478 research outputs found

    Nilai-Nilai Pendidikan Keluarga Islami dalam Novel Dia adalah Kakakku (Bidadari-Bidadari Surga) Karya Tere Liye

    No full text
    ABSTRAK Fitria Handayani, (2021): Nilai-Nilai Pendidikan Keluarga Islami dalam Novel Dia adalah Kakakku (Bidadari-Bidadari Surga) Karya Tere Liye Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan keluarga dalam novel Dia adalah Kakakku (Bidadari-Bidadari Surga) karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Objek material penelitian ini adalah novel karangan Tere Liye yang berjudul Dia adalah Kakakku (Bidadari-Bidadari Surga). Sedangkan objek formalnya adalah nilai-nilai pendidikan keluarga secara Islami yang terdapat di dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis isi atau tekstual. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan beberapa nilai-nilai pendidikan keluarga secara Islami dalam novel Dia adalah Kakakku, yaitu tujuan pendidikan keluarga, materi pendidikan keluarga, serta metode pendidikan keluarga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa novel Dia adalah Kakakku memiliki nilai-nilai pendidikan keluarga secara Islami yang dapat dijadikan teladan bagi pembaca muslim untuk pelaksanaan kegiatan pendidikan dalam keluarga. Kata Kunci: Nilai, Pendidikan Keluarga, dan Metode Pendidikan Keluarg

    PENGARUH METODE PENCUCIAN PERALATAN TERHADAP KUALITAS SUSU DI PETERNAKAN KELOMPOK TANI TERNAK TUNAS BARU, TABEK GADANG PADANG PANJANG

    No full text
    PENGARUH METODE PENCUCIAN PERALATAN TERHADAP KUALITAS SUSU DI PETERNAKAN SAPI PERAH KELOMPOK TANI TERNAK TUNAS BARU, TABEK GADANG PADANG PANJANG FITRIA HANDAYANI, dibawah bimbingan Dr. Drh. Yulia Yellita, MP dan Dr. Ir. H. Arief, MS Bagian Teknologi dan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang, 2016 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pencucian peralatan terhadap kualitas susu dilihat dari sanitasi peralatan pemerah susu sebelum atau sesudah pemerahan. Materi penelitian ini yaitu susu kandang dari hasil pemerahan pagi dan peralatan pemerahan di peternakan sapi perah Kelompok Tani Ternak Tunas Baru, Tabek Gadang Padang Panjang. Penelitian ini dilakukan di lapangan dan di laboratorium. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik dengan rumus Uji Independent t-Test. Pengambilan sampel dilakukan dengan dua metode pencucian peralatan yaitu pencucian dengan air hangat yang dilakukan pada hari ke-1 sampai ke-5 dan pencucian dengan deterjen alkali, air hangat, dan larutan sanitasi Chloride dilakukan pada hari ke-8 sampai hari ke-12. Parameter yang diukur adalah, total koloni bakteri, kadar pH, kadar lemak, dan berat jenis. Hasil penelitian dari analisa statistik menunjukkan bahwa (P>0,05) antara P1 dan P2 pada total koloni, kadar pH, kadar lemak dan berat jenis susu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode pencucian peralatan terhadap kualitas susu di peternakan sapi perah Kelompok Tani Ternak Tunas Baru tidak berbeda nyata (P>0,05) dan tidak mempengaruhi kadar pH, kadar lemak dan berat jenis tetapi mempengaruhi total koloni bakteri pada susu. Kata Kunci: Kualitas susu, Metode pencucian, Peralatan pemerahan, Sanitasi, dan Susu

    Hubungan antara Adversity Quotient dan Kompetensi Sosial dengan Intensi Berwirausaha Mahasiswa Program Studi Manajemen di Universitas Sebelas Maret Surakarta

    No full text
    HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT DAN KOMPETENSI SOSIAL DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Fitria Handayani G0112044 Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta ABSTRAK Indonesia masih mengalami permasalahan ketidakseimbangan antara jumlah angkatan kerja dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. Kewirausahaan merupakan strategi untuk mengatasi masalah pengangguran di kalangan kaum intelektual. Generasi muda khususnya mahasiswa berperan sebagai penggerak perekonomian bangsa melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru. Mahasiswa memiliki potensi untuk berhasil menjadi wirausaha karena memiliki kemampuan penalaran yang berkembang dan wawasan berpikir luas. Para mahasiswa Universitas Sebelas Maret diharapkan memiliki intensi berwirausaha tinggi karena wirausaha menjadi salah satu budaya universitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara Adversity Quotient dan kompetensi sosial dengan intensi berwirausaha mahasiswa Program Studi Manajemen di Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini merupakan studi populasi, maka sampel yang dipakai adalah seluruh mahasiswa Manajemen yang memiliki minat terhadap wirausaha berjumlah 132 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 4 skala rusak sehingga jumlah skala yang dapat dianalisis berjumlah 128 skala. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala intensi berwirausaha, skala Adversity Quotient, dan skala kompetensi sosial. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai Fhitung = 305,889 dan R = 0,911 dengan sig 0,000. Hal tersebut berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara Adversity Quotient dan kompetensi sosial dengan intensi berwirausaha. Nilai korelasi Adversity Quotient dan intensi berwirausaha 0,617 atau termasuk kategori kuat, nilai korelasi kompetensi sosial dan intensi berwirausaha 0,493 atau termasuk kategori sedang. Nilai R2 = 0,830 atau 83%. Sumbangan efektif Adversity Quotient sebesar 51,94% dan kompetensi sosial sebesar 31,06%. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Adversity Quotient dan kompetensi sosial dengan intensi berwirausaha, antara Adversity Quotient dengan intensi berwirausaha, dan antara kompetensi sosial dengan intensi berwirausaha mahasiswa Manajemen di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kata Kunci: Adversity Quotient, kompetensi sosial, intensi berwirausah

    PENERAPAN NILAI-NILAI SYARIAH SEBAGAI KONSEP AKUNTASI DALAM PERBANKAN

    No full text
    Penelitian ini merupakan studi literatur yang memiliki penekanan pada pendalaman disiplin ilmu akuntansi dengan judul “Penerapan Nilai-nilai Syariah sebagai Konsep Akuntansi dalam Perbankan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji nilai-nilai syariah yang diterapkan pada akuntansi dalam perbankan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan content analysis dengan tahapan yaitu mengumpulkan konsep-konsep yang berkaitan dengan akuntansi konvensional dan syariah baik dari aspek teoritis maupun praktis, melakukan penelitian dan menganalisa konsep dan karakteristik Akuntansi Syariah berdasarkan konsep kualitatif informasi, kemudian merumuskan konsep konsep Akuntansi Syariah dalam perbankan syariah serta menginterprestasikan hasil penelitian. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu bahwa konsep kualitatif informasi dalam akuntansi konvensional dapat diterima dalam akuntansi syariah. Konsep kualitatif informasi dalam akuntansi konvensional yaitu konsep mengenai kualitas penyediaan informasi yang berguna bagi investor dan kreditor ataupun pemakai lainnya dan informasi tersebut dapat digunakan sebagai salah satu unsur dalam pengambilan keputusan. Sedangkan karakteristik kualitatif informasi dalam akuntansi konvensional yaitu relevan, reability (keandalan), daya banding dan konsistensi, pertimbangan cost benefit serta materialitas. Selain itu penelitian juga merumuskan konsep dan karakteristik akuntansi syariah . Konsep dan karakteristik akuntansi syariah dalam penelitian ini merupakan konsep dasar yaitu bersumber pada syariat islam (Al-qur’an. Sunnah dan Hadits, Ijma, Qiyas), berdasarkan keseimbangan (Tawazuniyah), berlaku secara universal, intergral dengan bidang yang lainnya. Sedangkan karakteristik Akuntansi syariah menurut penulis adalah Ilahiah, berbingkai akhlak atau etika, kepedulian sosial, keterikatan pada nilai keadilan, mempunyai kekuatan hukum dan menjamin kepastian hukum serta menganut proposionalitas (keseimbangan) atas semua unsur dan karakternya. Sedangkan penerapan nilai-nilai syariah pada akuntansi dalam perbankan yaitu bahwa dalam membangun suatu teori tentang akuntansi syariah tidak dapat dilepaskan dari konsep dasar Al-qur’an tentang suatu teori. Dengan kata lain, nilai-nilai yang terdapat dalam Al-qur’an harus dijadikan prinsip dalam aplikasi-aplikasinya. Sedangkan dalam perbankan syariah yang manajemen, opersional, produknya berdasarkan syariah secara otomatis Akuntansi yang digunakan adalah akuntansi syariah. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa bahwa nilai-nilai syariah mempunyai peran yang sangat besar dalam membangun suatu teori. Dan nilai-nilai syariah yang terdapat dalam Al-qur’an selalu relevan dengan perkembangan zaman

    Perancangan Aplikasi Mulitimedia Dongeng Nusantara Berbasis Android Pada Taman Kanak-Kanak Fitria Pa' Bundukang

    No full text
    Cerita rakyat adalah cerita pada masa lamoau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa. Contoh cerita rakyat yaitu bawang merah dan bawang putih, keong mas, lutung kasarung, danau toba, timun mas, cinderella, batu menangis, sangkuriang, sipahit lidah dan si empat mata, danau situ bagendit, royo jongrang serta sipitung merupakan sederetan contoh cerita rakyat yang ada di Indonesia. masih banyak sedertan cerita rakyat yang memang di peruntukkan bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian ini : (1) Untuk merancang aplikasi multimerdia dongeng nusantara berbasis android. (2) Untuk mengimplemetasikan aplikasi multimedia dongeng nusantara berbasis android.Penelitian ini dilakukukan pada bulan Oktober sampai Januari 2017 yang bertempat di TK Fitria Pa' Bundukang yang terletak di jalan pendidikan Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa. Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, kemudian data tersebut dianalisis untuk dijadikan bahan informasi dalam penyusunan skripsi dan dirancang menggunakan Unified Modelling Language (UML).Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi multimedia dongeng nusantara berbasis android dapat memebrikan kemudahan bagi para guru dan siswa-siswi untuk belajar membaca dan mendengarkan dongeng. Dimana aplikasi ini dilengkapi dengan kumpulan dongeng yang dibaca, kumpulan video dongeng, dan permainan yang telah dirancang dan bisa dipoerasikan pada handphone android dan komputer.xiii, 71 hlm.; 29 c

    Artikel Eva Handayani

    No full text
    Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students

    Functional Outcome, Cognitive and Coping in Stroke Ischemic Survivors after Three Months Onset: Comparison between Post Stroke Depression and Non-Post Stroke Depression Groups

    No full text
    10 Invited Lectures Functional Outcome, Cognitive and Coping in Stroke Ischemic Survivors after Three Months Onset: Comparison between Post Stroke Depression and Non- Post Stroke Depression Groups Fitria Handayani1 Setyowati2 Dwi Pudjonarko3 Dian Ratna Sawitri 4 1Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University, Semarang, Indonesia 2Faculty of Nursing, University of Indonesia, Jakarta, Indonesia 3Neurology Study Program, Faculty of Medicine, Diponegoro University, Semarang, Indonesia 4Faculty of Psychology, Diponegoro University, Semarang, Indonesia Corresponding email: [email protected] ABSTRACT Introduction: The functional outcome, cognitive, and coping were correlated with PSD among stroke survivors after three months onset. Studies comparing cognitive, functional outcome and coping between ischemic survivors after three months onset who are experiencing PSD and who are not were not well established. This study aimed to compare the functional outcome, cognitive, and coping between PSD and Non-PSD in Stroke Ischemic Survivor after three months onset and to demonstrate Odd Ratio Methods: It was cross sectional study, which was conducted in outpatient services. The questionnaires were GRID-HAMD 17 for measuring PSD, Mini Mental Status Examination (MMSE), Barthel-Index (BI) and Medical Coping Modes Questionnaire (MCMQ). Statistical analysis was Mann-Whitney U was used to analysis the total score and crosstab was used to demonstrate the odd ratio. The ethical approval was obtained from faculty and hospital ethics committee. Results: We involved 77 stroke ischemic survivors after three months onset. The prevalence of PSD was 58.5. The MMSE (z=-2.37, p=.001), BI (z=-2.39, p=.016), coping confrontation (z=- 2.583, p=.01) and coping acceptance resignation (z=-3.115, p=.002) in PSD and Non-PSD groups were significantly different. Meanwhile, coping avoidance (z=-1.385, p=.165) was not significance. Stroke ischemic survivor with MMSE <27 (p=.19, OR=3.279, 95%CI 1.061 - 10.135), BI ≤60(p=.014, OR=5.333, 95%CI 1.402 – 20.292), high score coping confrontation (p=.17, OR=.3.536 95%CI 1.352 – 9.247) and low score coping acceptance resignation score (p=.006, OR=5.165 95% CI 1.687 – 15.815) was risk for experiencing of PSD. Meanwhile coping avoidance (p=.326, OR=1.759, 95%CI, .704 – 4.384) was not. Conclusion: This study has provided good estimates for the exposure rate of cognitive, functional outcome and coping among stroke ischemic survivors after three months onset with PSD. This study suggests important initial insights for complex nursing interventions

    The Correlation Between Caregivers Burden and Quality of Life Among Family Caregivers of Stroke Survivors: The Mediating Role of Resilience

    No full text
    Fitria Handayani, Niken Safitri Dyan Kusumaningrum, Meidiana Dwidiyanti Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, IndonesiaCorrespondence: Fitria Handayani, Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Tel +62 822 2534 7477, Email [email protected]: This study aimed to investigate the mediation effects of resilience in the correlation between burden and Quality of Life (QoL) among Family Caregivers (FCs) of stroke survivors.Patients and Methods: This cross-sectional study was conducted using outpatient services. The study sample included 134 FCs from stroke survivors. Demographic and clinical information were obtained using medical records and questionnaires. The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) was used to measure FCs’ resilience. Caregiver Burden (CB) scale was used to measure FCs burden. The WHOQOL-BREF was used to measure the QoL of the FCs. Path analysis was used to determine the mediating effect of resilience on CB and QoL. To address the influence of resilience, path coefficients were divided into direct and indirect effects.Results: The results of the path analysis between the CD-RISC and CB scale were significant at 0.01. The same was true for the path between the CD-RISC and WHOQOL-BREF (p< 0.01). The path coefficients were divided into direct and indirect effects to address the influence of resilience on CB and QoL. The findings showed that resilience negatively correlated with the FCs burden (β = − 0.279; 95% CI, − 0.383– 0.175) and explained a 17.2% variance in the burden (R2 = 0.172, p < 0.001). QoL also negatively predicted the CB (β = − 0.279; 95% CI, 0.025– 0.279) and positively predicted resilience (β = 0.152; 95% CI, − 0.365– 0.193). The CB and resilience accounted for 34.7% of the variance in QoL (R2 = 0.347, p < 0.001). The indirect effect of CB on QoL mediated by resilience was − 0.042 and the direct effect of burden on QoL was − 0.321.Conclusion: Resilience negatively mediated the correlation between CB and QoL of FCs of stroke survivors. Addressing resilience interventions in palliative care could alleviate this burden and improve the QoL of stroke survivors.Keywords: burden, resilience, quality of life, family caregivers, strok

    ANALISIS KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA : Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi

    No full text
    Penelitian ini berjudul ”Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana (Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi)”. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah yang belum sepenuhnya mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang ketersediaan sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hal ini berdasrakan pada kondisi dan konteks masalah yang dikaji, yaitu mengenai gambaran sarana dan prasarana di sekolah dan sejauh mana tingkat ketercapaian standar sarana dan prasarana. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan dilakukan analisis data untuk mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji dengan kredibilitas data dan konfirmabilitas. Temuan penelitian yaitu kondisi sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani yang cukup baik dan sesuai dengan standar sarana dan prasarana pendidikan. Namun masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran agar digunakan sebaik mungkin. Upaya pemenuhan fasilitas pendidikan sekolah tersebut dilakukan dengan cara menganalisis alternatif pemecahan masalah melalui penilaian kekuatan dan kelemahan setiap alternatif pemecahan. Hasil yang diperlihatkan berdasarkan komponen alternatif pemecahan memperlihatkan bahwa komponen pelibatan dunia usaha dan industri menjadi pilihan pertama untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan sarana prasarana. Penulis dapat menyimpulkan bahwa proses pemenuhan sarana dan prasarana yang dilakukan sekolah dapat dikatakan cukup baik namun belum secara keseluruhan mengikuti aturan yang berlaku dan penulis dapat merekomendasikan pelaksanaan pemenuhan standar sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi.;--This research entitled " Need Analysis of School Facilities at SMP Tutwuri Handayani". The background of this research is based on the availability of facilities and infrastructure in schools that have not fully followed the applicable rules. The purpose of this study was to describe the availability of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani. The method that will be used in this research is descriptive method with a qualitative approach. This is based on the conditions and context of the problem being studied, namely regarding the description of facilities and infrastructure at the school and the extent to which the standard of facilities and infrastructure is reached. For data collection, researchers used observation, interviews, and documentation. Data obtained in the field were analyzed using data to obtain research findings. The validity of the data was tested with data credibility and confirmation. Research findings are the condition of the facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani which is quite good and in accordance with the standards of educational facilities and infrastructure. But there are still some things that must be considered in the use of learning media so that they are used as best as possible. Efforts to fulfill the school education facilities are carried out by analyzing alternative solutions to problems through assessing the strengths and weaknesses of each alternative solution. The results shown based on the alternative components of the solution show that the component of business and industry involvement is the first choice to solve the problem of limited infrastructure. The author can conclude that the process of fulfilling the facilities and infrastructure carried out by the school can be said to be quite good but not yet in full compliance with the applicable rules and the author can recommend the implementation of the standard of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani
    corecore