106 research outputs found

    PENGARUH PERGERAKAN ANGKUTAN BARANG TERHADAP KELANCARAN ARUS LALU LINTAS (STUDI KASUS : RUAS JALAN TGH FAESAL SWETA KOTA MATARAM

    No full text
    Transportasi merupakan sarana yang di butuhkan banyak orang dari jaman dahulu sampai sekarang untuk angkutan melaksanakan kegiatanya. Angkutan barang memegang peranan yang penting sebagai penopang perekonomian suatu daerah atau negara antar pulau atau daerah khususnya daerah Kota Mataram. Oleh karena itu penulis mengidentifikasi faktor – faktor yang mampu mempengaruhi kinerja angkutan barang pada ruas Jalan TGH Faesal Sweta kota Mataram.dan Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk memperkaya konsep atau teori ilmu geografi dan lalu lintas khususnya di bidang Sistem Transportasi.Untuk parameter arus kendaraan yang diukur secara langsung dilapangan adalah keadaan lalu lintas seperti arus jenuh dan volume lalu lintas. nilai kecepatan perjalanan rata rata selama pengambilan data menggunakan kendaraan angkutan barang adalah 25 Km/jam dengan panjang segmen 2 Km. Nilai Hambatan Samping = 78,03 ( VL ) menandakan sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta faktor- faktor yang mempengaruhi kinerja ruang jalan maka penulis merekomendasikan bahwa penggunaan kendaraan angkutan barang pada ruas jalan jalan TGH Faesal Sweta Kota Mataram untuk kondisi jam puncak (peak hour) terjadi pada sore hari (17.00-18.00) tidak dianjurkan

    Uji Kinerja Instalasi AnodizingDitinjau dari Pengaruh Variasi Voltase terhadap Warna dan Ketebalan Lapisan

    No full text
    ABSTRACT Akbar, Faesal Cahya.2016. Uji Kinerja Instalasi Anodizing Ditinjau dari Pengaruh Variasi Voltase terhadap Warna dan Ketebalan Lapisan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Wahono, S.ST., M.Pd, (II) Prof. Dr. Waras, M.Pd Kata kunci: Anodizing, Oksida, Voltase.Anodizing aluminium merupakan pembentukan lapisan oksida pada permukaan aluminium yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan korosi, meningkatkan adhesi cat, meningkatkan ketahanan abrasi pada aluminium, dan memperbesar emisivitas. Pada penelitian ini akan diteliti pengaruh variasi voltase terhadap warna dan ketebalan lapisan hasil anodizing, untuk itu diperlukan suatu instalasi yang digunakan untuk proses anodizing. Instalasi anodizing yang dibuat harus mengacu pada instalasi anodizing yang terdapat pada Industri dan teori-teori yang berhubungan dengan anodizing, maka dari itu diperlukan uji kinerja instalasi anodizing terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan proses penelitian pengaruh voltase terhadap warna dan ketebalan lapisan. Uji kinerja instalasi anodizing bertujuan untuk memastikan bahwa instalasi anodizing yang dibuat sesuai dengan standar. Standar yang diperhatikan dalam uji kinerja instalasi anodizing adalah ketebalan lapisan dan warna yang dihasilkan. Berdasarkan hasil uji coba, instalasi tersebut dapat memenuhi standar ketebalan lapisan sesuai dengan ketebalan lapisan standar EAA karena instalasi tersebut dapat menghasilkan ketebalan lapisan >5 µm, dan warna yang dihasilkan sesuai dengan standar industri karena menghasilkan warna yang relatif sama dengan hasil anodizing pada industri. Pada penelitian ini yang variabel bebasnya adalah variasi voltase yang digunakan pada proses anodizing, masing-masing sebesar 3 volt, 6 volt, 9 volt, dan 12 volt.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan voltase, maka semakin tinggi pula ketebalan lapisan yang dihasilkan. Ketebalan lapisan yang paling tinggi dihasilkan pada anodizing dengan penggunaan voltase 12 volt sebesar 8,67 µm. Dalam pengujian warna yang dilakukan didapatkan hasil  bahwa penggunaan voltase yang semakin tinggi akan menghasilkan warna pada permukaan lapisan oksida yang semakin gelap. Warna yang paling gelap dihasilkan pada  hasil anodizing dengan penggunaan voltase 12 volt  dengan presentase warna key sebesar 54 %.ABSTRACT Akbar, Faesal Cahya.2016. Performance Test of Anodizing Installation in Terms of The Effect of Voltage Towards Color and Layer Thickness, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisors: (I) Drs. Wahono, S.ST., M.Pd, (II) Prof. Dr. Waras, M.Pd Key word: Anodizing, oxide, voltage Aluminium anodizing is an oxide layer estabilishment on aluminium surface which intend to improve corrosion resistance, improve the adhesion of paint, increase abrasion resistance on aluminium and enlarge emissivity.Aluminum Anodizing is an oxide layer estabilishment on the aluminum surface which aims to improve the corrosion resistance, improves the adhesion of paint, increases abrasion resistance on aluminum, and increase the emissivity. This research investigate the influence of voltage variations on result of color and anodizing coating thickness, it is necessary for an installation that used for the anodizing process. Anodizing Installation that made should refer to the anodizing installation that contained in Industrial and related theories to anodizing, then it is necessary anodizing instalation performance test first and then proceed with the research of the influence of voltage variation on the color and coating thickness. Anodizing instalation performance test aims to ensure that the anodizing installation that made is accordance with the standards. Standards that considered in the performance test installation is anodizing coating thickness and color result. Based on the result of test, the instalation can be reached the standard coating thickness that appropiate with the EAA standard of coating thickness because the installation can produce a layer thickness > 5 μm, and the colors which produced was appropiate with industrial standard for produce colors that was relatively similar to the results of anodizing on the industry. In this research, the independent variables are voltage variations that used in the anodizing process, each at 3 volt, 6 volt, 9 volt and 12 volt. Results of research showed that the higher voltage use, resulting the higher coating thickness. The highest layer thickness generated in anodizing voltage of 12 volts which resulting 8,67 µm coating thickness. In the testing of color showed result that the use of higher voltage produce darken color on the surface of oxide layer. The darkest color on the result generated by the use of anodizing voltage at 12 volts with the key color percentage of 54%

    Kelayakan Finansial Penerapan Teknologi Budi Daya Jagung pada Lahan Sawah Tadah Hujan

    No full text
    Cultivation of maize applying integrated crop management approach (ICM) is an attempt to obtain higher productivity and better income for farmers, through an optimum production efficiency. Research was conducted to study the feasibility of the recommended maize production technology by verifying its selected components on the rainfed area. The components included: plant population, planting method, and rates of fertilizers. The research was conducted in Pangkep and Barru on rainfed areas, involving farmers’ groups as participants, each site from May to September 2012, and July to October 2012, respectively. Results indicated that the optimum rate of N fertilizer on the rainfed was 202.5-225 kg N/ha to increase farmer’s income. Plant population of 66,666 plants/ha was considered optimum on plant spacing of 75 cm x 20 cm or paired rows of (100-50) cm x 20 cm, each giving yield and benefit of relatively similar. Hybrid varieties evaluation indicated that Bima-3 Bantimurung produced higher yield than did Bisi-2, the highest yield was 12.07 t/ha with the benefit of Rp 22,457,625/ha. The MBCR in Pangkep was 8.31 and in Barru was 7.50. The cost of production per kg of grain of Bima-3 Bantimurung was lower, at Rp 640-750/kg. Integration technology components comprise of fertilizers, planting method, and superior variety is recommended for an efficient and profitable maize farming on the rainfed areas.</jats:p

    KEPENTINGAN RUSIA DIBALIK PENJUALAN ALAT UTAMA SISTEM PERSENJATAAN KE MESIR

    No full text
    Pada tahun 2013, politik Mesir kembali diwarnai oleh kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan Presiden Mohammed Morsi. Kudeta tersebut menghasilkan pemerintahan baru dibawah Abdel Fattah el-Sisi yang berasal dari golongan militer. Amerika Serikat sebagai sekutu Mesir, mengecam kudeta tersebut dan memutuskan membekukan bantuan ekonomi dan militer tahunan kepada Mesir. Bantuan ekonomi dan militer dari Amerika Serikat merupakan sumber daya utama Mesir melawan terorisme di wilayahnya. Pada November 2013, delegasi Rusia yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov datang ke Mesir menawarkan bantuan militer. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penjualan senjata militer senilai dua miliar dolar Amerika Serikat (USD). Kesepakatan penjualan senjata militer merupakan langkah awal Rusia membangun hubungan bilateral strategis dengan Mesir. Kesepakatan tersebut berkaitan dengan penjualan senjata militer pertama Rusia ke Mesir sejak era perang dingin. Kesepakatan penjualan senjata militer menghasilkan hubungan strategis baru Rusia dengan Mesir dan manuver politik Rusia untuk kembali menjadi aktor berpengaruh di Timur Tengah. Pada tahun 2014, Rusia dan Mesir kembali mencapai kesepakatan penjualan senjata militer senilai 3,5 miliar USD. Hubungan strategis ini juga mengarah kepada kesepakatan ekonomi. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk meneliti kepentingan Rusia dalam penjualan Alat Utama Sistem Persenjataan (alutsista) ke Mesir. Metode tersebut menuntut penulis untuk dapat menganalisis data dengan sifat deduktif, dan hasil dari penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan datadata sekunder dari berbagai sumber. Landasan konseptual yang digunakan ialah konsep geopolitik dari Mackinder dan Mahan untuk menjelaskan perilaku negara viii kekuatan besar dalam memperebutkan wilayah geografis. Selain itu, penulis menambahkan teori hubungan internasional realis untuk menganalisis relasi negara kekuatan besar dalam politik internasional. Hasil penelitian membuktikan bahwa Rusia memiliki kepentingan jangka pendek dan jangka panjang di Timur Tengah. Kepentingan jangka pendek Rusia yaitu mengamankan pasar energi dan senjata. Kepentingan jangka panjang Rusia adalah berusaha mengimbangi kekuatan Amerika Serikat di Timur Tengah karena mengancam kepentingan Rusia seperti mengancam akan menyerang Suriah yang merupakan sekutu Rusia. Supaya dapat mencapai kepentingan tersebut, Rusia membutuhkan dukungan Mesir yang merupakan negara berpengaruh di Timur Tengah. Kesepakatan penjualan alutsista Rusia ke Mesir pada tahun 2013 menghasilkan dukungan Mesir kepada Rusia dalam politik internasional di Timur Tengah dan mampu mengamankan kepentingan Rusia serta menciptakan perimbangan kekuatan di Timur Tengah

    Isolasi dan Uji Efektivitas Beberapa Isolat Dekomposer Lokal dalam Mendekomposisi Limbah Tanaman Jagung

    No full text
    Soil microorganisms are able to digest and degrade organic material present in the environment in to substances that available for plants to absorb. This research aimed to isolate and examine local bacteria that had the ability to decompose corn stover. Soil samples were taken from various natural habitats in which bacteria grow, including remains of corn planting area, pile of waste corncob and corn stalk, pile of rice husk and straw, and pile of used sorghum stalk. Which were collected from several locations across South Sulawesi. Bacteria was isolated by making soil suspension that being inoculated on to NA and CMC medium, and then incubated for 48 hours at room temperature. Bacterial colonies that grow were then incubated 50o C to obtain bacteria resistant to high temperature and able to produce cellulose. Bacterial isolates that produce cellulose was then examined for the effectiveness in decomposing corn stover waste. Isolates result were able to obtain 119 decomposers isolates with 29 isolates resistant to temperature above 50o C and had ability to produce cellulose. From 29 isolates, among 15 isolates collected from rice straw, 5 isolates from remains of corn planting area and 9 isolates collected from several natural habitats. Almost all isolates had good ability to decompose corn stover waste. From isolates tested in corn cob waste and corn leaves waste, only 16 bacterial isolates were proven to be effective as decomposer

    Pendidikan agama Islam dan budi pekerti : Buku guru (SD/MI Kelas IV)

    No full text
    Dalam struktur ajaran Islam, pendidikan akhlak adalah yang terpenting. Penguatan akidah adalah dasar. Sementara, ibadah adalah sarana, sedangkan tujuan akhirnya adalah pengembangan akhlak mulia. Sehubungan dengan itu, Nabi saw, bersabda, “Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya” dan “Orang yang paling baik Islamnya adalah yang paling baik akhlaknya.” Dengan kata lain, hanya akhlak mulia yang dipenuhi dengan sifat kasih sayang sajalah yang bisa menjadi bukti kekuatan akidah dan kebaikan ibadah. Sejalan dengan itu, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diorientasikan pada pembentukan akhlak yang mulia, penuh kasih sayang, kepada segenap unsur alam semesta. Hal tersebut selaras dengan Kurikulum 2013 yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi yang utuh antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Selain itu, peserta didik tidak hanya diharapkan bertambah pengetahuan dan wawasannya, tapi juga meningkat kecakapan dan keterampilannya serta semakin mulia karakter dan kepribadiannya atau yang berbudi pekerti luhur

    HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENGETAHUAN DASAR TEKNIK MESIN (PDTM) DI SMKN 2 BANDUNG

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang konsep diri siswa di SMK Negeri 2 Bandung, prestasi belajar siswa kelas XI di SMK Negeri 2 Bandung pada mata pelajaran Pengetahuan Dasar Teknik Mesin (PDTM), dan hubungan konsep diri siswa kelas XI di SMK Negeri 2 Bandung dengan prestasi belajar siswa kelas pada mata pelajaran PDTM. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik studi korelasi. Pengumpulan data yang digunakan adalah Angket untuk mendapatkan data konsep diri siswa dan nilai UAS Semester I untuk mendapatkan data prestasi belajar siswa untuk memperoleh data di kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Bandung yang mempelajari mata pelajaran pengetahuan dasar teknik mesin (PDTM). Sampel diambil sebanyak 73 siswa secara random sampling dari jumlah populasi 365 siswa dari 11 kelas. Hasil Penelitian menunjukan bahwa gambaran konsep diri siswa cenderung negatif, gambaran prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PDTM rendah, konsep diri siswa berpengaruh dalam prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sumbangan konsep diri terhadap prestasi belajar termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci: Konsep diri, Pengetahuan dasar, PDT
    corecore