1,801,194 research outputs found
Biopsikologi Bagaimana Otak Manusia Berubah Dalam Dunia Serba Cepat
Biopsikologi adalah cabang psikologi yang mempelajari bagaimana proses biologis—terutama aktivitas otak, sistem saraf, hormon, dan genetika—mempengaruhi perilaku, pikiran, dan emosi manusia. Bidang ini menggabungkan prinsip-prinsip biologi dengan pendekatan psikologis untuk memahami hubungan antara tubuh dan pikiran. Biopsikologi juga dikenal dengan beberapa istilah lain, seperti:
• Psikologi biologis
• Neurosains perilaku
• Psikobiologi
• Psikologi fisiologi
Budi dalam Pendidikan
Kebelakangan ini kerap dilaporkan kejadian kes buli, ponteng dan dilema guru dalam menangani tingkah laku murid-murid sekolah. Selain masalah moral dan kebejatan sosial, mereka kini terkait pula dengan badai baharu bila dianggap memandang mudah perihal budaya dan budi. Budi merupakan daya dalaman dan luaran yang mencerna kebaikan pelbagai jenis fikiran dan perlakuan yang menyempurnakan kemanusiaan. Bagi melahirkan golongan muda yang berbudaya tinggi, ia memerlukan pemahaman teori yang jelas dan pengamalan dalam tindakan yang istiqamah
Darma Budi
Darma Budi adalah sifat yang dimiliki oleh I Mudita, salah satu tokoh terkenal didalam cerita Dukuh Silandri. Dalam garapan ini pada bagian pertama dikisahkan seorang tokoh yang memiliki watak bersebrangan dengan I Mudita yang bernama I Wayan Buyar. I Wayan Buyar berasal dari keluarga kaya tidak kekurangan sesuatu apapun, seperti uang, rumah mewah, mobil mewah, tanah, emas, dan kekayaan lainnya.
Suatu ketika I Wayan Buyar mendengar ada seorang gadis yang sangat cantik yang bernama Kasuma Sari, Kasuma Sari adalah pacar I Mudita dan anak dari dukuh silandri. Karena merasa sangat kaya yang bisa melakukan apa saja, I Wayan Buyar mengajak para pemabuk yang merupakan anak buahnya , ynag diajak sehari hari melakukan keonaran. Mereka sepakat akan mencari Kasuma Sari untuk diperistri walaupun dengan jalan paksa.Lewat garapan ini, akan ditampilkan betapa pentingnya kita selalu berbuat kebajikan dengan budi luhur dan penuh dengan keramahan. Juga penggambaran jiwa yang setia kepada janji dan selalu perhatian sama Mudita terlebih lagi ayahnya Dukuh Siladri yang selalu mengajarkan kebaikan kepadanya
Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) IKIP Budi Utomo Malang
Lecturers must know and understand the characteristics and learning styles of their students so that their interactions can take place well in the learning and teaching process. However, in reality in the field most of the Lecturers are Educational Study Programs Physical Health and Recreation (PJKR) does not yet know and understand student learning styles optimally. Therefore this study aims to determine the tendency of PJKR student learning styles at IKIP Budi Utomo Malang. This research is a qualitative descriptive study.The instruments of this study were student learning style questionnaires, interview guidelines for lecturers and interview guidelines for students. The results showed that the most dominant PJKR student learning style was the visual learning style with a total of 98 students (63.23%). The next dominant student learning style is the kinesthetic learning style with a total of 23 students (14.84%).The conclusion of this study is that most PJKR students have a visual learning style and some others have kinesthetic learning styles
Memahami hakikat budi luhur
Pendidikan yang baik dan benar, tidaklah hanya mementingkan cerdasnya otak semata, melainkan juga mendidik anak-anak untuk dilandasi budi luhur. Kecerdasan tanpa dilandasi budi yang luhur, akan menghasilkan orang-orang atau manusia sombong, angkuh, congkak, bahkan tega menipu, tega menindas, tega memeras, dan menjajah orang/bangsa lain, Sebaliknya, budi yang luhur tanpa memiliki kecerdasan, mereka gampang ditipu, ditindas, mudah diliciki, dan mudah untuk dijajah. Pengalaman menunjukkan betapa bangsa kita tertindas oleh suku bangsa lain dikarenakan tidak memiliki kecerdasan dan kepandaian dan hanya mengandalkan budi yang luhur. Oleh karena itu, pendidikan budi luhur bercita-cita menghasilkan manusia cerdas sekaligus berbudi luhur. Buku ini hadir dari sebuah renungan yang panjang, dari seseorang yang merelakan diri dan menyisakan waktu hidupnya untuk bermanfaat bagi manusia dan alam, yang baginya, budi luhur adalah salah satu formula efektifuntuk mengobati dahaga spiritual makhluk yang ada di alam ini
Budi utomo dan ide pembentukan milisi bumiputera di jawa, 1915-1920
Penelitian ini membahas mengenai Budi Utomo terkait ide pembentukan milisi Bumiputera di Jawa, selama periode 1915 hingga 1920. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Budi Utomo merespons kebijakan militer tersebut. Peneliti menggunakan metode historis, dengan menggunakan pendekatan komunikasi politik dan teori evaluasi kebijakan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Budi Utomo mempertimbangkan manfaat sosial, dan nilai dari pembentukan milisi Bumiputera. Budi utomo menekankan bahwa hasil penilaiannya menunjukkan, bahwa milisi Bumiputera memiliki manfaat yang signifikan, seperti mendorong kedisiplinan, meningkatkan ketahanan fisik, dan perbaikan tata krama masyarakat Jawa. Keberadaan milisi juga memiliki peran penting dalam pertahanan negara dari ancaman asing, yang menguatkan semangat dan kebanggaan nasional. Budi Utomo secara konsisten mendukung pembentukan milisi bumiputera di Jawa, antara tahun 1915 hingga 1920, atas dasar penilaian manfaat militer yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, dapat dikaji sikap kelompok lain dalam Volksraad selain Budi Utomo dalam menyikapi kebijakan milisi Bumiputera.Xii, 113 hlm, ilu
Nilai budi pekerti dalam Pantun Melayu
Bagi.an Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan
Nusantara, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jenderal Kebudayaan telah mengkaji dan menganalisis naskahnaskah lama di antaranya naskah dari daerah/masyarakat pendukung Kebudayaan Melayu yang berjudul Nilai Budi Pekerti Dalam Pantun Melayu isinya tentang Pantun Anak dan Pantun Orang tua dan kajian tentang tipe pembinaan Kebudayaan pada masyarakat Melayu dan keluarga sebagai wahananya.
Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai moral dan budi pekerti yang menjadi kerangka acuan masyarakat Melayu dalam mendidik anak menjadi manusia yang sesuai dengan harapan orang tua yakni berbudi pekerti luhur yang dapat menunjang pembangunan, baik fisik maupun spirituil
Budi luhur: sebuah autobiografi spiritual
Pendidikan yang baik dan benar, tidaklah hanya mementingkan cerdasnya otak semata, melainkan juga mendidik anak-anak untuk dilandasi budi luhur. Kecerdasan tanpa dilandasi budi yang luhur, akan menghasilkan orang-orang atau manusia sombong, angkuh, congkak, bahkan tega menipu, tega menindas, tega memeras, dan menjajah orang/bangsa lain. Sebaliknya, budi yang luhur tanpa memiliki kecerdasan, mereka gampang ditipu, ditindas, mudah diliciki, dan mudah untuk dijajah. Pengalaman penunjukkan betapa bangsa kita tertindas oleh suku bangsa lain dikarenakan tidak memiliki kecerdasan dan kepandaian dan hanya mengandalkan budi yang luhur. Oleh karena itu, pendidikan budi luhur bercita-cita menghasilkan manusia cerdas sekaligus berbudi luhur.Buku ini merupakan sebuah autobiografi spiritual sebagai pertanggungjawaban penulis kepada Tuhan atas kehendak-Nya untuk disampaikan kepada masyarakat, utamanya kepada anak-cucu, dan keluarga besar Budi Luhur, serta siapa pun yang ingin tahu sedikit banyak tentang jati diri-nya. Semoga buku ini menjadi pedoman hidup dalam menyongsong hidup bahagia dunia-akhirat, lahir, dan batin. Amin
Budi utomo dan ide pembentukan milisi bumiputera di jawa, 1915-1920
Penelitian ini membahas mengenai Budi Utomo terkait ide pembentukan milisi Bumiputera di Jawa, selama periode 1915 hingga 1920. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Budi Utomo merespons kebijakan militer tersebut. Peneliti menggunakan metode historis, dengan menggunakan pendekatan komunikasi politik dan teori evaluasi kebijakan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Budi Utomo mempertimbangkan manfaat sosial, dan nilai dari pembentukan milisi Bumiputera. Budi utomo menekankan bahwa hasil penilaiannya menunjukkan, bahwa milisi Bumiputera memiliki manfaat yang signifikan, seperti mendorong kedisiplinan, meningkatkan ketahanan fisik, dan perbaikan tata krama masyarakat Jawa. Keberadaan milisi juga memiliki peran penting dalam pertahanan negara dari ancaman asing, yang menguatkan semangat dan kebanggaan nasional. Budi Utomo secara konsisten mendukung pembentukan milisi bumiputera di Jawa, antara tahun 1915 hingga 1920, atas dasar penilaian manfaat militer yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, dapat dikaji sikap kelompok lain dalam Volksraad selain Budi Utomo dalam menyikapi kebijakan milisi Bumiputera.Xii, 113 hlm, ilu
- …
