51 research outputs found
Modul pengembangan keprofesian kerkelanjutan seni budaya seni tari SMA kelompok kompetensi e:tata rias dan tata busana tari
Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Seni Budaya Seni Tari SMA yang telah terintegrasi penguatan pendidikan karakter Kelompok Kompetensi E ini terdapat dua kompetensi, yaitu pedagogi dan profesional. Kompetensi pedagogi berisikan materi tentang literasi teknologi informasi dan komunikasi, yang meliputi pendidikan abad ke-21, konsep dasar teknologi informasi dan komunikasi, serta penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Kompetensi profesional berisikan materi tentang tata rias dan tata busana tari, yang meliputi penjelasan tentang pengetahuan tata rias (kosmetik dan alat tata rias, rias wajah sesuai prosedur, dan tata rias koreksi), pengetahuan tata busana (busana tari nontradisi, busana tari mancanegara), serta rias dan busana tari (rias Tari dan busana tari)
Modul pengembangan keprofesian berkelanjutan: seni budaya seni tari SMA kelompok kompetensi E
Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Seni Budaya Seni Tari SMA yang telah terintegrasi penguatan pendidikan karakter Kelompok Kompetensi E ini terdapat dua kompetensi, yaitu pedagogi dan profesional. Kompetensi pedagogi berisikan materi tentang literasi teknologi informasi dan komunikasi, yang meliputi pendidikan abad ke-21, konsep dasar teknologi informasi dan komunikasi, serta penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Kompetensi profesional berisikan materi tentang tata rias dan tata busana tari, yang meliputi penjelasan tentang pengetahuan tata rias (kosmetik dan alat tata rias, rias wajah sesuai prosedur, dan tata rias koreksi), pengetahuan tata busana (busana tari nontradisi, busana tari mancanegara), serta rias dan busana tari (rias Tari dan busana tari)
"Evaluasi Program Promosi Sekolah Untuk Meningkatkan Animo Siswa Baru SMK Negeri 2 Salatiga (Dengan Model Evaluasi CIPP)
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Konteks pelaksanaan program promosi sekolah dalam meningkatkan animo siswa baru di SMK Negeri 2 Salatiga, 2) Input yang dipertimbangkan dalam pelaksanaan program promosi sekolah untuk meningkatkan animo siswa baru di SMK Negeri 2 Salatiga, 3) Proses pelaksanaan program promosi sekolah dalam upaya meningkatkan animo siswa baru di SMK Negeri 2 Salatiga, 4) Produk (output) peningkatan animo siswa baru melalui program promosi sekolah di SMK Negeri 2 Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian evaluativ dengan menggunakan model evaluasi Contexs, Input, Proccess dan Product (CIPP). Pengumpulan data dari keempat aspek dilakukan dengan wawancara, observasi, Focuss Group Discussion (FGD) dan dokumentasi. Narasumber berjumlah 20 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, 3 orang Wakasek, 5 orang guru, 1 orang Komite Sekolah dan 10 orang siswa kelas X. Hasil penelitian dan analisis menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang sudah terlaksana sesuai rencana tetapi ada juga yang belum sehingga belum berdampak signifikan pada peningkatan animo siswa baru. Pada aspek konteks kebijakan program promosi sekolah sudah sesuai dengan kondisi riil sekolah saat ini dan sesuai RKAS sekolah. Pada aspek input ada kesesuaian standar mutu input tetapi pemilihan SDM promosi belum optimal. Pada aspek proses program promosi sekolah sudah sesuai dengan perencanaan dan dilaksanakan dengan baik tetapi harus dioptimalkan lagi khususnya pemilihan tim promosi ke sekolah sasaran. Pada aspek produk program promosi sudah berjalan baik tetapi belum berdampak positif terhadap peningkatan animo siswa baru yang mendaftar di SMK Negeri 2 Salatiga bahkan ada tren penurunan pendaftar dari tahun ke tahun, hal ini diakibatkan karena pelaksanaannya kurang optimal. Kesimpulannya program promosi sudah dilaksanakan dengan baik tetapi belum efektif dalam meningkatkan animo siswa baru. Hal tersebut karena kurang optimalnya dalam mengeksplor keunggulan sekolah, adanya black campign dari kompetitor atau sekolah lain dan Kebijakan Pemerintah Kota Salatiga kaitannya dengan program PPDB yang kurang menguntungkan SMK Negeri 2 Salatiga
TA : Penerapan Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosa Kerusakan Mobil Pada Personal Digital Assistant (PDA) yang Berbasis Windows CE
Kita sering melihat orang mengeluh, atau kita sendiri pernah mengalami kebingungan jika mobil yang kita kendarai tiba-tiba mogok ditengah jalan. Hal ini disebabkan karena pengendara kurang paham bahkan tidak tahu bagaimana cara melakukan tidakan perbaikan.
Berdasarkan permasalahan seperti diatas, maka dibutuhkan suatu cara atau sistem yang dapat mendiagnosa kerusakan yang terjadi pada mobil tersebut. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi “Artificial Intelligence (AI)” atau kecerdasan buatan. Salah satu sub bidang kecerdasan buatan adalah “Expert System” atau sistem pakar. Sistem pakar mampu meniru kerja seorang pakar dalam berbagai bidang, seperti pendiagnosaan kerusakan mobil.
Sebagai piranti yang memungkinkan untuk mobile dan dengan penerapan sistem pakar, penggunaan Personal Digital Assistant (PDA) akan banyak membantu. Terutama saat gangguan terjadi pada daerah yang jauh dari bengkel. Sistem pakar akan memberikan diagnosa mengenai kerusakan apa yang terjadi pada mobil tersebut. Sehingga pengguna dapat melakukan perbaikan atau tidakan lain yang diperlukan.
Dengan memanfaatkan teknologi sistem pakar dan teknologi PDA tersebut, dapat dihasilkan suatu sistem untuk mendiagnosa kerusakan mobil. Dengan harapan PDA tersebut dapat digunakan sebagai sarana atau sebagai “Asistant Pribadi” untuk seseorang yang ingin mendapatkan informasi dan membantu untuk mendapatkan hasil yang optimal yang dibutuhkan dengan cepat sesuai dengan kondisi saat itu
Analisis kualitas pelayanan dan implikasi dalam mempertahankan loyalitas nasabah di bank muamalat KCP metro tahun 2019
Pelayanan merupakan kegiatan pemberian jasa dari satu pihak kepada pihak lainnya. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang dilakukan secara ramah tamah, adil, cepat, tepat, dan dengan etika yang baik sehingga memenuhi kebutuhan dan kepuasan bagi yang menerimanya. Dengan kualitaspelayanan yang baik maka akan tercipta hubungan yang solid berdasarkan keadilan dan persaudaraan. Permasalahan yang terjadi yakni ketika nasabah datang ke kantor terkadang harus menunggu antrian yang cukup lama. Hal tersebut disebabkan karena dalam melayani nasabah kurang gesit dan terkesan agak malas. Selain itu, karyawan yang bertugas terkadang agak ketus saat melayani nasabah yang mendapat giliran. Walaupun tidak semua karyawan yang bertugas bersifat demikian, namun perlakuan karyawan yang demikian bisa mengakibatkannasabah yang tadinya loyal terhadap pihak bank akan merasa kecewa dengan perlakuan tersebut. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk menganalisa kualitas pelayanan dan implikasi dalam mempertahankan loyalitas nasabah di Bank Muamalat KCP Metro Tahun 2019. Dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik pastinya akan meningkatkan loyalitas nasabah terhadap pihak Bank Muamalat KCP Metro. Penelitian ini merupakan penelitian field research atau penelitian lapangan,yaitu penelitian yang menggunakan informasi yang diperoleh dari sasaran penelitian yang selanjutnya disebut informan atau responden melalui instrumen pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh, kemudian dikumpulkan dan diolah agar dapat ditarik suatu kesimpulan yang dalam hal ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan cara berpikir induktif. Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan dan implikasinya di Bank Muamalat Indonesia KCP Metro dalam meningkatkan loyalitas nasabah adalah selalu memberikan respon yang baik terhadap setiap nasabah. Beberapa hal yang telah dilakukan oleh Bank Muamalat Indonesia KCP Metro dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di antaranya; 1) Reliabiliti (Peningkatan kualitas SDM); 2) Tangibles(Penampilan dan kebersihan); 3) Responsivene(Cepat dan tanggap); 4) Assurance (Memelihara karakteristik anggota); dan 5) Empati (Memelihara kepuasan anggota).xvi, 75 hlm. : 29x20 cm
Visa on Arrival Policy Against National Security
After the Covid-19 pandemic ended, there were changes in Indonesian immigration. The addition of visa on arrival subjects and the temporary suspension of visa-free visits is one way to restore the national economy. This research examines the impact of the visa on arrival policy on national security and analyzes whether this policy is still effective in the current era. This research uses a qualitative research type with literature study. From this research, the results show that immigration violations and the threat of transnational crime are still widespread after the latest visa on arrival policy was implemented, and in the current era, especially after the pandemic, there is a need for a capable system to provide immigration services as well as improve better security so that it can reduce threats and risks from violations committed by foreign nationals. The newly implemented e-VOA can be an effective innovation used in the current era to later replace manual VOA requests
TA : Penerapan Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosa Kerusakan Mobil Pada Personal Digital Assistant (PDA) yang Berbasis Windows CE
Kita sering melihat orang mengeluh, atau kita sendiri pernah mengalami kebingungan jika mobil yang kita kendarai tiba-tiba mogok ditengah jalan. Hal ini disebabkan karena pengendara kurang paham bahkan tidak tahu bagaimana cara melakukan tidakan perbaikan.
Berdasarkan permasalahan seperti diatas, maka dibutuhkan suatu cara atau sistem yang dapat mendiagnosa kerusakan yang terjadi pada mobil tersebut. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi “Artificial Intelligence (AI)” atau kecerdasan buatan. Salah satu sub bidang kecerdasan buatan adalah “Expert System” atau sistem pakar. Sistem pakar mampu meniru kerja seorang pakar dalam berbagai bidang, seperti pendiagnosaan kerusakan mobil.
Sebagai piranti yang memungkinkan untuk mobile dan dengan penerapan sistem pakar, penggunaan Personal Digital Assistant (PDA) akan banyak membantu. Terutama saat gangguan terjadi pada daerah yang jauh dari bengkel. Sistem pakar akan memberikan diagnosa mengenai kerusakan apa yang terjadi pada mobil tersebut. Sehingga pengguna dapat melakukan perbaikan atau tidakan lain yang diperlukan.
Dengan memanfaatkan teknologi sistem pakar dan teknologi PDA tersebut, dapat dihasilkan suatu sistem untuk mendiagnosa kerusakan mobil. Dengan harapan PDA tersebut dapat digunakan sebagai sarana atau sebagai “Asistant Pribadi” untuk seseorang yang ingin mendapatkan informasi dan membantu untuk mendapatkan hasil yang optimal yang dibutuhkan dengan cepat sesuai dengan kondisi saat itu
Teknik Pembuatan Sediaan Mikroskop Elektron
This article describe a practical method in making preparation of animal tissues for electron microscopy. This method has been carried out on rat tissue in the Department of Anatomy, Faculty of Science, Mahidol University, Bangkok, Thailand.Problems in fixation, dehydration, infiltration, embedding, sectioning and cutting. and staining are discussed. The author emphasized the needs for doing tissue work with an electron microscope in tune with the development of histology in Indonesia.Key Words: electron microscope - practical methods in eletron microscopy - histochemistry - sectioning - fixatio
Teknik Pembuatan Sediaan Mikroskop Elektron
ABSTRACT
This article describe a practical method in making preparation of animal tissues for electron microscopy. This method has been carried out on rat tissue in the Department of Anatomy, Faculty of Science, Mahidol University, Bangkok, Thailand.
Problems in fixation, dehydration, infiltration, embedding, sectioning and cutting. and staining are discussed. The author emphasized the needs for doing tissue work with an electron microscope in tune with the development of histology in Indonesia.
Key Words: electron microscope - practical methods in eletron microscopy - histochemistry - sectioning - fixatio
Mengintegrasikan Peran Gender dalam Analisis Intelijen Strategis: Partisipasi Perempuan dalam Kelompok Teroris di Indonesia
Women's roles in terrorist groups can vary depending on the specific organization, ideology, and cultural context. While traditionally women have been viewed as passive participants or solely confined to support roles, there has been a growing recognition of their active and diverse involvement in extremist activities. This study highlights the importance of understanding the roles women play within terrorist groups and their impact on operational strategies. By considering gender dynamics, intelligence analysis becomes more accurate and comprehensive. Gender-sensitive analysis helps uncover hidden or underestimated threats. Terrorist organizations and extremist movements may exploit gender norms and expectations to recruit, radicalize, and mobilize individuals. Acknowledging how gender influences recruitment strategies and identifying the unique vulnerabilities of certain groups, can help identify potential threats that might otherwise go unnoticed. This also benefits intelligence analysis as it can better inform preventive measures, protect vulnerable populations, and address the diverse needs and experiences of individuals affected by terrorism. This study aims to contribute to a broader discussion on gender perspectives in counterterrorism efforts and strategic intelligence analysis. It emphasizes the need for gender-sensitive intelligence analysis to enhance prevention and mitigation strategies in the field of counterterrorism and intelligence, ultimately aiming to enhance counterterrorism policies and practices
- …
