7 research outputs found

    Hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V MI Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang tahun pelajaran 2016/2017

    No full text
    Skripsi ini membahas tentang hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang. Kajiannya dilatarbelakangi oleh perbedaan pola asuh orang tua yang memengaruhi kecerdasan interpersonal anak. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Adakah hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017? Permasalahan tersebut dibahas melalui penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang. Sekolah tersebut dijadikan sebagai sumber data untuk mendapatkan potret implementasi pola asuh demokratis orang tua. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif, dengan variabel bebas pola asuh demokratis orang tua sedangkan variabel terikatnya kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument angket, dan dokumentasi. Angket digunakan untuk memeroleh data pola asuh demokratis orang tua dan angket kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik menggunakan rumus regresi. Kajian ini menunjukkan bahwa: (1) Pola asuh demokratis orang tua di M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang berada dalam kategori “baik”. Hal ini terlihat dari rata-rata pola asuh demokratis orang tua di M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang yaitu 56,6 yang berada pada interval 55-66 dengan jumlah 55 peserta didik. (2) kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang berada dalam kategori “baik”. Hal ini terlihat dari rata-rata kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V M.I. Miftahul Akhlaqiyah Beringin Ngaliyan Kota Semarang yaitu 57,14 yang berada pada interval 54-69 dengan jumlah 55 peserta didik. (3) Terdapat hubungan positif dan siqnifikan variabel pola asuh demokratis orang tua dengan variabel kecerdasan interpersonal peserta didik kelas V sebesar 0,371 atau 13,9%. berarti siqnifikan hipotesis diterima

    Studi komparasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang mendapat metode pre solution posing dan metode post solution posing kelas X program MIPA materi pokok trigonometri di MAN Kendal

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari pada materi Trigonometri. Peserta didik masih kurang tepat dalam penggunaan rumus sinus, cosinus, tangen, dan sejenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas X Program MIPA MAN Kendal pada materi Trigonometri yang mendapat metode Pre Solution Posing dan yang mendapat metode Post Solution Posing, dan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara peserta didik yang mendapat metode Pre Solution Posing dan metode Post Solution Posing kelas X Program MIPA pada materi Trigonometri di MAN Kendal. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas X MIPA MAN Kendal yang terbagi dalam enam kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu cluster random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, tes dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji perbedaan rata-rata yaitu analisis uji t-test dengan uji hipotesis dua pihak antara kelas eksperimen I kelas eksperimen II. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan rata-rata nilai hasil tes kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas X MIPA pada metode pre solution posing adalah 77,596, sedangkan rata-rata nilai hasil tes kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang menerapkan metode post solution posing adalah 65,082. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II. Setelah dilakukan uji perbedaan rata-rata dengan menggunakan uji t test dihasilkan t_hitung=3,398 dan t_tabel=1,998. Karena t_hitung>t_tabel dengan taraf signifikansi 5/2% maka H_0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas dengan metode pre solution posing dan metode post solution posing

    Pembentukan karakter islami dalam kegiatan pembelajaran keagamaan program diniyah di Sd Islam Al Umar Ngargosoko Kabupaten Magelang

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah kondisi peserta didik di SD Islam Al Umar Ngargosoko Kabupaten Magelang yang masih rendah dalam hal nilai-nilai spiritual, sehingga diperlukan upaya untuk membangkitkan semangat spiritualitas melalui pembentukan karakter islami peserta didik dalam pembelajaran program diniyah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan terkait pembentukan karakter Islami dalam kegiatan pembelajaran keagamaan Program Diniyah di SD Islam Al Umar Ngargosoko Kabupaten Magelang, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru, dan peserta didik SD Islam Al Umar Ngargosoko Kabupaten Magelang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter islami sudah ada dalam kegiatan pembelajaran keagamaan Program Diniyah di SD Islam Al Umar Ngargosoko Kabupaten Magelang, yang ditunjukkan melalui rutinitas seperti sholat dhuha, mujahadah, asmaul husna, dan murotal masjid, serta pembentukan karakter islami siswa berupa sikap shidiq, tabligh, amanah, dan fathonah. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti keluarga, lingkungan sekolah, dan kerjasama sekolah dengan orang tua serta faktor penghambat berupa kurangnya perhatian keluarga terhadap sikap dan perilaku anak serta dari faktor taman bermain dan lingkungan masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah pembrntukan karakter islami dalam kegiatan pembelajaran keagamaan program diniyah di SD Islam Al Umar Ngargosoko Kabupaten Magelang telah terlaksana dengan disertai berbagai faktor pendukung dan penghambatnya

    Penerapan Modul Ajar Literasi Inovatif Berbantuan Teks Narasi Imajinatif untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas 2 SD

    No full text
    This research aims to improve students' reading comprehension skills in material on maintaining personal health in the Indonesian language subject for grade 2 students at SDN Wates 01 through the application of innovative literacy teaching modules assisted by imaginative narrative texts. This research uses a mix method which combines quantitative and qualitative approaches.  The research results showed a significant increase in the average student score from 65 (42% completeness with quite effective criteria) on the pretest to 85 (85% completeness with very effective criteria) on the posttest. Innovative literacy teaching modules assisted by imaginative narrative texts have been proven to improve students' reading skills and understanding of material on maintaining personal health, especially dental health, Indonesian language subjects

    Persepsi Mahasiswa UIN Walisongo Terhadap Pemilahan Sampah (The Perception of UIN Walisongo Student Toward Waste Segregation)

    No full text
    Indonesia is a country with a higher population growth rate and is directly proportional to the waste produced. Likewise, the growth of students of UIN Walisongo Semarang is getting more and more years. Efforts that can be made as a solution to overcome this by selecting waste. This research observes the behavior of students towards waste segregation efforts on campus. Especially waste management by the faculty. This research method uses quantitative analysis research methods, namely in-depth data analysis in the form of numbers. Data collection methods used in the form of a questionnaire using Google form that we spread through social media. Based on the results of the study, the general knowledge of students about waste sorting is largely aware of various types of waste, according to them most need to be organized in terms of waste sorting because of the importance of waste segregation. Most of the students' behavior toward waste sorting has behaved in the form of disposing garbage in its place. The completeness of waste sorting facilities for most of each faculty building does not yet have an adequate trash bin. Students' expectations of waste segregation include the improvement of trash facilities by providing various types of garbage bins supported by the campus Keywords: Perception, Behavior, Waste Sorting, Students ABSTRAK Indonesia adalah negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, yang sebanding dengan jumlah sampah yang dihasilkan. Begitu juga, pertumbuhan jumlah mahasiswa di UIN Walisongo Semarang semakin tahun semakin bertambah. Upaya yang dapat dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan pemilahan sampah. Penelitian ini mengamati perilaku mahasiswa terhadap upaya pemilahan sampah di kampus, khususnya pengelolaan sampah oleh fakultas. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kuantitatif, yaitu analisis data mendalam dalam bentuk angka. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan melalui Google Form melalui media sosial. Berdasarkan hasil penelitian, pengetahuan umum mahasiswa tentang pemilahan sampah sebagian besar menyadari berbagai jenis sampah, menurut mereka sebagian besar perlu diatur dalam hal pemilahan sampah karena pentingnya pemisahan sampah. Sebagian besar perilaku mahasiswa terhadap pemilahan sampah berupa membuang sampah pada tempatnya. Kelengkapan fasilitas pemilahan sampah untuk sebagian besar gedung fakultas belum memiliki tempat sampah yang memadai. Harapan mahasiswa terkait pemisahan sampah termasuk peningkatan fasilitas tempat sampah dengan menyediakan berbagai jenis tempat sampah yang didukung oleh kampus. Kata Kunci: Perserpsi, perilaku, pemilahan, sampah, mahasisw

    PERAN PENYULUH AGAMA UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN MENIKAH CALON PENGANTIN DI KUA GAMPING SLEMAN

    No full text
    The role of Religious Counselors is very important and needed, especially for prospective brides and grooms who have limited knowledge about marriage readiness, with the existence of marriage guidance by Religious Counselors who act as inspirators, motivators, stabilizers, dynamists, and facilitators, they will guide and direct prospective brides and grooms to improve their marriage readiness, and Religious Counselors who always guide prospective brides and grooms to a happy life in the world and in the hereafter. The purpose of this study is to determine the role of Religious Counselors at KUA Gamping Sleman in improving the marriage readiness of prospective brides and grooms in Kapanewon Gamping. In this study, the author uses a qualitative research method with a descriptive approach. The research data was collected using interview and documentation techniques. Primary data sources were taken from the results of interviews with Religious Counselors at the Gamping KUA, while secondary data were taken from the results of interviews with prospective brides and grooms, books, journals used by researchers to strengthen the research results. Based on the research findings, the role of religious counselors in improving the marriage readiness of prospective brides and grooms at the Gamping Sleman Office of Religious Affairs (KUA) includes serving as inspirators, motivators, stabilizers, dynamizers, and facilitators

    EVALUASI WAKTU PEMBERIAN AMLODIPIN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS X KOTA KEDIRI

    No full text
    Tekanan darah manusia berjalan mengikuti ritme sirkadian, yaitu tekanan darah  turun pada saat tidur dan meningkat pada pagi hari hal ini terjadi pada sebagian besar individu. Berbagai macam parameter kardiovaskular, termasuk detak jantung, tekanan darah, dan resistensi perifer, diketahui bervariasi sepanjang hari. Beberapa kejadian jantung dan otak telah lama dilaporkan tertinggi terjadi di pagi hari. Efektivitas calcium channel blockers (CCBs) menurut waktu pemberian masih belum jelas. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengeahui pengaruh penurunan tekanan darah pasien hipertensi pada pemberian amlodipin 5 mg di pagi hari dibandingkan malam hari.  Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis observasional secara prospektif berdasarkan data rekam medik pasien hipertensi tunggal dengan jumlah sampel 66 pasien (kelompok penggunaan amlodipin pagi 33 pasien dan amlodipin malam 33 pasien). Diperoleh hasil penurunan sistole sebesar -7,27 dan diastole -3,33 pada kelompok amlodipin yang diminum pagi hari. Penurunan sistole pada pemberian amlodipin malam hari sebesar -15,76 dan diastole sebesar -8,48. Hasil uji Mann Whitney diketahui nilai p = 0,036 (<0,05) pada tekanan sistole pagi dan malam, nilai  p = 0,044 (<0,05) pada tekanan diastole pagi dan malam. Diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh pemberian amlodipine pagi dan malam pada tekanan sistole dan diastole . Pemberian amlodipine 5 mg pada malam hari lebih menurunkan tekanan darah sistole dan diastole dibandingkan pemberian pada pagi hari.Â
    corecore