124,271 research outputs found
PELAKSANAAN ADMINISTRASI PENGAJUAN BERLANGGANAN DAN PEMBAYARAN KARTU PASCABAYAR HALO PADA PT. TELKOMSEL GRAPARI JEMBER
Berdasarkan hasil kegiatan Praktek Kerja Nyata yang dilaksanakan di PT.
Telkomsel GraPARI Jember khususnya mengenai prosedur administrasi
berlangganan dan pembayarn Kartu Pascabayar HALO dapat diambil kesimpulan
sebagai berikut :
1. Bahwa Prosedur Administrasi Berlangganan Kartu Pascabayar HALO
meliputi pengisian form berlangganan, survey, proses validasi dan aktivasi.
Sedangkan untuk pembayaran Kartu HALO dapat dilakukan secara tunai di
Kantor Pos, Kantor GraPARI, ATM Bank-bank mitra Telkomsel dan secara
non tunai dapat melalui Auto Debet dari Rekening Bank pelanggan.
2. Membantu pelaksanaan administrasi pengajuan berlangganan dan pembayaran
Kartu Pascabayar HALO meliputi pengisian formulir berlangganan hingga
kartu HALO aktif dengan jumlah pelanggan 10 orang dalam periode satu
bulan sejak 10 September – 10 Oktober 2007
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Sistem Parkir Berlangganan Menggunakan RFID Berbasis Mikrokontroler
ABSTRAKSI: Sistem parkir yang sudah ada saat ini masih bersifat manual, yaitu dengan cara petugas menginputkan nomor kendaraan ke dalam komputer, kemudian di-print. Tiket parkir yang diberikanpun hanya berupa kertas yang berisikan nomor kendaraan dan jam masuk. Transaksi pembayaran yang dilakukan oleh petugas parkir juga kurang efisien, karena tingkat kesalahan petugas saat mengitung biaya parkir dan uang kembalian terbilang tinggi. Dengan adanya berbagai masalah tersebut maka timbul ide untuk membuat suatu sistem parkir berlangganan yang menggunakan RFID sebagai salah satu sensor yang dapat mengidentifikasi identitas pemilik kendaraan berupa nama, nomor kendaraan, alamat, nomor telepon dan saldo. Cara kerja dari sistem parkir berlangganan ini yaitu tag RFID akan dipasang pada kartu parkir berlangganan, sementara reader RFID akan dipasang pada pintu masuk dan pintu keluar. Reader RFID akan mendeteksi setiap kartu yang akan memasuki area parkir. Hasil pembacaan reader RFID akan dikirimkan secara serial ke PC dan diidentifikasi apakah tag tersebut sudah terdaftar sebagai anggota atau belum. Sistem parkir berlangganan ini menggunakan mikrokontroller ATMEGA 8535 sebagai interface antara RFID dan PC. Bentuk keluaran yang diharapkan dari pembuatan proyek akhir ini adalah menghasilkan sebuah prototype sistem parkir berlangganan dengan memanfaatkan teknologi RFID. Keluaran dari proyek akhir ini tidak hanya berupa perangkat keras saja, tetapi juga perangkat lunak yang berupa program yang digunakan untuk menjalankan perintah bagi perangkat keras yang ada dan tampilan database yang menggunakan Visual Basic.Net sebagai Interface nya. Perangkat keras yang dihasilkan berupa modul pintu masuk atau modul pintu keluar.Kata Kunci : RFID, Mikrokontroller ATMEGA 8535, Visual Basic.NetABSTRACT: Existing parking system is currently still manual, in particular vehicle numbers is input by officers into a computer, and then in-print. The parking ticket that given is just a plain paper containing numbers and hours of incoming vehicles. Payment transactions carried out by parking attendants are also less efficient, because the level of official error is still high when counting the cost of parking and the change. through these problems an idea has been triggered to create a parking system subscription using RFID as a sensor that can identify the identity of the owner on the vehicle as a name, vehicles, number , addresses, and balances. How to subscribe to the work of this parking system is an RFID tag mounted on the vehicle will be registered as a member of the parking subscription, while the RFID reader will be installed at the entrance and exit. RFID reader will detect any vehicle passing through the park gates. The result of RFID reader will be sent serially to personal computer and identified that exist on the server or not. Subscribe parking system uses microcontroller ATMEGA 8535 as a regulator and interface between RFID and personal computer. Form of the output expected from making this final project is to produce a prototype of a parking system using RFID technology to subscribe. Output expected from this project not only in the form of hardware, but also in the form of software program used to run a command for the existing hardware and database server which using Visual Basic.Net for interfacing. Hardware modules produced in the form of entrance or exit modules.Keyword: RFID, Mikrokontroller ATMEGA 8535, Visual Basic.ne
Author Affiliation Statement Form
An author affiliation statement is needed when an author does not have The University of Queensland and their unit in the byline of the publication. This form can be used to supply the Author Affiliation Statement
PENGARUH BRAND IMAGE NETFLIX TERHADAP KEPUTUSAN BERLANGGANAN AKUN NETFLIX (Studi Eksplanatif pada Pengikut Akun Instagram @NetflixID)
Kemajuan teknologi dan informasi membuat strategi komunikasi pemasaran
menjadi lebih luas. Komunikasi pemasaran dilakukan agar produk yang ditawarkan
lebih dikenal oleh konsumen. Salah satu cara yang dilakukan oleh pelaku bisnis
adalah dengan memanfaatkan sosial media untuk membentuk brand image sebagai
bentuk strategi komunikasi pemasaran. Hal inilah yang dilakukan oleh Netflix
melalui akun @NetflixID.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh brand image
terhadap keputusan berlangganan akun Netflix yang dilakukan oleh pelanggan
Netflix usia 20-29 Tahun Penelitian berjenis kuantitatif dengan metode eksplanatif
ini menggunakan teknik pengumpulan data dan menggunakan metode survey
dengan instrumen kuesioner Google Form. Penelitian ini juga menggunakan nonprobability
sampling dengan purposive sampling pada pelanggan Netflix pengikut
@NetflixID.
Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada brand
image Netflix terhadap keputusan berlangganan akun Netflix. Sehingga, hipotesis
penelitian dinyatakan diterima bahwa terdapat pengaruh brand image Netflix
terhadap keputusan berlangganan akun Netflix
- …
