30,352 research outputs found

    Maria Bersani

    No full text
    La voce illustra la biografia e l'apporto letterario dato da Maria Bersani alla letteratura per l'infanziaThe headword explains the biography and the contribution of the author Maria Bersani to the children's literatur

    Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Swamedikasi Obat Batuk Di Kelurahan Liliba

    No full text
    Pengetahuan merupakan hasil dari rasa keingintahuan seorang melalui indra penglihatan dan pendengaran terhadap suatu objek tertentu. Swamedikasi adalah upaya manusia untuk mengobati penyakit atau gejala penyakit ringan seperti batuk, flu, demam, nyeri dan lain-lain tanpa resep dokter. Obat merupakan bahan atau bahan obat termasuk produk biologi yang digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi untuk manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan masyararakat terhadap swamedikasi obat batuk di Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo. Jenis penelitian deskriptif dan kajian kepustakaan (liberary research). Analisis data yang digunakan metode analisi isi. Hasil kajian kepustakaan yang diambil dari delapan jurnal penelitian ini didasarkan pada umur terkait survei responden yang memiliki tingkat pengetahuan swamedikasi obat batuk di Kelurahan Liliba. Berdasarkan pada jurnal penelitian Maria Lusia Patriana dapat dikategorikan baik sedangkan jurnal penelitian Ikrimatul Khuluqiyah dkk, Okki Anugerah Mashardika Putera, Maratus Solicha, Apt Eka Kumalasari dan Apt Maria Sofyan Teguh dikategorikan cukup baik. Jurnal penelitian Hilda Suherman dan Dina Febrina, Jefrin Sambara dan Henia Ilmu, Mariana Imelda Tanaen dikategorikan kurang. Secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi obat batuk masih tergolong cukup bai

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Penerapan Terapi Batuk Efektif Dalam Asuhan Keperawatan Tn.MM Dengan TB Paru Di Ruangan Tulip RSU Prof. Dr. WZ Johannes Kupang

    No full text
    Latar Belakang : Batuk efektif merupakan suatu tindakan keperawatan yang bertujuan mengeluarkan secret yang kental dan menumpuk dalam jumlah yang banyak. Pada penderita Tuberculosis Paru (TB paru), penumpukan sekret pada saluran pernafasan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani serius. Sekret yang menumpuk pada jalan nafas dapat dikeluarkan dengan latihan batuk efektif. Masalah dan Tujuan: Bagaimana penerapan terapi batuk efektif pada pasien dengan TB Paru di Ruangan Tulip RSU Prof Dr. WZ Johannes Kupang Tahun 2020?. Tujuan dari penulisan karya tulis akhir ners ini adalah pasien mampu melakukan terapi batuk efektif serta mampu menganalisa efektifitas penerapan terapi batuk efektif dalam mengeluarkan secret sehingga terjadi bersihan jalan napas. Metode penulisan karya tulis akhir ners adalah studi kasus terhadap pasien Tn. MM di Ruangan Tulip RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang yang berfokus pada pemberian terapi batuk efektif. Hasil dan Pembahasan : Dari hasil analisa kasus pada pasien Tn. MM didapatkan hasil yaitu ada pengaruh penerapan terapi batuk efektif terhadap pengeluaran secret pada pasien TB Paru. Studi literature terhadap lima jurnal hasil penelitian juga menunjukan fakta yang sama yakni ada pengaruh penerapan terapi batuk efektif terhadap pengeluaran secret yang menumpuk pada pasien penderita TB paru. Peran perawat dan dukungan keluarga juga sangat penting dalam membantu pasien TB paru melakukan terapi batuk efektif. Kesimpulan : penerapan terapi batuk efektif perlu dilakukan pada pasien penderita TB paru karena sangat efektif dalam mengeluarkan secret yang menumpuk pada saluran pernapasan

    Penerapan Terapi Batuk Efektif Dalam Asuhan Keperawatan Tn.Mm Dengan Tb Paru Di Ruangan Tulip RSU Prof.Dr Wz Johannes Kupang

    No full text
    Latar Belakang : Batuk efektif merupakan suatu tindakan keperawatan yang bertujuan mengeluarkan secret yang kental dan menumpuk dalam jumlah yang banyak. Pada penderita Tuberculosis Paru (TB paru), penumpukan sekret pada saluran pernafasan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani serius. Sekret yang menumpuk pada jalan nafas dapat dikeluarkan dengan latihan batuk efektif. Masalah dan Tujuan: Bagaimana penerapan terapi batuk efektif pada pasien dengan TB Paru di Ruangan Tulip RSU Prof Dr. WZ Johannes Kupang Tahun 2020?. Tujuan dari penulisan karya tulis akhir ners ini adalah pasien mampu melakukan terapi batuk efektif serta mampu menganalisa efektifitas penerapan terapi batuk efektif dalam mengeluarkan secret sehingga terjadi bersihan jalan napas. Metode penulisan karya tulis akhir ners adalah studi kasus terhadap pasien Tn. MM di Ruangan Tulip RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang yang berfokus pada pemberian terapi batuk efektif. Hasil dan Pembahasan : Dari hasil analisa kasus pada pasien Tn. MM didapatkan hasil yaitu ada pengaruh penerapan terapi batuk efektif terhadap pengeluaran secret pada pasien TB Paru. Studi literature terhadap lima jurnal hasil penelitian juga menunjukan fakta yang sama yakni ada pengaruh penerapan terapi batuk efektif terhadap pengeluaran secret yang menumpuk pada pasien penderita TB paru. Peran perawat dan dukungan keluarga juga sangat penting dalam membantu pasien TB paru melakukan terapi batuk efektif. Kesimpulan : penerapan terapi batuk efektif perlu dilakukan pada pasien penderita TB paru karena sangat efektif dalam mengeluarkan secret yang menumpuk pada saluran pernapasan

    Pendidikan Kesehatan Batuk Pilek Dan Pijat Common Cold Dalam Upaya Mengatasi Batuk Pilek Pada Batita

    No full text
    In the case of toddlers, they often experience health problems including fever, diarrhea, sore throat, cough, runny nose. In general, the treatment provided by parents is by bringing their children to the clinic or to the puskesmas, rarely parents can provide therapy themselves. The problem that occurs in the community is the lack of knowledge of parents regarding complementary treatment, which in general are more likely to choose pharmacological treatment.With these problems, the community service program will provide solutions to increase knowledge about how to massage cough and cold with parents by providing health education about coughs and colds and common cold massage in the form of videos.AbstrakPada kasus balita masih sering mengalami masalah kesehatan diantaranya demam, diare, radang tenggorokan, batuk, pilek. Secara umum penanganan yang diberikan oleh orangtua yaitu dengan membawa anaknya periksa ke klinik atau ke puskesmas, jarang orangtua yang dapat memberikan terapi sendiri. Permasalahan yang terjadi di masyarakat adalah kurangnya pengetahuan orang tua terkait penangananan secara komplementer yang pada umumnya lebih cenderung memilih pengobatan farmakologi. Dengan masalah tersebut, program pengabdian kepada masyarakat akan memberikan solusi untuk meningkatan pengetahuan tentang cara pijat batuk pilek dengan para orang tua dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang batuk pilek dan pijat common cold berupa video.Â

    Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Obat Batuk Di Desa Lendola Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor

    No full text
    Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan bagian dari upaya masyarakat menjaga kesehatannya sendiri. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, cacingan, diare, penyakit kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi obat batuk di Desa Lendola Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor melalui penelusuran kajian kepustakaan. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif dan kajian kepustakaan atau Library Research. Analisis data yang digunakan yaitu metode analisi isi. Berdasarkan kajian kepustakaan dari enam jurnal penelitian ini didasarkan pada karakteristik responden yang memiliki pengetahuan berdasarkan kelompok umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan terkait survei responden. Hasil kajian kepustakaan pada jurnal penelitian Eka Kumalasari dan Maria Sofyan Teguh, Maria Lusia Patriana, Mariana Imelda Tanaem dikategorikan baik, sedangkan jurnal penelitian Hilda Suherman dan Dina Febrina, Jefrin Sambara dan Helnia Ilus dikategorikan cukup baik, dan jurnal penelitian Christoforus Ole dikategorikan kurang baik. Maka secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi obat batuk masih tergolong kategori baik

    Erratum: Lack of immunity against rubella among Italian young adults. [BMC Infect Dis., 17, (2017) (199)] Doi: 10.1186/s12879-017-2295-y

    No full text
    After publication of this article [1], the authors noted that the given names and family names of all authors had been inverted, and are therefore incorrect in the original article. In the original article, the author names appear as the following: Gallone Maria Serena, Gallone Maria Filomena, Larocca Angela Maria Vittoria, Germinario Cinzia and Tafuri Silvio. However, this is incorrect, and the author names should appear as per the below: Maria Serena Gallone, Maria Filomena Gallone, Angela Maria Vittoria Larocca, Cinzia Germinario, Silvio Tafuri. The author names have been corrected in the author list and the citation for this Erratum

    Imagens de Otto Maria Carpeaux: esboço de biografia

    No full text
    Tese (doutorado) - Universidade Federal de Santa Catarina, Centro de Filosofia e Ciências Humanas, Programa de Pós-Graduação em História, Florianópolis, 2015.Este esboço de biografia procura citar algumas imagens de Otto Maria Carpeaux: construções biográficas de naturezas múltiplas, elaboradas em contextos, por atores e sob condições igualmente díspares. Está constituído a partir de uma visão crítica da História, o que permite que ?outras imagens?, fragmentárias e não monumentais, também tenham espaço. Em diálogo com o princípio da montagem, este esboço apresenta-se em duas partes. Na primeira, Imagens possíveis, estão citadas as imagens elaboradas em vida e post mortem acerca do austríaco-brasileiro que nasceu em Viena em 1900, se exilou no Brasil em 1939 e morreu no Rio de Janeiro, em 1978. Na segunda, Montagens possíveis, apresentam-se duas possibilidades de exercício biográfico: pela leitura alegórica do documentário O velho e o Novo (Otto Maria Carpeaux), entendido como instrumento de intervenção no contexto ditatorial brasileiro e de uma reelaboração biográfica concernentes às suas experiências europeias; e pelo Caderno de imagens críticas, registro dos encontros em Carpeaux pelo meio de imagens críticas produzidas a partir da cesura do presente.Abstract : This biographical sketch attempts to quote some images of Otto Maria Carpeaux: various types of biographical constructions, carried out in different contexts by disparate authors under conditions just as distinct. It stems from a critical view of history, allowing for ?other images? fragmented and non-monumental ? to share the space.In dialogue with the montage principle, this sketch has two parts. The first, Possible Images, quotes the images produced during and after the life of the Austrian-Brazilian, who was born in Vienna in 1900, went to Brazil in exile in 1939 and died in Rio de Janeiro in 1978. The second part, Possible Montages, presents two possibilities of a biographical exercise: through the allegorical reading of documentary O Velho e o Novo (Otto Maria Carpeaux), understood as an instrument of intervention in the Brazilian dictatorship context and as a biographical retelling of the author?s European experiences; and through my Scrapbook of Critical Images, a record of the encounters in Carpeaux through critical images produced from the caesura of the present
    corecore