356 research outputs found
PERANCANGAN MESIN PULTRUSION PEMBUAT FILAMEN 3D PRINTING DENGAN LIMBAH BOTOL PLASTIK JENIS PET
Adhitya Bayu Irawan. (2025). Perancangan mesin pultrusion untuk pembuatan filamen 3D printing dari limbah botol plastik jenis PET bertujuan untuk mendaur ulang limbah plastik menjadi produk bernilai guna. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memanfaatkan botol plastik PET 600ml sebagai bahan baku utama. Mesin pultrusion yang dirancang mengintegrasikan sistem pemotong, pemanas, dan penggulungan untuk menghasilkan filamen dengan diameter konsisten. Penelitian mengevaluasi parameter seperti lebar sayatan, suhu pemanas, dan kecepatan penggulungan, serta dampak lingkungan dari penggunaan limbah plastik sebagai bahan baku alternatif. Hasil peneliteian menunjukkan bahwa mesin pultrusion dapat menghasilkan filamen berkualitas tinggi dengan permukaan halus dan diameter konsisten pada suhu 210℃ hingga 220℃ serta kecepatan penggulungan 1,2 hingga 1,68 rpm. Mesin ini diharapkan dapat mengurangi dampak limbah terhadap lingkungan sekaligus menyediakan bahan baku alternatif untuk teknologi 3D printing dengan biaya produksi lebih rendah. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teknologi daur ulang plastik dan pengurangan pencemaran lingkungan.
Kata kunci: Mesin pultrusion, Filamen 3D Printing, Limbah plastik PET, Daur ulang, Teknologi ramah lingkungan.
Adhitya Bayu Irawan. (2025). The design of a pultrusion machine for producing 3D printing filament from PET plastic bottle waste aims to recycle plastic waste into valuable products. This research employs an experimental method using 600ml PET plastic bottles as the primary raw material. The designed pultrusion machine integrates cutting, heating, and winding systems to produce filaments with consistent diameters. The study evaluates parameters such as cutting width, heating temperature, winding speed, and the environmental impact of using plastic waste as an alternative raw material. The results show that the pultrusion machine can produce high-quality filaments with smooth surfaces and consistent diameters at a temperature range of 210°C to 220°C and winding speeds of 1.2–1.68 rpm. This machine is expected to reduce the environmental impact of plastic waste while providing an alternative raw material for 3D printing technology at lower production costs. Furthermore, this research makes a significant contribution to the development of plastic recycling technology and the reduction of environmental pollution.
Keywords: Pultrusion Machine, 3D Printing Filament, PET Plastic Waste, Recycling, Eco-Friendly Technolog
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN PADA KOPERASI PRIMKOPPOL POLRES TEGAL BERDASARKAN KUKM RI NOMOR. 06/PER/DEP.IV/2016 TAHUN 2018-2022
Dian Bayu Irawan, 2023. Analisis Tingkat Kesehatan pada Koperasi
Primkoppol Polres Tegal Berdasarkan KUKM RI Nomor. 06/PER/DEP.IV/2016)
Tahun 2018-2022.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesehatan Koperasi
Primkoppol Polres Tegal Tahun 2018-2022 dilihat dari aspek permodalan, kualitas
aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan serta
jatidiri koperasi.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik
dokumentasi. Sedangkan Analisis data penelitian ini dilakukan dengan mengukur
kesehatan koperasi dengan Peraturan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian
Koperasi dan UKM Nomor: 06/Per/Dep.6/IV/2016 yang kemudian diukur tingkat
kesehatannya.
Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa Dari hasil perhitungan ketujuh aspek
yang telah dilakukan di Primkoppol Polres Tegal, tingkat kesehatan Primkoppol
Polres Tegal pada tahun 2018 memperoleh skor 72,10 dengan predikat koperasi
cukup sehat; tahun 2020 memperoleh skor 75.10 dengan predikat koperasi cukup
sehat; tahun 2021 memperoleh skor 73,2 dengan predikat koperasi cukup sehat
dan pada tahun 2022 memperoleh skor 75,5 dengan predikat cukup sehat.
Kata Kunci : Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi,
Likuiditas, Kemandirian dan Pertimbuhan, Jatidir
PRAKTIK PERDUKUNAN PADA CALON KEPALA DESA DI DESA SIDOMAKMUR KECAMATAN WAY PANJI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021 (Sebuah Analisa Dari Pemikiran Auguste Comte Tentang Tiga Tahap Perkembangan Manusia)
ABSTRAK
PRAKTIK PERDUKUNAN PADA CALON KEPALA DESA
DI DESA SIDOMAKMUR KECAMATAN WAY PANJI
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021
(Sebuah Analisa Dari Pemikiran Auguste Comte
Tentang Tiga Tahap Perkembangan Manusia)
Oleh
BAYU IRAWAN
Penelitian ini didasarkan kepada praktik perdukunan yang
dilakukan oleh calon kepala desa pada pilkades tahun 2021. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan posisi dukun
dalam membantu calon kepala desa pada kontestasi pilkades tahun
2021 serta alasan kepercayaan terhadap praktik perdukunan dalam
pentas politik lokal dizaman yang telah masuk pada tahap positif yang
bersifat rasional.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini dari sisi
pendekatannya adalah kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif.
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan secara
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini
adalah kepala desa, dukun, serta masyarakat di Desa Sidomakmur
Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan. Teknik analisis
data yang digunakan adalah melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Praktik perdukunan dapat dianggap sebagai salah satu strategi
politik yang digunakan oleh calon kepala desa. Dukun membantu
seorang calon kepala desa dengan kemampuannya dalam hal
supranatural seperti memberikan amalan, wirid, jimat, dan juga
nasihat spiritual. Berdasarkan Hukum Tiga Tahap Auguste Comte,
berikut ini alasan kepercayaan terhadap dukun dalam pilkades: pada
tahap teologis praktik perdukunan dianggap sebagai langkah untuk
memperkuat koneksi spiritual dengan masyarakat. Lalu pada tahap
metafisik praktik perdukunan telah menjadi tradisi dan budaya yang
telah ada dari generasi ke generasi dan sudah melekat didalam
kehidupan masyarakat. Sehingga manusia akan cenderung
mempertahankan dan menghormati tradisi serta keyakinan budaya
meskipun didasarkan pada bukti empiris. Dan pada tahap positivisme
meskipun tidak secara langsung berhubungan dengan metode ilmiah
yang ditekankan dalam positivisme, tetapi ada hal yang bisa dimanfaatkan dari dukun yaitu pengaruh sosial dan budaya yang
dimiliki oleh dukun, peran dukun sebagai seorang penasihat, dan
legitimasi dari dukun. Terlepas dari itu semua faktanya di struktur
sosial masyarakat masih memiliki kepercayaan terhadap hal-hal magis
atau supranatural yang masih dominan, kondisi ini menunjukkan
bahwa dinamika sosial masyarakat belum mencapai tahap positivisme
yang ditandai dengan penerimaan ilmu pengetahuan dan rasionalitas
sebagai dasar berpikir.
Kata Kunci: Praktik Perdukunan, Pilkades, Hukum Tiga Tahap
STRATEGI KAMPANYE POLITIK PASANGAN CALON SAID HIDAYAT DAN WAHYU IRAWAN PADA PILKADA BOYOLALI TAHUN 2020 (STUDI KASUS KEMENANGAN DI DESA JELOK KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI)
Strategi politik menjadi bagian penting dalam kemenangan Pasangan Said
Hidayat dan Wahyu Irawan di Desa Jelok. Hadir sebagai incumbent dan calon
tunggal tentunya memiliki keuntungan seperti, citra, popularitas, dan penguasaan
opini di masyarakat. Pandemi Covid-19 menjadi tantangan utama pada Pilkada
kali ini, segala keterbatasan yang ada menghambat seluruh kehidupan masyarakat.
Pasangan Said-Irawan berhasil memperoleh kemenangan 97% di Desa Jelok.
Kemenangan yang begitu luar biasa ditengah tantangan Pandemi Covid-19
tentunya menjadi hal yang unik. Oleh karena itu, peneliti meneliti bagaimana
strategi kampanye politik yang dilakukan oleh Pasangan Said-Irawan di Desa
Jelok.
Metode penelitian yang digunakan dalam peneliiian ini adalam kualitatif.
Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik
pengambilan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara dan
dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan triangulasi sumber. Sedangkan untuk menganalisis data melalui
tahapan reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dilakukan oleh Pasangan
Calon Said Hidayat dan Wahyu Irawan berhasil dalam memperoleh kemenangan
di Desa Jelok. Melalui tim pemenangan konsep strategi dijalankan melalui strategi
komunikasi meliputi kampanye tatap muka secara tertutup yakni dengan
melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan kampanye secara terbuka dengan
melakukan kampanye melalui kegiatan pagelaran seni wayang, adapun branding
yang diperkenalkan kepada masyarakat yaitu “ Salam Metal”, kemudian dalam
membangun image politik dilakukannya penguatan secara internal, dan
melakukan berbagai kegiatan sosial, dalam membangun opini public
menggunakan peranan media, baik media massa maupun media social
whatsappgrub. dan pembentukan koalisi yang turut mendongkrak dalam perolehan
suara, yang bertujuan untuk menarik simpati dan dukungan dari masyarakat di
Desa Jelok. Saran yang diajukan dalam penelitian DPC PDIP selaku partai politik
pengusung pasangan Said-Irawan perlu lebih mengembangkan kampanye politik
melalui media social, seperti instagram, twitter, tiktok untuk meningkatkan citra
politik kepada masyarakat, dan melaksanakan kegiatan social masyarakat
ebook - Hidrogeologi Pertanian
ebook - Hidrogeologi Pertanian. Author: Aris Rinaldi. Editor: Dasapta Erwin Irawan. Published as OA book by ITB Press.s
Pengembangan Paket Bimbingan Pengelolaan Kecemasan saat Menghadapi Ujian Akhir Nasional bagi Siswa SMP
ABSTRAK Irawan, Bayu. 2013. Pengembangan Paket Bimbingan Pengelolaan Kecemasan saat Menghadapi Ujian Akhir Nasional bagi siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. M. Ramli, M.A (II) Yuliati Hotifah, S.Psi., M.Pd Kata kunci: Paket Bimbingan, Pengelolaan Kecemasan, Ujian Akhir Nasional Penelitian pengembangan paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional ini dilatarbelakangi sulitnya siswa mengelola kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional. ecemasan ketika menghadapi Ujian Akhir Nasional adalah suatu hal yang wajar terjadi, bahkan kecemasan dapat mendorong semangat belajar siswa dan menjaga agar siswa tersebut tetap termotivasi. Akan tetapi, rasa cemas yang berlebihan dapat mengganggu belajar dan kondisi psikologis siswa serta menghambat kinerja siswa dalam menghadapi Ujian Akhir Nasional. Oleh karena itu, siswa harus mampu mengelola kecemasannya dengan baik saat menghadapi Ujian Akhir Nasional. Selain itu, belum adanya konselor yang menggunakan media paket bimbingan untuk membantu siswa mengatasi masalah tersebut, sehingga diperlukan suatu paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional. Tujuan Penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional yang berguna, mudah, tepat dan menarik bagi siswa SMP. Produk yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan ini adalah (1) paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional bagi siswa dan (2) panduan paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional bagi konselor. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (development research) yang menggunakan model Borg and Gall (2003). Adapun prosedur pengembangan yang dilakukan Sebagai berikut: (1) tahap I perencanaan: menentukan potensi dan masalah penelitan serta melakukan kajian pustaka, (2) tahap II penyusunan prototipe produk: menentukan prosedur bimbingan, menentukan prototipe produk serta menentukan alat evaluasi, (3) tahap III uji coba produk: uji ahli; revisi produk hasil penilaian uji ahli; uji calon pengguna produk; revisi produk hasil penilaian uji calon pengguna produk; uji kelompok kecil; produk akhir paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi ujian Akhir Nasional. Berdasarkan hasil analisis data penilaian para ahli dan calon pengguna produk serta revisi-revisi yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa paket bimbingan dan panduan paket sangat berguna, sangat mudah, sangat tepat dan sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar (1) konselor dapat menggunakan media dan memahami prosedur bimbingan serta materi bimbingan agar siswa dapat mencapai tujuan bimbingan yang diharapkan, (2) peneliti selanjutnya dapat melakukan uji efektivitas paket bimbingan pengelolaan kecemasan saat menghadapi Ujian Akhir Nasional sehingga diperoleh hasil yang lebih akurat.
Kewenangan Antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Dengan Pemerintah Kabupaten Dalam Pengembangan Pariwisata Danau Toba
Berdasarkan letak pariwisata Danau Toba yang menyinggung 7 Daerah
Kabupaten dan 1 Pemerintah Provinsi, dalam proses pengembangannya kerap
menimbulkan konflik kepentingan. Pembangunan pariwisata misalnya, dalam
kasus tertentu Pemerintah Kabupaten menyatakan pembangunan pariwisata
tersebut adalah kewenangan Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Provinsi juga
menyatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah
Daerah.
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaturan
hukum tentang kewenangan Pemerintah Provinsi dalam pembangunan di daerah
kabupaten, untuk mengetahui kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
dalam pembangunan pariwisata Danau Toba, dan untuk mengetahui kendala dan
upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten dalam menjalankan
kewenangan pembangunan pariwisata Danau Toba. Penelitian ini merupakan
penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis empiris. Sumber data
penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder. Alat pengumpul data
dilakukan dengan studi empiris dan studi kepustakaan (library research).
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan beberapa
kesimpulan yaitu, Pengaturan hukum tentang kewenangan Pemerintah Provinsi
dalam pembangunan di daerah kabupaten antara lain sudah diatur dalam Pasal 11,
12 dan Pasal 13 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah. Kemudian diatur juga dalam Pasal 6, Pasal 7 ayat (2), (3)
dan (4) Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007. Kewenangan Pemerintah
Provinsi Sumatera Utara dalam pembangunan pariwisata Danau Toba yaitu
melakukan pembangunan 1) pembangunan petunjuk jalan dan rambu jalan, 2)
pembangunan res area, 3) pembangunan kios cinderamata, 4) pembangunan jalan
setapak/jogging trek, 5) pembangunan gapura pintu masuk, 6) pembangunan
sarana ibadah/mushola, 7) pembangunan pos pengamanan, 8) pembangunan touris
informasi centre (TIC), 9) pembangunan toilet bersih, 10) pembangunan
infrastruktur pendukung, 11) pembangunan taman dan panggung, dan 12)
pembangunan sarana permainan anak. Kendala dan upaya Pemerintah Provinsi
Sumatera Utara dan Kabupaten dalam menjalankan kewenangan pembangunan
pariwisata Danau Toba antara lain terkendala dalam bidang lingkungan yang
saling berkaitan dengan 8 Kabupaten/Kota sehingga mempersulit koordinasi
dalam pembangunan Pariwisata Danau Toba. Kemudian hambatan lain yang
menghambat pembangunan Pariwisata Danau Toba yaitu kurangnya sosialisasi
kepada masyarakat sekitar Pariwisata Danau Toba, serta hambatan lainny
Penerapan Teori Ambisi sebagai Pendorong Negative Change Arc pada Tokoh Bayu dalam Skenario Film "Sabtu Sulap Spektakuler"
Seorang karakter mempunyai sebuah kemauan. Kemauan ini bisa dalam bentuk ambisi. Ambisi bisa menjadi penyebab terjadinya character arc pada seorang tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan menganalisis penerapan teori ambisi sebagai pendorong negative change arc pada tokoh Bayu di skenario film Sabtu Sulap Spektakuler. Penelitian ini menggunakan teori negative change arc dan fall arc yang dikemukakan oleh K.M. Weiland serta didukung oleh teori ambisi oleh Widarso. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa negative change arc dan fall arc yang dipicu karena ambisi berhasil menghasilkan tragedi untuk tokoh utama. Penggunaan ketiga teori berhasil menciptakan konflik antartokoh melalui dialog dan apa yang tokoh lakukan
Pemanfaatan Guanxi dalam Bisnis UKM di Indonesia
Pendahuluan :
Guanxi atau jejaring kepercayaan dalam aktivitas bisnis
merupakan salah satu fenomena yang sering dijumpai dalam
praktik bisnis etnis Tionghoa. Jejaring ini mendapatkan banyak
perhatian dari para peneliti yang berusaha menjelaskan bagaimana
bisnis etnis Tionghoa dapat berkembang dalam lingkungan yang sulit
dan dinamis.
Ada perdebatan akademis tentang peran budaya dalam membentuk
perilaku bisnis etnis Tionghoa (Wee 2004; Gomez 2004).
Pandangan essentialist-culturalism menganggap bahwa nilai-nilai budaya
Konfusianisme merupakan pendorong utama (hampir satu-satunya)
bagi pelaku bisnis Tionghoa dalam menetapkan tujuan bisnis dan
memilih metode bisnisnya, termasuk dalam hal pembentukan jejaring
bisnis (guanxi). Dalam pandangan ini, solidaritas berdasarkan etnisitas
telah ada secara alamiah dan merupakan perekat jejaring tersebut.
Namun, pandangan lainnya mengatakan bahwa nilai-nilai Konfusianisme,
walaupun dapat mempengaruhi pembentukan jejaring bisnis,
hanyalah salah satu faktor dari sejumlah faktor yang minimal sama
pentingnya. Faktor sejarah, sosial, demografi, politik, ekonomi dan
hukum yang ada di sebuah negara juga berpengaruh dengan cara memberikan insentif/ disinsentif bagi pembentukan jejaring semacam
itu serta turut mewarnai bagaimana bentuknya. '
Tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang apa dan
bagaimana guanxi serta relevansinya bagi usaha kecil dan menengah
(UKM) di Indonesia. Argumen yang diberikan dalam tulisan ini adalah
bahwa Konfusianisme sedikit banyak memang mempengaruhi pola
pikir dan perilaku etnis Tionghoa termasuk dalam berbisnis, namun
faktor-faktor sejarah, sosial, demografi, politik, ekonomi, dan hukum
juga berpengaruh dalam perilaku bisnisnya termasuk dalam pembentukan
jejaring tersebut. Dengan memahami filosofi, mekanisme/
cara kerja, dan keunggulan/kelemahan dari guanxi, serta lingkungan
institusional Indonesia, kita dapat mendayagunakan pemahaman
tersebut bagi seluruh pelaku usaha guna memperkuat dan
mengembangkan UKM di Indonesia. Kearifan dari berbagai budaya
di Indonesia merupakan modal sosial yang perlu dikembangkan oleh
seluruh komponen bangsa ini untuk kebaikan bersama
A3PG Project: Formation and meteoric water
Subject: An R project to separate formation and meteoric water
Event: The 9th International Conference on Petroleum Geochemistry in the Africa-Asia Region Bandung, Indonesia, 15-17 November 2016
Paper title: Formation vs meteoric water: characterization using principal component analysis
Author: Dasapta Erwin Irawan and Prana Ugi
Affiliation: Institut Teknologi Bandung and Universitas Sumatra Utar
- …
