34 research outputs found
Implementasi Stock Opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang
ABSTRAK Putra, Dimas Andika. 2015. Implementasi Stock Opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang, Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Muakibatul Hasanah, Dr. M.Pd, dan (II) Moh. Asrukin, M Si. Kata Kunci: implementasi, stock opname. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan akan pentingnya dilakukan stock opname sebagai tuntutan pengembangan bahan pustaka yang ada di perpustakaan, mengingat, perpustakaan merupakan lembaga dinamis yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan stock opname diperpustakaan merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengembangan koleksi. Pengembangan koleksi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menjaga agar koleksi perpustakaan tetap mutakhir serta sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan deskripsi implementasi stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Secara khusus tujuan Tugas Akhir ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Pertama, mendeskripsikan SOP (Standard Operating Procedures) stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang; kedua, mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang; dan ketiga, mendeskripsikan tindak lanjut hasil stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian pertama yaitu: SOP srock opname dengan sumber data berupa kajian dokument SOP. Sedangkan instrument yang digunakan berupa panduan studi dokumentasi, kedua, informasi pelaksanaan kegiatan stock opname dengan sumber data berupa Narasumber Wakil Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang. Karena itu, instrument yang digunakan berupa pedoman wawancara, dan ketiga, informasi tindak lanjut hasil stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang dengan sumber data adalah Narasumber Wakil Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang. Adapun instumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan teknik dokumentasi dengan instrumennya berupa pedoman wawancara dan panduan studi dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, SOP stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang yaitu sebagai berikut: (1) persiapan; (2) pelaksanaan; dan (3) pelaporan. Kedua, kegiatan stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang dilakukan setiap awal tahun. Pada bulan Januari 2015 perpustakaan UIN Maliki Malang ditutup sekitar tiga minggu dalam rangka melaksanakan kegiatan stock opname. Kegiatan yang dilakukan meliputi: penyiangan, dan penataan ulang. Penyiangan dilakukan karena terdapat banyak koleksi yang labelnya rusak, karena tingkat pemeliharaanya kurang dan tidak terupdate khususnya label yang berhubungan dengan komputer. Penataan ulang yang dilakukan baru pada tahap penambahan buku dan pergeseran rak. Kendala yang ditemui adalah penambahan rak, keterbatasan SDM, dan pengefisiensian waktu, ketiga, Pada saat kegiatan stock opname ditemukan beberapa buku diantaranya: buku rusak, dan buku kurang dari segi pemanfatan. Perpustakaan UIN Maliki Malang telah melakukan tindak lanjut hasil stock opname yakni, melakukan seleksi untuk mengetahui apakah buku masih layak digunakan atau tidak. Apabila buku tersebut masih layak, selanjutnya buku dikumpulkan dan dilakukan perbaikan dengan melihat dari tingkat kerusakan baik dari metadata maupun dari segi fisik buku. Buku yang sudah tidak uptodate dilakukan penyiangan/wedding. Berdasarkan temuan dan pembahasan, diharapkan Perpustakaan UIN Maliki Malang dapat membenahi dalam hal sebagai berikut. Pertama, SOP stock opname seharusnya dibuatkan flowchart, hal itu akan lebih mudah dipahami oleh pustakawan. Dalam implementasinya SOP (Standar Operasional Prosedur) seharusnya tidak dijadikan satu dengan pengembangan koleksi. Kedua, pelaksanaan Kegiatan stock opname kedepannya harus lebih ditingkatkan lagi, hal itu dapat dilakukan dengan cara: (1) penambahan jumlah staf khususnya staf pustakawan, teknisi, dan staf shelving buku, (2) pada saat inventarisasi, laksanakanlah tiap kelompok atau bagian dengan cara teratur setiap hari, dan (3) inventarisasi berputar akan lancar dilaksanakan apabila administrasi dan pekerjaan teknik perpustakaan sudah sempurna. Ketiga, pelaksanaan tindak lanjut tentang buku yang rusak, sebaiknya mencegah sebelum kerusakan terjadi. Pencegahan dapat dilakukan melalui tiga kegiatan yaitu: (1) pelestarian, (2) pengawetan, dan (3) perbaikan
METODE PENGOLAHAN PASTA DI DEMANDAILING CAFE SURABAYA
The purpose of writing this Final Project is to know the processing of pasta at Demandailing Cafe Surabaya. The author observes the processing of pasta at the Demandailing Cafe. From the discussion of the final assignment, the author can conclude that the pasta processing at Demandailing Cafe Surabaya is in accordance with the standard recipes at Demandailing Cafe Surabaya
Analisis Yuridis Pasal 378 KUHP : Penipuan Penggandaan Uang oleh Dimas Kanjeng dalam Perspektif Hukum Pidana
Pasal 378 Kitab Undang Undang Hukum Pidana mengatur tindak pidana penipuan yang melibatkan penggunaan tipu daya, identitas palsu, kondisi yang tidak sesuai, atau rangkaian perkataan yang tidak sesuai dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau pun tidak melawan hukum. Kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi adalah contoh nyata dari pelanggaran ini, di mana ia memanfaatkan kedudukannya sebagai tokoh terkemuka dan dihormati untuk menipu masyarakat dengan janji penggandaan uang. Meskipun ancaman hukuman maksimal untuk penipuan adalah 4 tahun penjara, Dimas Kanjeng dihukum total 21 tahun penjara karena juga terlibat dalam pembunuhan berencana. Meskipun begitu, kasus ini menunjukkan bahwa pelanggaran hukum, seperti penipuan, akan mendapat pertanggungjawaban hukum yang sesuai dengan perbuatan yang dilakukan, bahkan melampaui ancaman hukuman maksimal yang diatur dalam hukum positif
Homo religiosus at work: an exploration of how "religiosity" relates to ethics
In this dissertation, I address recent calls for empirical research on religiosity and ethics in the management-organizational literature by focusing on sacredness, an important aspect of religiosity. In this dissertation, I integrate a psychological view of religiosity as an individual disposition (i.e. homo religiosus) and a sociological notion of “the sacred,” which theoretically can be anything. In Study 1 (N = 585), I create an instrument for exploring “the sacred” and explore how it relates to values, religiosity-related constructs (e.g. intrinsic religiosity) and moral dispositional constructs (e.g. moral disengagement propensity). In this initial study, I discover two forms of individual sacredness: materialism and traditional religion. In a second data collection (N = 521), I confirm the existence of the first two forms of sacredness (materialism and traditional religion) and discover a third form of sacredness: virtue. In Studies 2, 3 and 4, I conduct pretests that explore study manipulations and instruments to be used in tests of the relationship between sacredness and ethical and unethical work behavior. In Study 5 (undergraduate sample; N = 421) and Study 6 (adult sample; N = 100), I test the relationship between forms of sacredness (materialism, traditional religion, virtue), situational factors (self-transcending and self-enhancing situations) and ethical and unethical work behaviors. In Study 5, I find those who sacralize virtue are less likely to exhibit unethical work behavior (measured by lying about performance). I also find evidence that exposure to a self-transcending situation (versus a self-enhancing situation) causes students who sacralize materialism to engage in more ethical work behavior (measured by willingness to engage in a voluntary act). In Study 6, I find those who sacralize traditional religion and virtue are more likely to exhibit ethical work behavior (measured by the willingness to volunteer once and multiple times) while those who sacralize materialism are more likely to exhibit unethical work behavior (measured by lying about performance). Taken together, the results of my empirical studies provide support for the complexity of religious phenomena and a possible explanation at how being religious can be associated with something morally “good” and “bad” at the same time.Ph.D.Includes bibliographical referencesby Andika Putra Pratam
Analisis Strategi Pengembangan Bisnis Menggunakan Metode Analisis Swot dan QSPM (Studi Kasus : UMKM Putra Ada Jaya)
Putra Ada Jaya is a company that produces printed rayon fabric as raw material for making clothes. There are several problems experienced by this company, including the number of sales of rayon fabric which fluctuates and tends to decline as well as marketing which is not optimal. The aim of this research is to analyze internal and external factors. Then develop alternative strategies that suit the company's conditions. Then sort the strategic alternatives based on their attractiveness value. Therefore, the author uses the Strengths Weaknesses Opportunities Threats (SWOT) and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) methods. Based on data processing and analysis, the IFE value was 2.786 and the EFE was 2.379. So it can be said that the company is located in cell V, which means the strategy used is hold and maintain. Then, using the SWOT matrix, 9 alternative strategies can be obtained that can be applied to Putra Ada Jaya. Meanwhile, in the QSPM matrix, based on the TAS value, the most interesting strategy to implement is strategy 6, namely "Using social media to expand marketing coverage" with a TAS value of 6.03. Meanwhile, in second place there is strategy 1, namely "Maintaining product quality" with a TAS value of 5.98. Then in third place with a TAS value of 5.74, namely strategy 5 "Preparing SOPs that suit the company's conditions"
IMPLEMENTASI PRESERVASI DIGITAL KOLEKSI KARYA ILMIAH DI PERPUSTAKAAN MAULANA MALIK INBRAHIM MALANG
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan deskripsi mengenai kegiatan preservasi digital dan kendala yang dihadapi dalam kegiatan preservasi digital koleksi karya ilmiah di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi pengambilan data untuk keperluan penelitian ini bertempat di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun instrumennya terdiri atas instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen penunjang diantaranya pedoman wawancara, Pedoman observasi dan study dokumentasi. Prosedur analisis datanya dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan preservasi digital yang dilakukan Perpustakaan UIN Maliki Malang cukup baik. Prosedur preservasi digital yang dilakukan di mulai dari tahapan penggunaan digitalisasi sebagai tehnik preservasi dan upaya menjaga koleksi digital agar tetap hidup mampu menjaga koleksi digital di perpustakaan UIN Maliki Malang dalam keadaan baik. Meskipun demikian, hal itu belum menjamin. Oleh karena itu perlu dilakukan strategi lain diantaranya emulasi, arkeologi data, mengubah ke bentuk analog dan pemanfaatan koleksi digital
Analisis resepsi warna film pada audiens di monitor reference dan monitor target
Penelitian ini bertujuan untuk merancang PowerGrade berbasis emulasi film positif Kodak 2383 yang berfungsi sebagai pedoman untuk menciptakan nuansa warna film seluloid pada footage digital di software Davinci Resolve Studio. Dalam perancangan ini, digunakan tiga metode yaitu observasi, eksperimen dan testing. Observasi digunakan untuk mengamati nuansa warna film positif Kodak 2383, implementasinya pada footage, dan hasil akhir video. Eksperimen digunakan untuk melakukan percobaan pengaturan warna pada manajemen warna ACEScct, dan selanjutnya dilakukan testing pada monitor reference dan monitor target untuk mengidentifikasi perbedaan kualitas warna. Penelitian ini menghasilkan file PowerGrade dengan ekstensi .drx dengan nama classic2383ACEScct yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam proses pewarnaan pada software Davinci Resolve Studio dengan mode manajemen warna ACEScct
Peranan Camat Dalam Membina dan Mengawasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar (studi Penggunaan Alokasi Dana Desa Tahun 2017)
In government regulation number 17 of 2018 concerning sub-district article 10 about fostering and supervising the administration of village government. coaching is any effort of action that is directly related to planning, drafting, developing, developing, using and controlling everything in an efficient and effective manner. The purpose of this study was to determine how the subdistrict's performance was in fostering and supervising the implementation of village activities in the village of Kubang Jaya, Siak Hulu sub-district, Kampar District. The assessment indicators used in this study are planning, drafting, directing, using and controlling, preliminary supervision, controlling the process, final supervision. The type of research used by the author is descriptive, which describes the actual situation of what was at the time of this study based on the observations of the authors in the field by collecting data, clarifying and analyzing the problem of this research, while the method used in this research is qualitative methods namely research whose main purpose is to gain insight into certain topics, namely through the method of observation, interviews and documentation, informants in this study were the Head of Siak Hulu, the head of the Kubang Jaya Village and the Head of the Kubang Jaya Village Development. Based on this analysis technique the author assesses and concludes that the role of the Camat in fostering and supervising the implementation of village activities is less explicit, as for the obstacles in the role of sub-district heads in fostering and supervising the implementation of village activities. effective supervision carried out by the sub-district head or sub-district staff. So that the use of the Village Fund Alocation is right on target
PENERAPAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II UNTUK MENENTUKAN KEBIJAKAN PERAWATAN YANG OPTIMAL PADA FORKLIFT (Studi Kasus di PT. Industri Kereta Api, Madiun)
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui email [email protected], [email protected], [email protected] Terima kasi
UNDERSTANDING DIVERSITY IN SBM ITB : A COMMUNICATION STYLE APPROACH
Abstract. An educational institution consists of a variety of individuals with different backgrounds. The number of backgrounds will affect the environment of an institution. One aspect that shapes an environment is a style of communication. Communication style is a characteristic of communication by an individual to communicate with other individuals. The number of individuals results in communication styles diversity. Communication style which occured in an institution can help to figure what type of people exist in the institution, and what the environment is like. Therefore, a communication style analysis of an institution is quite important to know the environment of an institution. In this study, the author aims to find out the communication style that is most dominant in the SBM ITB environment and how the difference is between one style of communication with each other. SBM ITB is a business school inside the Bandung Institute of Technology (ITB) which is one of the best business school in Indonesia. The author uses survey method by filling out the "P Case" questionnaire total of 129 individuals in participated in this research. There are 93 lecturers and 72 staff as the population of SBM ITB. The sample size of this research defined using the Slovin’s formula. The respondents of this research are lecturers and staff. They are selected by the author because they represent the organizational value of SBM ITB. The results found by the author are that the most dominant communication style is the Idea Style and the least dominant is People Style. The author advises that in dealing with the SBM ITB environment, several adaptations are needed to fit and to balance the communication style within SBM ITB environment.Key words: Communication Style, Communication Diversity, Educational Institution, Business School, SBM IT
