312 research outputs found
Membangun Jurnal Internasional: Strategi mencari Editor, Reviewer dan Penulis Internasional
Membangun Jurnal Internasional yang sukses memerlukan strategi yang efektif dalam mencari Editor, Reviewer, dan Penulis internasional yang berkualitas. Ini melibatkan pembentukan jaringan global yang kuat, kolaborasi aktif dengan universitas dan institusi internasional, serta promosi yang intensif untuk menarik perhatian dan partisipasi para akademisi terkemuka dari berbagai belahan dunia
Reject bighairi Hisab: Penolakan Pengusulan akreditasi tanpa dinilai
Dalam pengusulan akreditasi jurnal terdapat permasalahan yang sering timbul, tidak hanya gagal mencapai level akreditasi tertentu namun juga ditolak bahkan sebelum dinilai. Kasus kedua inilah yang sering kali membuat jengkel para pengelola jurnal karena sudah lama menunggu eh, akhirnya ditolak.
Untuk menghindari agar terhindar dari penolakan sebelum dinilai (reject bighairi hisab) para pengelola jurnal perlu memahami mekanisme dan aturan dalam akreditasi. Tulisan ini akan merangkum beberapa alasan penolakan tanpa dinilai yang biasa dialami pengelola jurnal
Afirmasi LVE : Rumah Tangga Idaman
“Perubahan yang paling mendasar dari diri Busro, ia menjadi lebih mendengarkan, dan tidak egois
Gaya Kepemimpinan Bupati Masnah Busro Di Kabupaten Muaro Jambi Periode 2017-2018
ABSTRAK
Rahmatul Ulfa, Bp 1310831008, Gaya Kepemimpinan Bupati Masnah Busro di Kabupaten Muaro Jambi Periode 2017-2018. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Sri Zul Chairiyah, MA.
Penelitian ini bermula dari suatu makna kepemimpinan yang secara khusus melihat gaya kepemimpinan Masnah Busro sebagai bupati perempuan pertama terpilih di Kabupaten Muaro Jambi. Setelah terpilih menjadi bupati Muaro Jambi, Masnah Busro kemudian membuktikan bahwa perempuan juga dapat memimpin suatu daerah dan membawa daerah yang dipimpinnya menjadi daerah yang lebih baik. Hal ini terbukti dengan beberapa prestasi yang diperoleh Muaro Jambi dalam beberapa penghargaan di tingkat nasional. Salah satu prestasinya adalah mampu mempertahankan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap laporan hasil pemeriksaan LHP laporan keuangan pemerintah Muaro Jambi pada tahun 2017 dan 2018, oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. Prestasi yang didapatkan oleh Masnah Busro ini juga sedikit banyaknya dipengaruhi oleh karir politiknya, salah satunya Masnah Busro pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Muaro Jambi-Batanghari periode 2014-2019. Jadi masalah pemerintahan bukanlah sesuatu yang baru bagi Masnah Busro dan pengalaman-pengalaman tentunya sangat membantu bagi Masnah Busro dalam menjalankan proses pemerintahan di Kabupaten Muaro Jambi. Dengan segala penjelasan diatas, maka yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana gaya kepemimpinan Masnah Busro di Kabupaten Muaro Jambi periode 2017-2018. Teori dan konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tipe kepemimpinan menurut Sondang P. Siagian dengan beberapa indikator tipe kepemimpinan otokratik, paternalistik, kharismatik, laissez faire, dan demokratik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yakni wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Lokasi penelitian ini di Kabupaten Muaro jambi Provinsi Jambi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masnah Busro dalam penyelenggaraan pemerintahan lebih banyak menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, meskipun pada indikator prilaku bupati dalam memperlakukan bawahan dan masyarakat Masnah Busro cenderung menunjukkan gaya kepemimpinan kharismatik. Tetapi Sondang P. Siagian juga menjelaskan bahwa tidak ada seorang pemimpin yang akan konsisten menggunakan satu gaya kepemimpinan tertentu terlepas dari situasi yang dihadapinya, maksudnya seorang pemimpin sangat tergantung pada kemampuannya membaca situasi yang dihadapinya dan menyesuiakan gayanya dengan situasi tersebut sehingga ia lebih efektif menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinanya.
Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Bupati Masnah Busr
PARIWISATA; ANTARA TUNTUTAN INDUSTRI DAN KEARIFAN LOKAL
Abuya Busro Karim (Penulis, Bupati Sumenep periode 2010-2015. e-mail: [email protected]) Abstract This simple article reflects the condition of tourism in Madura, particularly in Sumenep region. The fact describes that it has not been easy to develop tourism place as it demonstratess in Bali. Toursim development must be natural (sunnatullah), however it finds any handicaps that needs wise response. Madurese tourism development must consider the following: Islam as the major religion of Madurese and the human resource. Hence, tourism must protect the local people become the victim of tourism industry. A good tourism industry is not only economic oriented but also it must gives substantial challenge to Islamic and Madures culture to take role in tourism industry. Kata-kata kunci pariwisata, budaya, Madura, Sumene
Biografi K.H. Abdul Halim (1887-1962)
Kehadiran tokoh Abdul Halim di panggung sejarah kaum Muslim bumiputera telah membawa spirit tersendiri. Di tengah berkecamuknya wajah masyarakat yang cenderung statis, fatalis, Abdul Halim membesut pola kehidupan dinamis, progresif, dan mewartakan perang kepada segala bentuk penindasan dan ketidakadilan. Pengaruhnya, dari gerak perjuangan yang diamininya, telah banyak memberikan kontribusi bagi tumbuhnya pola-pola perjuangan yang kemudian diikuti generasi sesudahnya. Penelusuran Abdul Halim dan sejumlah aktivitasnya bermaksud mencari dan mereguk otentisitas perjuangannya. Ini menjadi penting, di tengah pergumulan gaya hidup yang selalu mengidolakan tokoh global, “kita” mesti bersikap arif terhadap tokoh lokal yang mempunyai andil besar dalam upayanya menemukan sejarah bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahap, yaitu: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk memperoleh eksplanasi tentang persoalan yang diteliti digunakan pendekatan multi-dimensional dengan menggu-nakan teori konflik dari Ralp Dahrendorf.
Berdasarkan hasil kajian ditemukan fakta sebagai berikut: Pertama, perjuangan Abdul Halim dalam menemukan identitas kebangsaan telah dirintis sejak masa mudanya hingga wafat menjemputnya. Kedua, melalui organisasi yang didirikannya, Abdul Halim berhasil memberikan solusi bagi masyarakat pribumi terutama dalam pendidikan, dakwah, dan sosial. Ketiga, sebagai penghargaan pemerintah terhadap segala perjuangan yang dimainkannya adalah anugerah tanda kehormatan dari Pemerintah Republik Indonesia berupa Bintang Mahaputera Utama pada 1992, anugerah Bintang Mahaputera Adipradana dan Pahlawan Nasional pada 2008
Filsafat Umum
Filsafat bisa dimengerti dengan sifat-sifat yang dilahirkan dan melekat padanya dan tanpanya, ia tak terpahami. Sifat umum yang disebut sebagai karakternya, yaitu radikal, kritis, dan reflektif. Istilah” radikal” dimaknai sebagai bentuk keingintahuan tentang suatu objek secara menyeluruh, mendalam, dan sampai ke penyebab awalnya (First Causal atau first causal). Istilah “kritis” dimaknai sebagai bentuk seni bertanya. Untuk memahami suatu objek, maka sifat kritis mesti dimiliki seseorang untuk sampai pada pemahaman yang tepat tentang suatu objek. “tidak bertanya sesat di jalan”. Kalimat bijak ini sangat cocok disematkan pada istilah tersebut. Sementara, istilah reflektif bisa dimaknai sebagai sikap berpikir yang keras, fokus, dan serius. Tiga karakter tersebut tidak bermaksud membatasi karakter-karakter lain yang lebih spesifik sesuai dengan relasi filsafat dengan objeknya yang lain.
Secara umum, Filsafat dibagi menjadi tiga, yaitu: Epistemologi, Ontologi, dan Axiologi. Pengertian populer epistemologi, yaitu teori pengetahuan yang membahas tentang sumber pengetahuan, karakter dasar pengetahuan, dan keabsahan atau validitas pengetahuan. Pengertian istilah Ontologi, yaitu teori tentang “ada” atau “Ada”. Ontologi lebih umum dikenal sebagai objek pengetahuan. Pembahasannya yang terkait dengan alam menjadikannya dikenal sebagai Kosmologi. Ia juga terkadang disinonimkan dengan Metafisika yang mengupas sesuatu yang berada dibelakang objek fisik. Sedangkan Axiologi adalah teori tentang nilai dalam segala macam, jenis, dan bentuknya. Istilah ini lebih masyhur dimaknai sebagai manfaat ilmu pengetahuan. Tiga dimensi ini sebagai struktur utuh dan solid yang membentuk filsafat sehingga menjadikannya sebagai grand mother of science. Slogan ini mengantarkan filsafat sebagai kebijaksanaan, kebijaksanaan sebagai pengetahuan, dan pengetahuan sebagai kebaikan (knowledge is good)
- …
