162 research outputs found

    Duduk Bersama untuk RUU Omnibus Law

    No full text
    SIAPA PENUNGGANG GELAP DI OMNIBUS LAW? Lontaran pertanyaan di atas muncul dalam sebuah kegiatan diskusi publik yang diselenggarakan oleh Madrasah Malem Reboan (MMR) Bandung, Rabu (11/3/2020) pagi. Kegiatan diskusi tersebut mengkaji tentang “Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja: Dunia Pendidikan Dan Tenaga Kerja.” Kajian tersebut dipantik oleh Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.H., M.H., M.Si yang merupakan guru besar Ilmu Politik sekaligus Direktur Pengembangan Kebijakan Publik, Inovasi dan Pendidikan Kedamaian LPPM UPI. Serta hadir pula seorang Pakar Ekonomi yang berasal dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung yaitu Dr. Setia Mulyawan. Turut hadir pula sejumlah mahasiswa, dan para akademisi yang bernaung di Madrasah Malam Reboan (MMR) seperti M. Yusuf Wibisono dan M. Alfan. Diskusi ini dipandu oleh M. Taufiq Rahman

    Filsafat politik

    No full text
    Materi kuliah filsafat politik untuk ilmu pemerintahan

    SEMINAR NASIONAL PERGURUAN TINGGI MERDEKA BELAJAR

    No full text
    Semiar Nasional Perguruan Tinggi Merdeka Belajar dengan tema: "Transformasi Perguruan Tinggi Menuju World University di Era 5.0" diselenggarakan oleh Departemen Riset dan Publikasi Ilmiah, Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (Forsiladi) Diselenggarakan pada Sabtu, 13 Maret 2021 | Pukul 09.00 - 11.30 WIB SAMBUTAN PEMBUKA: Dr. Endang Samsul Arifin, S.H.I., M.Ag. (Ketua Umum FORSILADI) SAMBUTAN PELAKSANA: Dr. Ameilia Zuliyanti Ziregar, M.Sc., Ph.D. NARASUMBER I: Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.I.P.,S.H.,M.H., M.Si. (Universitas Pendidikan Indonesia) NARASUMBER I: Prof. Ir. Zulkifli Nasution, M.Sc., Ph.D. (Universitas Sumatera Utara) MODERATOR: Dr. Imas Sumiati, M.Si. (Universitas Pasundan) HOST: Dr. Muhsyanur, M.Pd. (Institut Agama Islam As'adiyah Sengkang

    Filsafat Politik

    No full text
    Materi Kuliah Filsafat, Mata kuliah ini dirancang untuk mengeksplorasi teori-teori yang berkembang dalam filsafat politik kontemporer dan menelaah isu-isu aktual dalam kehidupan politik. Hal ini dilakukan dengan asumsi bahwa filsafat politik bukanlah spekulasi abstrak yang tidak berpijak pada dunia nyata melainkan suatu studi yang terkait erat dengan penilaian-penilaian moral dan praktis dalam kehidupan kita sehari-hari

    Fashion Budaya Nasional dalam Konteks Wawasan Kebangsaan: Studi Kasus pada Jember Fashion Carnaval

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konstruksi makna fashion yang berkaitan dengan konsep wawasan kebangsaan. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi mendalam dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hal-hal yang diungkapkan fashion sebagai penguat wawasan kebangsaan melalui Jember FashionCarnaval (JFC) berkaitan dengan aspek kreativitas, tema, dan simbol-simbol dalam kostum karnaval;(2) pesan fashion berkaitan dengan wawasan kebangsaan karena memuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang dilandasi semangat dan usaha rela berkorban. Pesan menggambarkan bagaimana konstruksi nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki secara bersama-sama dapat dijadikan sebagai pedoman hidup antarmasyarakat berbangsa dan bernegara;(3) proses mengonstruksi nilai-nilai kebangsaan melalui fashion ditunjukkan dengan partisipasi atau keterlibatan secara aktif dan bertanggung jawab dalam mengikuti program pelatihan dan pembimbingan. Program yang disebut In House Training selama lima bulan menjelang pelaksanaan JFC meliputi pemilihan tema berdasarkan riset dan pengkajian sampai pada acara puncak, yaitu grand carnival.   The Fashion of National Culture in the Context of National Insight : CaseStudy on Jember Fashion Carnaval. This study aims to explain the construction meaning of fashion related to the concept of national insight. The study is qualitative with phenomenological method. Data collection technique was carried out by interviews, in-depth observation, and documentation studies. The results show that: (1) disclosed matters of the fashion as a reinforcement of the concept of national insight through Jember Fashion Carnaval (JFC) deal with aspects of creativity, themes, and symbols in carnival costume; (2) the fashion statement relates to the concept of national insight because it contains the values of unity and the spirit of understanding and self-sacrificing efforts. The messages describe how the construction of the national values held together can be used as guidelines for intra-national and state of life; (3) the process of constructing the national values through fashion is indicated by participation or involvement actively and responsibly in the training program and coaching. The program called In House Training for five months before the implementation of JFC includes the selection of themes based on the research and studies until the main event, which is a grand carnival

    Moral Character and Responsibilityfor Semende Peoplein Ulu Danau, South Sumatera

    Full text link
    This research was aimed to know the values being implemented in the community to maintain the existence of the custom in Ulu Danau village in South of Sumatera province. The method applied was ethnography with a qualitative approach. Then, the data were collected by observtion, which would be analyzed and concluded. The results of the analysis and discussion show that Semende people in the village of Ulu Danau see the custom of Tunggu Tubang and Jenang Jurai as normal things to create the responsible character, and moral character that will be embodied in the implementation of Besundi, Besindat, and Besingkuh. The value of responsibility on Tunggu Tubang custom teaches the value of hard work, the message, honesty, and discipline. As for custom of Jenang Jurai, it is shown through the value of independence, democracy, fairness, and tolerance. Besundi Besindat Besingkuh show the values of mannerism and deportment. Last, it is seen as efforts by the people in the community to maintain the custom by giving the space and an emphasis on it

    Upaya Pelestarian Adat Semende di Desa Ulu Danau, Provinsi Sumatera Selatan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan aparat desa dalam mempertahankan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam aturan adat Semende yang ada di lingkungannya. Metode etnografi dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ulu Danau memberikan kelonggaran dalam pelaksanaan adat, dan aparat desa telah mulai berupaya untuk mempertahankan aturan adat dengan memaksimalkan peran para pemuka adat, tokoh masyarakat, dan warga.   The Efforts to Conserve Semende Customs in Ulu Danau Village, South Sumatera Province. This study aims to determine the efforts undertaken by the community and village officials in defending the noble values contained in the existing customs rules of Semende in the area. The ethnographic method with a qualitative approach is used to collect data through observation, interviews, and documentation, which are analyzed through data reduction, presentation, and finally can be drawn for conclusion. The results show that the villagers of Ulu Danau provide the concession for the implementation of custom, and the village officials have begun the efforts to maintain their custom rules to maximize the roles of traditional leaders, community leaders, and citizens
    corecore