238 research outputs found
PENGEMBANGAN BUDAYA DISIPLIN SISWA DI MIN 3 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pegembangan Budaya Disiplin Siswa Di MIN 3 Tulungagung” ditulis oleh Astiana Devi Puspitasari, NIM 1725143036, pembimbing Dr. Fathul Mujib, M.Ag.
Kata kunci: Pengembangan, Budaya, Disiplin
Disiplin adalah sikap patuh terhadap peraturan yang berlaku. Disiplin sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap siswa, karena dapat membentuk sikap dan perilaku yang akan mengantar siswa menuju kesuksesan. Sikap disiplin tidak dapat dibangun secara instan. Di sekolah mengembangkan budaya disiplin dengan menggunakan pedoman yang dikenal dengan istilah tata tertib sekolah. Tata tertib sekolah merupakan salah satu alat yang dapat digunakan kepala sekolah dan guru untuk melatih siswa dalam mempraktikkan disiplin di sekolah.
Fokus penelitian dalam penulisan skripsi adalah: (1) Bagaimana nilai budaya disiplin siswa yang dikembangkan di MIN 3 Tulungagung? (2) Bagaimana pelaksanaan pengembangan budaya disiplin siswa di MIN 3 Tulungagung? (3) Bagaimana hasil pengembangan dari budaya disiplin siswa di MIN 3 Tulungagung?
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Paparan dan analisis data dilakukan dengan tehnik reduksi,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara ketekunan pengamatan, triangulasi, pemeriksaan sejawat, dan review informal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: berdasarkan paparan data dan diskusi hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) konsep disiplin yaitu membiasakan hidup tertib di madrasah sesuai dengan tata tertib yang berlaku di madrasah dan dasarnya yaitu berpedoman pada ajaran islam, bentuk budaya disiplin siswa meliputi: siswa datang tepat waktu tidak terlambat, tidak membolos, berpakaian dengan rapi, dan mentaati peraturan yang ada di madrasah. (2) dilakukan melalui penyesuaian kebijakan yang telah di tetapkan oleh madrsah, program-program yang dilaksanakan seperti ajakan dan himbauan kepada siswa dalam mengembangkan budaya disiplin, dan kegiatan siswa di madrasah yaitu kegiatan berjabat tangan dan 3S (senyum, salam dan sapa), piket kelas, membaca surat yasin tahlil atau surat pendek sebelum pembelajaran dimulai, dan tertib melaksanakan ibadah sholat Dhuha dan Dhuhur berjamaah. (3) perubahan sikap siswa yaitu kesopanan dan ketertiban siswa dalam menaati peraturan, dan kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan dengan tertib
Studi Komparasi Fertilitas Pada masyarakat Daerah Karst, Fluvial dan Vulkan di Kabupaten Ngawi
ABSTRAK ABSTRAK Puspitasari, Devi. 2016. Studi Komparasi Fertilitas Pada Masyarakat Daerah Karst, Fluvial dan Vulkan di Kabupaten Ngawi. Jurusan Geografi, Program Studi Geografi Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Ketenagakerjaan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si, (II) Drs. Marhadi S.K, M.Si. Kata Kunci: fertilitas, variabel antara, studi komparasi Fertilitas merupakan hasil reprodusi nyata (bayi lahir hidup) dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Salah satu perhitungan untuk menentukan fertilitas secara umum adalah tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rate, yaitu jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada tahun tertentu tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun. Pasangan Usia Subur Desa Sekarjati, Kedungharjo dan kletekan sebanyak 2.898 jiwa. CBR Kecamatan Mantingan sebanyak 11,39, Kecamatan Kranganyar sebesar 13,25 Kecamtan Jogorogo sebesar 13,19. Kabupaten Ngawi merupakan kabupaten yang memiliki bentuk lahan yang berbeda-beda yaitu karst, fluvial dan vulkan. Dengan hal tersebut diperlukan pengkajian mengenai Studi komparasi fertilitas di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini bertujuan untuk membandiangkan fertilitas berdasarkan tiga bentuk lahan yaitu Karst, Fluvial dan Vulkan. Dan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia kawin pertama, lama penggunaan kontrasepsi, tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatan dan nilai anak dalam keluarga terhadap fertilitas di daerah karst, fluvial dan vulkan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian parameter dengan pendekatan komparatif dan metode survei. Penarikan sampel dilakukan secara proporsional random sampling dengan responden wanita pernah kawin berjumlah 97 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara. Analisis data menggunakan tabulasi tunggal, tabulasi silang dan uji one way anova. Hasil analisis one way anova menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antra fertilitas pada daerah karst, fluvial dan vulkan. Pada uji tersebut menunjukkan bahwa rata-rata masyarakat pada daerah karst, fluvial dan vulkan memiliki dua oranga anak. Saran yang diajukan berdasarkan permasalah yang berkaitan dengan fertilitas adalah 1) perlunya penyuluhan tentang penundaan usia nikah karena masih banayaknya usia nikah pertama dibawah 20 tahun 2) perlu memaksimalkan penyuluhan tentang alat kontrasepsi jangka panjang 3) Perlu di adakanya penyuluhan tentang gizi ibu karena masih ada beberapa ibu yang kekurangan gizi dan sulit untuk memiliki ana
PENGARUH RELIABILITY, ASSURANCE, RESPONSIVENESS, EMPATY DAN TANGIBLE TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA NASI GORENG 69 DI LIPPO MALL SIDOARJO
ABSTRAKSI
Indra Devi Puspitasari. 2018. Pengaruh Reliability, Assurance, Responsiveness, Empaty dan Tangible Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Nasi Goreng 69 Di Sidoarjo. Skripsi ini telah dipublikasikan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Pada era globalisasi sekarang ini dunia bisnis memiliki persaingan yang semakin ketat, apalagi perusahan dalam bidang industri kuliner. Pada dasarnya manusia memilik kebutuhan yang sama, tetapi karena budaya maka ebutuhan ikut berbeda. Kebutuan manusia yaitu kebutuhan fisiologis atau dasar, kebutuhan akan rasa aman dan tentram, kebutuhan untuk dicintai dan disayangi,kebutuhan untuk dihargai. Kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan yang paling mendasar, dimana kebutuhan tersebut adalah kebutuhan yang paling kuat dan yang paling jelas untuk mempertahankan hidup secara fisik. Salah satu dari kebutuhan fisiologis tersebut adalah kebutuhan akan makanan. Tujuan sebuah bisnis adalah menciptakan konsumen, dengan melakukan kualitas layanan yang erat dengan kepuasan konsumen. Membangun kepuasan konsumen adalah inti dari pencapaian profitabilitas jangka panjang.
Obyek dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli Nasi Goreng 69 Di Sidoarjo. Dengan teknik pengambilan sampel Nonprobability Sampling yaitu semua elemen dalam populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Dengan metode pengambilan sampel Accidental sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengujian instrumen atau data dalam penelitian adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji hipotesis yang berupa uji T dan uji F, dan untuk uji asumsi klasik yang berupa normalitas, multikolinesritas, autokorelasi, heterokedastsiitas, linieritas. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh reliability, assurance, responsiveness, empaty dan tangible terhadap kepuasan konsumen.
Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan uji validitas dan reliabilitas menunjukkan semua pertanyaan dalam kuisioner dinyatakan valid dengaan hasil bahwa semua item variabel X1 X2 X3 X4 X5 dan Y adalah valid. Karena nilai korelasi (Pearson Correlation) lebih besar dari nilai r tabel. Dan untuk uji reliabilitas dari semua variabel adalah reliabel dengan diperoleh nilai Cronbach Alpha X1 X2 X3X4 X5 dan Y lebih besar dari nilai r tabel. Dan untuk uji hipotesis yang digunakan uji F diketahui ada pengaruh simultan dengan niali F hitung lebih besar dari nilai F tabel dan uji t diketahui ada pengaruh parsial dengan nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel.
Berdasarkan keterangan diatas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh reliability, assurance, responsiveness, empaty dan tangible terhadap kepuasan konsumen Pada Nasi Goreng 69 Di Sidoarjo.
Kata-kata kunci : reliability, assurance, responsiveness, empaty, tangible, kepuasan konsumen.
ABSTRAKSI
Indra devi puspitasari. 2018. Effect of Reliability, Assurance, Responsiveness, Empaty and Tangible on Consumer Satisfaction At Fried Rice 69 In Sidoarjo. This thesis has been published by the Faculty of Economics, University of Muhammadiyah Sidoarjo.
In this era of globalization today the business world has increasingly fierce competition, let alone companies in the field of culinary industry. Basically humans have the same needs, but because of the culture then the need to participate differently. Human needs are the physiological or basic needs, the need for security and peace, the need to be loved and loved, the need to be respected. Physiological needs are the most basic needs, where they are the strongest and most obvious need for physical survival. One of the physiological needs is the need for food. The goal of a business is to create consumers, by doing a close quality of service with customer satisfaction. Building customer satisfaction is at the core of achieving long-term profitability.
Object in this research is consumer who bought Nasi Goreng 69 In Sidoarjo. With Nonprobability Sampling sampling technique that all elements in the population do not have the same opportunity to be selected to be sampled. By the sampling method Accidental sampling. This type of research is quantitative research. Technique testing instrument or data in research is test of validity and reliability test. Hypothesis test in the form of T test and F test, and for classical assumption test in the form of normality, multicolinesritas, autocorrelation, heterokedastsiitas, linearity. The purpose of this research is to know the influence of reliability, assurance, responsiveness, empathy and tangible to customer satisfaction.
The results obtained based on the validity and reliability test show all questions in the questionnaire otherwise valid with the result that all items X1 X2 X3 X4 X5 and Y are valid. Because the correlation value (Pearson Correlation) is greater than r table value. And to test the reliability of all variables is reliable with the value obtained Cronbach Alpha X1 X2 X3X4 X5 and Y larger than the value of r table. And to test the hypothesis used F test known to have a simultaneous influence with niali F arithmetic greater than the value of F table and t test is known there is partial influence with the value of t arithmetic is greater than t table.
Based on the above information the author can draw the conclusion that there is influence of reliability, assurance, responsiveness, empathy and tangible to customer satisfaction At Fried Rice 69 In Sidoarjo.
Keywords: reliability, assurance, responsiveness, empathy, tangible, consumer satisfaction
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK KAB. GRESIK)
Penelitian ini merupakan pengembangan dan penggabungan dari penelitian
sebelumnya, yaitu penelitian yang dilakukan oleh Utami, Andi, Soerono (2012),
Jatmiko (2006), dan Rahman (2013). Tujuan penelitian ini untuk menguji
pengaruh faktor pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan, persepsi atas
efektivitas sistem perpajakan, persepsi atas kualitas pelayanan fiskus, dan persepsi
atas konflik pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini
termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif, dengan teknik analisis data yang
digunakan adalah uji regresi linier berganda. Data yang terkumpul di uji validitas
dan reliabilitas sebelum dilakukan proses analisis. Data yang digunakan adalah
data primer yang diolah dari wajib pajak orang pribadi yang berada di Kabupaten
Gresik. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 100. Hasil uji
hipotesis mengindikasikan bahwa faktor pengetahuan dan pemahaman peraturan
perpajakan, persepsi atas efektivitas sistem perpajakan, persepsi atas kualitas
pelayanan fiskus berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang
pribadi. Sedangkan faktor persepsi atas konflik pajak berpengaruh negatif
terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi
ANALISIS YURIDIS KEBIJAKAN PRIVASI APLIKASI FINTECH PEER TO PEER LENDING BERBASIS ANDROID
Devi Puspitasari, Moch. Zairul Alam, S.H, M.H, Setiawan Wicaksono, S.H, M.Kn Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono No. 169, Malang 65145, Indonesia Telp: +62-341-553898, Fax: +62-341-566505 Email : [email protected]  ABSTRAK Dalam skripsi ini penulis membahas mengenai analisis kebijakan privasi aplikasi fintech peer to peer lending berbasis android. Hal ini dilatar belakangi pelaksanaan finansial tidaklah sesuai harapan, dikarenakan terdapat berbagai masalah dalam pelaksanaannya. Yakni terkait dengan ketentuan atau kebijakan privasi yang ada pada apllikasi layanan fintech tersebut yang mana tidak sesuai dengan perundang – undangan. Untuk menjawab permasalahan diatas, penelitian hukum normatif menggunakan metode pendekatan perundang-undangan. Bahan-bahan hukum yang diperoleh dianalisis dengan metode analisa kualitatif dan metode deduktif sehingga dapat disajikan dalam penulisan yang lebih sistematis guna menjawab isu hukum yang telah dirumuskan. Berdasarkan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa tidak semua kebijakan privasi yang terdapat pada aplikasi fintech sesuai dengan undang – undang yang ada di Indonesia. Kebijakan privasi yang tidak sesuai tersebut merugikan posisi konsumen. Maka dari itu otoritas jasa keuangan membuat peraturan baru yang mana mewajibkan penyelenggara finansial teknologi untuk mengikuti prosedur regulatory sandbox sebelum menyelenggarakan usahanya. Mengenai perlindungan hukum bagi pengguna aplikasi yang mana dapat mengadukan kepada otoritas jasa keuangan apabila dirugikan oleh penyelenggara finansial teknologi. Namun untuk perlindungan hukum bagi penyelenggara teknologi jika dirugikan oleh pengguna aplikasi akibat gagal bayar belum terdapat pengaturan mengenai hal tersebut, sehingga penyelenggara aplikasi hanya bisa melakukan penyelesaian melalui jalur hukum perdata yakni mengirimkan somasi terkait pembayaran hutang atau juga gugatan perdata terhadap pengguna aplikasi yang wanprestasi tidak membayarkan hutangnya. Kata Kunci : Fintech, Finansial teknologi  ABSTRACT This research is aimed to discuss analysis of privacy policy of fintech peer to peer lending application on Android, which embarked from the finding emphasising that the finance does not turn out as expected since several issues were present in its implementation, such as those related to the provisions or privacy policy in fintech application. The application does not run according to laws and regulations. Aiming to give solutions to the issue, this research employed legal normative method with statute approach. The legal materials obtained were then analysed qualitatively and deductively for more systematic writing to present the needed answers to the problems.  The research result concludes that all privacy policies as in fintech application are found to comply with the laws and regulations existing in Indonesia, and it is well understood that those not relevant to the laws will disadvantage consumers. Financial Services Authority has issued a new regulation requiring the makers of technology-based financial applications to follow the procedures set in regulatory sandbox before running their business. Complaint report can be made to the authority in case of disadvantage caused by the application. However, the regulation in favour of the application makers when they are disadvantaged has not been made, meaning when this dispute takes place, the makers are only restricted to settling it based on civil law by sending written warning to those breaching the contract over unpaid loans. Keywords: Fintech, technology-based financ
Anisa Puspitasari Tradisi Kupatan Dalam Ritual Rebo Wakasan Perspektif Living Qur'an
This writing aims to find out how the process of the kupatan tradition in the Rebo Wakasan ritual and also the author tries to examine the kupatan tradition in the Rebo Wakasan ritual from the perspective of living qur'an in Cikalahang Village, Pabuaran Village. This research uses a qualitative research method with a case study approach that relies on collecting secondar and primary data sources. Secondary data obtained through literature studies, such as journals or articles, books and other reading materials and primary data sources include observations and interviews. The results of this study show that in the perspective of living qur'an, the Rebo Wakasan ritual is seen as a community response to the Qur'an. Phenomena contained in the Rebo Wakasan ritual in Cikalahang village such as: Prayers, dhikr, praying, giving alms and reading surahs of the Qur'an together are the result of the interpretation of the Cikalahang village community on the function of the Qur'an which according to them can protect from various disasters by the will of Allah SWTPenulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses tradisi kupatan dalam ritual Rebo Wakasan dan juga penulis berusaha mengkaji tradisi kupatan dalam ritual Rebo Wakasan dilihat dari perspektif living qur’an di Kampung Cikalahang Desa Pabuaran. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus yang mengandalkan pengumpulan sumber data sekunder dan primer. Data sekunder yang diperoleh melalui studi literatur, seperti jurnal atau artikel, buku dan bahan bacaan lainnya dan sumber data primer meliputi observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam perspektif living qur’an, ritual Rebo Wakasan dipandang sebagai respons masyarakat terhadap Al-qur’an. Fenomena yang terdapat dalam ritual rebo wakasan di kampung cikalahang seperti : Sholat, berdzikir, berdo’a, bersedekah dan pembacaan surah-surah al-qur’an secara bersama merupakan hasil dari interpretasi masyarakat kampung Cikalahang atas fungsi al-qur’an yang menurut mereka bisa melindungi dari berbagai bala musibah atas kehendak Allah SWT. 
ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI PERBANKAN SYARIAH DENGAN PENDEKATAN MAQASHID SHARIA MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Pada Indonesia dan Malaysia)
Dalam perkembangan bank Islam tidak hanya didirikan oleh negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama islam, melainkan dijalankan pula oleh bank-bank negara-negara nonmuslim dengan cara membentuk suatu unit tersendiri yang ada pada bank guna melayani nasabah yang menghendaki perbankan yang didasarkan pada prinsip syariah. Penelitian ini menganalisis perbedaan dan perbandingan tingkat efisiensi bank syariah di Indonesia dan Malaysia dengan pendekatan Maqashid Sharia dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis. Beberapa hasil penelitian mengenai tingkat efisiensi yang terdapat perbedaan nilai efisiensi yang signifikan anatara Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat efisiensi yang signifikan antar bank syariah di Indonesia, untuk mengetahui perbedaan tingkat efisiensi yang signifikan antar bank syariah di Malaysia, dan menganalisis kinerja keuangan perbankan sayariah dengan pendekatan Maqashid Sharia dengan menggunakan metode DEA. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Syariah yang ada di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini dilakukan selama periode 2011-2015, terpilih sebanyak 11 Bank Syariah di Indonesia dan 9 Bank Syariah di Malaysia yang menjadi sampel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan publikasi Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia tahun 2011-2015 yang diakses melalui situs resmi Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Envelopment Analysis (DEA).
Hasil analisis DEA menunjukkan bahwa terdapat Perbedaan yang signifikan antar bank syariah di Indonesia maupun di Malaysia yang mengalami efisiensi dan perbandingan kinerja keuangan antara bank syariah di Indonesia dan Malaysia terdapat prosentase untuk bank syariah di Indonesia dengan jumlah 27% dan di Malaysia dengan jumlah 40%
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, dan Suku Bunga Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Negara-Negara Asean
ASEAN (Association of South East Asian Nation) adalah organisasi negaranegara di Asia Tenggara yang beranggotakan 10 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, Brunei Darussalam, Myanmar dan Laos yang dibentuk untuk saling bekerja sama dalam membangun perekonomian masing-masing negara. Keberadaan pasar modal tidak bisa dipungkiri menjadi sangat penting bagi sebuah negara karena memengaruhi dan mendorong setiap perusahaan untuk berkembang. Pasar modal yang mengalami peningkatan atau penurunan dapat dilihat dari naik turunnya harga-harga saham yang tercatat melalui suatu pergerakan angka indeks. Pergerakan angka indeks ini menjadi indikator penting bagi para investor untuk menentukan keputusan investasinya. Kegiatan atau kinerja gabungan seluruh saham perusahaan atau emiten yang tercatat di pasar modal diukur dengan angka Indeks Harga Saham Gabungan. Pasar modal ASEAN sendiri saat ini telah mengalami berbagai perkembangan yang cukup pesat di satu sisi, tetapi di sisi lainnya juga sangat rentan terhadap pengaruh berbagai perubahan kondisi ekonomi makro, sosial, maupun politik di dalam maupun luar negeri. Kondisi ekonomi makro dapat memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan. Indikator ekonomi makro yang dipilih dalam penelitian ini yaitu inflasi, nilai tukar (kurs), dan suku bunga. Ketiganya merupakan bagian dari variabel kunci makroekonomi yang dapat digunakan untuk melihat kegiatan dan aktivitas perekonomian suatu negara. Penelitian ini menganalisa pengaruh ketiga variabel ekonomi makro tersebut terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di lima negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand menggunakan analisis regresi linier berganda dengan periode penelitian Januari 2014 sampai dengan Desember 2016. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial hanya nilai tukar (kurs) yang berpengaruh signifikan terhadap IHSG, sedangkan inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Secara simultan ketiganya sama-sama berpengaruh terhadap IHSG, tetapi hanya mampu menjelaskan sebesar 19,1 %. Penelitian ini hanya menggunakan 3 variabel ekonomi makro. Penelitian selanjutnya diharapkan menambahkan variabel lainnya yang dianggap lebih potensial
PEMANFAATAN KUNING TELUR ASIN BEBEK SEBAGAI BAHANPADA SALTED EGG CARBONARA SAUCE
RINGKASAN Puspitasari, Kartika. 2018. Pemanfaatan Kuning Telur Asin Bebek Sebagai bahan Pada SaltedEggCarbonaraSauce. Tugas Akhir, Program studi D3 Tata Boga. Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dra Mazarina Devi, M.Si. Kata Kunci: Telur Asin Bebek, Carbonara Sauce, Serai, Daun Jeruk. Carbonarasaucemerupakan salah satu jenis turunan saus, dikenal juga sebagai mother sauce,yaitu saus dasar putih (bechamel sauce). Bechamel sauce dibuat dari bahan dasar utama susu sebagai cairannya dan ditambahkan bahan margarin dan tepung fungsi pengental yang disebut “roux”. Biasanya bahan tambahan carbonara sauce adalahkeju. telur asin adalah salah satu sumber protein hewani yang banyak didapat dari jenis unggas itik, selain itu memiliki rasa yang lezat, bergizi tinggi, di Indonesiatelur asin mudah di dapat dan harganya murah. Serai (cymbopogoncitratus) adalah tumbuhan yang sering ditemukan tumbuh alami di negara-negara tropis. Daun jeruk yang memiliki banyak sebutan ini mampu mengurangi aroma amis dan memberi aroma segar. karena mengandung minyak atsiri (aroma yang kuat dan wangi) serai dan daun jeruk digunakan sebagai sebagai bahan tambahan aroma pada bumbu dapur. Tujuan pembuatan produk ini adalahmemanfaatkan kuning telur asin menjadi olahan yang beragam, sebagai pengganti bahan keju karena dari segi harga lebih terjangkau. Mengembangkan produk pada saus dan memberi informasi kepada masyarakat tentang olahan carbonara sauce yang beragam dengan cara mengakses pembuatan video ke media sosial.Uji coba dilakukan sebanyak 3 kali yaitu dengan mendapatkan perbandingan kuning telur asin,serai, dan daun jeruk. Formulasi yang sesuai dan digunakan yaitu pada resep uji coba ke tiga dengan perbandingan kuning telur asin 20 gram, serai 10 gram dan daun jeruk 2 lembar. Hasil dari uji coba III yaitu aroma amis hilang dan tekstur Creamy
SURVEI PERTUMBUHAN POPULASI NYAMUK Aedes aegypti DENGAN PENGGUNAAN TEKNIK SERANGGA MANDUL (TSM) DI KELURAHAN NGALIYAN SEMARANG
Aedes aegypti merupakan vektor utama virus dengue, yaitu virus yang dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus DBD di Kecamatan Ngaliyan menduduki peringkat pertama dengan Incident Rate (IR) 207 per 100.000 penduduk periode November 2013. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD tersebut, namun hingga saat ini kejadian penyakit DBD masih berulang. Oleh karena itu diperlukan upaya lain, salah satu alternatifnya adalah penggunaan TSM. Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan populasi nyamuk Aedes aegypti dengan menggunakan Teknik Serangga Mandul (TSM) serta mengetahui pendapat masyarakat mengenai TSM. Hasil menunjukkan House Index (HI) pada lima pelepasan adalah 22%, 44%, 29%, 42% dan 47% dengan jumlah telur nyamuk setelah penggunaan TSM (dalam rumah 675, 2.208, 548, 1.808, 2.092 dan luar rumah 24, 485, 200, 421, 353) bersifat fluktuatif. Rata – rata sterilitas telur nyamuk setelah penggunaan TSM dalam rumah adalah 73.65% dan rata – rata sterilitas telur luar rumah sebesar 69.08%. Uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan bermakna rata – rata umur telur nyamuk (p 0.000 < p 0.05), pupa jantan (p 0.005 < p 0.05), pupa betina (p 0.001 < p 0.05) dan nyamuk dewasa betina (p 0.016 < p 0.05) sebelum dan setelah perlakuan TSM. Uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan bermakna pengetahuan (p 0.000 < p 0.05) dan sikap (p 0.000 < p 0.05) masyarakat sebelum dan setelah TSM. Pertumbuhan populasi nyamuk Aedes aegypti dengan penggunaan TSM di Kelurahan Ngaliyan sampai pelepasan kelima belum memperlihatkan penurunan hasil. Penelitian mengenai aplikasi TSM disarankan terus dievaluasi dan dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan
Kata Kunci: Pertumbuhan, Populasi Nyamuk, Aedes aegypti, Teknik Serangga Mandul, Ngaliya
- …
