43 research outputs found

    PENERAPAN KEGIATAN LABORATORIUM VIRTUALDENGAN STRATEGI POE DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMPPADA KONSEP ELEKTRODINAMIKA

    No full text
    Penerapan Kegiatan Laboratorium Virtual dengan Strategi POE dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa SMP pada Konsep Elektrodinamika. Merupakan penelitian eksperimen di salah satu SMP di kabupaten Pandeglang tahun pelajaran 2013-2014. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kemampuan penguasaan konsep siswa, sebelum kegiatan pembelajaan dan mengetahui peningkatan penguasaan konsep siswa setelah diterapkan kegiatan laboratorium virtual dengan strategi POE (Prediksi, Observasi, dan Eksplanasi) dibandingkan dengan peningkatan penguasaan konsep siswa setelah pembelajaran di laboratorium fisik dengan strategi eksperimen biasa pada konsep elektrodinamika. Bentuk design tru experimental yang digunakan yaitu pretest-posttest kontrol group design. Penelitian ini menggunakan simple random sampling, yakni mengambil dua kelas dari tujuh kelas 9 yang dilakukan secara acak. Kelas eksperimen adalah kelas yang diberi perlakuan sedangkan kelas yang tidak diberi perlakuan merupakan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes penguasaan konsep dan kreatifitas, lembar observasi berupa lembar unjuk kerja siswa, RPP, dan LKS. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda tes yang digunakan untuk memperoleh data penguasaan konsep siswa dan metoda observasi yang digunakan untuk memperoleh data kinerja ilmiah. Teknik analisis data menggunakan AHap (Analisis Hasil Penilaian), Anabutis (Analisis butir soal), dan uji hipotesis menggunakan SPSS uji ANOVA yang merupakan metoda statistik digunakan untuk menguji signifikansi perbedaan dari dua rata-rata populasi atau lebih setelah populasi berdistribusi normal, serta variansi yang homogen. Hasil temuan yang diperoleh adalah peningkatan penguasan konsep siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hal ini dapat ditunjukkan dengan melihat rerata N-gain kelas eksperimen adalah 42 % lebih besar dari pada rerata N-gain kelas kontrol yaitu 33,5 %. Penelitian direkomendasikan bagi guru IPA pada khususnya dan guru mata pelajaran lainnya pada umumnya, untuk mengoptimalisasikan penggunan laboratorium virtual yang dikombinasikan dengan laboratorium fisik. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan eksperimen yang lebih mendalam pada faktor-faktor rendahnya penguasaan konsep siswa pada konsep elektrodinamika. Penelitian ini dapat dikembangkan pada konsep-konsep lainnya untuk jenjang sekolah yang sama, lebih rendah atau lebih tinggi. Kata Kunci : Laboratorium Virtual, Strategi POE, Elektrodinamika

    Desain Interior Area Keberangkatan Terminal Penumpang Domestik T1A Bandara Juanda Berkonsep Modern Natural Airport

    No full text
    Bandar udara diyakini mampu mempercepat peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di suatu wilayah. Pertumbuhan jumlah pengguna moda transportasi udara menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini berhubungan dengan kondisi geografis dari objek desain yaitu Terminal 1 Bandara Juanda yang berada pada lingkungan industri dan bisnis. Sehingga Bandara Juanda harus memiliki berbagai fasilitas modern dan konsep yang mampu mengatasi permasalahan yang terdapat pada terminal bandara. Beberapa aspek layanan bandar udara Juanda yang patut menjadi perhatian utama yaitu faktor kenyamanan dan fasilitas karena terkait dengan aktifitas yang dilakukan oleh pengguna dan penumpang secara langsung. Berbagai kebutuhan masyarakat modern akan media informasi dan hiburan berkembang sangat pesat sehingga telah mendorong masyarakat untuk menempatkan media informasi sebagai salah satu kebutuhan di dalam hidup. Disisi lain, Bandara Juanda dapat dijadikan media untuk memperkenalkan budaya, seni dan pariwisata di Jawa Timur yang berpotensi untuk meningkatkan berbagai sektor penting di Jawa Timur. Metodologi desain meliputi pengumpulan data yang dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Pengumpulan data melalui proses observasi dengan melakukan survei langsung ke lokasi Bandar Udara Juanda Surabaya dan membagikan kuesioner kepada pengguna Bandar Udara Juanda Surabaya untuk mendapatkan data yang akurat sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengunjung bandara mengenai karakter pengguna, perilaku pengguna, serta kebutuhan P.T. Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Juanda. Selain itu, penulis melakukan studi pustaka dari berbagai sumber baik buku, jurnal, materi seminar, dan internet. Metode analisa yang digunakan penulis adalah dengan menggunakan metode Glassbox. Setelah data dianalisa, akan didapatkan hasil dari penelitian ini berupa konsep desain yang sesuai untuk mengatasi permasalahan yang ada pada Terminal Penumpang Domestik T1A Bandara Juanda Surabaya berdasarkan kebutuhan, harapan pengunjung bandara dan pengelola bandara, serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Melalui uraian yang disampaikan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat aplikasi konsep modern-natural pada elemen dan nuansa interior. Diharapkan hasil desain interior T1 Bandar Udara Juanda mampu menjadi bandara yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat modern pada wilayah bisnis serta dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal Jawa Timur melalui fasilitas media informasi. ====================================================================================================== Airport is believed to be able to accelerate the increase of economic growth and development in a region. The user’s growth of air transport mode shows a very positive trend. This is related to the geographical condition of the Juanda Airport Terminal 1 that located in the industrial and business environment. So, Juanda Airport must have various modern facilities and concepts that can overcome the problems contained at the airport terminal. Some aspects of Juanda airport services that should be the main concern is the comfort factor and facilities because it is related to the activities carried out by users and passengers directly. Various needs of modern society about the media of information and entertainment developed very rapidly that has encouraged the public to put the media information as one of the needs in life. On the other hand, Juanda Airport can be used as a media to introduce culture, art and tourism in East Java which has the potential to increase various important sectors in East Java. The design methodology involves collecting data directly or indirectly. Data collection through observation process by conducting direct survey to Surabaya Juanda Airport location and distributing questionnaires to Juanda Airport Surabaya users to get accurate data in accordance with the needs and expectations of airport visitors regarding user character, user behavior, and P.T. Angkasa Pura I as the corporate of Juanda Airport. In addition, the authors conducted literature studies from various sources including books, journals, seminar materials, and the internet. Analytical methods used by the author is to use Glass Box method. After the data is analyzed, we will get the result of this research in the form of appropriate design concept to overcome the existing problems at T1A Domestic Passenger Terminal of Juanda Airport Surabaya based on the needs, expectation of airport visitor and airport manager, and in accordance with the applicable rules. Through the description presented above, it can be concluded that there is a modern-natural concept application on interior elements and nuances. It is expected that the interior design of T1 Juanda Airport could be capable of accommodating the needs of modern society in the business area and could be a medium to introduce the local culture of East Java through the media information facilities

    Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di kelas tinggi

    No full text
    buku ini berisi bahan pembelajaran pendidikan bahasa & sastra Indonesia di kelas tinggi.v, 303 hlm: ilus.; 24 cm

    Strategi Kepolisian Dalam Meminimalisir Perdagangan Minuman Beralkohol yang Dilakukan Pedagang Gerobak Motor Di Jalan Juanda Melalui Pendekatan Penal dan Non Penal (studi Kasus Polrestas Pekanbaru)

    No full text
    Sales is a concrete or carried out to move a product, both in the form of goods and services, from producers to consumers as a target for profit. As for in this paper the author explains about the rampant phenomenon of the trade in alcoholic beverages and how the strategy of the Pekanbaru Police Resort in minimizing the trade in alcoholic beverages, especially on Jalan Juanda, Pekanbaru City. On the other hand this phenomenon can cause a big problem for people who consume alcoholic beverages too much so that this can disturb and disrupt security and order in the community itself. The type of this study is descriptive with a combined qualitative method and criminological visualization. Where research that describes the picture of the actual situation in the form of photos and videos that the author obtained from the field. Then, there are two strategies to minimize this crime by using the Penal and Non Penal approaches. However, based on the results of the research that the author did in its implementation, it was still unstable because there were still many sales of alcoholic beverages freely circulating in the market without a permit. Furthermore, the conclusion that the author obtained in this study is that Pekanbaru Polretsa Members have worked hard in following up the trade in alcoholic beverages, especially in Juanda, but only sanctions and their application are still weak, so they do not give a deterrent effect to traders selling alcoholic beverages

    Building Information Modelling (BIM) dalam Tahapan Desain dan Konstruksi di Indonesia, Peluang Dan Tantangan : Studi Kasus Perluasan T1 Bandara Juanda Surabaya

    No full text
    AbstractBIM changes the methods from conventional inefficient to integrated and collaborative processes. Various benefits and advantages of using Building Information Modeling (BIM) are integration between design and construction. In Indonesia, the use of BIM is part of government regulations for state buildings with an area above 2000 m2 and above two floors so that the use of BIM is increasingly widespread. However, the challenges of using BIM in Indonesia have to look for solutions so that the implementation can be improved. This article presents a review of the literature on the opportunities for using BIM and a review of case studies in developed countries as well as the challenges of case studies in Indonesia, namely the expansion of T1 at Juanda Airport Surabaya. Data is taken from secondary data in the form of literature review and secondary data of Juanda airport project documents and primary data from personal experience by the second author as the project coordinator of the T1 expansion planning for Juanda Airport Surabaya in the use of BIM in the project.Keywords: building information modelling, BIM, building design, construction, BIM challenge.  AbstrakBIM mengubah metode dari konvensional yang tidak efisien menjadi proses yang terpadu dan kolaboratif. Berbagai manfaat dan keuntungan dari penggunaan Building Information Modelling (BIM) antara lain seperti terpadunya antara desain dan konstruksi. Di Indonesia penggunaan BIM menjadi bagian dari peraturan pemerintah untuk bangunan negara dengan luas diatas 2000 m2 dan diatas 2 lantai sehingga penggunaan BIM menjadi semakin luas. Namun beberapa tantangan dalam  penggunaan BIM di Indonesia perlu dicarikan solusinya agar dapat ditingkatkan lagi pelaksanaannya. Artikel ini mengetengahkan review dari literatur tentang peluang penggunaan BIM dan review studi kasus di negara maju serta tantangan studi kasus yang ada di Indonesia yaitu pada perluasan T1 bandar udara Juanda Surabaya. Data diambil dari data sekunder berupa review literatur dan data sekunder dokumen proyek bandar udara Juanda serta data primer berupa pengalaman pribadi oleh penulis kedua sebagai koordinator proyek perencanaan perluasan T1 bandar udara Juanda Surabaya dalam penggunaan BIM pada proyek.Kata Kunci: building information modelling, BIM, desain bangunan, konstruksi, tantangan BIM.Â

    PENATALAKSANAAN RADIOGRAFI THORAX PEDIATRIK INDIKASI DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER DI RS GRAHA JUANDA

    No full text
    Thorax examination with Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) in pediatrics generally indicates Pleural Effusion in the lungs. In the Radiology Installation of Graha Juanda Hospital, Bekasi, this case only uses AP and RLD projections. This study's purpose is to explain the thorax examination procedure in cases of Dengue Haemorrhagic Fever, the reason for using AP and RLD projections, and when the patient is tilted to the right for 5 minutes. This research is a case study with a qualitative description through direct observation in the field. The data collection method uses primary data with cases of dengue hemorrhagic fever in pediatrics. The author took subjects three years old with a thorax examination in cases of Dengue Haemorrhagic Fever with AP and RLD projections. The results of the study seen in the sample are the presence of Pleural Effusion which is one of the most frequent indications found in cases of Dengue Haemorrhagic Fever. The experiment's results on the radiographic examination appeared to be visible fluid and air boundaries in the patient's lung area.Pemeriksaan thorax dengan kasus Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) pada pediatrik umumnya untuk menginformasikan adanya Efusi Pleura pada paru-paru. Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Graha Juanda kasus ini hanya menggunakan proyeksi AP dan RLD saja. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana prosedur pemeriksaan thorax pada kasus Dengue Haemorrhagic Fever, alasan menggunakan proyeksi AP dan RLD, dan saat pasien di miringkan ke kanan selama 5 menit. Penelitian ini berupa studi kasus dengan deskriptif kualitatif, melalui pengamatan langsung di lapangan. Metode pengambilan data yaitu menggunakan data primer dengan kasus dengue haemorrhagic fever pada pediatrik, peneliti mengambil subjek 3 tahun dengan pemeriksaan thorax pada kasus Dengue Haemorrhagic Fever proyeksi AP dan RLD. Hasil penelitian yang terlihat pada subjek adalah adanya Efusi Pleura yang merupakan salah satu indikasi yang paling sering ditemukan pada kasus Dengue Haemorrhagic Fever. Hasil ekspertise pada pemeriksaan radiografi tampak batasan cairan dan udara yang terlihat jelas di daerah paru-paru pasien

    FENOMENA EKSPLOITASI LINGKUNGANDALAM CERPEN KORAN MINGGU INDONESIA PENDEKATAN EKOKRITIK

    No full text
    Environmental damage on earth is at a critical level. Climate change, disaster, pollution, and animal hunting continue to occur without realizing that humans are part of their lives. The purpose of this research, first, is to explore the form of imagination of Indonesian story writer with the theme of environment. Second, to analyze the ecocritical element that is reflected by the author through short story weekly newspaper in Indonesia. This study used descriptive qualitative method. The approach  this research used is Garrard's ecocritical approach. The data source consists of three short stories, namely, "In the Seine Lamenting of Citarum Rivers", Go to the Hill, and Leaves, Trees and Petrichor. Data analysis begins by marking words, phrases, clauses, and sentences that have the focus of environmental exploitation. The results showed in short story weekly newspaper,  Indonesia the author reflects the environmental phenomenon that includes water pollution, forest destruction, natural disaster in the form of landscapes  in the hills of gold mines. Exploitation of nature that brings casualties. Environmental phenomena contained in the short story focuses on pollution, wilderness, natural disasters, settlements, animals, and the earth.    Keywords: ecocritism, short story, environmental exploitation       Abstrak Kerusakan lingkungan di bumi  berada pada tingkat yang kritis. Perubahan iklim, bencana, polusi, dan perburuan hewan  terus terjadi tanpa disadari bahwa manusia sebagai bagian daripada kehidupan mereka. Tujuan dalam penelitian ini,  pertama, mengeksplorasi bentuk pengimajian pengarang cerpen Indonesia yang bertemakan lingkungan. Kedua, menganalisis unsur ekokritik yang direfleksikan  pengarang melalui cerpen Koran Minggu Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.pendekatanyang digunakan adalah pendekatan ekokritik Garrard. Sumber data terdiri atas tiga cerpen, yakni, “Di Seine Meratapi Citarum”,  Pergi ke Bukit, dan Daun, Pohon dan Petrichor. Analisis data dimulai dengan menandai kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memiliki fokus eksploitasilingkungan. Hasilpenelitian menunjukkan dalam  cerpen Koran Mingguan Indonesia, pengarang merefleksikan fenomena lingkungan yang meliputi pencemaran air, perusakan hutan, bencana alam berupa longsor di bukit tambang emas. Eksploitasi alam yang membawa korban jiwa. Fenomena lingkungan yang terdapat dalam cerpen tersebut berfokus padapolusi, hutan belantara, bencana alam, pemukiman, hewan, dan  bumi.   Kata kunci: ekokritik, cerpen,eksploitasi lingkungan

    Valuasi Sumber Daya Kelautan Pada Rencana Reklamasi Untuk Pengembangan Bandara Juanda Di Pesisir Pantai Kabupaten Sidoarjo

    No full text
    Kawasan Pesisir merupakan wilayah yang strategis, dimana tempat bertemunya berbagai kepentingan pembangunan baik pembangunan sektoral maupun regional serta mempunyai dimensi internasional. Kawasan pesisir pantai Sidoarjo tepatnya di pesisir timur pantai Sedati adalah suatu kawasan pesisir yang rencananya akan dikembangkan sebagai lokasi perluasan bandara udara Internasional Juanda. Rencananya luas areal yang akan direklamasi sebesar 6.000 Ha, meliputi desa Segorotambak, Banjarkemuning dan Gisik Cemandi yang terletak pada satu wilayah administrasi, yaitu Kecamatan Sedati. Tujuan penelitian ini, menghitung nilai sumberdaya kelautan, yang terdampak reklamasi ditinjau dari nilai kawasan daerah tangkapan nelayan, nilai kawasan pertambakan dan ekosistem mangrove serta merumuskan strategi/ solusi pengelolaan sumberdaya kelautan pada rencana reklamasi untuk pengembangan bandara juanda di pesisir pantai sidoarjo berdasarkan konsep valuasi sumber daya alam. Valuasi ini dihitung berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada masyarakat terdampak dan data-data pendukung wilayah penelitian (TEV). Untuk valuasi ekonomi, manfaat ekonomi yang dihasilkan sebesar Rp 90.806.400.000,- Perhitungan ini belum termasuk nilai properti, karena dihitung berdasarkan potensi yang terdampak masyarakat secara langsung. Sedangkan kerugian/ biaya yang hilang dari rencana pelaksanaan reklamasi sebesar Rp 680.323.206.650,- Tingkat validasi dari perhitungan nilai ekonomi ini bergantung pada tingkat kepercayaan hasil survei. Pengelolaan wilayah pesisr pantai Sidoarjo dianalisis menggunakan metode/ tehnik analisis SWOT. Dari hasil penelitian, penulis tidak merekomendasikan kegiatan reklamasi dilakukan sekarang, karena belum memenuhi dua aspek, yaitu aspek manfaat sosial-ekonomi harus lebih besar daripada kerugian sosial ekonomi dan kegiatan reklamasi haruslah mendapatkan penerimaan dari masyarakat. ================================================================================================================== The coastal area is a strategic area where the meeting place for the interests of the development of both sectoral and regional development as well as have international dimensions. The coastal area Sidoarjo exactly in the east coast Sedati beach is a coastal area which plan will be developed as the location for the expansion of air Juanda International Airport. It plan wide area that will be reclaimed by 6,000 Ha, Includes Segorotambak village, Banjarkemuning and Gisik Cemandi located in one area of the administration of, Sub Sedati. The purpose of this research, calculated the value of marine resources, epic reclamation reviewed from the value of the area of the catchment area fishermen, the value of the area of areas and mangrove ecosystem and formulated the strategy/ management solutions marine resources on the reclamation plan for the development of Juanda airport in the coastal area of sidoarjo based on the concept of the valuation of natural resources. This was calculated based on the results of the valuation survey conducted on the community epic and data to support research area (TEV). For economic valuation, economic benefits produced by Rp 90.806.400,000,-. This calculation was not including the property value, because calculated based on the potential of the epic people directly. While the loss/ cost is missing from the plan of the implementation of reclamation of Rp 680.323.206.650,-. The validation level from the calculation of the economic value is dependent on the level of trust in the results of the survey. Management of Coastal area of Sidoarjo analyzed using methods/ devided SWOT Analysis. From the results of research, author did not recommend reclamation activities done now, because they do not meet the two aspects, namely aspects of socialeconomic benefits must be greater than the loss of the socio-economic and reclamation activities must get acceptance from the communit

    Kewaspadaan Dini terhadap Radikalisme di Kalangan Remaja

    No full text
    Penggunaan smartphone tentu saja tidak lepas dari dampak positif maupun dampak negatif bagi penggunanya, terutama bagi pelajar salah satunya tentang radikalisme. Sekolah - sekolah di Indonesia pada beberapa tahun belakangan ini menjadi sasaran radikalisme. Dengan demikian, diharapkan adanya pemikiran kritis bagi siswa-siswi sehingga dapat menangkal radikalisme di kalangan pelajar tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Tebo tepatnya di Desa Giriwinangun. Kegiatan penyuluhan tentang paham radikalisme menggunakan metode ceramah, tanya jawab, serta evaluasi dan refleksi. Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah siswa kelas X dan XI di SMK Negeri 5 Tebo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman siswa bertambah dengan adanya diskusi tanya jawab dan siswa mapu menjawab dengan benar. Sosialisasi paham radikalisme yang dilakukan di SMK Negeri 5 Tebo berjalan dengan lancar atas dukungan dari bapak Aipda Dadan Juanda dan Sertu Daryono sebagai pemateri serta antusias para siswa yang sangat bersemangat

    Studi Literatur tentang Komersialisasi Teknologi di Perguruan Tinggi: Proses, Potensi, Model dan Aktor

    No full text
    Perguruan tinggi (PT) merupakan lembaga yang utama dalam inovasi teknologi, namun kurang mampu dalam memanfaatkan inovasi tersebut untuk tujuan komersial. Kendala utamanya adalah kurangnya pemahaman mengenai proses komersialisasi teknologi, cara menilai potensi komersialisasi sebuah teknologi, model-model yang bisa dilakukan dan factor-faktor yang mempengaruhi keputusan pemilihan sebuah model. Tulisan ini memuat hasil studi literature terkini mengenai komersialisasi teknologi dan wawancara dengan pihak yang relevan dalam pengembangan dan komersialisasi teknologi di Institut Teknologi Bandung untuk memberikan mengenai bagaimana melakukan hal-hal diatas.Perguruan tinggi, inovasi, komersialisasi teknologi, model dan factor komersialisasi teknologi, Institut Teknologi Bandun
    corecore