931 research outputs found

    PENDEKATAN DALAM MENGAJAR PERSPEKTIF SYAIFUL BAHRI DJAMARAH DAN ABUDDIN NATA. (Studi Komparatif Deskriftif)

    Full text link
    Teaching is not a light task for a teacher. In teaching teachers dealing with a group of students where they are sentient beings who need guidance and coaching to get to maturity. Students after experiencing the process of education and teaching are expected to become human beings who are self-aware of responsibility, self-employed, personable and moral. The result of this research is according to Syaiful Bahri Djamarah there are four component approach in teaching that is individual approach, group approach, mixed approach, educative approach. The opinion of Syaiful Bahri Djamarah is more general. Likewise, Abuddin Nata also argues that there are four components of the teaching approach: individual approach, group approach, mixed approach, educative approach, but the opinion of Abuddin Nata is more religious, this can be proved by the Qur'anic verses which is used as a guide in giving opinions

    Kegiatan Komitmen Kebangsaan

    Full text link

    KIAT KESUKSESAN BELAJAR DALAM BUKU RAHASIA SUKSES BELAJAR KARYA SYAIFUL BAHRI DJAMARAH

    Full text link
    ABSTRAK Nurhasanah, (2022): Kiat Kesuksesan Belajar dalam Buku Rahasia Sukses Belajar karya Syaiful Bahri Djamarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kiat kesuksesan belajar yang terdapat dalam buku Rahasia Sukses Belajar karya Syaiful Bahri Djamarah. Studi ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) yang dilakukan dengan mengkodekan kata atau istilah, mengklasifikasikan, menganalisis, dan mendeskripsikan hasil analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kiat kesuksesan dalam belajar, terbagi menjadi empat, yaitu: Pertama, kiat belajar sendiri, diantaranya: mempunyai fasilitas dan prabot sendiri, mengulangi bahan pelajaran, menghafal bahan pelajaran, membaca buku, membuat ringkasan atau ikhtisar, mengerjakan tugas, dan memanfaatkan perpustakaan. Kedua, kiat belajar di sekolah, diantaranya: masuk kelas tepat waktu, memperhatikan penjelasan guru, mencatat hal-hal yang penting, aktif dan kreatif dalam kerja kelompok, dan bertanya mengenai hal-hal yang belum jelas. Ketiga, kiat belajar di universitas, yaitu mempersiapakan cara mengikuti kuliah membentuk kelompok dan melaksanakan diskusi kelompok serta mengenali tipe dosen. Keempat, kiat menghadapi ujian, yaitu membaca kembali, memperbaiki catatan, membuat ikhtisar dan menghafal materi. Kata kunci: Kiat Kesuksesan Belajar, Rahasia Sukses Belaja

    فعالية استخدام طريقة المباشرة بلعبة خادم المقصف لترقية مهارة الكلام لدى التلاميذ في الصف الثامن بمدرسة توفيق والهداية المتواسطة الإسلامية بكنبارو

    Full text link
    ABSTRAK Syaiful Bahri, (2018): Efektivitas Penggunaan Metode Langsung dengan Permainan Pelayan Kantin untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa (Penelitian Eksperimen di Madrasah Tsanawiyyah Taufik Walhidayah Pekanbaru). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Metode Langsung dengan permainan Pelayan Kantin untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di Madrasah Tsanawiyyah Taufik Walhidayah Pekanbaru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Penggunaan Metode Langsung dengan permainan Pelayan Kantin Efektif untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di Madrasah Tsanawiyyah Taufik Walhidayah Pekanbaru?”. Penelitian ini dimulai dari rancangan langkah pembelajaran, pelaksanaan, observasi, kemudian test. Populasi penelitian adalah kelas 8.1 dan 8.3, dan Sampelnya adalah seluruh siswa di kelas 8.1 dan 8.3 Madrasah Tsanawiyyah Taufik Walhidayah Pekanbaru. Subjek penelitian adalah siswa kelas 8.3 dan siswa kelas 8.1. Dan Objek penelitian ini adalah Metode Langsung dengan permainan Pelayan Kantin untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas 8 di Madrasah Tsanawiyyah Taufik Walhidayah Pekanbaru. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan test. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa Metode Langsung dengan permainan Pelayan Kantin efektif untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di Madrasah Tsanawiyyah Taufik Walhidayah Pekanbaru. Karena nilai To = 2,67 lebih besar dari Tt pada taraf signifikansi 5% = 1,68 dan taraf signifikansi 1% = 2,42. Ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: Efektifitas, Metode Langsung, Permainan Pelayan Kantin, Keterampilan Berbicara

    PENGARUH HARGA EMAS DUNIA, HARGA MINYAK DUNIA, DAN NILAI TUKAR DOLAR AMERIKA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI INDONESIA PADA PERIODE 2013-2015

    No full text
    SYAIFUL BAHRI 2016, Pengaruh Harga Emas Dunia, Harga Minyak Dunia dan Nilai Tukar Dolar Amerika Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) periode 2013-2015. Dibawah bimbingan Eddy Soegiarto dan Rina Masitoh Haryadi.            Tahun 2015 merupakan salah satu tahun yang penuh gejolak bagi para investor saham. Prospek IHSG akan menemui beberapa hambatan dari sektor global namun sekaligus dapat dijadikan peluang bagi pertumbuhan beberapa sektor penggerak IHSG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga emas dunia, harga minyak dunia dan nilai tukar dolar amerika tehadap IHSG periode 2013-2015.            Penelitian ini menggunakan alat analisis persamaan regresi linier berganda didukung dengan asunsi klasik kemudian pengujiannya mengguanakan uji t dan uji F. Selanjutnya untuk mengetahui hubungannya digunakan uji koefisien determinasi. Sumber data yang digunakan adalah data mengenai Harga Emas Dunia, Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Dolar Amerika terhadap Rupiah dan IHSG pada periode 2013 – 2015.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama Harga emas Dunia memiliki hubungan positif tetapi tidak signifikan disebabkan oleh kecenderungan investor untuk lebih memilih menginvestasikan dananya dalam bentuk emas,.artinya dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak. Kedua Harga Minyak Dunia tidak berpengaruh dan tidak signifikan disebabkan oleh spekulasi para investor yang bimbang dengan anjloknya harga minyak dunia yang akan berimbas pada imbal hasil (return) yang berkebalikan dengan imbal hasil IHSG. artinya dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak, ketiga Nilai Tukar Dolar Amerikamempunyai hubungan negatif tetapi tidak signifikan dikarenakan  ketika nilai tukar dolar amerika – rupiah mengalami depresiasi, investor akan cenderung melarikan dananya ke saham dilantai bursa untuk mencari keuntungan sehingga IHSG mengalami kenaikan artinya dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak. Kempat Harga Emas Dunia, Harga Minyak Dunia dan Nilai Tukar Dolar Amerika memiliki hubungan positif tetapi tidak signifikan artinya dapat disimpulkan bahwa H4 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa hipotesis  H1, H2, H3 danH4  ditolak.

    Aspirasi Pendidikan Masyarakat Bakumpai di Kalimantan Selatan

    Full text link
    Syaiful Bahri, NIM 11.0351.0012: Aspirasi Pendidikan Masyarakat Bakumpai di Kalimantan Selatan, di bawah bimbingan I. Prof. Dr. H. Ahmadi Hasan, M.H dan II. Drs. H. Ahdi Makmur, M.Ag. Ph.D. pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, (2016). Kata kunci: Aspirasi Pendidikan, Masyarakat, Bakumpai Masyarakat Bakumpai adalah suatu komunitas masyarakat yang beragama Islam, berdomisili di Marabahan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Mereka hidup berkelompok di sepanjang pinggiran Sungai. Mereka menyalurkan aspirasi pendidikannya melalui jalur lembaga pendidikan yang berbeda-beda, sebagian besar memilih lembaga pendidikan umum. Padahal, secara teoretis, keyakinan beragama yang dianut oleh seseorang akan mendorong dirinya untuk melakukan sesuatu sesuai keyakinannya. Fenomena inilah yang menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini berdasarkan ruang lingkup: 1) cita-cita, harapan dan orientasi orangtua memasukkan anaknya ke sekolah ; 2) cita-cita, harapan, dan dan orientasi orangtua terhadap anak laki-laki dan perempuan; 3) perbedaan antara cita-cita, harapan dan orientasi orangtua dengan anaknya. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan lewat wawancara mendalam, observasi, dan dokumenter dengan menggunakan analisis deskriptif-kualitatif. Penarikan kesimpulan secara induktif. Penelitian ini menemukan, bahwa dalam masyarakat Bakumpai nampaknya masih bertahan orientasi agama. Meskipun dalam realitas mayoritas anak-anak mereka sekolah di sekolah umum, tetapi di dalam diri orangtua masih terpendam keinginan untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah. Orangtua dalam masyarakat Bakumpai memiliki sikap kesetaraan jender sehingga setiap anak baik laki-laki maupun perempuan diperlakukan sama dalam memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan. Meski begitu, ditemukan pertentangan antara aspirasi orangtua dan aspirasi anaknya. Orangtua mengharapkan anak-anak mereka sekolah ke lembaga pendidikan Islam, tetapi anaknya lebih cenderung memilih lembaga pendidikan umum. Dalam masyarakat Bakumpai umumnya telah berkembang orientasi kerja ketika orangtua akan menyekolahkan anak. Meskipun dasar orientasi mereka agama, tetapi dalam konteks dunia kerja, mereka cenderung mengadakan penyesuaian dengan dunia kerja. Semua orangtua dalam masyarakat Bakumpai memiliki cita-cita agar anak-anak mereka bisa menempuh pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi

    HUBUNGAN INFEKSI PARASIT USUS DENGAN PROTEIN SERUM TOTAL DAN LINGKAR LENGAN ATAS PADA IBU HAMIL

    Full text link
    ABSTRAK Rifqy Syaiful Bahri, G0012184, 2015. Hubungan Infeksi Parasit Usus dengan Protein Serum Total dan Lingkar Lengan Atas pada Ibu Hamil. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Infeksi parasit usus merupakan salah satu dari penyakit tropis terabaikan atau Neglected Tropical Disease (NTD). Kejadian infeksi parasit usus di Indonesia masih tergolong tinggi. Infeksi parasit usus dapat menyebabkan gangguan kebutuhan nutrisi selama kehamilan yang berakibat bayi lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Gangguan kebutuhan nutrisi tersebut dapat tergambarkan dari penurunan protein serum total dan lingkar lengan atas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara infeksi parasit usus dengan protein serum total dan lingkar lengan atas pada ibu hamil Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Jaten I, Karanganyar, Jawa Tengah. Sampel diambil secara purposive sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 92 orang. Parasit usus ditemukan dengan pemeriksaan Formol-Ether Concentration, protein serum total diukur dengan pemeriksaan biuret, serta pengukuran lingkar lengan atas diukur dengan menggunakan pita lingkar lengan atas. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi infeksi parasit usus pada ibu sebesar 18,27%. Analisis Chi-Square antara infeksi parasit usus dan protein serum total didapatkan p = 0,512 serta infeksi parasit usus dengan lingkar lengan atas didapatkan p = 0,757. Simpulan: Prevalensi infeksi parasit usus pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Jaten I, Karanganyar sebesar 18,27%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara infeksi parasit usus dengan protein serum total dan lingkar lengan atas pada ibu hamil Kata kunci: Parasit usus, protein serum total, lingkar lengan atas, ibu hami

    SELF ESTEEM COSPLAYER

    Full text link
    Cosplay adalah suatu kegiatan dimana seseorang menirukan sebuah karakter mulai dari cara berpakaian, ekspresi, hingga prilakunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif seseorang menjadi cosplayer, motif seseorang berpartisipasi dalam aktivitas cosplay dan gambaran dari bentuk self esteem cosplayer. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi instrinsik. Subyek penelitian ini sebanyak 2 orang anggota komunitas COSURA, yaitu laki-laki berusia 24 tahun dan perempuan berusia 23 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan pedoman umum dan observasi partisipasi pasif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa motif seseorang menjadi cosplayer adalah karena ketertarikan pada anime, game, fantasi dan ajakan dari teman. Motif seseorang berpartisipasi dalam aktivitas cosplay adalah karena reward yang ditawarkan penyelenggara event cosplay, ingin populer, dan keikutsertaan teman. Sedangkan gambaran dari self esteem cosplayer adalah harapan menjadi bintang tamu, juri perlombaan cosplay, diperhatikan orang, banyak orang yang mengajak berfoto, menjadi juara pada perlombaan cosplay, mendapat pujian dari orang lain, dan dinantikan kehadirannya di event berikutnya

    Pengantar Akuntansi berdasarkan SAK ETAP dan IFRS/ Bahri

    No full text
    viii, 412 hal.: ilus.; 23 c
    corecore