1,727,218 research outputs found
Conversation between two maids
This is a recording of two women, Ernawati and Hartini at Keron's house. Ernawati is a 36 year old woman, born and grew up in Pondok Prasi. She is married to a man from the same village. She finished elemenatry school and now works as a baby sitter. Hartini is 28 years old. She was born and grew up in Pondok Prasi, married to a man from the village.They are talking about their job as maids. The recording ends with Khairunnisa collecting metadata from the speakers. Muhammad Jaelani assisted with the recording. Video was recorded on Panasonic HC-V770, audio on Marantz PMD561 with an Audio Technica AT8022 Stereo Microphone.Ampenan, Lombok, West Nusa Tenggara province, Indonesi
Sustainability Status of Malaria Vector Control Program in Coastal Ecosystem
Dewi Susanna, Kholis Ernawati, Umar Fahmi Ahmadi and Dita Sabariah, 2015. Sustainability Status of Malaria Vector Control Program in Coastal Ecosystem. Research Journal of Applied Sciences, 10: 264-268
ARAHAN PENGEMBANGAN DESA WISATA KONSERVASI EDELWEIS BERBASIS SUSTAINABLE TOURISM DI DESA WONOKITRI KECAMATAN TOSARI KABUPATEN PASURUAN
ABSTRACK
Disekitar kawasan TNBTS terdapat desa yang membudidayakan bunga edelweis tepatnya di Desa Wonokitri Kecamatan Tosari Pasuruan. Desa wisata konservasi edelweis merupakan jembatan bagi kegiatan konservasi, budaya dan ekonomi yaitu upaya konservasi edelweis secara eksitu. Desa wisata konservasi edelweiss merupakan gerakan gotong royong menuju keselarasan antara pengelolah kawasan konservasi TNBTS dan budaya Tengger. Pengembangan desa wisata yang memperhatikan keberlanjutan sangat diminati saat ini. Membuat pariwisata lebih berkelanjutan melibatkan lebih dari sekadar mengurangi dan mengelola dampak negatif industri hal ini juga mencakup penyediaan keuntungan ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal serta peningkatan pengetahuan publik dan dukungan untuk perlindungan lingkungan (UNEP & WTO, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan desa wisata konservasi edelweis berbasis sustainable tourism. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed methods) dengan menggunakan teknis analisis deskriptif kualitatif untuk sasaran satu yaitu mengidentifikasi potensi dan masalah berdasarkan teori sustainable tourism, untuk sasaran 2 menggunakan analisis kesesuaian lahan untuk menentukan zonasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkan 3 zona yaitu zona inti, zona pendukung langsung dan zona pendukung tidak langsung berdasarkan teori Smith. Sasaran 3 menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah merumuskan arahan pengembangan desa wisata konservasi edelweiss berbasis sustainable tourism dimana aktivitas pariwisata didesa wisata konservasi edelweiss dibagi dengan memperhatikan peruntukan masing-masing zonasi.
Kata Kunci: Desa Wisata, Konservasi Edelweis dan Zonasi
STRATEGI PENGEMBANGAN UNIT USAHA PONDOK PESANTREN MODERN BABUSSA’ADAH BAJO
ABSTRAK
Ernawati, 2023. “Strategi Pengembangan Unit Usaha Pondok Pesantren
Modern Babussa’adah Bajo “. Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Nurfadilah.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk strategi pengembangan unit
usaha Pondok Pesantren Modern Babussa’adah Bajo. Adapun metode penelitian
ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data mengunakan
teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan
analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor internal adalah kekuatan
yang terdiri dari lokasi yang cukup strategis, produk yang dimiliki dengan kualitas
terjamin, harga yang cukup terjangkau dan menyediakan kebutuhan santri, serta
untuk kelemahan yang terdiri dari kurangnya sumber daya manusia, keterbatasan
modal dan sarana dan prasarana yang memadai. Faktor eksternal adalah
peluangyang terdiri dari memiliki pangsa pasar dan melakukan kerjasama dengan
masyarakat serta ancaman terdiri dari libur sekolah dan harga yang saling bersaing
dengan competitor.
Kata kunci: Analisis SWOT, Strategi, Unit Usaha, Pondok Pesantren
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pedoman lengkap kesekretarisan: untuk sekretaris dan calon sekretaris/ Ernawati
x, 214 hal.: ill.; 23 cm
Pedoman lengkap kesekretarisan: untuk sekretaris dan calon sekretaris/ Ernawati
x, 214 hal.: ill.; 23 cm
Additions to the Indonesian crab fauna of the genus Mariaplax Rahayu & Ng, 2014, and notes on Hexapus timika Rahayu & Ng, 2014 (Crustacea, Decapoda, Brachyura, Hexapodidae)
Rahayu, Dwi Listyo, Widyastuti, Ernawati (2018): Additions to the Indonesian crab fauna of the genus Mariaplax Rahayu & Ng, 2014, and notes on Hexapus timika Rahayu & Ng, 2014 (Crustacea, Decapoda, Brachyura, Hexapodidae). Zootaxa 4379 (2): 231-246, DOI: 10.11646/zootaxa.4379.2.
- …
