1,720,968 research outputs found
Efektivitas Pembelajaran Simulasi Program dengan Trainer Kit pada Mata Kuliah Sistem Mikrokontroler
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji apakah pembelajaran metode simulasi program menggunakan trainer kit pada mata kuliah Sistem Mikrokontroler lebih lebih baik dari yang tidak menggunakannya dan (2) menguji apakah pembelajaran metode simulasi program dapat meningkatkan metakognisi dan kompetensi hasil belajar peserta didik.
Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Disain penelitian menggunakan teknik nonequivalent control group design, yang dikembangkan dengan memperhitungkan variabel moderator yang ikut mempengaruhinya. Penelitan dilakukan pada seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah sistem mikrokontroler pada tahun akademik 2013/2014. Mahasiswa yang diteliti dibagi dalam tiga kelompok masing-masing berfungsi sebagai: (1) kelompok eksperimen, (2) kelompok kontrol, dan (3) kelompok uji coba instrumen. Kelompok sampel tidak dipilih secara acak tetapi dipilih berdasarkan kelas-kelas yang telah ada di dalam perkuliahan.Variabel-variabel hasil belajar (Y1) dan variabel kesadaran berpikir (Y2) sebagai variabel terikat, motivasi (X1) dan kreativitas (X2) sebagai variabel bebas. Analisis data penelitian dilakukan dengan analysis of variance (ANOVA) dan multivariate analysis of variance (MANOVA) guna melihat perbedaan hasil belajar dan tingkat kesadaran berpikir mahasiswa dalam pembelajaran metode simulasi program dengan menggunakan trainer kit pada mata kuliah sistem mikrokontroler. Di samping itu juga akan menganalis data untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan tingkat metakognisi dan tingkat kompetensi hasil belajar yang signifikan pada pembelajaran simulasi program menggunakan trainer kit pada mata kuliah sistem mikrokontroler dibandingkan dengan yang tidak menggunakannya. Tingkat metakognisi dan tingkat kompetensi hasil belajar pada pembelajaran simulasi program menggunakan trainer kit lebih tinggi dari pada yang tidak menggunakan. Di samping itu juga terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat motivasi dan tingkat kreativitas terhadap tingkat metakognisi dan tingkat kompetensi hasil belajar pada pembelajaran simulasi program dengan menggunakan trainer kit
Perancang dan Pembuatan Sistem Keamanan Rumah Berbasis Internet of Things Menggunakan ESP32-CAM
Meningkatnya kebutuhan akan sistem keamanan rumah berdasarkan dengan banyaknya kasus tindak kejahatan yang kerap terjadi. Berdasarkan hasil dari pengujian, manfaat dirancangnya sistem keamanan rumah berbasis internet of things menggunakan ESP32-CAM adalah: (1) Memberikan tingkat keamanan yang lebih pada rumah. (2) Dapat digunakan sebagai notifikasi sistem keamanan rumah berdasarkan sistem sensor. (3) Meminimalisir aksi tindak kriminal dengan adanya sistem keamanan rumah. (4) Sebagai alat bantu keamanan rumah dari resiko akan terjadinya kebakaran. Alat ini dibuat terdiri dari beberapa modul yang digunakan yaitu modul ESP32-CAM, sensor PIR, sensor api, sensor gas, sensor magnetik, relay, dan buzzer. Mekanisme dari sistem keamanan rumah berbasis IoT ini berdasarkan koneksi internet, maka alat ini akan adapat mengirim pesan notifikasi dan menerima pesan berupa perintah terhadap aplikasi telegram yang saling terhubung. Untuk sistem pengontrolan lat ini bekerja secara auto, dimana apabila sensor diaktifkan maka sensor akan standby dan akan mengirimkan notifikasi berupa pesan maupun gambar
The effectiveness of microcontroller instructional system through simulation program method by using trainer kit
The study was to test the learning effectiveness of program simulation method by using the trainer kit in Microcontroller System courses. The study was conducted to the students who took the microcontroller system courses in the academic year of 2013/2014. The students who took the course were divided into three groups and each of the group served as: (1) the experimental group; (2) control group; and (3) test instrument group. The learning outcome variables (Y2) and the awareness of thinkings (Y1) served as the dependent variable; on the other hand, the motivation (X1) and the creativity (X2) served as independent variables. The data analysis was done by performing the Analysis of Variance (ANOVA) and the Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) in order to see the differences in the learning outcomes and the level of students thinking. The results of the study showed that there have been significant differences in the level of metacognition and the level of learning outcomes competence on the program simulation method by using the trainer kit on microcontroller systems course in comparison to those who were not using it
Rancang Bangun Sistem Buka Dan Kunci Pintu Ruangan Otomatis Berbasis Internet Of Things (IOT) Telegram & Camera ESP 32 CAM
Perkembangan teknologi akan membuat sistem berbasis Intellegence maupun Embedded semakin maju. Terutama pengembangan alat menjadi sensor yang menyerupai intelegensi kecerdasan manusia. Hal serupa juga terjadi pada sistem berbasis mikrokontroler, sensor gerak maupun sensor sidik jari. Dengan berkembangnya teknologi sensor dan mikrokontroler yang murah dan mudah, pengembangan alat menjadi lebih mudah dan lebih efesien dalam membuat alat yang pada beberapa abad lalu masih sangat sulit untuk membuat sistem berbasis intelegensi dan sistem turunan dikarenakan tidak adanya alat dan susahnya memprogram alat tersebut. Pintu adalah suatu media akses yang digunakan untuk masuk atau keluar dari suatu ruangan. Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan pintu geser masih dioperasikan secara manual. Sistem keamanan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang yang sering meninggalkan rumah. Kunci memiliki peranan penting dalam sebuah sistem pintu. Keamanaan sangat diperlukan untuk menjaga diri dan aset-aset berharga. Tujuannya dapat memberikan kenyamanan atau kemudahan dengan sistem keamanan android. Prototipe ini dibuat dengan alat seperti RFID, Magnetic Sensor Door Switch, Arduino, Papan PCB, Header Koneksi, Kabel Jumper, Arduino, ESP 32 Cam, dan NodeMCU
Perancangan dan Pembuatan Sistem Kendali Smart Home Menggunakan Remote Kontrol dengan Modul nRF24L01 Berbasis Mikrokontroller Arduino
Perkembangan teknologi pada saat sekarang ini penggunaan perangkat – perangkat elektronik pada umumnya dikendalikan secara manual dengan cara menekan sakelar untuk menghidupkan dan mematikan perangkat elektronik tersebut. Banyak perangkat elektronik yang masih hidup disat tidak digunakan dan menyebabkan pemakaian energi listrik yang berlebihan. Sistem kendali smart home menggunakan remote control dengan modul nRF24L01 berbasis mikrokontroller arduino dirancang untuk mempermudah mengendalikan beberapa perangkat elektronik yang ada di dalam rumah dengan menggunakan remote kontrol yang bisa dikendalikan dari jarak yang cukup jauh dan beberapa perangkat elektronik dapat dikendalikan secara otomatis
Rancang Bangun Alat Sortir Panen Ikan Lele Berbasis Arduino UNO R3
Perancangan alat sortir panen ikan lele arduino uno ini menggunakan sensor timbang loadcell hx711, Arduino uno, lcd 16x2 I2C, motor servo 1, motor servo 2, sensor infrared, motor DC gearbox, konveyor. Pada alat ini konveyor berfungsi untuk memindahkan ikan lele ke box timbangan yang sudah terpasang sensor loadcell hx711 sebagai timbangan yang mendeteksi berat ikan lele sesuai dengan ukurannya. Jika berat ikan lele terbaca maka motor servo 1 akan berputar menjatuhkan ikan lele ke box penyortiran yang sudah terpasang motor servo 2 yang mengarahkan ikan lele masuk ke ember penampungan sesuai dengan ukuran ikan lele dan sensor infrared lansung mendeteksi ikan lele sebagai penghitung banyak ikan lele yang tersortir. Untuk melihat berapa berat ikan lele serta jumlah ikan lele yang sudah tersortir di gunakanlah lcd 16x2 I2C
Pengembangan Modul E-Learning pada Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital SMK N 1 Padang
This study aims to develop e-learning based modules to increase student motivation in Simulation and Digital Communication subjects at SMK N 1 Padang. The research method used is research and development using the Borg and Gall model which is limited to five research steps namely the data collection stage, the planning stage, the product development stage, the initial field trial stage, and dissemination. The object of the trial in this study was students of class X Machining C Engineering at SMK N 1 Padang, amounting to 33 people. The research instruments used were material expert validation sheets, media expert validation sheets, professional teacher response questionnaire, student response questionnaire, multiple-choice question instrument, and student motivation questionnaire. The results of the material expert validation showed 82.81% (very good). The results of the validation of the media experts showed 79.13% (very good). The results of professional teacher simulation and digital communication responses covered all aspects of the material and media at 86.71% (very good) and the results of student responses were obtained 80.20% (very good). The results of the student learning motivation questionnaire showed 85.13% (very good). To find out the increase in the achievement of knowledge competence is done by giving pre-test, treatment, post-test (Pretest-Posttest Control Group Design) through the T-test, the results of the assessment on digital citizenship material obtained N-Gain 0.85 high category. Based on the data above, this study shows that the development of e-learning modules in Simulation and Digital Communication subjects can increase student motivation
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
