1,720,974 research outputs found
Peran Media Kampus dalam Memberitakan Kegiatan Kampus di UIN Alauddin Makassar (Studi Kasus Washilah Online)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Washilah Online mempunyai peran sebagai media informasi, edukasi dan hiburan bagi para pembaca. Di samping itu, hambatan yang dialami oleh Washilah Online dalam melaksanakan perannya adalah kurangnya fasilitas seperti komputer dan jaringan wifi di redaksi Washilah Online
Pengaruh Pemahaman dan Kesadaran Muzakki terhadap Kepatuhan Membayar Zakat Pertanian dengan Penguatan Pendapatan Pertanian (Studi Pada Masyarakat Kecamatan Mapilli Kabupaten Polman)
Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan menggunakan SPSS dalam mengestimasi data yang ada dalam penelitian ini. Secara parsial pemahaman dan kesadaran muzaki berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan zakat hasil pertanian. Pendapatan memoderasi kesadaran muzakki terhadap kepatuhan membayar zakat, namun tidak mampu memoderasi pemahaman muzakki terhadap kepatuhan membayar zakat
Penerapan Etika Bisnis Islam dalam Transaksi Facebook Marketplace (Studi pada Penjual Pengguna Facebook Marketplace di Polewali Mandar)
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa mekanisme transaksi dalam facebook marketplace meliputi penjual, pembeli, transaksi jual beli, dan pengiriman. Penjual sebagai pelaku usaha akan menawarkan dagangan secara publik yang dapat dilihat oleh calon pembeli yang mencari barang di facebook marketplace, kemudian penjual dan pembeli akan melakukan transaksi jual beli yang diakhiri dengan proses
pengiriman barang. Transaksi yang dilakukan di facebook marketplace secara umum telah sesuai dengan etika bisnis Islam yang meliputi, prinsip kesatuan, prinsip keadilan,
prinsip pertanggungjawaban, prinsip kehendak bebas, prinsip kebenaran dan prinsip ihsan. Namun belum dilakukan secara sempurna
Pemanfaatan Limbah Tepung Cangkang Telur sebagai Bahan Subsitusi Tepung Ikan pada Bahan Baku Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Pakan merupakan unsur penting dalam menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Pakan adalah salah satu faktor yang sangat menentukan kelangsungan hidup dan pertumbuhan organisme. Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh ikan setiap harinya berhubungan erat dengan ukuran berat dan umurnya. Persentase jumlah pakan yang dibutuhkan semakin berkurang dengan bertambahnya ukuran dan umur ikan. Rata – rata jumlah pakan harian yang dibutuhkan oleh seekor ikan adalah sekitar 3% - 5% dari berat total badannya (biomassa). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung cangkang telur pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Faktor lain yang menentukan kebutuhan pakan harian adalah perbedaan lingkungan, terutama suhu air. Perubahan juga berepengaruh terhadap aktifitas hidup, khususnya metabolisme. Peningkatan kebutuhan pakan pada suhu tinggi disebabkan oleh pengeluaran energi untuk aktifitas hidup dan pemeliharaan tubuh yang juga meningkat. Kandungan oksigen terlarut juga mempengaruhi nafsu makan ikan. Kandungan oksigen terlarut berbanding terbalik dengan tinggi rendahnya suhu air. Kandungan oksigen terlarut rendah pada suhu air tinggi. Kandungan okisgen terlarut tinggi pada suhu air rendah. Beberapa alternatif sebagai sumber protein lain yang harganya relatif murah dan kualitasnya tetap baik untuk menggantikan atau mensubstitusi tepung ikan sebagai penyusun pakan dijadikan bahan baku pakan ikan seperti beberapa bahan limbah yang masih memiliki sumber protein yang tinggi sehingga tidak menutup kemungkinan bagi petani ikan untuk memproduksi pakan buatan sendiri yang mememiliki nilai ekonomis dan tingkat kualitas yang baik sehingga dapat menekan biaya produksi dan keuntungan pun dapat di tingkatkan
PENGEMBANGAN MANAJEMEN WISATA BAHARI DAN KETERLIBATAN MASYARAKAT: STUDI KASUS PANTAI NAMBO, KENDARI
Pariwisata bahari di Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian nasional melalui pengembangan destinasi yang berkelanjutan. Namun, kurangnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata bahari di Pantai Nambo, Kendari, menghambat tercapainya tujuan tersebut. Penelitian ini mengisi kesenjangan pengetahuan dengan mengeksplorasi strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata bahari yang berkelanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis dan normatif empiris, menggabungkan wawancara mendalam, observasi, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan masyarakat lokal masih rendah, namun dapat ditingkatkan melalui edukasi, pelatihan, dan dukungan dari pemerintah dan sektor swasta. Temuan utama mencakup peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setelah adanya keterlibatan aktif dalam program konservasi. Partisipasi masyarakat yang lebih besar dalam pengelolaan wisata bahari menunjukkan dampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mencapai tujuan pengelolaan wisata yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam bidang sumber daya manusia dengan menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dapat meningkatkan keberlanjutan dan kesejahteraan ekonomi melalui pengelolaan wisata bahari yang inklusif
KKN-PPM LANRISANG MELALUI OPTIMALISASI USAHA MINA-TANI GUNA MENUNJANG PENGEMBANGAN KPPN KABUPATEN PINRANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN
KKN-PPM through Optimization of Mina-Tani Business to Support the Development of KPPN in Lanrisang District, South Sulawesi ProvinceAbstract. The KKN-PPM service program is a learning process for students as well as a vehicle for community empowerment. The purpose and benefits of this program are to increase the knowledge and skills of community\u27s to optimally utilizing the potential of resources, increase the technical competence of students in community empowerment, and increase the acceleration of the regional development process, particularly the development of the Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). KKN-PPM is carried out in Lanrisan Village, Lerang Village, Waetuoe Village, Lanrisang District, Pinrang Regency. Technologies applied through the KKN-PPM work program include nitrobacter-based milkfish culture technology, minapadi cultivation, aquaponics cultivation, waste utilization for creative products and fish feed, diversification of processed fish, early education about fisheries and marine for school students and socialization likes to eat fish (GEMARI), as well as the development of beach tourism. Program implementation partners are the sub-district and village governments and fisheries extension agents with target audiences of farmer groups, housewife groups and school students. The model of the program implementation approach is Participatory Rural Appraisal, Participatory Technology Development, and Community Development with non-technical counseling methods, technical counseling, as well as demonstration and field practice on the pilot land. The results achieved in this activity were increased knowledge and skills of the target audience in implementing several aquaculture systems and diversification of fish preparations and the use of waste into creative products and fish feed, there were several examples of aquaculture, GEMARI program socialization, early reduction of fisheries and marine to school students, and the availability of beach tourism support facilities.Keywords: Optimization, mina-tani National Priority Rural Areas, demonstration landAbstrak. Program pengabdian KKN-PPM merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus wahana pemberdayaan masyarakat. Tujuan dan manfaat program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumberdaya secara optimal, meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan percepatan proses pembangunan daerah, khususnya pengembangan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). KKN-PPM dilaksanakan di Kelurahan Lanrisan, Desa Lerang, Desa Waetuoe Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang. Teknologi yang diterapkan melalui program kerja KKN-PPM antara lain teknologi budidaya ikan bandeng berbasis nitrobakter, budidaya minapadi, budidaya akuaponik, pemanfaatan sampah/limbah untuk produk kreatif dan pakan ikan, diversifikasi olahan ikan, edukasi dini tentang perikanan dan kelautan bagi siswa sekolah dan sosialisasi gemar makan ikan (GEMARI), serta pengembangan wisata pantai. Mitra pelaksanaan program adalah pemerintah kecamatan dan desa serta penyuluh perikanan dengan khalayak sasaran kelompok tani, kelompok ibu rumah tangga, dan siswa sekolah. Model pendekatan pelaksanaan program adalah Participatory Rural Appraisal, Participatory Tecnology Development, dan Community Development dengan metode penyuluhan non teknis, penyuluhan teknis, serta demonstrasi dan praktek lapang di lahan percontohan. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan khalayak sasaran dalam menerapkan beberapa sistem budidaya dan diversifikasi olahan ikan serta pemanfaatan sampah/limbah menjadi produk kreatif dan pakan ikan, terdapatnya beberapa percontohan budidaya, tersosialisasinya program GEMARI, teredukasinya secara dini tentang perikanan dan kelautan kepada siswa sekolah, dan terdapatnya fasilitas pendukung wisata pantai.Kata Kunci: Optimalisasi, mina-tani, Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional, lahan percontoha
Distribusi Spasial dan Faktor Kontaminasi Logam Berat di Pesisir Kota Makassar
The presence of heavy metals in coastal waters is a threat to the wealth of coastal ecosystems because they are toxic. The people activities of Makassar City are centered in the coastal area so that they have the potential to produce heavy metal pollutants that can escape into coastal waters. This study aimed to determine the distribution of heavy metal concentrations in the sediment and water column and to determine the contamination factor. The research location is along the coast of Makassar City by determining the location of the observation based on potential sources of input, namely ports, river estuaries, and tourism activities. The research method used survey methods with in-situ measurements (oceanographic parameters) and ex-situ (heavy metal concentrations) and data presentation using tables, graphs, and analysis of variance test results. The concentration of heavy metals Pb, Cd, and Zn in the sediment were higher and significantly different (p 0.05) spatially (ports, river estuaries, tourist sites). Heavy metals in the sediments did not exceed the quality standard, while several heavy metals in the water column exceeded the quality standards, namely Pb and Cd. The contamination level of heavy metal pollutants studied in the coastal waters of Makassar City was low (CF Zn> Pb> Cu. Keberadaan logam berat di perairan pesisir merupakan ancaman bagi kekayaan ekosistem pesisir sebab bersifat toksik. Aktivitas masyarakat Kota Makassar berpusat di daerah pesisir sehingga berpotensi menghasilkan bahan pencemar logam berat yang dapat lepas ke perairan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi konsentrasi logam berat di sedimen dan kolom air serta menentukan faktor kontaminasi. Lokasi penelitian di sepanjang pesisir Kota Makassar dengan penentuan lokasi pengamatan berdasarkan potensi sumber masukan yaitu pelabuhan, muara sungai, dan aktivitas wisata. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan pengukuran secara insitu (parameter oseanografi) dan exsitu (konsentrasi logam berat) serta penyajian data menggunakan tabel, grafik, dan hasil pengujian analisis varians. Konsentrasi logam berat Pb, Cd, dan Zn pada sedimen lebih tinggi serta berbeda secara signifikan (p0,05) secara spasial (pelabuhan, muara sungai, lokasi wisata) Logam berat pada sedimen tidak melampaui baku mutu sedangkan pada kolom air terdapat beberapa logam berat yang melampaui baku mutu yaitu Pb dan Cd. Tingkat kontaminasi bahan pencemar logam berat yang diteliti di perairan pesisir Kota Makassar termasuk rendah (CFZn>Pb>Cu.
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
