472 research outputs found
Studi Perancangan Pemutus Daya Pada GIS (Gas Insulated Switchgear) 500 kV di PT. YTL Jawa Timur PLTU Paiton Unit 6
ABSTRAK Fandy Achmad 2011. Studi Perancangan Pemutus Daya Pada GIS (Gas Insulated swichgear) 500 KV di PT. YTL Jawa Timur PLTU Paiton unit 6. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Yuni Rahmawati, S.T. M.T. dan Rodhi Faiz, S.T. M.T. Kata Kunci: Hubung Singkat 3 Phasa, Kapasitas, Circuit Breaker, Untuk menyediakan jumlah daya yang besar serta berkelanjutan maka diperlukan sebuah sistem penyaluran energi listrik yang aman dan andal, sehingga membutuhkan kinerja yang mumpuni dari peralatan-peralatan tenaga listrik yang ada di pembangkit. Peralatan-peralatan tenaga listrik tersebut meliputi generator, transformator, gas insulated switchgear (GIS) yang di dalamnya terdapat pemutus daya (circuit breaker). Penyaluran energi listrik akan melalui sebuah circuit breaker yang berfungsi sebagai pemutus tenaga pada gardu pembangkit yang menggunakan gas sebagai media isolasi.Setiap sistem tenaga listrik dilengkapi dengan sistem proteksi untuk mencegah terjadinya kerusakan pada peralatan sistem dan mempertahankan kestabilan sistem ketika terjadi gangguan, sehingga kontinuitas pelayanan dapat dipertahankan. Salah satu komponen sistem proteksi adalah pemutus tenaga (circuit breaker). Pemutus tenaga adalah saklar yang secara sadar dapat dipergunakan untuk menghubung dan memutuskan rangkaian listrik sesuai dengan arus atau daya hubung yang tertera pada data pemutus tenaga tersebut.Tugas Akhir ini dilakukan dengan cara studi literatur dan pengamatan dilapangan yaitu di PT. YTL Jawa Timur atau Paiton unit 5 & 6. Setelah mengumpulkan beberapa data, selanjutnya melakukan studi arus hubung singkat 3 phasa kemudian melakukan perhitungan untuk menentukan nilai arus hubung singkat. Arus hubung singkat juga di simulasikan menggunakan program EDSA 2005 kemudian membandingkan antara hasil pengamatan dilapangan dengan perhitungan manual ataupun dengan program EDSA 2005. Setelah nilai arus hubung singkat diketahui, selanjutnya kita menentukan kapasitas circuit breaker yang digunakan di GIS 500 kV PLTU Paiton unit 6
Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam Buku Khotbah Jumat Karya Achmad Sunarto
Analysis of Language Errors in the Friday Sermon Book by Achmad Sunarto The author chooses language error analysis because every written work that has been read, especially the sermon book by Achmad Sunarto, still has language errors. The language errors contained in each book are very important to note. Each word has its own meaning and meaning, if the writing of each word has an error it will have a different meaning or meaning. Therefore, to find out language errors in the Friday Sermon Book, Setyawati uses the theory of language errors in the book so that she can find out language errors. The problems of this research are: (1) How are language errors at the morphological level including the omission of affixes in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book, (2) How are language errors at the morphological level including sounds that should be melted not melted in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book, (3) How do language errors at the morphological level include sound decay that should not be melted in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book, (4) How do language errors at the morphological level include the use of inappropriate affixes in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book. The purpose of this study is to describe, analyze, and interpret language errors in Achmad Sunarto's Friday Sermon Book. The data source of this research is the Friday sermon by Achmad Sunarto. The method that the author uses in this research is the method of content analysis and the approach used in this research is a qualitative approach. The technique used in this research is documentation technique and hermeneutic technique. The results of the study concluded that there were 25 language errors, namely: the omission of affixes contained 18 data, the sound that should have melted was not melted, there were 6 data, the yield of the sound that should not have melted there was 1 data, and the use of affixes was not appropriate. So it can be concluded that the Analysis of Language Errors in the Friday Sermon Book by Achmad Sunarto contains language errors at the morphological level and is dominated by language errors of omitting affixes
PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DENGAN KENDALA KETERBATASAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN ALAT (Studi Kasus: Proyek Steam Boiler dan Central Boiler Oleh PT Swadaya Graha di Kota Kediri, Jawa Timur)
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui Achmad Syaifuddin Arif1), Ceria Farela Mada Tantrika2), Ihwan Hamdala3Terima kasihÂ
PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Jogoloyo Demak)
Persetujuan atau perjanjian sewa menyewa sangat penting, yaitu si pemilik barang
hanya menyerahkan pemakaian dengan mengadakan pemungutan dari hasil
barang yang disewakan. Dalam perjanjian sewa menyewa, hak pemilik atas
barang tersebut berada ditangan yang menyewakan. Penulisan skripsi yang
berjudul “WANPRESTASI DAN PENYELESAIAN DALAM PERJANJIAN
SEWA MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Jogoloyo Demak)” bertujuan
untuk mengetahui bentuk-bentuk wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa
menyewa mobil yang dilakukan oleh pelaku usaha penyewaan mobil di Kota
Demak. Mengetahui serta menganalisis bentuk dari penyelesaian wanprestasi
dalam perjanjian sewa menyewa mobil di Kota Demak yang terkadang masih
sering terjadi.
Pendekatan masalah yang akan digunakan untuk membahas permasalahan dalam
penulisan hukum ini adalah pendekatan yuridis empiris. Dimana spesifikasi
penelitian pada penelitian ini menggunakan diskriptif analitis. Sumber data yang
digunakan bersasal dari data primer dan data sekunder, serta teknik analisis data
yang digunakan menggunakan analisis data kualitatif dengan teknik pengumpulan
data menggunakan data wawancara
Hasil penelitian dari penulisan ini menunjukan bahwa: Bentuk dari wanprestasi
yang timbul dari pelaksanaan sewa menyewa rental mobil di Kota Demak adalah
tidak dapat memenuhi pesanan, terlambat pelunasan, bahkan mobil rental
digadaikan oleh konsumen. Penyelesaian dari wanprestasi sewa menyewa rental
mobil di Kota Demak adalah dengan didasarkan atas perjanjian timbal balik, yaitu
resiko ditanggung kedua belah pihak sesuai dengan kesepakatan antara penyewa
dan pemberi sewa atau penyelesaian dilakukan dengan kekeluargaan.
Kata Kunci : Wanprestasi, Perjanjian, Sewa Menyew
PENGARUH KARAKTER PERMUKIMAN TERHADAP TINGKAT KESEHATAN PENGHUNINYA DESA PINGGIRPAPAS KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP
Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kondisi di lokasi studi tergolong permukiman kumuh. Hal ini disebabkan karena kondisi permukiman yang ada memiliki ciri-ciri yang tampak, seperti permukiman yang sangat padat tidak ada sirkuasi udara yang baik, kemudian karena keterbatasan penghasilan, kemampuan masyarakat untuk meningkatkan mutu dan kesehatan lingkungan pun menjadi sangat kurang. Selain itu permasalahan fisik bangunan serta sanitasi dasar yang ada juga jauh dari standar sehat.
Dalam mengidentifikasi kondisi permukiman di lokasi studi dilakukan pengumpulan sejumlah informasi atau data melalui penyebaran kuisioner ke mayarakat agar dapat mengetahui secara langsung karakteristik fisik permukiman serta sanitasi dasar yang ada di lokasi studi berdasarkan informasi dari masyarakat. Selain itu pula dilakukan pengumpulan data mengenai tingkat kesehatan masyarakat dari instansi terkait (PUSTU) serta pihak yang bertanggung
jawab pada lingkup desa, baik berupa data hasil wawancara maupun data nominal. Berdasarkan hasil identifikasi di atas dirasa cukup untuk dilakukan sebuah analisa yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang disebabkan oleh karakter permukiman (fisik bangunan maupun sanitasi dasar) terhadap tingkat kesehatan penghuniny
Pengaruh Persepsi Harga Dan Kualitas Layanan Terhadap Minat Pembelian Ulang (Survei Pada Konsumen Go-Ride Di Kota Surabaya)
Penelitian yang dilakukan berjudul Pengaruh Persepsi Harga dan Kualitas Layanan terhadap Minat Pembelian Ulang (Survei pada Konsumen Go-ride di Kota Surabaya). Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui pengaruh variabel Persepsi Harga (X1) secara parsial terhadap Minat Pembelian Ulang (Y). 2). Untuk mengetahui pengaruh variabel Kualitas Layanan (X2) terhadap Minat Pembelian Ulang (Y). 3). Untuk mengetahui pengaruh secara simultan (bersama-sama) variabel Persepsi Harga (X1) dan Kualitas Layanan (X2) terhadap Minat Pembelian Ulang (Y). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan atau explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel machin and campbell dengan kriteria populasi tidak diketahui, dengan jumlah sampel sebanyak 116 orang responden. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Analisi data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1). secara parsial variabel Persepsi Harga (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Pembelian Ulang (Y), ini dibuktikan dengan nilai probabilitas Ftabel dan nilai probabilitas <0,05. Perusahaan diharapkan tetap menjaga dan memaksimalkan kualias dan strategi penetapan harga yang tepat pada layanan Go-ride mengingat persepsi harga dan kualitas layanan merupakan hal yang berpengaruh positif terhadap minat pembelian ulang, sehingga resiko konsumen yang akan berhenti melakukan pembelian atau beralih ke layanan jasa perusahaan lain dapat di minimalisir
Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit (Studi Kasus Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru)
Environmental health of the hospital is very important, therefore it is necessary to strive for proper and appropriate management of waste so that it is disposed of in compliance with the quality standard requirements of hospital waste water. So the authors are interested in conducting research on evaluating wastewater treatment, in this case the WWTP at Arifin Achmad Hospital. The purpose of this study was to evaluate the effectivenness of wastewater treatment and quality standart. The parameters of wastewater studied were Temperature (Temperature), TSS (Total Suspended Solids), pH (Degree of Similarity), NH3 (Ammonia), COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biochemical Oxygen Demand), and Coliform MPN. The research method used by the author in this study is descriptive method, namely by collecting data through interviews and field observations with the aim of getting an overview of wastewater treatment evaluation in Arifin Achmad Hospital which will then be analyzed. From the results of the study, it is known that the processing effectiveness at Arifin Achmad Pekanbaru Hospital has fulfilled the requirements in accordance with Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004 regulations, namely the process of managing wastewater using the Anaerobic -Aerobic Biofilter system and using rotating biological contactor (RBC). The measurement results of each waste parameter are in accordance with Minister of Environment Decree No.5 of 2014 concerning hospital waste water quality standards, namely the value of the temperature at the outlet (after processing), is 28,1 0 C, TSS at the outlet 10,0 mg/L, PH at the outlet 6,83 mg/L, Free NH3 at outlet 0,039 mg/L, COD at outlet 41,7mg/L, BOD at outlet 7.8 mg/L, and MPN Coliform at outlet 2.200 MPN. So at the WWTP Arifin Achmad, it is already the quality standart and is suitable for disposal to the nearest channer
THE POTENTIAL OF DIGITIZING THE ISTISHNA CONTRACT DURING A PANDEMIC COVID-19 IN INDONESIA
The current istishna contract has experienced an event of digitization and adaptation to the buying and selling activities of the public, especially in Indonesia, namely by utilizing an online or network-based system. During the Covid-19 pandemic, it was not uncommon to find several businesses implementing the istishna contract as a manifestation of the digitization of buying and selling contracts. However, it is still not known for sure whether the istishna contract has the potential to be adequately implemented by the teachings of Islamic law or not, especially in the digitalization era, which adapts the istishna contract into an Islamic-based transaction activity that uses various information technology facilities. This research is qualitative research with the retrieval method of information utilizing a literature study. Thus, in finding conclusions on the problems discussed, the author uses a normative approach that examines the issue according to the views of norms, one of which is religious norms related to the permissibility and opportunities of digitizing the istishna contract in Indonesia. In addition, the author analyzes the impact of the pandemic on the economy, which is, of course, related to the potential for the istishna contract. This study aimed to determine the potential for digitizing the istishna contract, especially during the Covid-19 pandemic. From this research, the conclusion is that the istishna contract has the potential to be quite good in the community's economic activities during the Covid-19 pandemic, even though it is in the form of digitalization
PELANGGARAN PENGGUNAAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP SOPAN SANTUN DALAM ACARA MUSIK DAHSYAT DI RCTI
“Pelanggaran Penggunaan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Sopan Santun dalam Acara Musik Dahsyat di RCTI” merupakan judul dalam penelitian ini yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis penyimpangan prinsip kerja sama dalam Acara Musik Dahsyat di RCTI. Penelitian difokuskan pada permasalahan prinsip kerja sama dalam Acara Musik Dahsyat di RCTI yang dikaji secara pragmatik. Metode analisis data yang digunakan adalah pengolahan data secara deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan metode teknik simak dan teknik catat.
Hasil penelitian pada Acara Musik Dahsyat di RCTI menunjukkan beberapa hal mengenai pelanggaran prinsip kerja sama dan sopan santun terdiri dari pelanggaran maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim hubungan, maksim pelaksanaan dan pelanggaran maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kesepakatan, maksim simpati. Bentuk pelanggaran prinsip kerja sama dan prinsip sopan santun pada Acara Musik Dahsyat di RCTI sering memunculkan efek humor sehingga keberhasilan penutur dalam pragmatis tersebut akhirnya menimbulkan humor dengan menggunakan pelanggaran-pelanggaran prinsip kerja sama dan prinsip sopan santun
Transmisi Pemaknaan Al-Qur’an Dalam Sekar Sari Kidung Rahayu Karya Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja
This research aims to describe Sekar Sari Kidung Rahayu and determine the transmission of science that occurs in this work. In this research the author used a qualitative descriptive research method. The results of this research are first, Sekar Sari Kidung Rahayu by Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja is a tembang macapat which was composed as a form of response, appreciation and reception for the presence of the Qur'an in his cultural group. This work contains the meaning of the Qur’an , invitations and advice in studying the Qur’an . The completed work consists of Surah Al-Fatihah, An-Naba' -- An-Nas (Juz 'Amma), Yasiin, Al-Baqarah, Ali-Imron and pieces of verses from the Qur’an . Second, the transmission of science that occurs consists of three stages: 1) Eyang's awareness of his cultural group which perpetuates the macapat tradition alongside the existence of pesantren as centers of Islamic religious education. 2) Interest in the form of Eyang's idea to compose tembang macapat containing meaning from the Qur’an . 3) Adoption takes the form of Eyang's actions as a transmitter in implementing ideas in his work. The meaning of the Qur'an by Eyang Achmad Djuwahir was then transmitted to the general public in the form of books, audio-visual documentation in digital media and through the Macapat community which studied Sekar Sari Kidung Rahayu.
Keywords : tembang macapat, reception of the Qur’an, transmission of science.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sekar Sari Kidung Rahayu dan mengetahui proses transmisi pengetahuan yang terjadi pada karya tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pertama, Sekar Sari Kidung Rahayu karya Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja merupakan tembang macapat yang disusun sebagai bentuk respon, apresiasi sekaligus resepsi atas hadirnya Al-Qur’an pada kelompok budayanya. Karya tersebut berisi kandungan Al-Qur’an, ajakan dan nasihat dalam mempelajari Al-Qur’an. Karya yang sudah diselesaikan terdiri dari Surat Al-Fatihah, An-Naba’-An-Nas (Juz ”˜Amma), Yasiin, Al-Baqarah, Ali-Imron dan potongan ayat-ayat Al-Qur’an. Kedua, transmisi pengetahuan yang terjadi terdiri atas tiga tahapan: 1) Kesadaran (awareness) Eyang terhadap kelompok budayanya yang melanggengkan tradisi macapat berdampingan dengan keberadaan pesantren sebagai pusat pendidikan agama Islam. 2) Minat atau ketertarikan (interest) berupa gagasan Eyang untuk menyusun tembang macapat yang berisi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. 3) Adopsi (adoption) berupa tindakan Eyang sebagai transmitter dalam mengimplementasikan gagasan pada hasil karyanya. Pemaknaan Al-Qur’an oleh Eyang Achmad Djuwahir selanjutnya ditransmisikan ke khalayak ramai berupa buku, dokumentasi audio-visual dalam media digital serta melalui paguyuban macapat yang mengkaji Sekar Sari Kidung Rahayu.
Kata kunci : tembang macapat, resepsi Al-Qur’an, transmisi pengetahuan
- …
