TEKNO
Not a member yet
208 research outputs found
Sort by
STUDI KEMITRAAN SMK DENGAN DUNIA USAHA DAN INDUSTRI (STUDI KASUS DI SMK PGRI 3 MALANG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya SMK PGRI 3 Malang dalammenjalin kemitraan, baik kemitraan dalam bidang kurikulum, serta sarana prasarana.Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode pengamatan atau observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan observasi yang dilakukan oleh peneliti adalah pengamatan lingkungan atau kejadian yang terjadi pada lingkup tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) SMKPGRI 3 Malang memiliki struktur organisasi yang khusus menangani masalah kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri; (2) Manajemen pengelolaan kerjasama di SMK PGRI 3 Malang antara lain: adanya MoU antara sekolah dan industri mitra, menjaga kualitas siswa, selalu melibatkan industri dalam berbagai kegiatan; (3) bentuk kerjasama yang dilakukan dalam hal penyusunan kurikulum, pembelajaran, dan evaluasi yang dilakukan di akhir pembelajaran kelas XII; (4) bentuk kerjasama dalam bidang sarana dan prasarana terwujud dalam pemenuhan
PERSUASI RASIONAL DAN DAYA TARIK PRIBADI KEPALA SEKOLAH DALAM RANGKA MENUJU KEMANDIRIAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kepala sekolah SMKNegeri 13 Malang dalam mempengaruhi konstituennya, melalui persuasi rasional (rational persuasion) dan daya tarik pribadi (personal appeals), ditinjau dari Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif, guna memperoleh deskripsi yang tepat, bagaimana kepala sekolah mempengaruhi konstituennya dalam rangka menuju kemandirian sekolah. Data dan informasi yang diperlukan, diperoleh melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru, staf administrasi, serta siswa, sedangkan observasi dilakukan langsung di SMK Negeri 13 KotaMalang. Melalui analisis yang komprehensif, dapat ditarik kesimpulan: (1) Kepala sekolah telah melakukan persuasi rasional (rational persuasion) dengan sangat baik; dan (2) Kepala sekolah memiliki daya tarik pribadi (personal appeals) yang kuat terhadap konstituennya, dalam mengelola dan memimpin sekolah menuju kemandirian, ditinjau dari Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA
Untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, perlu dibuat terobosan baruterus dilakukan pada proses pembelajaran. Upaya itu antara lain dalam pengelolaan pembelajaran, peningkatan sumber daya tenaga pendidikan, pengembangan materi ajar, serta paradigma pembelajaran baru dengan menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif. Pada pelaksanaan kegiatan praktikum Pembelajaran Berbantuan TIK (PBTIK) di Prodi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) dilakukan besama-sama dengan proses proses pembelajaran teori dalam kelas. Sehingga kegiatan praktikum dilaksanakan lebih sedikit dari pada teori, dan juga waktu dalam pelaksanaan praktikum membutuhkan yang panjang. Hal tersebut mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Oleh karena itu perlu dilakukan pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model yang digunakan adalah model pembelajaran berbasis proyek. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa kelas off D prodi Pendidikan Teknik Elektro (PTE) yang berjumlah 41 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Matakuliah PBTIK mahasiswa Semester V Prodi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes tulis. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus.Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Aktivitas belajar mahasiswa mengalami peningkatan. Tulisan ini dapat disimpulkan implementasi model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa, dapat meningkatkan hasil belajar aspek pengetahuan mahasiswa, meningkatkan hasil belajar aspek sikap mahasiswa matakuliah, serta meningkatkan hasil belajar aspek keterampilan mahasiswa pada matakuliah PBTIK
BAHAN AJAR BERBASIS WEBSITE MATA KULIAH WORKSHOP INSTALASI PENERANGAN LISTRIK DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Mata kuliah Workshop Instalasi Penerangan Listrik di Jurusan Teknik ElektroFakultas Teknik Universitas Negeri Malang masih memerlukan sumber referensi atau bahan ajar yang lebih efektif, inofatif dan menarik serta mengikuti perkembangan jaman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Bahan Ajar yang lebih menarik meliputi: (1) buku ajar, (2) jobsheet, dan (3) evaluasi kognetif berbasis website. Pengembangan menggunakan model Borg & Gall menghasilkan bahan ajar yang telah divalidasi oleh ahli materi yang menyatakan bahan ajar dan perangkat evaluasi berbasis website (89.27) dan jobsheet (85,71%) sangat valid.Validasi ahli media menyatakan bahan ajar dan perangkat evaluasi website (86.90%) dan jobsheet (89.58%) sangat valid, uji coba kelompok kecil menyatakan bahan ajar dan perangkat evaluasi website (85.95%) dan jobsheet (86.32%) sangat valid dan uji coba kelompok besar menyatakan bahan ajar dan perangkat evaluasi website (87.13%) dan jobsheet (89.71%) sangat valid, sehingga layak dan dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran pada mata kuliah Workshop Instalasi Penerangan Listrik di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang
BUKU DIGITAL CERITA ANAK BERBASIS MOBILE
Pendekatan bercerita memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi danmembentuk karakter anak. Penyajian konten cerita ke dalam buku digital memiliki potensi strategis untuk didistribusikan secara luas dan menarik. Artikel ini memaparkan pengembangan buku digital cerita anak pada perangkat mobile dengan format EPUB. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (analysis, design, development atau production, implementation atau delivery, dan evaluation). Hasil validasi produk menyatakan bahwa buku digital yang dikembangkan sudah valid dengan nilai 87,5% (ahli materi) dan 91,25% (ahli media)
INTERAKSI ANTARA FAKTOR INISIATIF DENGAN FAKTOR PENERAPAN MODEL KONSTRUKTIVISTIK PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI PADA SISWA SMK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah interaksi dan perbedaan hasilbelajar Pemrograman Web antara kelompok siswa dengan tingkat inisiatif tinggi dan inisiatif rendah yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning menggunakan handout berbasis peta konsep. Desain penelitian yang digunakan adalah True Experimental dengan rancangan faktorial 2 x 2. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas X Multimedia di SMK. Dari uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara tingkat inisiatif dan model pembelajaran, terdapat perbedaan rerata hasil belajar antar kelompok, dan kelompok yang paling berbeda secara signifikan adalahkelompok siswa dengan tingkat inisiatif tinggi yang mengikuti Discovery Learning dan kelompok siswa dengan tingkat inisiatif rendah yang mengikuti Discovery Learning. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa model pembelajaran Discovery Learning hanya cocok digunakan pada siswa dengan tingkat inisiatif tinggi, sedangkan model pembelajaran Problem Based Learning cocok digunakan pada siswa dengan kemampuan heterogen baik inisiatif tinggi maupun inisiatif rendah
PENGEMBANGAN APLIKASI EVALUASI PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK PENDIDIKAN JARAK JAUH
Online learning is an effective approach in distance education (PJJ). This approachallows the creation of a virtual classroom, where teachers can still deliver the material directly and collaboratively despite being in separate locations. Unfortunately, the limitations of available applications, especially in the evaluation at the end of the study resulted in the analysis of the evaluation scheme which used to be less easy to digest, especially with regard to quality problems. Therefore, it is necessary that the solution be flexible evaluation of applications and can be used with ease. This study aims to develop learning applications toimprove the evaluation of distance education services, with emphasis on using interactive learning media. The results in this research is a application of online learning evaluation that can be widely accessible through the Internet. The application can be used for a variety of subjects at various levels of education limited by the questions used in the form of multiple choice. This product has been tested for the application feasibility, both in terms of product functionality and usability aspects of the product. Based on the test results it can be concludedthat the developed application products fit for use
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN TEKNIK MIKROPROSESOR PADA SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI DI SMK N 3 BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari penerapan PBL pada mata pelajaran Teknik Mikroprosesor pada siswa kelas XI Jurusan Teknik Elekronika Industri di SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian ini adalah kelas XI TEI 1 SMKN 3 Boyolangu yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan tes akhir. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan cara mengolah data, menyajikan data, menarik kesimpulan, dan selanjutnya dilakukan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan dari siklus ke-1 sampai siklus ke-3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa
PEMBANGKIT KEY POLYALPHABETIC CIPHER PADA KRIPTOGRAFI SIMETRI MENGGUNAKAN JAVA
Kriptografi adalah usaha untuk mengirim pesan rahasia ke penerima denganmenggunakan sistem kode untuk membuat pesan tersebut tidak bisa dipahami oleh pihak ketiga. Didalam kriptografi ada dua macam proses yaitu : proses enkripsi dan proses deskripsi. Enkripsi modern berbeda dengan enkripsi konvensional. Enkripsi modern sudah menggunakan komputer untuk pengoperasiannya, berfungsi untuk mengamankan data baik yang ditransfermelalui jaringan komputer maupun yang bukan. Hal ini sangat berguna untuk melindungi kerahasiaan, integritas data, autentikasi dan non-repudiasi. Salah satu metode yang digunakan yaitu kriptografi simetri atau algoritma simetri. Algoritma ini sering disebut dengan algoritma klasik karena memakai kunci yang sama untuk proses enkripsi dan deskripsi. Ada berbagai serangan keamanan enkripsi untuk dapat mendekrip ciphertext. Salah satu bentuk metode yang dapat mengatasi keamanan data adalah menggunakan pembangkit key polyalpabetic cipher, karena dibuat dari sejumlah cipher abjad-tunggal, masing – masing dengan kunci yang berbeda
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) YANG DIINTERAKSIKAN DENGAN MEDIA SOSIAL PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF TKJ KELAS X SMKN 1 PUNGGING, MOJOKERTO
Penyampaian materi pada kegiatan pembelajaran Kelas X TKJ dilaksanakan dengan metode ceramah oleh guru seperti yang dilakukan di SMKN 1 Pungging Mojokerto. Ceramah tersebut berdasarkan materi yang ada pada modul teks. Pembelajaran ini berjalan monoton meskipun telah memanfaatkan media presentasi. Hal ini berpengaruh pada motivasi belajar siswa rendah yang berakibat pada rendahnya pemahaman siswa. Media pembelajaran berbasis CMS yang memanfaatkan interaksi dengan Facebook dan Twitter merupakan alternatifnya, karena saat ini sebagian besar siswa mengakses Facebook dan Twitter secara intensif. Agar pembelajaran efektif dan efisien, tidak terkesan monoton, dan siswa termotivasi untuk belajar, maka diperlukan media pembelajaran yang dapat digunakan oleh siswa di dalam maupun di luar kelas. Model pengembanga media pembelajaran yang digunakan adalah model ADDIE, sedangkan pengembangan perangkat lunak CMS Joomla menggunakan model Incremental. Perolehan skor persentase dari empat tahap uji coba yaitu, 89,9% untuk uji validitas ahli media; 96% untuk uji validitas ahli materi; 92,3% untuk uji kelompok kecil; 89,5% untuk uji lapangan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis CMS Joomla dinyatakan valid dan layak untuk diterapkan sebagai alternatif penyampaian pembelajaran siswa