1,721,366 research outputs found
Exploring performance deficits in the fish feed supply chain of Bangladesh
Fish farmers in Bangladesh have many issues with the performance of the feed supply chain. The study used the supply chain operations reference (SCOR) model to select the key operational stages of the supply chain and the measurement criteria. The analytical hierarchy process (AHP) prioritized the phases and criteria and developed the expected performance of the feed supply chain. By comparing the expected performance and the perceived current performance, we identified the performance gap in the feed supply chain. The transaction costs were calculated separately. The study found that high costs were the main reason for low performance in the feed supply chain. The reliability of the product quality was also a concerning issue in the chain. Compared to other actors in the chain, dealers are the low performers. The study suggests performance can be improved by developing direct channels between manufacturers and farmers, thereby omitting dealers and concentrating on local raw material production. The study also demonstrated that transaction costs play an important role in the performance of the supply chain. This study is the first to empirically examine this situation and is innovative in that its examination of the feed supply chain included transaction costs.</p
Pemikiran Teologis Badiuzzaman Said Nursi
Tesis ini adalah sebuah hasil penelitian studi tokoh atau Library research tentang Pemikiran Teologis Bediuzzaman Said Nursi. Dasar pemikiran yang melatar belakangi penelitian ini adalah Pertama, penulis melihat bahwa ada hubungan erat antara peran pemikiran ketokohan dengan persoalan keimanan umat muslim apalagi pemikiran beliau bersifat inovatif dan menjawab kebutuhan zaman. Badiuzzaman Said Nursi (Said Nursi) merupakan seorang yang memiliki ide-ide yang fundamental dan komprehensif, salah satunya dibidang Teologis; lebih-lebih pada sebagian besar Risala- Nur banyak memuat gagasan yang radikal dan relevan dengan kondisi teologis umat Islam sekarang. Kedua, ada semacam kesejalanan ide pokok (filosofis) Teologis yang dituangkan Badiuzzaman Said Nursi dalam upaya mengembalikan lagi titik ketauhidan serta keimanan umat muslim untuk kembali kepada ajaran Islam yang sebenarnya dan tidak memisahkan antara agama dan kehidupan sehari-hari. ketiga pengaruh popularitas Badiuzzaman Said Nursi sekaligus Risala- Nur sedang mendunia yang mana pengaruh tersebut secara proaktif perlu disikapi oleh para umat Islam, tak terkecuali di Nusantara ini.
Penelitian tesis ini memfokuskan pada ruang lingkup Pemikiran Teologis Badiuzzaman said Nursi dengan permasalahan utama adalah bagaimana corak Pemikiran Teologis Badiuzzaman Said Nursi. Kedua, untuk mengetahui bagaimana pengaruh Badiuzzaman Said Nursi. Ada beberapa pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan historis, filosofis dan sosiologis. Penelitian ini merupakan riset kepustakaan (Library research), maka penelitian ini dimulai dengan proses penghimpunan bahan dan sumber data dalam bentuk buku, makalah, artikel, dan tulisan yang berkaitan dengan topik penelitian untuk menganalisis makna yang terkandung dalam asumsi, gagasan, ataupun statemen untuk mendapatkan pengertian dan kesimpulan.
Dari pembahasan tentang Pemikiran Teologis Badiuzzaman Said Nursi, peneliti memperoleh temuan-temuan, yaitu:
Pertama, dalam Pandangan Badiuzzaman Said Nursi tentang teologi (Ma’rifatul Mabda’). Ia memandang Tuhan sebagai Dzat yang memiliki kesempurnaan dan keagungan yang tak akan bisa ditandingi oleh apa pun dan tak terpahamkan oleh akal, namun kaparipurnaan dan keagungan-Nya itu menjelma pada wajah alam semesta sehingga bisa menjadi kitab yang dapat dibaca oleh akal manusia.
Kedua, mengenai (Ma’rifatul washitah) masalah kenabian telah menjadi perbincangan yang sangat mendalam dari masa ke masa oleh kalangan para ulama kalam. Penolakan terhadap nabi pada masa awal, hanya seputar apakah nabi itu di ikuti secara mutlak (umum) atau hanya sebahagian saja. Badiuzzaman Said Nursi berpandangan bahwa terbatasnya akal manusia mengharuskan orang untuk meyakini nabi.
Ketiga, menurut Badiuzzaman Said Nursi Hari kiamat dapat diketahui istbatnya melalui akal dan dalil-dalil naqli secara bersamaan, akan tetapi Nursi melihat hari kiamat lebih dapat dan lebih dekat dikaji dengan dalil-dalil naqli bukan dengan dalil-dalil akal. Nursi menambahkan bahwa dalil akal itu terkadang sangat lemah untuk membuktikan yang berkaitan dengan hari kiamat.
Adapun corak pemikiran Badiuzzaman Said Nursi mengarah kepada Naturalis, Tradisionali, dan Rasionalis, dengan gagasan-gagasan beliau yang cukup menguncangkan kepemerintahan negara Turki pada masa itu. Banyak orang yang ingin menjadi muridnya. Kemudian murid-murid tersebut menjadi pengikutnya dan tersebarlah buah pikir beliau sehingga menjadikan pengaruh yang luar biasa di negara Turki sendiri maupun di bagian dunia Islam lainnya
PEMIKIRAN TEOLOGI BADIUZZAMAN SAID NURSI. (Skripsi)
Skripsi ini secara spesifik berjudul “PEMIKIRAN TEOLOGI BADIUZZAMAN SAID NURSI”. Badiuzzaman Said Nursi merupakan seorang pemikir sekaligus sufi besar abad 20 yang berasal dari Turki. Di masa kehidupan Badiuzzaman Said Nursi, kondisi umat Islam di Turki sangatlah berantakan. Pemerintahan berupaya melakukan modernisasi dengan cara westernisasi di segala aspek mulai politik, hukum, pendidikan, hingga budaya. Sehingga negara Turki yang pada saat itu dipimpin oleh Mustafa Kemal resmi menjadi negara sekuler. Hal ini mengakibatkan kesengsaraan dan penderitaan yang amat besar terkhusus dalam bidang spiritual. Dalam situasi dan kondisi kehidupan bangsa seperti ini, mengharuskan Badiuzzaman Said Nursi melakukan perubahan cukup drastis dalam sikap dan pemikirannya. Dari pemahaman ini pulalah Badiuzzaman Said Nursi memberikan penjelasan masalah teologi, di antaranya membicarakan bagaimana sebenarnya hakikat Ketuhanan, eksistensi Tuhan, sifat-sifat Tuhan, dan keadilan Tuhan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research). Penelitian ini bertumpu pada data kepustakaan tanpa diikuti dengan uji empirik. Jadi, studi pustaka di sini adalah studi teks yang seluruh substansinya diolah secara filosofis dan teoritis. Adapun pisau analisis yang digunakan oleh penulis ialah: Pertama, Metode hermeneutik. Secara sederhana metode hermeneutik dapat diartikan sebagai proses mengubah sesuatu dari situasi ketidaktahuan menjadi mengerti, tetapi tidak bersifat objektif melainkan untuk mencapai kebenaran yang otentik. Kedua, Metode holistika. Metode holistika merupakan metode yang berupaya mencapai kebenaran yang utuh dengan cara mengkaji dan menyelidiki objek penelitian dari seluruh kenyataan dalam hubungan dengan objek itu sendiri dan hubungannya dengan kenyataan secara totalitas. Ketiga, Metode reflektif. Metode reflektif yaitu metode yang menggambarkan dimensi rasional, perenungan intelektual, dan intuitif. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pemikiran teologi Badiuzzaman Said Nursi berawal dari rapuhnya dinasti Islam dan teracuninya umat Islam oleh kebudayaan Barat sehingga membuat umat Islam jauh dari aqidah Islam yang sesungguhnya. Hal inilah yang mengharuskan Badiuzzaman Said Nursi untuk serius dalam menyikapi hal-hal aqidah, guna mengembalikan ajaran agama Islam sesuai dengan yang diwarisakn oleh nabi Muhammad Saw. Tipologi pemikiran teologi Badiuzzaman Said Nursi cenderung mengarah kepada prinsip pemikiran Mu’tazilah. Epistemologi pemikiran teologi Badiuzzaman Said Nursi di bangun atas dasar pemahaman dirinya terhadap penafsiran al-Quran
Knowledge transfer from experienced to emerging aquaculture industries in developing countries:the case of shrimp and pangasius in Bangladesh
The shrimp industry of Bangladesh is well experienced and almost the sole contributor to fish export. The rapid growth of pangasius aquaculture has emerged as a new opportunity for export but the export path is uneven for a new species. This article identifies areas where the pangasius industry can use knowledge obtained from the development of the shrimp industry to develop its own export opportunities. The shrimp industry has developed infrastructure and a specific legal framework in the form of e-traceability and licensing to comply with food safety and certification requirements of its global buyers. The pangasius industry can also learn from the mistakes of the shrimp industry, particularly those concerning planned ponds and dike systems. The experience of the shrimp industry is a new school of learning for the pangasius industry to get access to the global market.</p
Human values in maqamat Badiuzzaman Al-Hamdani
Abbasiyah time was a golden period in the era of glory in all fields of science. This time was marked by the development of religious and non-religious sciences, as well as literature. Maqamat art was one type of Abbasiyah prose that experienced rapid development, with Badiuzzaman al-Hamdani as a figure whose maqamat work consist of human values. Maqamat is a short story that contains the events of the main characters narrated by certain narrators. The language style is mostly in the form of 'and badi' and ends with advice. This study purposes to describe the characteristics in Badiuzzaman al-Hamdani’s Maqamat and explain human values in Badiuzzaman al-Hamdani’s Maqamat. Data collection is conducted with documentations and heuristic techniques and analyzed qualitatively. The results of the study explain: 1) Five characteristics in Badiuzzaman al-Hamdani’s Maqamat consist of themes, characterizations, plot, background and point of view, and 2) Moral values portrayed in Badiuzzaman al-Hamdani’s Maqamat are human values and justice values
Pemikiran oksidental Badiuzzaman Said Nursi dalam tafsir Risalah Nur
Masalah yang dikaji dalam penelitian ini. Pertama, latar belakang perjalanan hidup Badiuzzaman Said Nursi. Kedua, pemikiran oksidental Badiuzzaman Said Nursi dalam tafsir Risalah Nur. Penelitian ini bertujuan, pertama, untuk mendeskripsikan latar belakang perjalanan hidup Badiuzzaman Said Nursi. Kedua, untuk menemukan pemikiran oksidental Badiuzzaman Said Nursi dalam tarsir Risalah Nur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data-data yang digunakan bersumber dari libarary research, yaitu mengumpulkan berbagai sumber yang diperlukan melalui kajian kepustakaan, baik berupa buku, disertasi, tesis, artikel jurnal dan karya ilmiah lainnya. Mendalami sejarah kehidupan Badiuzzaman Said Nursi yang menjadi latar belakang penulisan tafsir Risalah Nur. Melihat sejarah Khalifah Turki Utsmani hingga masuknya rezim sekuler ke negara Turki dan mengganti kekhalifahan menjadi Republik Turki. Meneliti pemikiran oksidental Badiuzzaman Said Nursi melalui tiga landasan yang dicetuskan oleh Hasan Hanafi, yaitu pertama, sikap terhadap tradisi lama, kedua, sikap terhadap tradisi Barat, dan ketiga sikap terhadap realitas. Mengaitkan tiga landasan tersebut dengan kehidupan Said Nursi yaitu: pertama, sikap Said Nursi terhadap tradisi lama, terdiri dari 1) sikap Said Nursi terhadap turast/khazanah keilmuan dan 2) Sikap Said Nursi Terhadap Khilafah Turki Utsmani. Kedua, sikap Said Nursi terhadap Barat, terdiri dari 1) sikap Said Nursi terhadap Infiltrasi tradisi Barat, 2) sikap Said Nursi terhadap Imperialisme atau Kolonialisme dan 3) sikap Said Nursi terhadap Sekularisme. Ketiga, sikap Said Nursi terhadap realitas masyarakat Turki. Dalam penelitian ini mendeskripsikan sikap said Nursi tersebut yang terkandung dalam tafsir Risalah Nur
Pendidikan bagi perempuan menurut Badiuzzaman Said Nursi
Pendidikan perempuan dari perspektif Badiuzzaman Said Nursi telah menemukan beberapa variabel baru dari penulisan sebelumnya, seperti konstruksi konsep pendidikan perempuan ditinjau dari ruang lingkup; Asas Badiuzzaman Said dan tujuan yang dituangkan dalam gagasan Nursi menekankan pendidikan perempuan merupakan langkah kongkrit untuk menciptakan peradaban yang beradab dan kasih sayang terhadap sesama dan alam semesta. Untuk itu, identitas seorang wanita muslimah harus mengamalkan tiga komponen prinsip utama, yaitu: prinsip iman, prinsip hijab dan prinsip cinta. Kemudian mengkonseptualisasikan tujuan umum dan tujuan khusus pendidikan perempuan. Tujuan pendidikan wanita secara umum yang disampaikan oleh Badiuzzaman Said Nursi adalah menciptakan kondisi yang baik dan saleh berdasarkan konsep-konsep pendidikan al-Qur?an dengan landasan pentingnya iman dan tauhid. Said Nursi berkeyakinan bahwa tujuan pendidikan bagi perempuan secara khusus mencakup tiga aspek: pendidikan Adab, pendidikan akhlak dan pendidikan cinta. Ketiga tujuan tersebut selalu menjadi dasar utama ?Qur?an? dan hadits
Tajdid sains Tauhidik Badiuzzaman Said Nursi dalam kitab rasail nur
Terdapat banyak usaha para sarjana Islam untuk mengembalikan semula kejayaan Sains Islam setelah terjadinya dikotomi ilmu pengetahuan. Di antara peneraju utama usaha mulia ini pada abad ke-20 adalah Badiuzzaman Said Nursi. Beliau adalah pembaharu Islam yang banyak membawa perubahan semasa yang diperlukan kehidupan umat Islam ketika itu. Di antara tajdid beliau adalah tajdid sains tauhidik. Oleh itu, makalah ini membincangkan perkara-perkara asas kerangka sains tauhidik Badiuzzaman Said Nursi seperti hubung kait antara al-Quran, Rasulullah S.A.W dan alam semesta, hubung kait antara sains dan Asmaul Husna serta epistemologi baharu Badiuzzaman Said Nursi yang menggunakan pendekatan makna ismi dan makna harfi dalam mengaitkan setiap benda dengan alam ketuhanan. Turut juga dibincangkan definisi sains tauhidik menurut pandangan Badiuzzaman Said Nursi. Kesemua topiktopik tersebut akan dibincangkan dengan menggunakan metode analisis tematik. Kesimpulannya makalah ini dapat memberi penjelasan tentang tajdid sains tauhidik Badiuzzaman Said Nursi
Inorganic and organic pollutants in atmospheric aerosols : chemical composition and source apportionment
This work is the first one conducted in Veneto region, Italy with collaboration of ARPAV including important organic (OC/EC and PAHs) and inorganic pollutants (trace elements), which were characterized for longer period of time in order to quantify the source contributions of PM2.5 at regional scale (Veneto) using receptor modelling [Factor Analysis]. 360 samples were collected from six major cities located in 6 Provinces during April 2012- February 2013. The results show that OC, EC, PAHs and Trace elements exhibited higher concentration during winter month in all measurement sites, suggesting that the stable atmosphere and lower mixing layer play important role for the accumulation of pollutant. Meteorological parameters especially wind velocity and temperature play significant role in pollutant accumulation from local sources. Finally, possible sources of particulate matter have been characterized using Conditional Bivariate Probability Function, diagnostic ratios and Factor Analysis and results indicated that biomass burning for household heating and cooking, followed by vehicular traffic, oil combustion and crustal are the main sources of particulate matter in Veneto region
Perjuangan Badiuzzaman Said Nursi dalam Membendung Arus Sekularisasi di Turki
Badiuzzaman Said Nursi hidup dalam situasi Islam yang sulit, yakni ketika Turki Utsmani dan beberapa kerajaan Islam lainnya mengalami kemunduran. Menelusuri sejarah hidup Badiuzzaman Said Nursi tidak akan terlepas dari konteks keadaan negara saat ia tinggal. Hal itu karena pemikirannya merupakan produk atas kenyataan Turki yang dipengaruhi budaya Barat. Akhir masa pemerintahan Turki Utsmani manjadi tanda awal pertemuan antara kaum muslimin dan perdaban Barat. Selanjutnya ketika Mustafa Kemal Attaturk menduduki pemerintahan Turki dan menggantinya menjadi Republik Turki, Islam semakin kehilangan identitas lantaran kebijakan-kebijakan sekular yang diadopsi dari budaya Barat. Situasi ini kemudian mendorong Badiuzzaman Said Nursi untuk berjuang melakukan perubahan sikap dan pemikiran umat Islam dengan jalan dakwah secara kultural yang diaplikasikan dalam bentuk ceramah dan tulisan. Dengan menggunakan pendekatan sosio-historis, penelitian ini bertujuan untuk menggali perjuangan Badiuzzaman Said Nursi dalam membendung arus radikalisasi, mengingat saat itu keberadaan Islam terancam hilang dari bumi Turki.Kata Kunci
- …
