115 research outputs found
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny N Umur 24 Tahun Di Wilayah Puskesmas Sibela Surakarta
ABSTRAK NI MADE MIRA CINTYA DEWI. R0314037. ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY N UMUR 24 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS SIBELA SURAKARTA. Program Studi DIII Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Latar Belakang: Asuhan kebidanan yang dilakukan secara berkelanjutan pada Ny N umur 24 tahun, dengan pendampingan sejak ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB agar ibu mendapatkan pelayanan yang efektif dan komprehensif. Pelaksanaan: Asuhan kehamilan normal pada Ny N dilakukan sejak usia kehamilan 35+4 minggu. Persalinan dilakukan induksi misoprostol 25 mcg. BBL mengalami sepsis neonatorum diberikan terapi infus D5 10%, gentamicin, ampicilin dan dermatitis diberikan zalf gentamicin 0,1%. Asuhan masa nifas normal diberikan pada ibu hingga minggu ke 6. Ibu menggunakan alat kontrasepsi dan berjalan normal. Evaluasi: Asuhan kehamilan telah dilakukan hingga usia kehamilan 40 minggu. Induksi misoprostol 25 mcg dan pertolongan persalinan telah dilakukan. BBL telah mendapatkan penanganan sepsis neonatorum dan dermatitis hingga sehat. Masa nifas berlangsung normal tanpa penyulit. Ibu memutuskan menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Simpulan dan saran: Ny N dan bayinya telah mendapatkan asuhan kebidanan berkelanjutan. Terdapat kesenjangan pada asuhan persalinan yaitu pemberian misoprostol. Institusi kesehatan diharapkan meningkatkan kualitas asuhan sesuai standar yang ditetapkan. Kata kunci: Ibu, bayi, asuhan kebidanan, berkelanjuta
Teori & Konsep Tumbuh Kembang : Bayi,Toddler,Anak dan Usia Remaja: Untuk Tenaga Kesehatan,Pelajar/Mahasiswa,dan Masyarakat
PENGARUH GENDER DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP PRESTASI KERJA PADA KARYAWAN STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DI KOTA JEMBER
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Gender Dan Komitmen Organisasional Terhadap Prestasi Kerja Pada Karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Di Kota Jember”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gender dan komitmen organisasional terhadap prestasi kerja pada karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jember. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jember. Metode sampling yang digunakan adalah sampel sensus dimana populasi disini juga bertindak sebagai sampel dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Variabel yang digunakan yaitu sebanyak 3 variabel meliputi Gender (X1), Komitmen Organisasional (X2), dan Prestasi Kerja (Y). Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda dan Independent Sample t Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Gender dan komitmen organisasional berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jember dengan nilai F hitung
sebesar 57,431 dan probabilitas 0,000; 2) Gender berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jember dengan nilai koefisien sebesar 0,322 dan probabilitas 0,003; 3) Komitmen organisasional berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jember dengan nilai koefisien sebesar 0,602 dan probabilitas 0,000; 4) Perbedaan gender : (a) Rata-rata group 2 (karyawan laki-laki) lebih tinggi daripada group 1 ( karyawan perempuan), dengan demikian terdapat perbedaan gender mengenai pekerjaan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan namun tidak signifikan (nyata). Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa bahwa pekerjaan yang digeluti seringkali dilihat dari sisi kepantasannya. Karyawan yang ada juga merasa bahwa pekerjaan yang ada tidak terlalu berat dan wajar untuk dikerjakan karyawan laki-laki atau perempuan, namun disini laki-laki cenderung lebih memiliki kemampuan dalam bekerja dan menyelesaikan tanggung jawab dikarenakan beban kerja yang ada relatif memerlukan tenaga ekstra dan lebih bersifat teknis; (b) Rata-rata group 1 (karyawan perempuan) lebih tinggi daripada group 2 (karyawan laki-laki), dengan demikian terdapat perbedaan komitmen organisasional mengenai pekerjaan itu sendiri antara laki-laki dan perempuan namun tidak signifikan (nyata). Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa komitmen organisasional karyawan baik laki-laki maupun perempuan yang ada di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Jember dirasa telah mampu dan mau melaksanakan segala tanggung jawab yang diberikan oleh pimpinan SPBU dengan baik, namun demikian karyawan perempuan lebih bangga menjadi bagian dari perusahaan; (c) Rata-rata group 2 (karyawan laki-laki) lebih tinggi daripada group 1 (karyawan perempuan), dengan demikian terdapat perbedaan prestasi kerja antara karyawan laki-laki dan perempuan namun tidak signifikan (nyata). Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa karyawan laki-laki memiliki tingkat kehadiran yang tinggi daripada karyawan perempuan dimana hal itu turut mempengaruhi dalam menyelesaikan pekerjaannya
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android pada Sistem Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI SMA Negeri 02 Batu
RINGKASANDewi, Gandhes Cintya. 2019. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android pada Materi Sistem Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI di SMA Negeri 02 Batu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph,D, (II) Dra. Amy Tenzer, M.SKata Kunci: Biologi SMA Kelas XI, Literasi Sains, Pengembangan Multimedia Interaktif, Sistem Pernapasan. Pendidikan pada abad 21 menuntut siswa untuk memiliki keterampilan 4C (berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif) dan kemampuan literasi sains. Keterampilan 4C dan literasi sains dapat melatih siswa berpikir ilmiah serta melatih siswa dalam menyikapi dan mengambil keputusan yang berkaitan dengan persoalan sains dalam kehidupan. Hasil uji kemampuan literasi sains siswa pada materi sistem pernapasan yang diberikan pada 12 siswa kelas XII MIPA 2 (tanggal 17 Januari 2018) menunjukkan rerata nilai siswa yakni 12, 1 dari skor maksimal 100. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa masih rendah. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis android pada materi sistem pernapasan yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Batu yang teruji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. Pengembangan multimedia interaktif ini menggunakan model pengembangan Lee&Owens yang terdiri atas 5 tahap yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Perolehan data didapatkan dari (1) hasil uji kelayakan, (2) hasil uji kepraktisan, dan (3) hasil uji keefektifan. Produk yang telah dihasilkan diuji kelayakan oleh ahli materi, ahli media, ahli evaluasi dan praktisi lapangan. Skor pretes dan pasca tes dianalisis menggunakan teknik gain score untuk mengetahui keefektifan multimedia interaktif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa, dan anacova untuk menguji hipotesis pengaruh multimedia interaktif terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas XIMIPA SMAN 02 Batu.Hasil uji kelayakan oleh ahli materi menunjukkan rerata skor 100% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai komentar dan saran. Hasil uji kelayakan oleh ahli media menunjukkan rerata skor 99,44% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai komentar dan saran. Hasil uji kelayakan oleh ahli evaluasi menunjukkan rerata skor 92,19% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran. Hasil uji kepraktisan oleh praktisi lapangan menunjukkan rerata skor 96,96% dengan kriteria sangat layak, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran. Produk yang dinyatakan layak selanjutnya diujicobakan pada skala kecil yakni 12 siswa kelas XII MIPA 2 untuk mengetahui uji keparktisannya. Ujicoba skala kecil ini bertujuan untuk melihat kemenarikan multimedia, kemudahan digunakan dan dipahami sebelum di ujicobakan pada skala besar. Hasil uji kepraktisan pada skala kecil menunjukkan rerata skor 84,03% dengan kriteris sangat praktis, namun tetap direvisi sesuai dengan komentar dan saran dari siswa. Pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap kemampuan literasi sains dipilih 2 kelompok perlakuan yakni kelas XI MIPA 2 yang dibelajarkan menggunakan multimedia pembelajaran interkatif, dan kelas XI MIPA 1 yang dibelajarkan tanpa menggunakan multimedia interaktif. Desain penelitian yang digunakan yakni true experiment dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Grup Design. Hasil revisi produk pada ujicoba skala kecil diimplementasikan pada siswa kelas XI MIPA 2 di mana pada tahap ini siswa menggunakan multimedia interaktif dalam pembelajaran. Implementasi ini dilakukan pada 3 pertemuan dengan 6 JP, di mana sebelum pembelajaran siswa diberikan soal tes (pretes) dan pada akhir pembelajaran siswa diberikan soal pasca tes maupun angket respon. Hal ini berguna untuk menguji kepraktisan dan keefektifan multimedia yang dikembangkan.Kemampuan literasi sains siswa dinilai efektif dibandingkan kelas tanpa multimedia interaktif. Hal tersebut dibuktikan dengan gain score 0,73 pada kelas yang dibelajarkan menggunakan multimedia interaktif dibandingkan dengan gain score kelas tanpa multimedia yakni 0,47 yang kemudian diuji lanjutan menggunakan anacova dengan hasil siginifikasi .000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh penggunaan multimedia pembelajaran interkatif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Uji kepraktisan berguna untuk melihat apakah multimedia yang dikembangkan menarik, mudah dipahami, dan mudah digunakan. Hasil uji kepraktisan oleh siswa dalam skala besar menunjukkan skor 86,67%, namun tetep direvisi sesuai dengan komentar, kritik dan saran dari siswa. Saran pengembangan lebih lanjut yakni dilakukan uji kepraktisan dan keefektifan dibeberapa kelas maupun sekolah dan disarankan untuk melakukan perluasan sistem android ke sistem operasi Iphone Operating System (iOS). SUMMARYDewi, Gandhes Cintya. 2019. The Development of Android-Based Interactive Multimedia in Respiratory System to Improve Science Literacy Ability of Class XI Students in Senior High School 02 Batu. Skripsi, Biology Education Study Program, Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang. Advisor: (I) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph, D, (II) Dra. Amy Tenzer, M.ScKeywords: High School Biology of class XI, The Development of Interactive Multimedia, Respiratory System, Science LiteracyEducation in the 21st century requires student to have 4C skills (critical, creative, collaborative and communicative thinking) and scientific literacy skills. 4C skills and scientific literacy can train students to think scientifically and train students in addressing and making decisions related to science problems in life. The test results of students' scientific literacy skills in respiratory system material given to 12 students of class XII MIPA 2 (January 17, 2018) showed that student’s mean scores were 12, 1 from the maximum average of 100. This stated that students' literacy skills were still low. This research and development aims to develop an android-based interactive multimedia in respiratory system that can improve scientific literacy skills of students of class XI MIPA SMAN 2 Batu that have proven their feasibility, practicality and effectiveness.This interactive multimedia development uses the Lee & Owens development model which consists of 5 stages: (1) needs analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (evaluation). Data obtained from (1) results of feasibility tests, (2) practicality test results, and (3) effectiveness test results. The results of the effectiveness test data were analyzed using gain score and anacova techniques. Products that have been produced are tested by material experts, media experts, evaluation experts and field practitioners.The results of the feasibility test by material experts show a mean score of 100% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. The results of the feasibility test by media experts showed a mean score of 99.44% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. The results of the feasibility test by expert evaluation showed a mean score of 92.19% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. The practicality test results by field practitioners show a mean score of 96.96% with very feasible criteria, but still revised according to comments and suggestions. Products that are declared feasible are then tested on a small scale, 12 students of class XII MIPA 2 to find out the test of sampling. This small-scale trial aims to see multimedia attractiveness, ease of use and understanding before multimedia being tested on a large scale. The practicality test results on a small scale show a mean score of 84.03% with criteria that are practically is practical, but still revised according to comments and suggestions from students.The effect of the use of interactive multimedia on scientific literacy skills was chosen by two treatment groups, group A which was taught using interactive learning multimedia, and group B which was taught without using interactive multimedia. The research design used was the true experiment with the Design Group Control Pretest-Posttest approach. The results of product revisions on small-scale trials are implemented in students of class XI MIPA 2 where at this stage students use interactive multimedia in learning. This implementation was carried out in 3 meetings with 6 JPs, where before the learning students were given test (pretest) and at the end of the lesson students were given after the test and response questionnaire. This is useful for testing the practicality and effectiveness of multimedia developed.Scientific literacy skills are considered effective compared to classes without interactive multimedia. This is evidenced by the gain score of 0.73 with the effective category compared to the class gain score without multimedia, which is 0.47 with the category that is quite effective which is then tested further using anacova with a siginification result of 0.00 <0.05 which means there is influence of the use of multimedia learning interactively to improve student’s literacy skills compared to classes without interactive multimedia learning. Practical tests are useful to see whether multimedia developed is interesting, easy to understand, and easy to use. Practical test results by students on a large scale showed a score of 86.67%, but still revised according to comments, criticisms and suggestions from students. Suggestion for further development is to test practicality and effectiveness in several classes and schools and are advised to expand the android system to the iOS operating system
PENGARUH GENDER DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP PRESTASI KERJA PADA KARYAWAN STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DI KOTA JEMBER EFFECT OF GENDER AND ORGANIZATIONAL COMMITMENT TOWARD WORK PERFORMANCE TO EMPLOYEES OF JEMBER GAS STATION
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gender dan komitmen organisasional terhadap prestasi kerja
pada karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jember. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh karyawan SPBU COCO (Company Owned Company Operated) Gebang 51.681.23 dan DODO
(Dealer Owned Dealer Operated) Gajah Mada 54.681.04 yang keseluruhannya berjumlah 50 orang. Metode
sampling yang digunakan adalah sampel sensus dimana populasi disini juga bertindak sebagai sampel. Variabel
yang digunakan yaitu sebanyak 3 variabel meliputi Gender (X1), Komitmen Organisasional (X2), dan Prestasi Kerja
(Y). Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda dan Independent Sample t Test. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa gender dan komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan secara
simultan dan parsial terhadap prestasi kerja karyawan SPBU di Kota Jember. Sedangkan berdasarkan hasil uji beda
dinyatakan bahwa terdapat perbedaan komitmen organisasional dan prestasi kerja antara laki-laki dan perempuan
namun tidak signifikan (nyata)
Kontrol Optimal Model Pertumbuhan Kanker Kandung Kemih Dengan Imunoterapi Bcg
Pada Skripsi
Ini Dibahas Kontrol Optimal Model Pertumbuhan Kanker Kandung Kemih Dengan
Imunoterapi Bcg ( Basil Calmette Guerin ). Tujuan Kontrol Optimal Ini
Adalah Untuk Menentukan Jumlah Vaksin Bcg Yang Diberikan Selama Pengobatan Agar
Pertumbuhan Sel Kanker Kandung Kemih Dapat Ditekan. Kontrol Optimal Diperoleh
Dengan Menerapkan Prinsip Pontryagin. Selanjutnya Masalah Kontrol Optimal
Diselesaikan Secara Numerik Dengan Metode Sweep Maju-Mundur. Simulasi Numerik
Menunjukkan Keefektifan Vaksinasi Dalam Mengontrol Pertumbuhan Sel Kanker
Sehingga Dapat Meminimumkan Jumlah Sel Kanker Yang Belum Terinfeksi Bcg,
Meningkatkan Jumlah Sel Kanker Yang Sembuh Dan Meminimumkan Biaya Vaksinasi
IMPLEMENTASI KEPUTUSAN KEPALA DINAS TENAGA KERJA, PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA MALANG NOMOR 188.45/0010.2/35.73.406/2020 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (Studi di wilayah kerja Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang)
Cintya Anggraini Junsaputri, Istislam, Dewi Cahyandari
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya
Jl. MT. Haryono No. 169 Malang
e-mail: [email protected]
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan surat keputusan Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang nomor 188.45/0010.2/35.73.406/2020 tentang standar operasional prosedur terkait pemberian izin mendirikan bangunan lantai 3 keatas di Kota Malang. Namun ternyata dalam implementasini surat keputusan Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang nomor 188.45/0010.2/35.73.406/2020 tentang standar operasional prosedur pada pemberian izin mendirikan bangunan 3 (tiga) lantai keatas di Kota Malang, tidak berjalan sesuai yang diharapkan dalam surat keputusan tersebut. Masih banyak terjadi kelalaian ataupun kesalahan prosedur yang dilakukan oleh pegawai Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang yang bertugas memproses Izin Mendirikan Bangunan lantai 3 keatas . Menurut Pasal 71 Ayat (1) Undang-undang Administrasi Pemerintahan kesalahan prosedur dapat mengakibatkan dibatalkannya izin mendirikan bangunan sebagai tindakan hukum pemerintah yang cacat prosedur. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis empiris dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data hukum primer dan data hukum primer yang diperoleh oleh penulis dan dianalisa menggunakan Teknik deskriptif kualitatif. Yaitu salah satu metode analisis data dengan cara mengungkapkan melalui fakta yang terjadi pada kondisi sebenarnya di masyarakat melalui wawancara secara mendalam dan tertulis, observasi dan dokumentasi. Dalam peneliatian ini akan dijabarkan faktor pendukung implementasi, serta kendala yang menjadi penghambat implementasi surat keputusan Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang nomor 188.45/0010.2/35.73.406/2020 tentang standar operasional prosedur terkait pemberian izin mendirikan bangunan lantai 3 keatas beserta upaya untuk mengatasi kendala tersebut.
Kata Kunci: Standar Operasional Prosedur, Implementasi, Izin Mendirikan Bangunan
ABSTRACT
This research aims to find out the implementation of the Decree of the Head of Labor, Investment, and One-Stop Services in Malang city Number 188.45/0010.2/35.73.406/2020 concerning the standard operating procedure in granting a permit to build a three-floor-or-more building in Malang city. However, this implementation did not go as expected as in the decree. The staff in charge of the agency were found to have performed inappropriate procedures. Article 71 paragraph (1) of the Law concerning State Administration implies that inappropriate procedures can lead to the revocation of the permit concerned, and this act can be deemed as an inappropriate legal action. This research employed empirical-juridical and socio-juridical approaches. The primary data were analyzed using descriptive-qualitative techniques which reveal the facts and conditions in society, and these techniques required in-depth interviews, observation, and documentation. This research will also elaborate on contributing factors to the implementation and the impeding issues hampering the implementation of the decree, followed by the presentation of solutions.
Keywords: standard operating procedure, implementation, building permi
Gambaran Self-Esteem pada Remaja yang Tinggal dan Tidak Tinggal dengan Orang Tua yang Bekerja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-esteem pada remaja yang tinggal dan tidak tinggal dengan orang tua yang bekerja. Self-esteem dibutuhkan oleh individu terutama remaja saat bersosialisasi dengan lingkungan yang lebih luas. Keterlibatan orang tua berperan penting bagi pembentukan self-esteem remaja untuk menghindari timbulnya perilaku berisiko. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini menggunakan teknik penggalian data wawancara semi terstruktur dan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa remaja yang tinggal dan tidak tinggal dengan orang tua mampu memahami diri. Remaja yang tinggal dengan orang tua memiliki kepuasan terhadap diri sehingga dapat menerima dan menghormati dirinya. Remaja yang tidak tinggal dengan orang tua kurang dapat menghormati dirinya dan kurang memiliki kepuasan terhadap diri namun tetap dapat menerima kekurangannya
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL, KEBIJAKAN DIVIDEN, LIKUIDITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PADA PERIODE 2015-2017
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara profitabilitas, struktur
modal, kebijakan dividen, likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan
pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Sampel yang digunakan yaitu
merupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2015-2017.
Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 35 perusahaan dan menggunakan SPSS
versi 23. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling
method. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, struktur modal,
dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan,
sedangkan kebijakan dividen dan likuiditas tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci: Nilai perusahaan, profitabilitas, struktur modal, kebijakan dividen,
likuiditas, ukuran perusahaan.
The purpose of this study was to determine the relationship between profitability,
capital structure, dividend policy, liquidity and firm size on firm value in
manufacturing companies listed on the IDX. The sample used is a manufacturing
company listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2015-2017. This study
used a sample of 35 companies and used SPSS version 23. Sampling was done using
purposive sampling method. The results in this study indicate that profitability, capital
structure, and firm size have a significant influence on firm value, while dividend
policy and liquidity do not have a significant effect on firm value.
Keywords: firm value, profitability, capital structure, dividend policy, liquidity, firm
size
Sistem Informasi Pengelolaan Dana Donasi Pada Panti Sosial Asuhan Anak (Psaa) Nurul Falaah
Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Nurul Falaah berlokasi di Soreang Kabupaten Bandung. Panti Asuhan Nurul Falaah merupakan lembaga sosial yang merawat dan mendidik anak yatim, piatu, yatim piatu maupun anak-anak kurang mampu. Panti asuhan ini rutin menerima donasi, beberapa donasi yang diterima berupa uang tunai atau barang dari masyarakat sekitar. Penerimaan donasi langsung biasanya hanya dicatat dalam buku tamu dan belum adanya sistem yang terhubung dengan database sehingga menyebabkan pencatatan terkadang ada kesalahan bahkan kehilangan data. Dalam pengajuan dana untuk suatu kegiatan dan pencatatan laporan rekapitulasi kas dari data penerimaan donasi serta data pengajuan dana kegiatan yang disetujui masih dalam kertas print out, maka dapat menyebabkan kehilangan data, penumpukan data, bahkan dapat terjadi kesalahan saat perhitungan rekapitulasi kas. Sehingga penulis melakukan penelitian di panti asuhan ini agar panti dapat memanfaatkan teknologi secara lebih maksimal dengan solusi merancang dan membangun sebuah sistem informasi pengelolaan dana donasi.
Analisis sistem informasi yang diusulkan ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan tujuan untuk mengumpulkan data dan informasi guna kebutuhan penelitian melalui cara observasi dan wawancara terhadap pengurus panti asuhan, menggunakan metode pendekatan terstruktur untuk alat bantu analisis perancangan serta metode pengembangan prototype. Sistem informasi ini dibuat dalam bentuk sistem informasi berbasis web agar dapat memberikan kemudahan kepada calon donatur dalam memberikan donasi tanpa harus mendatangi panti, memberikan informasi mengenai panti kepada masyarakat khususnya di luar daerah Soreang dan membantu panti dalam mengelola data agar dapat meminimalisir kesalahan ataupun kehilangan dat
- …
