1,721,027 research outputs found

    RELIABILITAS INTER RATER INSTRUMEN TES MATEMATIKA MENGGUNAKAN RATER

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan koefisien reliabilitas inter rater soal tes matemtika yang dinilai oleh guru matematika SMP dan dosen pendidikan matematika. Rater yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 20 orang guru matematika SMP dan 20 orang dosen pendidikan matematika sedangkan instrument yang dinilai adalah instrument tes matematika kelas IX yang berbentuk pilihan ganda.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan analisis data dilakukan dengan menggunakan statistic uji t.  Hasil yang diperoleh tidak ada perbedaan koefisien reliabilitas inter rater soal tes matematika yang dinilai oleh guru matematika SMP dan dosen pendidikan matematika

    RELIABILITAS INTERRATER INSTRUMEN TES

    No full text
    Abtrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan koefisien reliabilitas inter rater dengan metode Fleiss Kappa. Rater pada penelitian ini adalah guru matematika SMP, dosen Pendidikan Matematika dan Dosen FMIPA matematika. Banyak rater yang digunakan adalah 6 rater dan 12 rater. Yang akan dinilai atau berupa instrumen tes matematika yang berbentuk soal pada pilihan ganda untuk kelas IX semester ganjil, Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Hasil yang diperoleh koefisien reliabilitas inter rater soal tes matematika 12 rater lebih tinggi daripada 6 rater.kata kunci: Reliabilitas Inter Rater, Fleiss Kapp

    MEMBANGUN GENERASI BERKUALITAS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER

    Full text link
    AbstrakPergeseran nilai moral yang terjadi saat ini merupakan salah satu dampak negative dari arus globalisasi. Berbagai alternative penyelesaian diajukan seperti Peraturan, Undang-Undang, peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat. Pendidikan dianggap sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. yang menjadi permasalahan adalah “Bagaimana Membangun Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Karakter.†Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara membangun generasi berkualitas melalui pendidikan Karakter. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan ini adalah studi literature. Untuk membangun generasi berkualitas melalui pendidikan berkarakter diperlukan guru yang berkarakter, dengan guru yang berkarakter baik diharapkan akan menghasilkan siswa atau generasi yang juga berkarakter baik. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Generasi berkualitas. BUILD A QUALITY GENERATION THROUGH CHARACTER EDUCATION AbstractThe current shift in moral values is one of the negative effects of globalization. Various alternative settlements are proposed such as Regulations, Laws, enhanced efforts to implement and stronger application of laws. Education is considered as a preventive alternative because education builds a new generation of a better nation. the problem is "How to Build a Qualified Generation Through Character Education." The purpose of this study is to know how to build a quality generation through Character education. The method used to answer this problem is the literature study. To build a quality generation through character education required a character teacher, with a teacher of good character is expected to produce students or generations who are also characterized well. Keywords: Character Education, Quality Generation  Â

    Interrater Reliability Reviewed By Many Rater

    No full text
    Abstract: The purpose of this study is to see which one is better both the interrater reliability coefficients were rated by 18 rater or 6 rater and analyzed by the Fleiss Kappa method.Instrument that is assessed in the form of Mathematic test for the nineth grade made by the teacher in the form of multiple choice with 4 options. The method used experimental method and data is processed by using t-test. The results obtained show that the interater reliability coefficient of the Mathematic test for nineth grade analyzed by the Fleiss Kappa method and rated by 18 rater was higher than that assessed by the 6 rater. key words: Reliabilitas Interrater, Fleiss Kappa  Reliabilitas Interrater,            Thepurpose of this study is to see which one is better bothFleiss Kappa                         the interrater reliability coefficients were rated by 18 rater or 6 rater and analyzed by the Fleiss Kappa method. Instrument that is assessed in the form of Mathematic testfor the nineth grade made by the teacher in the form of multiple choice with 4 options. The method used experimental method and data is processed by using t-test. The results obtained show that the interater reliability coefficient of the Mathematic test for nineth grade analyzed by the Fleiss Kappa method and rated by 18 rater was higher than that assessed by the 6 rater

    ANALISIS KETERAMPILAN SISWA DALAM MEMBUAT KARANGAN TEKS NARASI KEMERDEKAAN KELAS V SD NEGERI 08 PALEMBANG

    Full text link
    This research discusses the analysis of narrative writing skills in the fifth grade at SD Negeri 8 Palembang for the academic year 2024. This study employs a qualitative descriptive research method using interview techniques and documentation studies. The validity test for this research includes source triangulation and data collection techniques. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that fifth-grade students at SD Negeri 8 Palembang have adequate writing skills. The average assessment for each aspect is as follows: content organization with an average of 2.45 (adequate), grammar aspect with an average of 2.5 (adequate), word choice aspect with an average of 2 (adequate), and spelling and punctuation aspect with an average of 1.7 (poor)

    EFEKTIVITAS PENDEKATAN KONTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 46 PALEMBANG

    No full text
    AbstrakEfektivitas adalah keterkaitan antara tujuan dan hasil yang dinyatakan dan menunjukkan derajat kesesuaian antara tujuan dan hasil yang dicapai, suatu kegiatan dikatakan efektif bila kegiatan itu dapat diselesaikan pada waktu yang tepat dan mencapai tujuan yang diinginkan. Pendekatan kontruktivisme adalah pendekatan ini pada dasarnya menekankan pentingnya siswa membangun sendiri pengetahuan mereka lewat keterlibatan aktif proses belajara mengajar. Dalam kontruktivisme mengaitkan pembelajaran dengan pengetahuan awal  yang telah dimiliki siswa dan mengintegrasikannya dengan situasi yang realistik atau relevan sehingga siswa terlibat secara emosional dan sosial dan guru hanya sebagai pembimbing dan fasilitator bagi siswa dalam proses rekontruksi ide dan konsep matematika. Variabel dalam penelitian ini adalah keefektifan pendekatan yang ditinjau dari 3 aspek yaitu ketuntasan belajar siswa secara  klasikal tuntas, aktifitas siswa relatif tinggi serta respon atau sikap siswa terhadap pembelajaran posistif, subjek penelitian ini adalah kelas VII6 di SMP Negeri 46 Palembang yang berjumlah 38 orang. Metode yang digunakan dalam peneltiian ini adalahpp pre-experiment design, sedangkan teknik analisis datant yang digunakan adalah teknik tes, observasi dan angket. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa keefektifan pendekatan konstruktivisme utnuk pelajaran matematika di kelas VII6 di SMP Negeri 46 Palembang yang ditinjau dari ketuntasan belajar, aktifitas siswa serta respon atau sikap siswa positif terhadap pembelajaranâ€efektifâ€, dengan rincian ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai 80, 65%, aktifitas siswa yang cukup tinggi dengan menunjukkan rata-rata 64, 75% dan respon atau sikap siswa positif terhadap pembelajaran matematika dilihat dari komentar mereka rata-rata 77, 56%.Kata kunci: Pendekatan Kontruktivisme, Keferktifan Pembelajaran

    Effect of Principal’s Coaching and Supervision toward Teacher’s Performance

    Full text link
    This study determined the effect of the pattern of guidance and supervision of school’s principals on teacher’s performance in SD Negeri 1 Gardu Harapan, Lais, Musi Banyuasin both persially and jointly. The instrument used was a questionnaire. Data analysis techniques use statistics. The results of this study obtained that the pattern of guidance and supervision of the Principal significantly influence the performance of teachers of SD Negeri 1 Gardu Harapan. This research contributes that if you want to improve teacher performance, you have to improve the pattern of coaching and supervision

    Pengembangan media pembelajaran menggunakan Software Macromedia Flash 8 pada materi Program Linear

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer yang valid dan praktis dengan menggunakan software Macromedia Flash 8 pada materi program linier. Metode penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Rowntree yang menggunakan teknik evaluasi formatif yaitu tahap perencanaan (planning), tahap pengembangan (development) dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SMK di Bayung Lencir. Teknik pengumpulan data berupa angket. Kevalidan media pembelajaran dapat dilihat dari komentar dan saran yang diberikan validator dan kepraktisan media pembelajaran dapat dilihat dari angket dan komentar pada tahap uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil, pada tahap pengembangan (development). Sehingga, hasil penelitian menunjukan bahwa produk pengembangan menghasilkan     bahan ajar yang sangat valid berdasarkan perhitungan angket validasi dan sangat praktis berdasarkan perhitungan angket pada tahap evaluasi. Hasil penilaian kepraktisan dinilai berdasarkan aspek keterlaksanaan dengan pengambilan data dan pengamatan. Dengan demikian Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkatnpembelajaran yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan

    Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA Ditinjau dari Gender Pada Materi Trigonometri

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah dimana disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu perbedaan gender dimana hal ini diyakini oleh beberapa ahli sebagai pengaruh atas tinggi dan rendahnya kemamapuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan berpikir kritis peserta didik laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan masalah pada materi trigonometri. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 SMAN 8 Palembang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dimana teknik pengumpulan data yaitu tes. Adapun indikator berpikir kritis yang digunakan yaitu menginterpretasikan, analisis, evaluasi dan inferensi. Dari hasil analisis data, diketahui bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik laki-laki lebih rendah daripada peserta didik perempuan terutama pada indikator menganalisis dan menginferensi. Hal ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan mengenai kemampuan berpikir kritis antara peserta didik laki-laki dan perempuan

    Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Membangun Citra Sekolah

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Belitang III. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan April 2021. sumber informan dalam penelitian ini diantaranya Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru. Penelitian ini menggunakan tehnik analisis kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan suatu sekolah dalam membangun citra di masyrakat dibutuhkan penerapan fungsi manajemen humas yang baik, mempunyai perencanaan humas yang jelas dengan menyusun progam kerja. Adanya citra positif sekolah yang telah menjadi harapan sekolah untuk para siswa. Maka citra sekolah untuk siswa tersebut berimplikasi pada peningkatan jumlah siswa yang mendaftar. Kemudian dari citra positif sekolah juga berimplikasi pada daya saing sekolah. SMK Negeri 1 Beitang III mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang ada di OKU Timur dalam hal prestasi sekolah
    corecore