjut Usia Di IndonesiaPenulis: Febriyana AderniNIM: 1601101010033Fakultas/Jurusan: Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi PembangunanPembimbing: Ikhsan, S.E,. M.A.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh belanja kesehatan dan pertumbuhan ekonomi terhadap penduduk lanjut usia di Indonesia tahun 1988-2018. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif kuantitatif dan inferensial dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Data yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari data penduduk lanjut usia. Data tersebut didapatkan dari World Bank, lalu data belanja kesehatan selama periode pengamatan yang dipublikasikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengujian hipotesis digunakan dengan melakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belanja kesehatan dan pertumbuhan ekonomi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penduduk lanjut usia di Indonesia. Namun secara parsial menunjukkan bahwa belanja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penduduk lanjut usia serta pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penduduk lanjut usiaKata kunci: Belanja Kesehatan, Pertumbuhan Ekonomi, Penduduk Lanjut Usia.ABSTRACTTitle : The Effects of Health Care Spending and EconomicGrowth on Elderly Population in IndonesiaAuthor: Febriyana AderniNIM: 1601101010033Faculty/Department: Economics and Bussines/ Development EconomicsSupervisor: Ikhsan, S.E., M.AThis study aims at the effect of health spending and economic growth on the elderly population in Indonesia in 1988-2018. This type of research is quantitative and inferential descriptive research with the Ordinary Least Square (OLS) method. The data used are secondary data, which consists of elderly population data. The data was obtained from the World Bank, then health expenditure data during the observation period published by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia and data on Indonesia's economic growth obtained from the Central Statistics Agency (BPS). Hypothesis testing is used by performing multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that health spending and economic growth simultaneously have a positive and significant effect on the elderly population in Indonesia. But partially shows that health spending has a positive and significant effect on the elderly population, while economic growth has a positive and significant effect on the elderly population.Keywords: Health Spending, Economic Growth, Elderly Population
INTERAKSI SIMBOLIK PEMILIK KOS DAN PENYEWA KOS DALAM HARMONISASI HUBUNGAN LINTAS BUDAYA
ABSTRAK
Nama : Febriyana Mawaddah
Program Studi : Ilmu Komunikasi
Judul : Interaksi Simbolik Pemilik Kos dan Penyewa Kos dalam Harmonisasi Hubungan Lintas Budaya
Kelurahan Tuahmadani, Kecamatan Tuah Madani merupakan salah satu wilayah di Kota Pekanbaru yang memiliki banyak usaha kos-kosan karena daerah ini berada satu cakupan wilayah dengan UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang ramai akan mahasiswa dari beragam daerah di Indonesia maupun mancanegara. Hal ini yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian di wilayah ini. Hadirnya interaksi simbolik pemilik kos dan pe nyewa kos lintas budaya merupakan situasi yang tidak terelakkan. Dalam mengkaji fenomena ini peneliti menggunakan teori interaksi simbolik yang didasarkan pada tiga konsep esensial yakni Mind, Self, dan Society dari George Herbert. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana interaksi simbolik antara pemilik kos dan penyewa kos dalam harmonisasi hubungan lintas budaya di Kelurahan Tuahmadani Kecamatan Tuah Madani Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada pemeriksaan keabsahan data digunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa interaksi simbolik dalam harmonisasi hubungan lintas budaya antara pemilik kos dan penyewa kos tidak terlepas dari tiga poin berikut: 1) Adanya kesadaran individu dalam membangun makna harmonis 2) Upaya menyesuaikan sikap dan perilaku yang selaras 3) Upaya individu untuk mengambil perannya di masyarakat (generalized Others).
Kata Kunci : Interaksi Simbolik, Harmonisasi, Lintas Buday
IMPLEMENTASI PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING PADA AMPERA SEDERHANA DI KUBANG RAYA
ABSTRAK
IMPLEMENTASI PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI
DENGAN METODE FULL COSTING PADA AMPERA SEDERHANA DI
KUBANG RAYA
OLEH :
FEBRIYANA SAPUTRI
11870320315
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi
perhitungan harga pokok produski dengan metode full costing sebagai penetapan
harga jual pada Ampera Sederhana. Serta untuk mengetahui perbedaan perhitungan
antara Ampera Sederhana dan perhitungan dengan metode full costing. Teknik
pengumpulan data penelitian ini dengan cara dokumentasi dan wawancara pribadi
dengan pemilik Ampera Sederhana. Penelitian ini menggunakan metode
pendekatan deskritif dan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini
menunjukkan hasil perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing
senilai Rp8.255dengan harga jual sebesar Rp17.192 di bulatkan menjadi 17.000
per bungkus. Sementara itu harga pokok produksi berdasarkan metode Ampera
Sederhana senilai Rp6.243 dengan harga jual sebesar Rp13.000 per bungkus.
Selisih harga pokok produksi antara metode Ampera Sederhan dan metode full
costing sebesar Rp2.012dan selisih harga jual antara metode Ampera Sederhana
dan full costing sebesar Rp4.000. dengan perhitungan berdasarkan metode full
costing lebih tepat dan akurat karena metode ini memperhitungkan seluruh biaya
yang dikeluarkan untuk proses produksi. Perbedaan ini disebabkan karena
pengumpuplan biaya tidak menghitung semua pengeluaran biaya yang dikeluarkan.
Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full costing dan Harga Jual
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TUNALARAS KELAS IV SLB E BHINA PUTERA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017
ABSTRACT Ninggar Febriyana. THE INFLUENCING OF QUANTUM LEARNING METHOD TO THE ENHANCEMENT OF MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT OF 4nd GRADE OF STUDENT WITH EMOTIONAL BEHAVIORAL DISORDER AT SLB E BHINA PUTERA SURAKARTA 2016/2017. Skripsi. Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University Surakarta, Juli 2017. This research’s purpose is to know the influencing of using Quantum Learning Method to the enhancement of Mathematics learning achievement of 4nd grade of student with emotional behavioral disorder at SLB E Bhina Putera Surakarta 2016/2017. The method that used in this research is experiment method in form of one group pretest-posttest design. The subject of this research are 5 children of 4nd grade at SLB E Bhina Putera Surakarta. The method of data collect is using test. The research uses quantitative analysis, non parametric analysis using the test Wilcoxon Sign Rank Test through the help of SPSS 23. This research shows that the average score of about Mathematics lesson was getting some increase, which was 48 (pretest) to 73 (posttest). Non parametric analytic score was Zhitung= -2,060b with Asymp. Sig. (2-tailed) 0,039 from significant point which was α= 0,05. The conclusion of this research is the using of Quantum Learning Method was indeed made some positive improvement about Mathematics learning achievement of 4nd grade of student with emotional behavioral disorder at SLB E Bhina Putera Surakarta 2016/2017. Keywords: Quantum Learning Method, Mathematics learning achievement, student with emotional behavioral disorder
EKSPLORASI FATHER INVOLVEMENT PADA DEWASA AWAL YANG ORANG TUANYA BERCERA
ABSTRAK
Ekplorasi Father Involvement pada Dewasa Awal yang Orang
tuanya Bercerai
Oleh:
Fadila Fasya Febriyana
Perceraian orang tua dapat menyebabkan perubahan dalam pola
pengasuhan dan mengurangi keterlibatan ayah dalam keluarga.
Keterlibatan ayah (father involvement) bukan hanya sekedar ada
secara fisik, tetapi juga aktif terlibat dalam berinteraksi, ketersediaan,
maupun tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran father
involvement pada dewasa awal yang orang tuanya bercerai. Metode
yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi, yang melibatkan empat subjek berstatus
mahasiswa di Bandar Lampung dengan latar belakang orang tua
bercerai. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan
dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak NVivo.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa keterlibatan ayah pasca
perceraian masih kurang optimal. Pada aspek engagement, keempat
subjek, yaitu PS, AP, AF, dan AA, sebagian besar dari mereka jarang
menghabiskan waktu bersama ayahnya, sehingga interaksi mereka pun
terbatas. Mereka juga merasa tidak nyaman dan tidak memiliki
hubungan yang dekat dengan ayahnya. Pada aspek accessibility, ayah
subjek AP dan AA jarang hadir atau sulit dijangkau saat dibutuhkan,
sementara subjek PS dan AF masih bisa menghubungi ayahnya meski
frekuensinya tidak sering. Pada aspek responsibility, ayah PS dan AF
tetap memberikan dukungan finansial, sedangkan ayah AP dan AA
kurang peduli dan jarang memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Penelitian ini menyimpulkan, bahwa keterlibatan ayah dalam
kehidupan dewasa awal setelah orang tua bercerai masih rendah.
Kata Kunci: Father Involvement, Dewasa Awal, Orang Tua
Bercerai. ABSTRACT
Exploration of Father Involvement in Early Adults with Divorced
Parents
Author:
Fadila Fasya Febriyana
Parental divorce can cause changes in parenting patterns and
reduce father involvement in the family. Father involvement is not
only physically present, but also actively involved in interaction,
availability, and responsibility in meeting needs.
This study aims to determine the description of father
involvement in early adults whose parents are divorced. The method
used in this research is qualitative with a phenomenological
approach, involving four subjects who are students in Bandar
Lampung with divorced parents. Data were collected through semi
structured interviews and analyzed using NVivo software.
The results showed that the father's involvement after divorce
was still less than optimal. In the engagement aspect, the four
subjects, namely PS, AP, AF, and AA, most of them rarely spent time
with their father, so their interactions were limited. They also feel
uncomfortable and do not have a close relationship with their father.
In the aspect of accessibility, the father of subjects AP and AA is
rarely present or difficult to reach when needed, while subjects PS
and AF can still contact their father even though the frequency is not
frequent. In the aspect of responsibility, PS and AF's father still
provides financial support, while AP and AA's father does not.
This study concludes that father involvement in early adult life
after parental divorce is still low.
Keywords: Father Involvement, Early Adulthood, Divorced Parents
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BIMBINGAN PRA NIKAH DI KUA KECAMATAN WERU
FEBRIYANA. NIM: 1908201049, “IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
BIMBINGAN PRA NIKAH DI KUA KECAMATAN WERU”, 2023.
Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin merupakan suatu tindakan
kepedulian pemerintah, tercantum dalam Keputusan Dirjen Nomor 379 Tahun 2018
Tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Calon
Pengantin. Pada Bab I Pendahuluan berbunyi “Program Bimbingan Perkawinan
Pranikah bagi calon pengantin adalah wujud nyata kesungguhan Kementerian
Agama dalam memastikan pembangunan bangsa melalui keharmonisan
perkawinan yang ideal, Mencakup penyediaan sumber dan anggarannya. Program
bimbingan perkawinan pranikah ini, dirancangkan oleh kementerian agama untuk
memberikan pengetahuan, dasar-dasar berumah tangga seperti halnya mengenai
hak-hak suami istri, serta hak dan kewajiban bersama, kepada calon pengantin agar
nantinya setelah akad nikah dalam menjalankan kehidupan berumah tangga, sudah
siap dalam menghadapi ketidakharmonisan rumah tangga, seperti perselisihan,
perbedaan pendapat antara suami dengan istri hal ini terjadi akibat komunikasi yang
kurang baik yang berujung dapat menyebabkan runtuhnya rumah tangga.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang
menjadi rumusan masalah tentang Kesesuain Implementasi Kebijakan Bimbingan
Pranikah di KUA Kecamatan Weru, bagaimana faktor pendukung dan penghambat
dari implementasi bimbingan perkawinan pranikah di KUA Kecamatan Weru dan
apa saja Celah dari kebijakan masyarakat dalam bimbingan Pranikah terhadap
Implementasinya di KUA Kecamatan Weru. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara interview (wawancara), observasi,
dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis.
Hasil Penelitian bahwa program bimbingan pranikah yang dirancangkan
oleh pemerintah melalui kementerian Agama RI, yang ditunjukan kepada calon
pasangan pengantin, dilaksanakan sebelum pelaksanaan pernikahan, agar calon
pasangan pengantin dapat pengetahuan tentang rambu-rambu kehidupan setelah
akad nikah, dan mempunyai kemampuan untuk mempersiapkan diri kelak, ketika
nanti munculnya ketidak harmonisan dalam kehidupan berumah tangga. KUA
Kecamatan werumerupakan lembaga yang aktif dalam menyelenggarakan
Bimbingan perkawinan jika ditinjau dari pelaksanaan bimbingan perkawinan dalam
Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 379 Tahun 2018 yaitu pada bab
penyelenggaraan 1) pengorganisasian 2) bimbingan tatap muka. Di KUA
Kecamatan Weru dalam penyampaian materi tidak sesuai dengan aturan Dirjen
Bimas Islam, yakni arahannya dilaksanakan selama 16 jam pelajaran, dikarenakan
situasi peserta yang mendesak untuk mempercepat pelaksanaannya.
Kata Kunci : Nikah, Bimbingan, dan KU
- …
