21 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB PADA MATAKULIAH PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Febrita, Ruth Ema. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web pada Mata Kuliah Pemrograman Berorientasi Obyek di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.   Kata Kunci: media pembelajaran, web, pemrograman berorientasi obyek.   Pemrograman berorientasi obyek atau yang lebih sering dikenal dengan istilah Object Oriented Programming (OOP) merupakan pendekatan pemrogram­an yang saat ini tengah banyak digunakan oleh para pemrogram untuk memba­ngun sebuah aplikasi. Namun, tidak sedikit para pemrogram pemula mengaku kesulitan dalam mempelajari konsep OOP. Hal ini diperkuat oleh hasil survey yang dilakukan oleh peneliti kepada 20 mahasiswa prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika UM yang pernah mengambil matakuliah Pemrograman Berorientasi Obyek, dimana hampir semua responden merasa kesulitan mempelajari beberapa konsep pokok dalam OOP. Kurangnya contoh-contoh penerapan OOP dalam pembuatan program aplikasi secara nyata serta kurangnya latihan berupa studi kasus dalam proses pembelajaran dan media pembe­lajaran yang kurang memadai juga menjadi salah satu faktor penghambat maha­siswa untuk memahami konsep OOP. Responden memerlukan media pembelajaran yang dapat diakses secara luas dimanapun dan kapanpun, serta banyak memaparkan contoh penerapan OOP dalam program, dan dilengkapi dengan simulasi, ilustrasi dan video tutorial. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengembangkan sebuah media pem­be­lajaran berbasis web untuk matakuliah Pemrograman Berorientasi Obyek yang dapat digunakan oleh mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang, dan (2) mengukur tingkat kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dari Arief Sadiman, yang memiliki tahap-tahap sebagai berikut: (1) identifikasi kebutuhan, (2) perumusan tujuan, (3) perumusan butir-butir materi, (4) perumusan pengukur keberhasilan, (5) penulisan naskah media, (6) uji coba lapangan, (7) revisi, (8) produksi media secara luas. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media, diperoleh data kelayakan media dalam segi materi sebesar 97% dan kelayakan dalam segi media sebesar 88,2%. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil, diperoleh tingkat kelayakan media sebesar 78,8% dan pentingnya pelaksanaan revisi pada desain tampilan, video simulasi dan beberapa poin materi yang disajikan. Tingkat kelayakan  media berdasarkan hasil uji coba kelompok besar (uji coba lapangan) menunjukkan hasil sebesar 82,05%. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa media yang telah dikembangkan valid dan dapat digunakan sebagai suplemen dalam kegiatan perkuliahan

    Prediksi Harga Rumah Menggunakan K-Means Dua Tahap

    No full text
    Rumah merupakan sebuah properti yang banyak dibutuhkan seiring dengan bertambahnya populasi manusia dalam sebuah daerah. Hal tersebut menyebabkan harga rumah mengalami fluktuasi dan sulit untuk diprediksi. Harga sebuah rumah dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: atribut fisik sebuah rumah, lokasi, konsep rumah atau reputasi pengembang, serta fenomena ekonomi yang terjadi. Dengan demikian, dataset perumahan merupakan data berdimensi tinggi, karena terdapat banyak faktor yang diamati. Dalam melakukan prediksi, metode berbasis neural network merupakan metode yang paling sering digunakan. Akan tetapi, mekanisme interpolasi pada neural network yang digunakan untuk mengisi nilai atribut yang hilang dapat menyebabkan prediksi harga dalam data perumahan tidak akurat. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba melakukan pendekatan clustering berdasarkan kemiripan atribut untuk melakukan prediksi harga. Metode yang diusulkan adalah metode K-Means dua tahap. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengevaluasi apakah metode K-Means dua tahap mampu menghasilkan hasil cluster dengan kualitas lebih baik dibandingkan dengan metode clustering lainnya, dan apakah metode ini mampu menghasilkan akurasi hasil prediksi lebih baik. K-Means dua tahap merupakan sebuah metode K-Means yang dijalankan sebanyak dua kali secara bertahap. K-Means tahap pertama digunakan untuk menentukan cluster utama, sedangkan K-Means tahap kedua digunakan untuk menemukan sub cluster yang terdapat dalam tiap-tiap cluster utama. Dengan pembentukan sub cluster ini diharapkan akan membuat prediksi lebih akurat. Kualitas hasil cluster diukur dengan menggunakan Silhouette coefficient dan Davies-Bouldin Index, sedangkan akurasi hasil prediksi diukur dengan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Setelah dilakukan pengujian dan analisis, hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means satu tahap dapat menghasilkan cluster dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan K-Means dua tahap. Akan tetapi, metode K-Means dua tahap lebih mampu menghasilkan prediksi yang lebih akurat dibandingkan dengan metode K-Means satu tahap dan SOM

    Digitalisasi Pemasaran dan Pencatatan Keuangan pada UMKM Obugame: (CV Eldanan Berkah Karya)

    No full text
    Financial recording and marketing are two challenges faced by business actors, especially micro, small and medium-scale enterprises (MSME). CVs also experience obstacles in these two areas. Eldanan Berkah Jaya. CV. Eldanan Berkah Karya is one of the MSMEs in Banyuwangi engaged in the food sector. This MSME grew from the concern of its owners, who saw the low price of agricultural products, especially when the harvest period came. Limitations in digital marketing and financial records encourage the service team to take part in efforts to support the growth and development of MSMEs. The service team created a website to digitize marketing and record finances in accordance with the business characteristics of Obugame. The Community Service Program (PKM) is expected to be able to develop a CV. Eldanan Berkah Jaya, especially in the field of financial management and development of marketing methodsPencatatan keuangan dan pemasaran menjadi dua tantangan yang sering kali dihadapi oleh para pelaku usaha khususnya pelaku usaha skala mikro, kecil dan menengah. Kendala pada kedua bidang ini juga dialami oleh CV. Eldanan Berkah Karya. CV. Eldanan Berkah Karya merupakan salah satu UMKM di Banyuwangi yang bergerak di sektor makanan. UMKM ini tumbuh bermula dari kepedulian pemiliknya yang melihat rendahnya harga produk hasil pertanian utamanya ketika masa panen tiba. Keterbatasan dalam pemasaran secara digital dan pencatatan keuangan mendorong tim pengabdi untuk ambil bagian dalam upaya menunjang tumbuh dan berkembangnya UMKM. Tim pengabdi membuat sebuah website sebagai sarana dalam digitalisasi pemasaran serta pencatatan keuangan yang sesuai dengan karakteristik usaha dari Obugame. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diharapkan mampu mengembangkan CV. Eldanan Berkah Karya terutama dalam bidang pengelolaan keuangan dan pengembangan metode pemasaran

    PRE-PROCESSED LATENT SEMANTIC ANALYSIS FOR AUTOMATIC ESSAY GRADING

    No full text
    In education, essay is considered as the best tool to evaluate student’s high order thinking and understanding. In the other hand, manual processing and grading essay answers by a teacher need much time and tending to subjectivity grading. Meanwhile automatic essay grading in e-learning system find the difficulties in comparing model or key answer to student’s answer because student’s can answer the question with so various way. That means a right answer also can be so various, for they have same semantic meaning. This paper proposed automatic essay grading using Latent Semantic Analysis. But before the texts being scored, they will be pre-processed using stop words removal and synonyms checking. Calibration process implemented for dealing with the various possible right answer and help to simplify the term matrix. Implementation of this approach using Java Programming Language and WordNet as lexical database for searching the synonyms of every given words. The accuracy obtained by this method is 54.9289%.</jats:p

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB PADA MATAKULIAH PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

    No full text
    Tidak sedikit permogram pemula yang kesulitan mempelajari konsep Pemrograman Berorientasi Objek karena beberapa faktor, antara lain: kurangnya con­toh penerapan konsep dalam program, kurangnya latihan dan kurangnya media yang memadai. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengembangkan sebuah media pem­belajaran berbasis web untuk matakuliah Pemrograman Berorientasi Objek yang da­pat digunakan oleh mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Informatika UM, dan (2) mengukur tingkat kelayakan media. Penelitian dilakukan dengan model pengem­bang­an media oleh Sadiman. Hasil penelitian adalah: (1)  tingkat kela­yakan materi yang disajikan sebesar 97%; (2) tingkat kelayakan dari sedi media sebesar 88,2%; (3) tingkat kelayakan media berdasarkan uji coba kelompok kecil sebesar 78,8%; dan (4) tingkat kelayakan media berdasarkan uji coba kelompok besar sebesar 82,05%.  Berdasarkan data yang diperoleh, media dinya­takan valid dan layak untuk digunakan

    Penguatan Wirausaha Berbasis Digital Dan Pengolahan Pangan Beku Bagi BUMDes Rekso Wijoyo, Desa Tambong, Banyuwangi

    No full text
    Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Politeknik Negeri Banyuwangi di Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dengan mitra BUMDes Rekso Wijoyo, melalui kegiatan bertajuk “Penguatan Wirausaha Berbasis Digital dan Pengolahan Pangan Beku.” Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia BUMDes dan masyarakat desa dalam mengolah potensi lokal menjadi produk pangan olahan beku bernilai jual tinggi serta memperkuat strategi pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan sejak Agustus–September 2025 melalui enam tahapan: koordinasi dan sosialisasi, pelatihan kewirausahaan, pelatihan pengolahan dimsum dan bakso ayam (frozen food), pelatihan desain kemasan menggunakan Canva Pro, pelatihan digital marketing, serta pendampingan dan evaluasi pasca pelatihan. Selama kegiatan, mitra dibekali sarana produksi berupa food processor, vacuum sealer, dan freezer box untuk mendukung keberlanjutan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi wirausaha dan keterampilan digital peserta; hadirnya 2 (dua) produk frozen food telah dihasilkan dalam skala uji coba, sementara BUMDes telah memiliki akun media sosial dan tengah memproses izin edar (NIB dan PIRT). Program ini juga menghasilkan luaran publikasi media massa (Radar Banyuwangi), artikel ilmiah, serta rancangan desain kemasan produk. Dampak kegiatan terlihat dari tumbuhnya semangat kewirausahaan digital dan meningkatnya kemandirian ekonomi warga melalui pengembangan unit usaha baru BUMDes berbasis potensi lokal yang berkelanjutan

    Website Development and Management Training as Information Publication Media in Tambong Village Banyuwangi

    No full text
    Tambong Village is a regional unit in Banyuwangi Regency, which was currently a priority for the government to develop because it has potential that needs to be explored and developed to improve its citizens&#039; welfare. Likewise, the development of human resources in rural areas should be prioritized so that regional competitiveness increases. One of the things that can trigger increased competitiveness between villages is to utilize information technology to provide information to residents and the broader community about what is in the village (for example, tourist attractions). For this reason, a website page is needed to convey information, and this page can also be used to report activities or other information to increase community enthusiasm to participate in the activities carried out. However, the village website page that has been provided has yet to be filled in with a content management system, so it cannot display information on activities and tourist attractions in Tambong village. It is because the village officials in charge of managing the village website still need more knowledge about the technical management of the information on the website. In addition, village officials also need knowledge and skills so that the information conveyed on the website can be packaged in an informative manner. Based on the needs of Tambong Village officials, this community service activity will train village officials on how to manage the website and use the Google Maps application so that the village website can be continuously updated and maximized to display quality information to the community and become information media to attract tourists to Tambong Village tourist attractions. After undergoing training, village officers were assigned to create website content, and villagers were asked to assess the quality of the content through a survey. The survey consisted of 9 questions and was conducted on 20 village residents. The survey results showed that the quality of the content created by the village officers was already good

    Website Inventaris UMKM Desa Labanasem sebagai Sarana Promosi dan Penguatan Kegiatan Usaha Masyarakat

    No full text
    Desa Labanasem merupakan salah satu desa di Kecamatan Kabat, Banyuwangi, yang memiliki permasalahan dalam pengelolaan UMKM yang ada. Keterbatasan tenaga dan personil untuk melakukan kunjungan dan monitoring satu per satu terhadap UMKM yang ada membuat perangkat desa Labanasem kesulitan dalam memahami kebutuhan UMKM sehingga dukungan yang diberikan oleh desa kepada UMKM belum maksimal. Selain itu, sebagian besar UMKM memiliki kendala dalam hal pemasaran produknya, dimana sebagian besar UMKM hanya dilakukan di depan rumah dan berakibat pada pendapatan secara ekonomi tidak maksimal. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menghadirkan sebuah website untuk menginventarisasi UMKM yang ada secara digital sekaligus sebagai sebuah sistem informasi yang menjembatani UMKM dan perangkat desa. Solusi ini membantu UMKM dalam mengkomunikasikan kebutuhan dan kondisi terkini usahanya sehingga strategi dan bantuan dari perangkat desa dapat tepat sasaran. Selain itu, pelaku UMKM dibekali dengan pelatihan digital marketing supaya dapat meningkatkan penjualan. UMKM diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaaan dari sosial media sebagai sarana dalam melakukan pemasaran produk

    The Application of Artificial Intelligence Strategies to Ecological Momentary Assessment Data in Suicide Research

    No full text
    Background: Ecological Momentary Assessment (EMA) facilitates the collection of detailed data regarding suicidal thoughts and behaviours in real-time and in-situ, offering opportunities to better understand complex suicide processes. Artificial Intelligence (AI), and, in particular, Machine Learning (ML) strategies, have increasingly been applied to such data in studies investigating suicidal thoughts and behaviours. Aims: The objective of this review is to summarise research on the application of AI strategies applied to EMA data in the study of suicidal thoughts and behaviours, and to describe the performance of AI strategies when applied to such data in the prediction of suicidal thoughts and behaviours. Methodology: The following databases: PsycINFO, PubMed, SCOPUS and EMBASE will be searched for articles meeting the inclusion criteria. Studies that apply AI to EMA data in the investigation of specific suicide outcomes (suicide ideation, suicide attempt, suicide death), collected across devices (Smartphone, Personal Digital Assistant, PC, tablet) and settings (clinical, community) will be included. Articles will be screened by title, abstract and full text. Data will be synthesized narratively. Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta Analyses (PRISMA) will be used to identify, select, and critically assess relevant studies while minimizing bias. Study information will be organised using a pre-defined form detailing: author name, year of publication, suicide outcome studied, device used, EMA data collected, sampling method, study type and quality, population studied, data sources and settings, AI used, and results reported. Quality appraisal will be performed using CREMAS, an adapted STROBE checklist for reporting EMA studies. Results: The systematic review is in progress with results anticipated in Autumn 2023. Conclusions: The existing literature indicates that the application of AI to EMA data in suicide research, is a potentially promising and rapidly evolving area of research. To our knowledge, this is the first systematic review that aims to provide a comprehensive overview of research employing both AI and EMA in the study of suicidal thoughts and behaviours. The development by the research tea
    corecore