Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
    2692 research outputs found

    Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan Mediasi Kinerja Manajemen di Perusahaan Jasa Transportasi (GOJEK)

    No full text
    This study aims to examine the effect of Service Quality on Customer Satisfaction with the mediation of Management Performance in a transportation service company (Gojek). The research problem addressed is whether service quality has a direct and indirect effect on customer satisfaction, and how the role of quality management contributes to this relationship. Since the population is considered infinite, the sample size was determined using Lemeshow\u27s formula, resulting in 96 respondents. This study uses a quantitative approach with mediation regression analysis based on the method proposed by F. Hayes, involving active users of Gojek services as respondents. The results show that Service Quality significantly influences Customer Satisfaction, both directly and through the mediation of Quality Management Performance. The indirect effect value of 0.5209 with a confidence interval of [0.3889–0.6733] confirms the significance of the mediation. These findings indicate that improving service quality must be supported by an effective management system in order to have a maximal impact on customer satisfaction

    FENOMENA ‘STARTER WIFE’ DALAM PERCERAIAN DI INDONESIA : KAJIAN HUKUM KELUARGA DAN PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN

    Full text link
    ABSTRAKSIFenomena starter wife dalam perceraian di Indonesia menunjukkan pola relasiperkawinan yang sarat dengan ketidakadilan gender, di mana perempuan kerapdijadikan “pernikahan awal” yang berakhir pada perceraian ketika pasangan lakilaki telah mapan secara ekonomi maupun sosial. Permasalahan ini penting dikajikarena berdampak pada perlindungan hak-hak perempuan, baik dari segi nafkah,harta bersama, maupun kedudukan sosial pasca perceraian. Tujuan penelitian iniadalah untuk menganalisis eksistensi fenomena starter wife dalam praktikperceraian di Indonesia, menilai sejauh mana hukum positif mampu memberikanperlindungan hukum bagi perempuan, serta meninjau bentuk keadilan yangseharusnya terjamin dalam konteks hukum keluarga.Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundangundangan dan pendekatan kasus. Sumber data terdiri dari bahan hukum primerberupa undang-undang dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunderberupa literatur akademik dan hasil penelitian sebelumnya. Analisis dilakukansecara kualitatif melalui interpretasi sistematis dan komparatif. Hasil pembahasanmenunjukkan bahwa pertama, fenomena starter wife muncul sebagai bagian daridinamika sosial yang belum sepenuhnya diantisipasi oleh hukum positif. Kedua,instrumen hukum di Indonesia sebenarnya telah mengatur perlindungan hak-hakperempuan pasca perceraian, namun implementasinya masih menghadapihambatan struktural dan kultural. Ketiga, konsep keadilan dalam perceraianseharusnya tidak hanya sebatas pemenuhan aspek formal normatiwf, tetapi jugamencakup keadilan substantif yang memberi ruang bagi pemulihan martabat dankeberlanjutan hidup perempuan. Kesimpulannya, perlindungan hukum terhadapperempuan dalam fenomena starter wife membutuhkan penguatan regulasi yanglebih progresif, konsistensi penegakan hukum, serta perubahan paradigma sosial.Dengan demikian, hukum keluarga Indonesia diharapkan mampu menghadirkankeadilan yang lebih berpihak pada perempuan sebagai pihak yang paling rentandalam praktik perceraian.Kata kunci: perceraian, starter wife, hukum keluarga, hak perempuan, keadilangend

    PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS ATAS KESALAHAN PENGETIKAN DALAM PEMBUATAN MINUTA AKTA

    Full text link
    ABSTRAKNotaris adalah pejabat publik yang memperoleh kewenangan dari negara untukmembuat akta autentik yang memiliki kekuatan pembuktian penuh. Dalammenjalankan tugas tersebut, notaris wajib bekerja dengan ketelitian dan akurasitinggi. Kesalahan kecil seperti kekeliruan pengetikan dalam redaksi akta dapatmenimbulkan akibat hukum bagi para pihak maupun bagi notaris. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum yang dapatdikenakan kepada notaris akibat kesalahan ketik dalam akta, serta mengidentifikasilangkah pencegahan yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko kelalaian.Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturanperundang-undangan dan analisis konsep. Sumber hukum utama adalah UndangUndang Nomor 2 Tahun 2014 yang mengubah Undang-Undang Nomor 30 Tahun2004 tentang Jabatan Notaris (UUJN), serta diperkuat oleh literatur dan jurnalilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ketik yang disebabkankelalaian notaris dapat berimplikasi pada tanggung jawab perdata, administratif,maupun etis, tergantung tingkat kesalahan dan akibat yang ditimbulkannya.Pencegahan memerlukan ketelitian, mekanisme verifikasi, serta komitmen terhadapprinsip kehati-hatian dan profesionalisme.Kata Kunci : Notaris, Pertanggungjawaban Hukum, Kelalaian, Minuta Akta,Kesalahan Pengetikan&nbsp

    EKSISTENSI ASAS FINAL DAN MENGIKAT DALAM SISTEM ARBITRASE INDONESIA : TINJAUAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 258 B/Pdt.Sus-Arbt/2023

    Full text link
    AbstrakArbitrase merupakan salah satu mekanisme penyelesaian sengketa alternatif yangmemiliki karakteristik utama berupa putusan yang bersifat final dan mengikat.Prinsip ini menjadi landasan fundamental agar proses arbitrase dapat memberikankepastian hukum dan efisiensi bagi para pihak. Namun, dalam praktiknya, asas finaldan mengikat kerap menimbulkan perdebatan ketika putusan arbitrase diajukanupaya hukum ke Mahkamah Agung. Artikel ini membahas eksistensi asas final danmengikat dalam sistem arbitrase Indonesia melalui analisis terhadap PutusanMahkamah Agung Nomor 258 B/Pdt.Sus-Arbt/2023. Metode yang digunakanadalah pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis peraturan perundangundangan terkait arbitrase, doktrin hukum, serta putusan pengadilan. Hasil kajianmenunjukkan bahwa Mahkamah Agung pada perkara tersebut memberikan tafsirterhadap ruang lingkup pembatalan putusan arbitrase yang pada prinsipnya dibatasioleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan AlternatifPenyelesaian Sengketa. Putusan ini mempertegas bahwa asas final dan mengikattetap dijunjung tinggi, namun dengan pengecualian tertentu yang terkait denganpelanggaran asas hukum fundamental dan ketertiban umum. Temuan inimenegaskan bahwa meskipun arbitrase dimaksudkan sebagai forum final bagi parapihak, kontrol yudisial oleh Mahkamah Agung tetap diperlukan untuk menjagaintegritas dan legitimasi sistem arbitrase di Indonesia.Kata Kunci: Arbitrase; Asas Final dan Mengikat; Mahkamah Agung; PutusanArbitrase; Kepastian Huku

    TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PROSES PERADILAN PERDATA DI ERA E-COURT

    Full text link
    ABSTRAKTransformasi digital telah menjadi pendorong utama modernisasi diberbagai sektor, tidak terkecuali di bidang hukum dan peradilan. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis proses transformasi digital dalam peradilan perdatadi Indonesia melalui implementasi sistem E-Court (Peradilan Elektronik). Sejakdiluncurkan oleh Mahkamah Agung, khususnya melalui Peraturan MahkamahAgung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2019, E-Court telah mengubah secarafundamental lanskap administrasi dan proses persidangan. Penelitian inimenggunakan metode yuridis-normatif dengan menganalisis peraturan perundangundangan terkait E-Court dan dampaknya terhadap hukum acara perdata. Hasilanalisis menunjukkan bahwa E-Court, yang mencakup e-Filing, e-Payment, eSummons, dan e-Litigation, berhasil meningkatkan efisiensi, transparansi, danakuntabilitas proses peradilan. Implementasi ini secara signifikan memangkaswaktu, biaya, dan kompleksitas birokrasi yang sebelumnya menjadi keluhan utamapara pencari keadilan. Meskipun demikian, transformasi ini tidak tanpa tantangan.Kesenjangan digital (digital divide), masalah keamanan siber, dan kebutuhanadaptasi sumber daya manusia (hakim, panitera, advokat, dan masyarakat) menjadihambatan utama yang harus diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa E-Courtadalah langkah progresif yang krusial untuk mewujudkan asas peradilan yangsederhana, cepat, dan biaya ringan, namun optimalisasinya memerlukan komitmenberkelanjutan terhadap infrastruktur, keamanan data, dan pengembangan kapasitasSDM.Kata Kunci : Transformasi Digital, E-Court, Peradilan Perdata, EfisiensiPeradilan, Akses Keadilan.&nbsp

    The Effect of Green Accounting and Environment Performance on Sustainable Growth Rate with Profitability as a Moderating Variable

    Full text link
    Company activity in an effort to maximize profit cannot be separated from the use of natural resources, which are limited in nature and require a considerable amount of time torecover. Companies must be able to manage their finances to obtain profits must also have the ability to minimize the negative impacts of their business activities on society and the environment. In order to maintain a balance between business, environmental, and community interests, companies need to implement green accounting. Based on environmental issues and the importance of sustainable business for companies, the researchers aim to obtain empirical evidence that 1). Green accounting affects the sustainable groeth rate. 2). Environmental performance affects the sustainable growth rate. 3). Green accounting affects sustainable growth rate moderated by profitablility variable. 4). Environmental performance affects the sustainable growth rate moderated by the profitability variable. The study uses a quantitive approach with unit of the analysis being manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and participating  PROPER from 2020 to 2022. Moderated regression analysis or interaction tests are used in this study. The result of study show that green accounting can negatively affect the sustainable growth rate (SGR) moderated profitability, and profitability cannot moderate the effect of environmental performance on the sustainabile growth rate,   Keywords: green accounting, environmental performance, sustainable growth rate

    The Influence Of Convenience And Consumer Trust On Purchase Decisions On Shopee

    Full text link
    This research aims to test and analyse the influence of convenience and consumer trust on purchasing decisions at Shopee. The sample used in this research was 100 respondents who had made purchases at Shopee using a purposive sampling technique. Data collection was carried out online, namely by using Google Forms. Data analysis techniques used multiple linear regression tests and hypothesis testing. The research results show that the variables of convenience and consumer trust have a positive and significant effect on purchasing decisions. The adjusted R Square value obtained is 0.874 or 87.4%. This means that the variables of convenience and consumer confidence in purchasing decisions have an influence of 87.4% and the remaining 12.6% is influenced by other variables not included in this stud

    Tingkat Penggunaan Pupuk Urea pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) dan Dampaknya terhadap Pertambahan Pendapatan Petani (Studi Kasus di Desa Brenggolo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri)

    Full text link
    Fertilization plays a crucial role in determining rice crop productivity; however, excessive fertilizer use does not necessarily result in higher yields. This study aims to examine the relationship between urea fertilizer application and rice production among farmer groups in Kediri Regency. The objectives are: (1) to determine the amount of urea fertilizer applied by farmers during one planting season; (2) to identify the average yield per hectare; (3) to analyze the relationship between urea use and rice yield; and (4) to estimate changes in farmers’ income based on variations in fertilizer application. The research was conducted in Brenggolo Village, Plosoklaten Sub-district, focusing on the Bima Cakra Tani Farmer Group, which serves as a representative of local rice farmers. A total of 30 farmers were randomly selected from several farmer groups to represent the general conditions of fertilizer use and rice production. Data were analyzed using descriptive statistics and Spearman’s Rank Correlation to evaluate the association between the amount of urea fertilizer (Variable X) and rice yield (Variable Y). Results showed that urea application varied from 179 to 845 kg/ha, with an average of 508 kg/ha. Rice yields averaged 5,724 kg/ha, generating an income of approximately IDR10.662.064/ha at a price of IDR3.674/kg. Spearman’s test indicated a significant correlation between urea application and rice yield, where increases in fertilizer use were generally associated with higher yields, although excessive application tended to reduce productivity. Pemupukan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi produktivitas tanaman padi, namun penggunaan pupuk yang berlebihan tidak selalu sejalan dengan peningkatan hasil panen. Penelitian ini dilakukan untuk memahami hubungan antara jumlah pupuk urea yang digunakan dengan tingkat produksi padi pada kelompok tani di wilayah Kediri. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui jumlah pupuk urea yang digunakan petani padi dalam satu musim tanam; (2) mengetahui rata-rata jumlah produksi per hektar yang dihasilkan; (3) menganalisis hubungan antara jumlah pupuk urea yang digunakan dengan hasil produksi padi; serta (4) menghitung tambahan penerimaan dan pendapatan petani padi dalam satu musim tanam berdasarkan variasi jumlah pupuk urea yang diberikan. Penelitian dilaksanakan di Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, dengan fokus pada Kelompok Tani Bima Cakra Tani sebagai representasi petani padi di daerah tersebut. Sampel penelitian berjumlah 30 petani yang dipilih secara acak dari beberapa kelompok tani. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif untuk mengetahui variasi penggunaan pupuk urea dan uji korelasi Rank Spearman untuk menguji keeratan hubungan antara jumlah pupuk urea (variabel X) dengan hasil produksi padi (variabel Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pupuk urea yang digunakan petani per hektar bervariasi antara 179 kg hingga 845 kg, dengan rata-rata 508 kg per hektar. Sebanyak 47% petani kelompok Bima Cakra Tani menggunakan urea rata-rata 508 kg/ha, sedangkan 53% lainnya menggunakan rata-rata 497 kg/ha. Produksi padi rata-rata yang diperoleh mencapai 5.724 kg/ha, dengan pendapatan sekitar Rp 10.662.064/ha pada tingkat harga Rp 3.674/kg gabah kering panen. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang nyata antara jumlah pupuk urea yang digunakan dan hasil produksi padi, yang dalam beberapa kasus menunjukkan pola peningkatan, namun juga dapat berbalik menurun pada dosis yang berlebih.

    ANALYSIS OF PUBLIC SERVICE MANAGEMENT IN THE MANAGEMENT OF THE JOB SEEKING CARD PROGRAM (AK – 1) IN THE DEPARTMENT OF COOPERATIONS, MICRO ENTERPRISES AND LABOR IN THE CITY OF KEDIRI

    No full text
    The Field Work Practice (PKL) is an integral component of the D4 Public Sector Accounting curriculum at Kadiri University, designed to provide students with practical work experience before entering the professional field. This report examines public service management in the process of issuing Job Seeker Cards (AK-1) at the Department of Cooperatives, Micro Enterprises, and Manpower (UMTK) of Kediri City. The study was conducted through direct observation and active participation in the AK-1 service process. The main focus includes service procedures, the quality of interaction between officers and applicants, and the effectiveness of digital system implementation within the institution. The findings indicate that the AK-1 service process operates effectively, supported by responsive staff, well-defined procedures, and the use of an online registration system. However, several challenges were identified, including limited human resources during peak service hours and technical issues within the online system. The results of this PKL activity suggest that the management of public services in processing AK-1 is aligned with the principles of quality public service, although improvements are still needed, particularly in technical efficiency and information dissemination. It is expected that this analysis will support the Department of Cooperatives and UMTK in continuously improving service quality to better accommodate the needs of job seekers in Kediri City

    KEDUDUKAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM HUKUM ACARA PERDATA DI INDONESIA

    Full text link
    ABSTRAKPerkembangan teknologi informasi telah mengubah sistem hukum dan mekanisme pembuktiandalam perkara perdata di Indonesia. Kehadiran alat bukti elektronik seperti dokumen digital, suratelektronik, dan data transaksi daring menuntut penyesuaian hukum acara yang sebelumnyaberorientasi pada bukti konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan danpengaturan alat bukti elektronik dalam hukum acara perdata menurut peraturan perundang-undanganyang berlaku, serta menelaah kekuatan pembuktiannya dalam proses peradilan perdata dan sejauhmana dapat diterima sebagai dasar pertimbangan hakim. Metode yang digunakan adalah kualitatifdeskriptif melalui kajian pustaka terhadap UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi danTransaksi Elektronik beserta perubahannya, HIR, RBg, serta literatur akademik dan putusanpengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun alat bukti elektronik telah diakui secarasah, penerapannya masih menghadapi kendala autentikasi dan perbedaan tafsir hakim. Diperlukanpembaruan hukum acara perdata yang adaptif terhadap era digital.Kata Kunci: Alat Bukti Elektronik, Hukum Acara Perdata, Pembuktian Digital, KekuatanPembuktian, Teknologi Informas

    2,486

    full texts

    2,692

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Kadiri Kediri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇