786 research outputs found
Dokumentasi dan Klasifikasi Cerita Rakyat di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang
Dedi Setiawan, 1910742002, skripsi ini berjudul “Dokumentasi dan Klasifikasi Cerita Rakyat di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang”. Prodi Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Padang 2023.
Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan mengklasifikasika cerita rakyat yang ada di Kelurahan Balai Gadang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan zaman yang semakin modern, sehingga perhatian terhadap folklor terutama cerita rakyat yang menjadi identitas dan ciri khas dari daerah setempat mulai dilupakan. Maka sangatlah perlu penelitian ini dilakuka agar dapat melestarikan dan menjaga identitas dan ciri khas yang dimiliki oleh masyarakat terutama di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
Penelitian ini menggunakan kajian dan metode yang dikemukan oleh Danandjaja, dengan menggunakkan lima (5) tahapan penelitian, yaitu prapenelitian di lapangan, penelitian dilapangan, transkripsi dan pengarsipan data, analisis data serta penyajian analisis data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi lapangan dan langkah yang digunakan seperti observasi, wawancara, pencatatan, transkripsi, klasifikasi, serta analisis data dan hasilnya dituliskan ke dalam bentuk skripsi. Melalui penelitian ini, ditemukan 12 cerita di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Setelah didokumentasikan dan dilakukan pengklasifikasian, semua cerita rakyat akan dikelompokkan kedalam jenis legenda dan mite, diantaranya adalah 8 cerita rakyat jenis legenda setempat, 1 legenda keagamaan, dan 3 cerita jenis mite
PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PERUSAHAAN YANG TIDAK MELAKSANAKAN REKLAMASI PASCA TAMBANG DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (TINJAUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATU BARA)
ABSTRACTION Dedi Setiawan, 11.11.1001.1011.151. Application of Criminal Sanctions Against Company That Do Not Perform Post-Mining Reclamation At Kutai (Review of Law No. 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining).thesis. Law, Faculty of Law, University of August 17, 1945. 2015 Supervisor I :. Prof.H.Sarrosa Hamong Pranoto, SH, .M.Hum and Supervisor II :. Isnawati, SH, .MH This study aims to find out about the application of criminal sanctions against companies that do not carry out reclamation and mine closure in Kutai, which in this study aims to discuss the application of criminal sanctions against against companies that do not carry out the post-mining reclamation review of Law No. , 4 on Mineral and Coal. This study uses empirical methods. Source of data used are primary data and secondary data. It can be concluded that the application of criminal sanctions against companies that do not carry out the post-mining reclamation and regulated in Law No. 4 of 2009 on Mineral and Coal and its implementation has been stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 78 Year 2010 About the Mine Reclamation and pacsa. The government revoked the license either through a written warning, suspension of operations until revocation of IUP, IUPK, or IPR. According to the results of research in Kutai there are companies that do not carry out the post-mining reclamation because the majority of companies are still actively mined
Analisis Wacana Kritis Model Fairclough terhadap Citra Dedi�Erwan dalam Pilkada Jabar 2024 pada Narasi Newsroom dan Pemanfaatannya sebagai Video Pembelajaran Teks Berita Kelas XI SMA
Penelitian ini dilakukan berangkat dari fenomena Pilkada Jawa Barat yang selalu
menarik perhatian publik mengingat Jawa Barat adalah salah satu provinsi terbesar di
Pulau Jawa yang juga memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik nasional. Salah
satu pasangan calon gubernur dalam Pilkada Jawa Barat tahun 2024 Dedi Mulyadi dan
Erwan Setiawan sangat menarik perhatian publik pada Pilkada Jawa Barat 2024. Maka
dilakukanlah penelitian analisis wacana kritis ini, menggunakan teori Norman Fairclough
dengan tujuan umtuk mengetahui citra Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan dalam Pilkada
Jawa Barat 2024 pada artikel berita Narasi Newsroom. Selain itu, untuk dapat
mendeskripsikan pemanfataan analisis wacana kritis citra Dedi Mulyadi dan Erwan
Setiawan dalam Pilkada Jawa Barat pada artikel berita Narasi Newsroom sebagai video
pembelajaran teks berita kelas IX SMA.
Jenis dan metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif. Desain penelitian ini adalah analisis wacana kritis Norman
Fairclough. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak
teknik lanjutan catat, dokumentasi, penyebaran kuesioner serta studi pustaka. Adapun
instrumen pengumpulan data yang digunakan menggunakan kartu data sebagai penunjang
proses analisis data. Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan tahapan
mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural.
Citra Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan dalam Pilkada Jabar 2024 pada
pemberitaan media Narasi Newsroom dalam wacana atau teks berita yang diproduksi
menampilkan beberapa citra yang memberikan kesan unggul, kesan bentuk dukungan,
kesan bentuk kepercayaan, kesan terkenal, kesan latar belakang keluarga yang baik, kesan
penuh semangat, kesan kemampuan kerjasama, kesan tanggung jawab, kesan bentuk
prestasi atau pencapaian, kesan rekam jejak, kesan tegas, ambisi, respontif, bijaksana,
optimis, berani, loyalitas serta komitmen terhadap masyarakat. Selain itu, proses
produksi, penyebaran dan konsumsi teks pemberitaan Dedi dan Erwan dalam Pilkada
Jabar 2024 oleh Narasi Newsroom serta faktor situasional, institusional, dan kondisi sosial
masyarakat Jabar menunjukkan dan mempengaruhi pembentukan citra positif terhadap
Dedi dan Erwan dalam Pilkada Jawa Barat 2024
PENGARUH KARAKTERISTIK BIOGRAFIS DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWANPADA BAITUL MAAL WA TAMWIL DI TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Karakteristik Biografis dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada Baitul Maal Wa Tamwil di Tulungagung” ini diteliti oleh Dedi Albar Setiawan dengan NIM 2823133028 dengan dosen pembimbing H. Dede Nurohman, M.Ag.
Kata Kunci: Karakteristik Biografis, Gaya Kepemimpinan dan Kinerja Karyawan
Latar belakang dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan melihat karakteristik biografis karyawan seperti umur, jenis kelamin, ras, status perkawinan dan masa kerja. Kelima factor tersebut menyebabkan tinggi atau rendahnya kinerja karyawan. Selain itu gaya kepemimpinan merupakan factor yang sangat mempengaruhi kinerja karyawan. Dengan gaya kepemimpinan yang baik akan mengakibatkan kinerja yang baik juga, begitu juga sebaliknya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ; 1) Apakah ada pengaruh signifikan antara karakteristik biografis terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung?, 2) Apakah ada pengaruh signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung?. 3 Apakah ada pengaruh signifikan antara karakteristik biografis dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung?. Adapun tujuan penelitian ini adalah apakah ada pengaruh antara karakteristik biografis dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung dan seberapa signifikan pengaruhnya.
Penelitaian ini menggunakan pendeketan kuantitatif dan jenis asosiatif. Penelitian ini teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah tehnik non probability sampling, dengan menggunakan cara purposive sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu penyebaran angket kepada sejumlah karyawan BMT di Tulungagung yang terpilih secara random. Metode analisis data yang digunakan Asumsi Klasik dengan dengan menggunakan regresi berganda.
Hasil penelitian membuktikan bahwa; 1) Karakteristik biografis berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung. 2) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung. 3) Karakteristik biografis dan gaya kepemimpinan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada BMT di Tulungagung
Perlindungan Hukum Pekerja Pada Malam Bari di Alfa Exspres Ciledug (Analisa Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan)
Dedi Setiawan, NPM: 200710115208, Perlindungan Hukum Pekerja Pada Malam Bari di Alfa Exspres Ciledug (Analisa Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan). Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, 2010.
Peraturan-peraturan yang terdapat di dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, terutama yang mengatur mengenai pekerja yang bekerja pada malam hari hanya mengatur mengenai pekerja perempuan saja, sedangkan pekerja yang bekerja pada malam hari bukan hanya pekerja perempuan saja tetapi ada juga pekerja laki-laki yang juga membutuhkan perlindungan hukum. Dalam Pasal 5 Undang undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, tentang ketentuan pokok tenaga kerja juga menyebutkan bahwa dalam menjalankan Undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya tidak boleh ada diskriminasi. Atas dasar Undang-undang tersebut di atas, maka diskriminasi dalam setiap permasalahan perburuhan tidak diperkenankan dan apabila ada pengusaha yang masih melakukan diskriminasi dalam memberikan perlindungan hukum maka hal ini melanggar dari peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan. Berdasarkan uraian di atas, maka perlu diketahui tentang perlindungan hukum bagi pekerja yang bekerja pada malam hari baik laki-laki mau pun perempuan yang bekerja di Alfa Express Ciledug. Hal ini karena Alfa Express beroperasi selama 24 jam, maka skripsi ini diberi judul " Perlindungan Hukum Pekerja Pada Malam Hari Di Alfa Exspres Ciledug (Analisa Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan)". Berdasarkan latar belakang masalah dan judul tersebut dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Bagaimana efektivitas pelaksanaan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan terhadap pekerja pada malam hari di Alfa Exspres Ciledug? 2. Apa yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan terhadap pekerja pada malam hari Di Alfa Exspres Ciledug? Berdasarkan pokok permasalahan yang diajukan, maka tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui : Untuk mengetahui bagaimana efektivitas pelaksanaan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan terhadap pekerja pada malam hari Di Alfa Exspres Ciledug dan untuk mengetahui apa yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan terhadap pekerja pada malam hari Di Alfa Exspres Ciledug. Berkaitan dengan masalah yang timbul tersebut, pembahasan penulisan ini menggunakan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang ditunjang dengan penelitian kepustakaan (library research). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif, artinya data yang berhasil dikumpulkan dari penelitian dipilih berdasarkan mutu atau kualitas dan kaitannya dengan permasalahan yang dibahas. Dari analisis tersebut menghasilkan uraian yang bersifat deskriptif kualitatif artinya, menggambarkan kenyataan yang berlaku dan berkaitan dengan pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pekerja yang bekerja pada malam hari
'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)
In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill
Tindak Pidana Narkoba Dalam Persfektif Hukum Positif & Hukum Islam
M. Dedi Setiawan. 2010. Tindak Pidana Narkoba Dalam Persfektif Hukum Positif & Hukum Islam Skripsi, Jurusan Perbandingan Mazhab & Hukum, Fakultas Syari’ah. Pembimbing: (1) Drs. Jalaluddin, M.Hum (2) H.A. Sukris Sarmadi, S.Ag, MH.
Penelitian ini bertolak dari semakin kompleksnya permasalahan narkoba yang menyangkut produksi, pengedaran & penggunaan narkoba secara ilegal & melawan hukum, yang bertentangan dengan hukum Positif & hukum Islam. Sehingga dalam kedua sumber hukum yang ada, terdapat perbedaan sanksi pidana bagi para pelakunya.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hukum larangan, persamaan & perbedaan tindak pidana narkoba dalam persfektif hukum Positif & hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis melakukan survey kepustakaan untuk menginventarisir bahan hukum yang memuat kajian masalah yang diteliti pada beberapa perpustakaan, & Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Kal-Sel.
Melalui teknik analisis komparatif, yang mencakup analisis korelasi & causal comparative, penelitian ini menghasilkan temuan-temuan:
Pertama: Dalam hukum Positif & hukum Islam, tindak pidana narkoba seperti memproduksi, mengedarkan & menggunakan narkoba diluar tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & teknologi serta keperluan medis, yang dilakukan secara ilegal & melawan hukum dilarang & diancam dengan sanksi pidana karena bahayanya sangat besar sekali bagi kehidupan umat manusia.
Kedua: Dalam hukum Positif, yaitu UU Narkotika No. 35/2009, pasal 113 s/d 124, & UU Psikotropika No. 5/1997, pasal 59 s/d 63, sanksi pidana bagi produser & pengedar narkoba adalah pidana mati, penjara seumur hidup, penjara antara 5-20 tahun, & denda dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Sedangkan sanksi pidana bagi penyalahguna narkoba seperti yang diatur dalam pasal 127 ayat (1) huruf a,b,c UU Narkotika & Pasal 59 ayat (1) huruf a UU Psikotropika adalah pidana penjara antara 1-4 tahun atau 4 s/d 15 tahun. Berat ringannya sanksi terhadap pelanggaran undang-undang tergantung pada banyak faktor, antara lain: jenis narkoba, jumlah narkoba, peranan (bandar, pengedar & pemakai), lama terlibat & luasnya pengaruh akibat pelanggaran.
Ketiga: Dalam hukum Islam, sanksi pidana bagi produser & pengedar narkoba termasuk dalam kategori hukuman ta’zir yang diserahkan kepada Ulil Amri (pemerintah) untuk menetapkannya. Hukumannya bisa saja berupa pidana mati, penjara, denda & sanksi dera, tergantung kepada besarnya mafsadat yang ditimbulkan pelakunya. Sedangkan sanksi pidana bagi penyalahguna narkoba sama dengan sanksi yang dijatuhkan bagi peminum khamr, yaitu had 80 kali dera.
Keempat: Persamaan antara hukum Positif & hukum Islam adalah sama-sama melarang & mencegah terjadinya tindak pidana narkoba. Selain itu, memiliki prinsif hukum yang sama, yaitu adanya ancaman pidana mati bagi para pelakunya. Sedangkan perbedaannya adalah hukum Positif menjatuhkan pidana penjara bagi penyalahguna narkoba, tidak mengenal adanya sanksi dera. Sedangkan hukum Islam sebaliknya, menjatuhkan sanksi dera, tidak mengenal adanya pidana penjara. Dalam hukum Positif, yang melarang adalah undang-undang produk manusia, & hanya mempunyai implikasi hukum di dunia saja. Sedangkan dalam hukum Islam, yang melarang adalah Allah Swt & Rasul-Nya (wahyu) & mempunyai implikasi hukum di dunia & di akhirat
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MENGGUNAKAN METODE SWOT, DAN BCG (STUDI KASUS: LAKOE.FOOD)
Lakoe Food adalah salah satu jenis UKM yang bergerak pada bidang kuliner seblak. Lakoe Food sendiri sudah berdiri sejak tahun 2020. Awal bedirinya Lakoe Food pemasaran yang dilakukan hanya dilakukan melalui sosial media Lakoe Food (@lakoe.food) yang masih aktif hingga saat ini. Lakoe Food mengalami permasalahan dengan penjualan yang bersifat fluktuatif atau tidak stabil. Wawancara yang dilakukan kepada pemilik usaha, faktor pertama yang menjadi alasan adalah banyaknya usaha sejenis sehingga persaingan dengan bisnis serupa menjadi ancaman dan kurangnya promosi agar produk Lakoe.Food dapat dikenal luas. Diharapkan pada penelitian ini dapat membantu dalam memberi ide ataupun masukan kepada pemilik usaha untuk meningkatkan penjualan. penelitian ini juga bertujuan untuk memperoleh rekomendasi strategi pemasaran yang sesuai dengan memanfaatkan analisis SWOT dan Boston Consulting Group. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dengan memanfaatkan pendapat sebanyak 35 responden yang sudah pernah membeli produk Lakoe.Food. Setelah itu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas untuk menguji tingkat valid dan tingkat konsisten dari pernyataan kuisioner penelitian. Jika hasil uji validitsa dan uji reliabilitas sudah mengatakan bahwa kuisioner penelitian valid dan reliabel, maka penelitian dapat dilanjutkan pada tahap pengolahan data menggunakan metode SWOT, dan BCG (Boston Consulting Grooup). Berdasarkan analisis SWOT penelitian didapatkan hasil bahwa posisi kuadran SWOT pada usaha Lakoe.Food berada pada kuadran II (strategi diversifikasi) atau strategi ST, dimana pihak Lakoe.Food dapat menerapkan strategi, yaitu mengembangkan inovasi produk dan kualitas produk, dan menambah opsi pembayaran. Sedangkan pada metode BCG mendapatkan hasil perhitungan pertumbuhan pasar Lakoe.Food sebesar -4,27%, sedangkan pangsa pasar relatif setelah dilakukan perbandingan dengan usaha sejenis adalah sebesar 0,65. Sehingga posisi kuadran BCG terhadap Lakoe.Food adalah terletak pada posisi kuadran sapi perah (cash cow), ), dimana pada kondisi ini perusahaan memiliki pangsa pasar yang tinggi namun dengan kondisi pertumbuhan pasar yang rendah. Sehingga pada posisi sapi perah, Lakoe Food bisa fokus terhadap pengelolaan dan penjualan berkelanjutan terhadap produk seblak agar terus menghasilkan arus kas yang konsisten.Kata Kunci: Lakoe.Food, Analisis SWOT, Boston Consulting Group, BCG, pemasaran
Pengaruh Keselamatan kerja dan Kesehatan Kerja terhadap Produktivitas kerja karyawan PT.Putra Harapan Berjaya
Keselamatan kerja merupakan aktivitas perlindungan karyawan secara
menyeluruh, yang artinya perusahaan berusaha untuk menjaga karyawan agar tidak
terjadi kecelakaan yang mampu membahayakan dirinya dan akhirnya berdampak pada
kelangsungan pekerjaan maupun citra perusahaan. Selanjutnya kesehatan kerja
merupakan upaya menjaga karyawan agar memiliki kondisi jasmani dan rohani yang
baik selama bekerja. Dan yang terakhir, produktivitas kerja karyawan yang merupakan
perbandingan dari keluaran (output) terhadap masukan (input) yang digunakan secara
efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Putra
Harapan Berjaya.
Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden. Teknik
pengumpulan data menggunakan data primer berupa angket dan menggunakan skala
likert dalam pemilihan respon penilaian, sedangkan teknik analisis data menggunakan
analisis linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data, variabel variabel keselamatan
memiliki nilai P-value 0,820 > 0,05 artinya tidak signifikan. sedangkan thitung 0,229 <
ttabel 2,015 jadi dapat disimpulkan hipotesa Ha ditolak dan Ho diterima artinya variabel
keselamatan tidak berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan.
Sedangkan untuk variabel kesehatan kerja memiliki nilai P-value 0,005 < 0,05 yang
artinya signifikan. sedangkan thitung 2,970 > ttabel 2,015 jadi dapat disimpulkan hipotesa
Ha diterima dan Ho ditolak artinya variabel kesehatan kerja berpengaruh secara parsial
terhadap produktivitas kerja karyawan. Berdasarkan uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar
4.410 sedangkan Ftabel sebesar 3.20 maka Fhitung > Ftabel. Kemudian P-value 0,018 > 0,05
artinya tidak signifikan. Maka Ha diterima dan dapat diambil kesimpulan bahwa
variabel X1 (keselamatan), X2 (kesehatan kerja) secara bersama-sama berpengaruh
terhadap variabel Y (produktivitas kerja karyawan
Pengaruh Aplikasi Protokol Caring pada Penerimaan Pasien Baru Terhadap Perilaku Caring Perawat di Ruang Rawat Inap RSU Medan
Caring adalah inti dari keperawatan dan merupakan karakteristik yang paling penting dari seorang perawat. Aplikasi protokol caring yang mengena dan diperlukan pasien adalah protokol caring yang memuat hubungan bersifat terapeutik dengan pasien. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dalam kelompok pre eksperimen tanpa pembanding menggunakan teknik one group pre-test dan post-test. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh aplikasi protokol caring pada penerimaan pasien baru terhadap perilaku caring perawat di ruang rawat inap RSU Medan. Sampel penelitian terdiri dari pasien dan perawat pelaksana rawat inap, masing-masing berjumlah 44 orang.Perilaku caring perawat pre aplikasi protokol caring pada penerimaan pasien baru di ruang rawat inap dari kuesioner didapatkan data sebanyak 84 % responden (pasien) mengatakan bahwa perawat sudah berperilaku caring sedangkan dari data observasi sebanyak 20,45 % responden (perawat) belum memperlihatkan perilaku caring pada penerimaan pasien baru. Hasil pengaruh aplikasi protokol caring terhadap perilaku caring perawat pada penerimaan pasien baru di ruang rawat inap mengalami peningkatan berdasarkan kuesioner maupun observasi. Perilaku caring perawat pada penerimaan pasien baru menjadi “Baik” di karenakan kepatuhan perawat dalam melaksanakan protokol caring yang dibangun/dilakukan sebagai panduan atau pedoman dalam membangun dan membentuk kultur caring pada rumah sakit. Peningkatan ini dapat dilihat berdasarkan penilaian baik dari kuesioner maupun berdasarkan observasi. Hasil perbedaan perilaku caring perawat pada penerimaan pasien baru pre dan post aplikasi protokol caring mengalami peningkatan yang signifikan berdasarkan penilaian kuesioner dan juga observasi.Caring is the core of nursing and the most important characteristics of a nurse. Protocol caring application which is appropriate and matches with patients’ need is the one which has therapeutic relationship with patients. The research used quasi experiment method with one group pretest-posttest design. The data were gathered by distributing questionnaires ad observatory checklist sheets of nurses’ behavior when they received new patients. The objective of the research was to analyze the influence of caring protocol application in receiving new patients on nurses’ caring behavior in the Inpatient Wards of the general hospitals, Medan. The research was done from June until August, 2016. The samples consisted of 44 patients and nurse practitioners respectively in the inpatient wards. The result of the research showed that in pre-protocol caring application, 84% of the patients said that nurses had done their caring behavior in receiving new patients, while from the observation data it was found that 20.45% of the nurses did not show their caring behavior in receiving new patients. The influence of nurses’ caring behavior in receiving new patients in the inpatient wards increased according to the questionnaires and observation. Nurses’ caring behavior in receiving new patients was “good” because the complied with the protocol caring application established as guidance in developing caring culture in the hospitals. This increase was based on assessment either from questionnaires or from observation. The result of the difference in nurses’ caring behavior in receiving new patients in pre and post protocol caring application increased significantly according to the questionnaires and observation.88 HalamanTesis Magiste
- …
