3,184 research outputs found
'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)
In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill
Akibat hukum bagi notaris di wilayah Jakarta Utara yang mengiklankan dirinya melalui website (contoh kasus www.batubata.com) / oleh Freddy Setiawan Halim
abstrak A. Nama : Freddy Setiawan Halim (205050065). B. Judul Skripsi : Akibat Hukum Bagi Notaris Di Wilayah Jakarta Utara Yang Mengiklankan Dirinya Melalui Website (Contoh Kasus www.batubata.com). C. Halaman : x + 108 + Lampiran + 2009. D. Kata Kunci : Kenotarisan. E. Isi Abstrak : Notaris merupakan pejabat umum yang diangkat oleh negara dan bekerja untuk pelayanan kepentingan umum, dalam menjalankan tugasnya Notaris berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan kenotarisan yang berlaku di Indonesia saat ini. Dalam Kode Etik Notaris dan Keputusan Mentri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M-01.HT.03.01 Tahun 2003 ada ketentuan melarang seorang Notaris melakukan promosi diri di media elektronik. Apakah yang menjadi akibat hukum bagi Notaris yang mengiklankan diri melalui website khususnya www.batubata.com berdasarkan peraturan perundang-undangan kenotarisan yang berlaku saat ini di Indonesia? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang ditunjang dengan wawancara pada beberapa pihak yang terkait, yaitu beberapa orang Notaris yang berdomisili di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Organisasi I.N.I. Terdapat beberapa Notaris yang namanya tercantum di website www.batubata.com. Apabila perbuatan promosi dilakukan oleh Notaris itu sendiri, maka kepada Notaris tersebut akan dikenakan sanksi sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 6 Ayat (1) Kode Etik Notaris dan Pasal 18 Ayat (4) Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M-01.HT.03.01 Tahun 2003. Dalam kasus ini beberapa Notaris tersebut tidak dapat disalahkan, karena bukan dari tindakan mereka yang mencantumkan namanya di dalam website tersebut. Sebaiknya Pemerintah lebih menyaring lagi mengenai segala macam bentuk iklan di website sebelum dipublikasikan dan menciptakan peraturan yang lebih konkrit mengatur masalah iklan dan promosi Notaris dalam website, pihak pengelola (Administrator) untuk menghapus iklan-iklan penawaran jasa Notaris, Notaris yang namanya tercantum untuk menghubungi pihak website untuk minta dihapuskan namanya, I.N.I lebih mengawasi website-website pemasaran. F. Daftar Acuan : 24 (1847-2009). G. Dosen Pembimbing Ibu Christine S.T. Kansil, S.H, M.H. H. Penulis Freddy Setiawan Halim
INFERENSI PARAMETER SIMPANGAN BAKU POPULASI NORMAL DENGAN METODE BAYESIAN OBYEKTIF
Inferensi statistik terdiri dari estimasi (estimasi titik dan estimasi interval) dan pengujian hipotesis. Dalam makalah ini dijelaskan bagaimana melakukan inferensi parameter simpangan baku populasi normal dengan metode bayesian obyektif. Dalam metode ini, digunakan prior Jefry sebagai prior referensi dan berdasarkan data diperoleh posterior, selanjutnya dipilih titik yang dapat digunakan sebagai estimasi titik dan interval sebagai estimasi interval dengan sifat tertentu. Hipotesis nol akan ditolak jika statistik intrinsiknya cenderung bernilai besar, secara praktis biasanya digunakan batas 5. Studi simulasi digunakan untuk menjelaskan sifat-sifatnya.
Kata kunci : estimasi titik, estimasi interval, uji hipotesis, metode bayesian obyekti
Tindak Pidana Pencurian oleh Terdakwa yang Diputus Bebas dalam Putusan Pengadilan Negeri No. 1364/Pid.B/2010/PN.Tng / oleh Aditya Setiawan
abstrak (A) Nama : ADITYA SETIAWAN (205060180)(B) Judul Skripsi:?Tindak Pidana Pencurian oleh Terdakwa yang Diputus Bebas dalam Putusan Pengadilan Negeri No. 1364/Pid.B/2010/PN.Tng. (C) Halaman : vi + 73 + 25 + 2013. (D) Kata Kunci : Tindak Pidana Pencurian. (E) Isi Abstrak Kasus Nenek Rasminah menggambarkan betapa terlalu normatifnya hukum pidana Indonesia. Sehingga hukum yang diharapkan dibuat untuk melindungi justru melukai kepentingan dari subjek hukum yang hendak dilindungi. Dalam kaitan ini, apa dasar hukum dan pertimbangannya yang digunakan oleh hakim dalam putusannya untuk membebaskan terdakwa walaupun telah melakukan tindak pidana pencurian pada perkara No. 1364/Pid.B/2010/PN.Tng? dan bagaimana proses pembuktian di persidangan terhadap perkara tindak pidana pencurian dalam perkara No. 1364/Pid.B/2010/ PN.Tng ? Penulis dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris / sosiologis dan metode penelitian normative Dasar hukum dan pertimbangan hakim membebaskan terdakwa Nenek Rasminah dari tindak pidana pencurian adalah berdasarkan salah satu unsur yang ada dalam Pasal 362 KUHP, diantaranya unsur mengambil suatu barang. Bilamana salah satu unsur tidak terpenuhi, maka unsur berikutnya tidak perlu dibuktikan lagi. maka dakwaan terhadap Nenek Rasminah tersebut harus dinyatakan tidak terbukti dan karenanya terdakwa harus dibebaskan dari dakwaan tersebut. Sedangkan proses pembuktian dilakukan dengan mengacu pada Pasal 184 ayat 1, Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 adalah: keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Namun dalam persidangan terdakwa tidak terbukti, mengingat sebagian barang-barang yang didakwakan kepada terdakwa Nenek Rasminah itu adalah pemberian Arief, bekas suami Aisyah dan pemberian Aisyah sendiri. Dalam penerapan hukum pidana terhadap kasus pencurian dengan terdakwa Nenek Rasminah hendaknya senantiasa diterapkan secara efektif unsur-unsur pembuktian yang seobyektif mungkin tanpa intervensi dari pihak manapun juga dan hakim mampu memberikan rasa keadilan yang seluas-luasnya terhadap terdakwa, sehingga kasus-kasus serupa tidak terjadi lagi dan rakyat kecil bisa mendapatkan keadilan yang mutlak.(F)Acuan : 25 (1950-2013)(G)Pembimbing Dr. Etty Utju, SH., MH. (H) Penulis
CV APRIL SETIAWAN: INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN DI DESA POLA KECAMATAN PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA TAHUN 1990-2021
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan awal mula didirikannya CV April Setiawan: indusri pengolahan rotan di Desa Pola Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna tahun 1990. (2) Untuk menjelaskan pasang surut CV April Setiawan tahun 1990-2021. (3) Untuk menjelaskan kehidupan ekonomi masyarakat Desa Pola Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna dengan adanya CV April Setiawan tahun 1990-2021. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: (a) Pemilihan Topik, (b) Heuristik Sumber, (c) Kritik Sumber, (d) Interpretasi Sumber, (e) Historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) CV April Setiawan: industri pengolahan rotan di Desa Pola Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna didirikan pada tahun 1990 oleh La Ode Falihi bersama istrinya Wa Rundu. Pendirian usaha didorong dengan adanya dukungan dari keluarga, tersedianya modal, dan ketersediaan sumber daya alam yakni rotan di Desa Pola. (2) pasang surut CV April Setiawan terjadi pada tahun 2008-2014. Hal ini terjadi karena mulai banyak rotan yang masuk dari industri lain sehingga pemasaran hasil industry mulai terganggu. (3) kehidupan ekonomi masyarakat Desa Pola dengan adanya CV April Setiawan semakin membaik dengan tercukupinya kebutuhan pokok tiap keluarga
Analisis yuridis pencekalan Daniel Setiawan pemilik tiket perusahaan maskapai penerbangan Korea Air dalam pemberian boarding Pass / oleh Anggela Sinta
abstrak ABSTRAK (A ) Nama : Anggela Sinta ( 205030004 ) (B )Analisis Yuridis Pencekalan Daniael Setiawan Pemilik Tiket Perusahaan Maskapai Penerbangan Korean Air Dalam Pemberian Boarding Pass (C ) Halaman : ix + 70 + 23 + 2008 (D ) Kata Kunci : Pencekalan dan Pemberian Boarding Pass (E ) Isi Abstrak : Perkembangan yang begitu meluas secara Internasional. Berdasarkan uraian kasus yang ada maka penulis menjelaskan yaitu: Daniel Setiawan selaku penggugat mendapat hadiah ikut tour ke Seoul, Korea Selatan dari Provider telepon genggam selular karena melebihi target perjualan. Dalam permasalahan ini adalah Daniel setiawan memiliki tiket dan visa untuk berangkat ke Korea selatan dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Pada waktu hendak check in di Bandara Soekarno, Maskapai Penerbangan Korean Air tidak mau memberikan boarding pass karena alasan Daniel Setiawan masuk daftar cekal dalam NFL, yang dikeluarkan oleh TSA. Oleh sebab itu Daniel batal berangkat ke Korea Selatan. Pihak dari perusahaaan maskapai penerbangan Korean Air hanya menjalankan tanggung jawab dari NFL, yang dikeluarkan TSA. Dalam permasalahan ini terdapat dua (2) permasalahan, Mengapa maskapai penerbangan Korean Air tidak memberikan boarding pass kepada Daniel Setiawan kepada pemilik tiket yang sah? dan apakah maskapai penerbangan Korean Air dapat di pertanggungjawabkan terhadap kegagalan keberangkatan Daniel Setiawan selaku pemilik tiket Korean Air? jawabannya adalah Sebagai pemilik tiket penerbangan Korean Air dalam penerbangan Boarding Pass karena adanya ketentuan NFL dikeluar TSA. Maskapai penerbangan Korean Air tidak dapat bertanggungjawab karena ketentuan NFL yang dikeluarkan TSA merupakan kebijakan dari suatu negara Amerika Serikat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier serta analisis data secara kualitatif, maka diperoleh kesimpulan bahwa tidak dapat diberikan Boarding pass kepada Daniel Setiawan, karena ketentuan NFL, yang dikeluarkan TSA dan Korean Air tidak dapat bertanggungjawab karena ketentuan NFL yang dikeluarkan TSA merupakan kebijakan politis dari negara Amerika Serikat. ( F ) Acuan : 23 (1929 ? 2007 ) (G ) Dosen Pembimbing : Amad Sudiro, S.H.,M.H.,M.M. (H ) Penulis : Anggela Sint
OPTIMASI INFORMASI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE CHOLANGIOPANCREATOGRAPHY (MRCP) DENGAN MENGUNAKAN TEKNIK 3D MRCP : SUATU STUDI LITERATUR
OPTIMIZATION INFORMATION DIAGNOSTICS IN INSPECTION MAGNETIC RESONANCE COLANGIOPANCREATOGRAPHY (MRCP) USING THE TECHNIQUES 3D MRCP: A STUDY OF LITERATUREGatot Setiawan(1), Rini Indrati(2), Kasimin(3)Email : [email protected] general, the MRCP examination usesweighting T2-weighted, on MRCP there are two techniques commonly used, namely thetechnique single shot breath hold and the multi shot 2D MRCP and the 3D MRCP free breathing technique. The main problem in the MRCP examination is the difficulty of the patient in holding his breath while scanning. The purpose of this study was to determine the optimal diagnostic information on the MRCP examination using the 3D MRCP technique.This type of research is a descriptive study in the form of a literature study. Researchers in conducting reviews journalare Google Scholar, Science direct, American journal of roentgenology, Indian journal of radiology imaging, National Center for Biotechnology Information (NCBI), Elsevier, and Weley. The results review of this journalare used to provide criticism and suggestions according to the views of the researchers.The journal articles obtained by the author were four journal articles that had been identified and met the inclusion criteria published from 2010-2020. Of the four journal articles obtained, discussed the use of the 3D MRCP technique compared to the 2D MRCP technique. The results of review aof In these four journals, it can be concluded that the use of 3D MRCP techniques can be used well in non-cooperative patients, effectively reduces artifacts and overlapping due to movement of breath, stones, overlapping anatomy and physiology as well as reconstructed data acquisition can be performed again post-examination. It has slice thicknes a thinresulting in good image quality so it is superior in optimizing diagnostic information on the biliary system, especially detecting the presence ofcalculus intra and extrahepatic bile duct, stricture, dilation, malignant obstruction and gallstone up to 3 mm.Keywords : MRCP dan 3D MRCPInformation :1)Students of D-IV Radiology Technologist Health Polytecnic of Ministry Health of Semarang. 2)Lecture Major of Radiodiagnostic and Radiotherapy Health Polytechnic of Ministry Health of Semarang.3)Lecturer Major of Radiodiagnostic and Radiotherapy Health Polytechnic of Ministry Health of Semarang
Penentuan Garis Batas Lindas Kontinen Di Laut Sulawesi Antara Indonesia Dan Malaysia Ditinjau Dari Konvensi Hukum Laut Pbb 1982 Dan Putusan Mahkamah Internasional Mengenai P. Sipadan Dan P. Ligitan Tahun 2002 Oleh Barry Setiawan
abstrak (A) Nama: Barry Setiawan ( NIM: 205010123 ) (B) Judul Skripsi: PENENTUAN GARIS BATAS LANDAS KONTINEN DI LAUT SULAWESI ANTARA INDONESIA DENGAN MALAYSIA DITINJAU DARI KONVENSI HUKUM LAUT PBB 1982 DAN PUTUSAN MAHKAMAH INTERNASIONAL MENGENAI P.SIPADAN DAN P. LIGITAN TAHUN 2002 (C) Halaman: ix + 113 + 15 + 2003 (D) Kata Kunci: Garis Batas Landas Kontinen, Konvensi Hukum Laut PBB 1982, Putusan Mahkamah Internasional (E) Isi: Klaim tumpang tindih dari dua negara pada wilayah perairan yang berdampingan bukanlah hal yang istimewa. Ambalat terletak di wilayah perairan Indonesia yang berdampingan dengan Malaysia. Klaim tersebut muncul setelah hak kepemilikan P. Sipadan dan Ligitan diserahkan ke Malaysia oleh Mahkamah Internasional. Namun demikian ketentuan KHL 1982 dan pendapat Hakim Oda dari Mahkamah Internasional, menggugurkam klaim Malaysia tersebut. Daerah ambalat merupakan bagian dari wilayah perairan Indonesia. Jika kedua negara tetap dalam posisi berlawanan, maka penyelesaian konflik tersebut harus ditempuh lewat perundingan bilateral antar kedua negara. Perundingan tersebut harus tetap mengacu pada KHL 1982 agar tercapai equitable solution bagi kedua negara sesuai dengan ketentuan KHL 1982 (F) Daftar Acuan: 15 ( 1981 ? 2004 ). (G) Pembimbing Ida Kurnia, S.H.,M.H. (H) Penulis Barry Setiawa
Pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan pelebaran jalan Garuda Kelurahan Jurumudi Baru Kecamatan Benda dan Kelurahan Batu Ceper Kecamatan Batu Ceper di Kota Tangerang / oleh Raden Ghandi Setiawan
abstrak ABSTRAK (A).Nama : Raden Ghandi Setiawan (NIM : 205030081) (B).Judul: Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Pembangunan Pelebaran Jalan Garuda Kelurahan Jurumudi Baru Kecamatan Benda Dan Kelurahan Batu Ceper Kecamatan Batu Ceper Di Kota Tangerang. (C).Halaman : viii + 121 + 22 + 2007 (D).Kata Kunci : Pelebaran Jalan (E).Isi Abstrak Pelebaran jalan dan bangunan yang mempunyai panjang 2200 Meter Lebar 7 Meter Persegi (m2) antara Jalan Garuda Kelurahan Jurumudi Baru Kecamatan Benda dan Kelurahan Batu Ceper Kecamatan Batu Ceper Di Kota Tangerang secara keseluruhan merupakan hal yang mengandalkan hukum agraria serta tokoh lembaga swadaya masyarakat. Perlindungan itu semakin penting dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum, dimana pemilik tanah akan berhadapan dengan instansi pemerintah. Dengan ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor: 65 Tahun 2006 Jo Peraturan Presiden Nomor: 36 Tahun 2005 tentang pengadaan tanah bagi pelaksanaan pembangunan pelebaran jalan, aspek perlindungan hukum terhadap pemilik tanah lebih baik dari sebelumnya. Namun demikian perlindungan hukum pada kenyataanya belum maksimal, khususnya Apa yang menjadi dasar pemberian ganti rugi kepada masyarakat yang tanahnya terkena pelebaran jalan ? Dan Kendala - kendala apa yang dihadapi dalam pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan Jalan Garuda Kelurahan Jurumudi Baru Kecamatan Benda dan Kelurahan Batu Ceper Kecamatan Batu Ceper ? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian normatif dan empiris/sosiologis. Menurut data hasil penelitian penggunaan instrumen Perpres Nomor : 36 Tahun 2005 Jo Perpres Nomor 65 Tahun 2006 dianggap sudah sesuai oleh masyarakat melalui adanya Surat Keputusan Walikota Tangerang Nomor:593.83/Kep.31.A-BPN/2005 tanggal 06 Juni 2005 tentang Standar Harga Ganti Rugi Bangunan dan Tanaman yang terkena Proyek Pelebaran Jalan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tangerang (F). Acuan : 22 (1960-2007) (G). Dosen Pembimbing : Hanafi Tanawijaya, S.H., MH (H). Penulis : Raden Ghandi Setiawa
PENGARUH PERSONAL SELLING TERHADAP PENCAPAIAN TARGET PENJUALAN (STUDI KASUS PT. SETIAWAN SEDJATI)
The existence of instability in the value of sales is an important evaluation that must be carried out by management. The purpose of this study is to determine the effect of Personal Selling on Sales Targets at PT. Setiawan Sedjati. The location of data collection is done at PT. Setiawan Sedjati Bandung. The research method uses quantitative methods. This research is a descriptive correlation with sample data collection using the Slovin formula. A total of 67 respondents were used as samples in this study consisting of employees of the marketing division and customers of PT. Setiawan Sedjati. The existing samples were then processed using SPSS Statistic Software version 26. Based on the processed data, the results of the regression equation Y = 20.478 + 0.182x. Then the correlation coefficient value of 0.747, it can be said that these results have a strong relationship between variables. The value of the coefficient of determination is 55.8%. The calculated value of 9.068 > 2.6512 this result shows a significant increase between variables on the t-test. It can be concluded that H1 accepted and H0 rejected, namely the variable personal selling. The variable personal selling has an influence on sales
- …
