61 research outputs found
KOMPETENSI SOSIAL KEPALA MADRASAH DAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus di MTs Negeri Nusawungu dan MTs Al Kholidiyyah Binangun Kabupaten Cilacap)
This research is a study to identify and examine the social competence of
the Principal of State MTs Nusawungu and principal of MTs Al Kholidiyyah
Binangun Cilacap, knowing the form of public participation on the quality of
education, as well as examine the principal’s social competence in improving
public participation due the quality of education in the school.
This research is a case study with research subjects are citizens of State
MTs Nusawungu and MTs Al Kholidiyyah Binangun Cilacap. Research datas
obtained through the provision of questionnaires, observation, interviews, and
documentation. The instrument used in this study is questionnaire sheets,
interview and observation guidelines.
This study informs that social competence of Principal of State MTs
Nusawungu can be categorized excellent in all its dimensions. Moreover the
dimension of cooperation in an effort to promote and develop the school,
cooperation with employers in an effort to promote and develop the school,
participation in social activities and social. Meanwhile, the social competence
principal of MTs Al Kholidiyyah's overall good. Communities around State
MTs Nusawungu excellent in guiding and directing their son in time
management between play and learn, parents/guardians of students always give
full motivation to their son in their homes, providing school supplies for their
son . While community around State MTs Nusawungu isn’t good enough in
providing feedback to the school. While the participation of the community
around MTs Al Kholidiyyah generally lower than participation by the
community around State MTs Nusawungu
APLIKASI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 3 SLAWI
Perpustakaan merupakan salah satu bagian kecil dari SMA NEGERI 3 Slawi. Perpustakaandalam hal pendi-dikan, merupakan hal yang sangat penting demi tercapainya pendidikan yangmaksimal. Salah satunya adalah sistem peminjaman buku yang masih menggunakan cara manual yaitumenggunakan buku besar dalam proses pencatatan dan penyimpanan data yang ada . Perpustakaan SMANEGERI 3 Slawi dalam mengembangkan sistem komputerisasi guna membantu dan mendukungkelancaran dalam menjalankan setiap aktifitasnya, Tujuan dari penelitian ini adalah memperbaiki sistempengolahan data yang masih manual dan menghasilkan sistem informasi yang efektif dan efisien.Manfaat yang diperoleh adalah pencarian data-data perpustakaan menjadi semakin lebih cepat. Sistemini dikembangkan menggunakan bahasa pemprograman Microsoft Visual Basic 6.0, sedangkandatabasenya menggunakan MySQL. Melalui sistem ini Staff bisa memprosespeminjaman/pengembalian buku dengan cepat, mencetak laporan-laporan dengan mudah. Untukmempercepat pencarian buku-buku dan pencarian transaksi peminjaman/ pengembalian.Kata Kunci : Aplikasi Perpustakaan , Microsoft Visual Basic 6.0, MySQL
Metode K-Means untuk Optimasi Klasifikasi Tema Tugas Akhir Mahasiswa Menggunakan Support Vector Machine (SVM)
Masih sulitnya dalam menentukan klasifikasi tema tugas akhir mahasiswa sering dialami oleh setiap perguruan tinggi. Algoritma SVM digunakan untuk mengklasifikasi jenis tema tugas akhir mahasiswa. SVM merupakan metode yang banyak digunakan untuk klasifikasi. K-Means Clustering merupakan metode pengelompokan paling sederhana yang mengelompokkan data kedalam k kelompok berdasar pada centroid masing-masing kelompok. Optimasi klasifikasi tema tugas akhir mahasiswa menggunakan SVM dan K-Means untuk meningkatkan tingkat akurasi. Hasil yang diperoleh memiliki tingkat akurasi yang lebih baik yaitu 86,21%. </div
PERANCANGAN SMART APPLICATION BERBASIS MOBILE UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT DAN SOLUSI PENANGANANNYA
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dapat memperbaiki kualitas hidup manusia. Hal inimendorong para ahli untuk semakin mengembangkan komputer agar dapat membantu kerja manusia ataubahkan melebihi kemampuan kerja manusia. Apabila terjadi gangguan kesehatan, orang lebih mempercayakankepada pakar atau dokter ahli. Namun dengan kemudahan adanya pakar atau dokter ahli, terkadang terdapat pulakelemahanya seperti jam kerja (praktek) terbatas dan banyaknya pasien sehingga harus menunggu antrian.Sistem pakar merupakan bagian dari kecerdasan buatan yang terdiri dari pengetahuan dan pengalaman daribanyak pakar yang dimasukkan ke dalam suatu basis pengetahuan. Sistem pakar dibuat untuk mendiagonasisakit, gangguan kesehatan yang dialami user ataupun hanya untuk menambah pengetahuan user tentangkesehatan dengan mengenali ciri-cirinya. User diberikan tampilan bagian tubuh manusia, kemudian usertersebut memilih bagian tubuh yang ingin dicari diagnosanya. Setelah user memilih bagian tubuh manusiatersebut maka user akan dihadapkan dengan sejumlah pertanyaan keluhan dengan menjawab opsi ya atau tidak.Setelah user menjawab semua pertanyaan maka sistem akan mendiagnosa penyakit dengan menampilkan namapenyakit, sebab-sebab munculnya penyakit, serta memberikan saran obat atau perawatan yang dapat dilakukan.Kata kunci: kesehatan, sistem pakar, teknologi mobil
Identifikasi Keragaman Gen Calpastatin (CAST|Alu1) pada Sapi Bali dengan Metode PCR-RFLP.
Gen CAST merupakan salah satu gen yang berpengaruh pada keempukan
daging dan berfungsi sebagai penghambat enzim calpain. Penelitian ini bertujuan
mengidentifikasi keragaman gen CAST|Alu1 dengan metode Polymerase Chain
Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism. Sampel DNA sapi bali yang
digunakan sebanyak 95 sampel yang terdiri atas 46 betina dan 49 jantan. Identifikasi
keragaman gen CAST|Alu1 menggunakan pendekatan Polymerase Chain Reaction-
Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR-RFLP) dengan menggunakan
enzim restriksi AluI. Frekuensi alel dan genotipe, nilai heterosigositas pengamatan
dan harapan, serta keseimbangan Hardy-Weinberg dianalisis menggunakan
program Popgen32. Hasil amplifikasi gen CAST|Alu1 pada sapi bali diperoleh
panjang fragmen 624 pb dan 2 alel yang terdiri atas alel T dan C serta 3 genotipe
yaitu TT (474 pb), TC (474 pb dan 374 pb), dan CC (374 pb). Hasil genotyping
CAST|Alu1 menunjukkan bahwa sapi bali di BPTU-HMT Provinsi bali bersifat
polimorfik dengan nilai frekuensi alel tertinggi pada alel T (0.895) dibandingkan
dengan alel C (0.105). Frekuensi genotipe pada sapi bali tertinggi terjadi pada
genotipe TT (0.811), sedangkan genotipe TC (0.168) dan CC (0.021) rendah. Nilai
heterosigositas pada sapi bali sangat rendah yaitu 0.1684 yang menunjukkan
rendahnya variasi suatu gen dalam populasi. Berdasarkan hasil tersebut dapat
disimpulkan bahwa gen CAST|Alu1 pada sapi bali bersifat polimorfik
KOMPETENSI SOSIAL KEPALA MADRASAH DAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus di MTsN Nusawungu dan MTs Al Kholidiyyah Binangun Kabupaten Cilacap)
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui dan menelaah kompetensi sosial Kepala MTsN dan Kepala MTs Al Kholidiyyah Binangun Cilacap, mengetahui wujud peran serta masyarakat terhadap mutu pendidikan, serta menelaah kompetensi sosial kepala madrasah dalam meningkatkan peran serta masyarakat terhadap mutu pendidikan di Madrasah tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan subjek penelitian warga MTsN Nusawungu dan MTs Al Kholidiyyah Binangun Cilacap. Data Penelitian didapatkan melalui pemberian angket, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket, pedoman wawancara serta pedoman observasi.
Penelitian ini menginformasikan bahwa kompetensi sosial Kepala MTsN Nusawungu Cilacap dapat dikategorikan sangat baik dalam semua dimensinya. Terlebih dimensi kerja sama dalam usaha pengembangan dan usaha untuk memajukan madrasah, kerja sama dengan atasan dalam usaha pengembangan dan usaha untuk memajukan madrasah, partisipasi kepala madrasah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sangatlah baik, kepekaan sosial kepala madrasah termasuk kategori baik. Sedangkan kompetensi sosial kepala MTs Al Kholidiyyah Binangun secara keseluruhan dinilai baik. Masyarakat sekitar MTsN Nusawungu sangat baik dalam membimbing dan mengarahkan putra/putri dalam membagi waktu untuk bermain dan belajar, orang tua/wali siswa senantiasa memberi motivasi penuh kepada putra/putri mereka di rumah, menyediakan perlengkapan belajar bagi putra/putri mereka. Sedangkan masyarakat sekitar MTsN Nusawungu masih kaku dalam pemberian umpan balik kepada madrasah. Sedangkan peran serta masyarakat di sekitar MTs Al Kholidiyyah Binangun secara umum lebih rendah dibandingkan dengan peran serta yang dilakukan oleh masyarakat sekitar MTsN Nusawungu
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DAN KEMAMPUAN GURU SMKN 2 KOTA TEGAL DALAM MELAKUKAN PENELITIAN DAN PEMBUATAN KARYA ILMIAH
Untuk meningkatkan profesionalisme seorang guru maka diwajibkan adanya pengembangan keprofesian yang berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi Guru, seperti halnya guru-guru SMK Negeri 2 Kota Tegal dimana salah satu diantaranya adalah publikasi karya ilmiah penelitian. Permasalahan yang terjadi di sekolah tersebut adalah tingkat kepedulian guru terhadap kegiatan penelitian masih rendah dan masih lemahnya tingkat kemampuan dan pemahaman guru dalam melakukan sebuah penelitian terlebih metodologi penelitian khususnya penelitian tindakan kelas (PTK) untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah, sehingga berdampak pada lambatnya proses kenaikan golongan jabatan fungsional guru, selain itu masih banyak guru sekolah yang belum memahami terkait tata cara menulis sebuah karya ilmiah penelitian. Tujuan pengabdian ini adalah untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru terhadap suatu penelitian dan pembuatan artikel yang ilmiah sehingga sesuai dengan standar sebagai upaya peningkatan kompetensi guru. Metode kegiatan yang digunakan adalah dengan metode pelatihan berupa workshop yang dikemas sehingga materi yang disampaikan dapat diterima oleh para peserta kegiatanyang keseluruhan adalah guru sekolah. Hasil dari kegiatan pelatihan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kompetensi peserta untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi yaitu terkait dengan jabatan fungsional guru, metode penelitian dan pembuatan artikel ilmiah penelitian
APLIKASI PENGGAJIAN KARYAWAN PADA DINAS KELAUTAN, PERIKANAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN TEGAL MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0
Dinas Kelautan, Perikanan Dan Peternakan kabupaten Tegal merupakan instansi yang bergerak di bidangbudidaya ikan, ternak hewan, rumah potong hewan yang ada di sekitar kabupaten Tegal.Sistem penggajian adalah salah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja. Baik dalamperusahaan, instansi maupun bidang lainnya. Sistem yang memudahkan Proses penggajian, pada DinasKelautan, Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Tegal masih menggunakan cara manual atau denganmemasukkan satu persatu gaji pegawai seperti gaji pokok, tunjangan anak, uang makan, uang transport, danpotongan gaji. Sehingga membuat kurang efektif dan efisiennya dalam melakukan penggajian pada DinasKelautan, Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Tegal.Kata Kunci : Aplikasi Penggajian, Visual Basic 6.0, Microsoft Access, Crystal Repor
OPTIMALISASI SUPPORT VEKTOR MACHINE (SVM) UNTUK KLASIFIKASI TEMA TUGAS AKHIR BERBASIS K-MEANS
The difficulty in determining the classification of students final project theme often experienced by each college. The purpose of this study is to provide a decision support for policy makers in the study program so that each student can be achieved in accordance with their own competence. From the research that has been done text mining algorithms using Support Vector Machine ( SVM ) and K -Means as the technology used was produced a better accuracy rate with an accuracy rate of 86.21 % when compared to the SVM without K -Means is 85 , 38
Neural Network dan Particle Swam Optimization untuk Penunjang Keputusan Antipasi Mahasiswa Pra Lulus Bekerja Sesuai Bidang
Lulusan di Perguruan Tinggi yang bekerja sesuai bidang belum ideal dalam tiga tahun terakhir, salah satunya di Politeknik Harapan Bersama. Hal ini masih menunjukkan keselarasan horizontal. Sehingga pertanyaaan nya adalah kenapa hal tersebut terjadi dan disebabkan oleh apa saja yang dapat menentukan kualitas lulusan yang bekerja tidak sesuai bidang. Untuk itu, dibuat sebuah model yang dapat digunakan untuk dapat melihat pola lulusan, agar lulusan bisa bekerja sesuai bidang keilmuan. Model tersebut menggunakan kombinasi antara Algorithma Neural Network dengan PSO. Diperoleh perbandingan akurasi model kombinasi antara Neural Network dengan PSO sebesar 71.51% untuk PSO, sedangkan dengan menggunakan metode Neural Network sebesar 64.32%
- …
