476 research outputs found
IMPLEMENTASI MODEL FASHOLATAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR FIKIH DI MADRASAH TAHFIDZ PUTRI ANAK KRAPYAK YOGYAKARTA
Fadillah Nur Azizah: Implementasi Model Fasholatan Dalam Meningkatkan
Motivasi Belajar Siswa Di Madrasah Ibtida’iyyah Tahfidz Putri El Muna Q
Krapyak Yogyakarta. skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Agama
Islam Sekolah Tinggi Ilmu Agama Alma Ata Yogyakarta, 2025.
Penelitian ini mengkaji penerapan Model Fasholatan Dalam Meningkatkan
Motivasi Belajar Siswa Fiqih Di Madrasah Ibtida'iyah Tahfidz Putri Anak Krapyak
Yogyakarta. Temuan utama penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan
Fikih dalam mengembangkan karakter moral siswa dan pemahaman hukum Islam.
Fikih tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menekankan pentingnya ibadah
dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, diperlukan model
pendidikan yang dapat mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik
siswa kelas IV MTPA Krapyak Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek
penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtida'iyah Tahfidz Putri El Muna
Q. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam
penerapan Model Fasholatan, (2) menganalisis proses penerapan Model Fasholatan
dalam pembelajaran fikih.
Kata Kunci: Motivasi Belajar, Implementasi Model Fasholatan, MTPA
Analisis Matriks Boston Consulting Group (Bcg) Sebagai Dasar Perencanaan Strategi Dalam Bersaing (Studi Kasus Pada Pt.Fks Food Sejahtera Tbk)
Putri Nur Azizah, 2023, Analisis Matriks Boston Consulting Group (BCG) sebagai Dasar Perencanaan Strategi dalam Bersaing (Studi Kasus pada PT. FKS Food Sejahtera Tbk.), Dosen Pembimbing I Dra. Sri Nuringwahyu, M. Si., Dosen Pembimbing II Eny Widayawati, S. AB., M. AB.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan PT. FKS Food Sejahtera Tbk untuk bersaing dalam industri makanan dan minuman. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini akan mempelajari posisi pangsa pasar dan tingkat pertumbuhan pasar PT. FKS Food Sejahtera Tbk pada tahun 2022. Selanjutnya, penelitian ini akan menentukan posisi portofolionya dalam Matriks Boston Consulting Group (BCG). Metodologi penelitian bersifat kuantitatif, deskriptif. Data sekunder, seperti angka pendapatan atau penjualan dari laporan laba rugi perusahaan, berfungsi sebagai sumber data penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sementara PT. FKS Food Sejahtera Tbk. memiliki tingkat pertumbuhan pasar yang cukup tinggi sebesar 12,9%, PT. FKS Food Sejahtera Tbk. memiliki posisi pangsa pasar yang relatif rendah, dengan nilai di bawah 1, khususnya (0,0166358881 < 1).
Berdasarkan temuan tersebut, PT. FKS Food Sejahtera Tbk. pada tahun 2022 berada di kuadran I Matriks BCG, atau kuesioner. Hal ini memungkinkan bisnis untuk menciptakan strategi seperti penciptaan produk, penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan divestasi. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, PT. FKS Food Sejahtera Tbk. juga dapat mengembangkan strategi kompetitif yang melibatkan penurunan biaya produksi, meningkatkan atau memodifikasi keunggulan produk, dan mempersempit target pasarnya ke kelas menengah ke bawah sambil mempertahankan posisi biaya rendah (fokus biaya).
Kata Kunci: Boston Consulting Group, Perencanaan Strategi, Strategi Bersain
ANALISIS TANGGUNG JAWAB PENYEDIA LAYANAN JASA KURSUS MENGEMUDI MOBIL (STUDI PADA YAYASAN PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN ALIAH KOTA MAKASSAR
ABSTRAK Putri Nur Azizah. 2019. Analisis Tanggung Jawab Penyedia Layanan Jasa Kursus Mengemudi Mobil (studi pada Yayasan Pendidikan dan Keterampilan ALIAH kota Makassar). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) peran tanggung jawab yayasan penyedia jasa kursus mengemudi mobil terhadap pengguna jasa apabila terjadi kecelakaan pada saat pelatihan, (2) bentuk tanggung jawab instruktur kursus terhadap pengguna jasa apabila terjadi kecelakaan pada saat pelatihan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap pihak- pihak yang terkait dalam pembahasan ini yaitu pimpinan yayasan penyedia jasa kursus ALIAH, 5 orang instruktur ALIAH, dan 20 orang pengguna jasa (siswa belajar). Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kemudian disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) peran tanggung jawab yayasan penyedia jasa kursus mengemudi mobil terhadap pengguna jasa mengemudi mobil apabila terjadi kecelakaan pada saat pelatihan belum dinyatakan optimal. pertanggungjawabannya adalah dengan memberikan ganti rugi kepada pengguna jasa yaitu berupa biaya pengobatan atas kerugian fisik yang ditimbulkan serta biaya perbaikan mobil kursus. Berdasarkan Undang- Undang Yayasan, pihak yayasan penyedia jasa kursus mengemudi mobil yang harus bertanggung jawab atas kerugian-kerugian tersebut yang dalam hal ini diwakili oleh organ pengurus yayasan. Namun, pada kenyataannya pertanggungjawaban tersebut dibebankan kepada pihak instruktur. (2) Bentuk tanggung jawab yang dilakukan oleh instruktur apabila terjadi kerugian akibat kecelakaan pada saat pelatihan yaitu dengan membayar biaya kerusakan pada mobil tersebut misalnya saja dengan membawanya ke bengkel atau juga langsung dilakukan pemotongan gaji oleh pihak yayasan penyedia jasa kursus, Walaupun dalam kecelakaan tersebut karena kelalaian si pengguna jasa (siswa kursus), tanggung jawab tetap dibebankan kepada instruktur oleh penyedia jasa
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN AKHLAK REMAJA PUTRI DI RW. 04 DUSUN POJOK DESA POJOK NGANTRU TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Peran Orang Tua dalam Pembinaan Akhlak Remaja Putri di Rw.04 Dusun Pojok Desa Pojok Ngantru Tulungagung” ini ditulis oleh Reva Nur Azizah, NIM.12201173178, pembimbing Bapak Saiful Bahri S.Ag., M.Pd.I.
Kata Kunci: Peran Orang Tua, Pembinaan Akhlak Remaja
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa pada saat ini keberhasilan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) tidak seimbang dengan kemajuan moral akhlak remaja. Utamanya yang banyak mendapat perhatian dari hal tersebut adalah remaja putri. Bahkan beberapa kasus diantaranya yang kerap ditemui dalam masyarakat yakni Married By Accindent (MBA) pada anak remaja usia sekolah menengah. Menurut informasi yang didapat melalui survei pada lokasi penelitian, khususnya di Rw.04 Desa Pojok ditemukan sekitar 6 kasus yang melibatkan remaja putri dengan permasalahan yang sama. Meski begitu, lokasi tersebut juga memiliki nilai plus dalam hal menampung kegiatan remaja. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kegiatan yang berlangsung dilingkungan tersebut dengan turut melibatkan remaja didalamnya. Selain itu meninjau dari segi latar belakang pemahaman agama orang tua yang berbeda-beda tentunya pembinaan akhlak yang diterima remaja putri juga berbeda-beda. Sehingga, dalam hal ini peneliti tertarik untuk mengetahui tentang bagaimana peran orang tua dalam pembinaan akhlak remaja putri.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran orang tua sebagai pendidik dalam pembinaan akhlak remaja putri di Rw.04 Dusun Pojok Desa Pojok Ngantru Tulungagung? (2) Bagaimana peran orang tua sebagai suri taulan dalam pembinaan akhlak remaja putri di Rw.04 Dusun Pojok Desa Pojok Ngantru Tulungagung? (3) Bagaimana peran orang tua sebagai pembimbing dalam pembinaan akhlak remaja putri di Rw.04 Dusun Pojok Desa Pojok Ngantru Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran orang tua sebagai pendidik, suri tauladan dan pembimbing dalam pembinaan akhlak remaja putri di Rw.04 Dusun Pojok Desa Pojok Ngantru Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Sumber data penelitian ini yaitu data pprimer dan sekunder yang meliputi, 1) person (orang) yaitu, orang tua dan remaja. 2) Paper (kertas/dokumentasi) yaitu berupa dokumentasi foto-foto kegiatan remaja putri dan dokumen pendukung lainnya. 3) place (tempat) yaitu di Rw.04 Dusun Pojok Desa Pojok Ngantru Tulungagung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dimulai dari reduksi data, analisis/model data dan penarikan kesimpulan Sedangkan formulasi pengecekan keabsahan data menggunakan kepercayaan (credibility), keteralihan (trasferability), kebergantungan (depedability), dan kepastian (confimability).
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) peran orang tua sebagai pendidik dalam pembinaan akhlak remaja putri meliputi: pertama, membiasakan berbahasa/berbicara santun dengan memberikan arahan berupa nasihat dan contoh teladan secara langsung. Kedua, berperiaku baik dengan memberikan arahan pembiasakan berpamitan, mengucapkan salam, mengakui kesalahan dan meminta maaf serta membiasakan sikap tolong menolong. Ketiga, penanaman nilai-nilai agama dalam hal pembiasakan sholat tepat waktu, membiasakan busana sopan dan berjilbab serta mengajarkan Al-Qur’an. 2) Peran orang tua sebagai suri tauladan dalam pembinaan akhlak yakni pertama, dalam hal pembinaan keteladanan sikap jujur yaitu dengan berani mengakui kesalahan dan meminta maaf, saling berkomunikasi dengan terbuka, dan tidak membiasakan diri berbohong. Kedua, dalam hal keteladanan sikap amanah dan bertanggung jawab yaitu dengan membiasakan untuk tidak mengingkari janji, tepat waktu dan melaksanakan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh. 3) Peran orang tua sebagai pembimbing dalam pembinaan akhlak remaja putri dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya, melibatkan diri dan menjadi pendengar yang baik untuk remaja, tidak segan memberikan teguran pada kesalahan dan memberikan kepercayaan kepada remaja putri.
ABSTRACT
The thesis entitled "The Role of Parents in Fostering the Morals of Young Women in Rw.04 Dusun Pojok Ngantru Tulungagung Village" was written by Reva Nur Azizah, NIM.12201173178, advisor Mr. Saiful Bahri S.Ag., M.Pd.I.
Keywords: Role of Parents, Youth Moral Development
This research is motivated by a phenomenon that at this time the success of the development of Science and Technology is not balanced with the moral progress of adolescent morals. The main thing that gets a lot of attention from this is young women. In fact, some of the cases that are often found in the community are Married By Accident (MBA) in middle school-aged teenagers. According to information obtained through surveys at research sites, particularly in Rw.04, Pojok Village, it was found about 6 cases involving young women with the same problem. Even so, the location also has a plus in terms of accommodating youth activities. This can be seen from the many activities that take place in the environment by involving teenagers in it. In addition, considering the different religious backgrounds of parents, of course, the moral development received by young women is also different. So, in this case the researcher is interested in knowing about the role of parents in fostering the morals of young women.
The formulation of the problem in this study is (1) What is the role of parents as educators in fostering the morals of young women in Rw.04 Dusun Pojok, Pojok Village, Ngantru Tulungagung? (2) What is the role of parents as role models in fostering the morals of young women in Rw.04 Dusun Pojok, Pojok Village Ngantru Tulungagung? (3) What is the role of parents as mentors in fostering the morals of young women in Rw.04 Dusun Pojok, Pojok Village, Ngantru Tulungagung?. The purpose of this research is to describe the role of parents as educators, role models and mentors in fostering the morals of young women in Rw.04 Dusun Pojok, Pojok Village, Ngantru Tulungagung.
This study uses a qualitative approach with the type of research method used is a case study. The data sources of this research are primary and secondary data which include, 1) person, namely, parents and adolescents. 2) Paper, in the form of documentation of photos of young women's activities and other supporting documents. 3) place, namely in Rw.04 Dusun Pojok Village Pojok Ngantru Tulungagung. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data analysis uses an interactive model starting from data reduction, data analysis/modeling and drawing conclusions. Meanwhile, the formulation of checking the validity of the data uses credibility, transferability, dependability, and certainty.
The results of this study are as follows: 1) the role of parents as educators in the moral development of young women includes: first, getting used to language/speaking politely by providing directives in the form of advice and direct examples. Second, behaving well by giving directions for the habit of saying goodbye, greeting, admitting mistakes and apologizing and getting used to a helping attitude. Third, inculcating religious values in terms of getting used to praying on time, getting used to polite clothing and veiling and teaching the Qur'an. 2) The role of parents as role models in moral development. first, in terms of fostering an honest attitude, namely by daring to admit mistakes and apologize, communicate with each other openly, and not get used to lying. Second, in terms of exemplary attitude of trust and responsibility, namely by getting used to not breaking promises, being on time and carrying out responsibilities seriously. 3) The role of parents as mentors in fostering the morals of young women can be done in several ways, including being involved and being good listeners for teenagers, not being shy about giving warnings for mistakes and giving confidence to young women
Pembentukan Pendidikan Karakter Santri melalui Kegiatan Keagamaan di PP An Nur 1 Putri Bululawang
Character education is an education system that aims to instill certain character values in students in which there are components of knowledge, awareness or will, as well as actions to carry out these values. This is because many see the behavior of teenagers in behavior, speech, and manners that are increasingly eroded so that the sense of responsibility is not good. This research is included in the qualitative descriptive research. In the course of collecting data, researchers used the method of observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis uses qualitative descriptive analysis techniques, namely in the form of written or oral data of people or observed behavior so that in this case the author seeks to conduct research that describes the actual situation. The results of this study indicate that the formation of character education for students using religious activities at the An-Nur I Islamic boarding school Putri Bululawang, Malang. Activities include congregational prayers, midnight prayers, congregational prayers, reciting the Koran, reciting the yellow book of the weton system, ratibul haddad, and khitabah. There are driving and inhibiting factors in the process of forming character education for students through religious activities and how are the solutions from various parties ustadzah, musrifah, students and parents to overcome the factors that hinder the formation of character education for students through religious activities at the An-Nur I Islamic boarding school Putri Bululawang Malang.
Key words: education; characters; pesantren; qualitative; Islam.Character education is an education system that aims to instill certain character values in students in which there are components of knowledge, awareness or will, as well as actions to carry out these values. This is because many see the behavior of teenagers in behavior, speech, and manners that are increasingly eroded so that the sense of responsibility is not good. This research is included in the qualitative descriptive research. In the course of collecting data, researchers used the method of observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis uses qualitative descriptive analysis techniques, namely in the form of written or oral data of people or observed behavior so that in this case the author seeks to conduct research that describes the actual situation. The results of this study indicate that the formation of character education for students using religious activities at the An-Nur I Islamic boarding school Putri Bululawang, Malang. Activities include congregational prayers, midnight prayers, congregational prayers, reciting the Koran, reciting the yellow book of the weton system, ratibul haddad, and khitabah. There are driving and inhibiting factors in the process of forming character education for students through religious activities and how are the solutions from various parties ustadzah, musrifah, students and parents to overcome the factors that hinder the formation of character education for students through religious activities at the An-Nur I Islamic boarding school Putri Bululawang Malang.
Key words: education; characters; pesantren; qualitative; Islam
KADAR C-REACTIVE PROTEIN (CRP) PADA REMAJA PUTRI STUNTED OBESITY DI PEDESAAN JEPARA
Latar belakang: Stunted merupakan suatu keadaan tubuh pendek atau sangat pendek yang menjadi permasalahan gizi di Indonesia. Prevalensi stunted pada remaja di Kabupaten Jepara termasuk kategori tinggi. Anak yang stunted lebih berisiko mengalami overweight atau obesitas pada masa yang akan datang. Kondisi obesitas dapat menjadi salah satu faktor risiko sindrom metabolik melalui reaksi inflamasi yang berlebihan. C-Reactive Protein (CRP) merupakan biomarker yang cukup sensitif terhadap terjadinya inflamasi di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian obesitas pada remaja putri stunted dan untuk melihat adanya reaksi inflamasi pada remaja putri stunted obesity.
Metode: Skrining dilakukan pada 1002 remaja putri di SMP dan MTS Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Penelitian dengan rancangan case control dilakukan pada remaja putri stunted. Pemilihan subjek penelitian menggunakan multistage random sampling. Kelompok kasus (n=28) adalah remaja putri stunted obesity, sedangkan kelompok kontrol (n=28) adalah remaja putri stunted non-obesity. Penentuan status gizi dilakukan melalui pengukuran anthropometri tinggi badan, berat badan, dan lingkar pinggang. Pengukuran CRP secara kualitatif menggunakan metode aglutinasi. Analisis data menggunakan uji deskriptif.
Hasil: Jumlah remaja putri stunted 234 (23.35%) dan non-stunted 768 (76.65%). Secara keseluruhan, 26.94% mengalami obesitas abdominal dengan rincian 17.56% pra obesitas abdominal dan 9.38% obesitas abdominal. Pada remaja putri stunted, 28.63% mengalami obesitas abdominal dengan rincian 17.52% pra obesitas abdominal dan 11.11% obesitas abdominal. Pada remaja putri non-stunted, 26.42% mengalami obesitas abdominal dengan rincian 17.57% pra obesitas abdominal dan 8.85% obesitas abdominal. Kadar CRP pada setiap subjek dalam dua kelompok yaitu < 6 mg/L.
Simpulan: Obesitas pada remaja putri stunted lebih besar dibandingkan dengan non-stunted. Terjadinya inflamasi pada remaja putri stunted obesitas tidak dapat dibuktikan
Settlement of Credit Disputes in Problematic Home Ownership Credit (KPR) Financing Agreements Post-Covid-19 (Study at BRI Bank Putri Hijau Medan Branch Office)
69 HalamanPenyelesaian permasalahan perjanjian kredit macet tidak selalu harus dilakukan melalui pengadilan, pengadilan hanya upaya terakhir yang diambil dalam menyelesaikan masalah kredit macet, namun juga upaya yang dilakukan diluar pengadilan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan salah satunya Bank BRI KC Putri Hijau Medan, namun dalam penyelesaian sengketa kredit macet yang dilakukan oleh Bank BRI KC Putri Hijau Medan tidak selalu berjalan mulus, dalam penelitian ini terdapat beberapa hambatan dan proses yang harus diterapkan dalam melakukan upaya penyelesaian kredit macet pada bank BRI KC Putri Hijau Medan. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah mengenai Penyelesaian sengketa kredit dalam
pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) bermasalah pasca covid-19, serta bagaimana akibat hukum wanprestasi bagi debitur dalam perjanjian kredit pemilikan rumah (KPR) pada bank BRI KC Putri Hijau Medan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu penelitian Hukum Yuridis Normatif yaitu dengan cara mengumpulkan studi kepustatakan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data
primer dan data sekunder belaka. Hasil Pembahasan ini yaitu dalam Penyelesaian sengketa kredit dalam pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) bermasalah pasca covid-19 pada BRI KC Putri Hijau Medan adalah dengan melalui tahapan pembinaan, tahapan restukturisasi yang berupa penjadwalan sisa pokok (PUSP) dan penjadwalan ualng sisa tunggakan (PUST) serta tahapan terakhir secara litigasi. Akibat hukum
wansprestasi bagi debitur atas perjanjian kredit pemilikan rumah pasca pandemi covid 19 pada bank BRI KC Putri Hijau Medan adalah sesuai dengan pasal 1245 KUHperdata yaitu mengganti kerugian yang timbul akibat tidak dilaksankannya perjanjian serta kreditur mendapatkan perlindungan hukum secara internal dan eksternal yaitu adanya regulasi dari pemerintah yang digunakan sebagai dasar perlindungan hukum kreditur yang disebabkan debitur melalukan wanprestasi dalam perjanjian kredit pemilikan rumah (KPR) sesuai dengan peraturan OJK Nomor 48/POJK.03/2020. In solving the problem of bad credit agreements it does not always have to be done through the courts, the court is only the last resort taken in resolving bad credit problems, but also efforts made outside the court provided by financing institutions, one of which is Bank BRI KC Putri Hijau Medan, but in resolving bad credit disputes carried out by Bank BRI KC Putri Hijau Medan it does not always run smoothly, in this study there are several obstacles and processes that must be applied in making efforts to settle bad loans at bank BRI KC Putri Hijau Medan. The problem discussed in this thesis is regarding the settlement of credit disputes in financing problematic housing loans (KPR) after Covid-19, the legal consequences of default for debtors in the
mortgage agreement (KPR) at bank BRI KC Putri Hijau Medan. The author uses the Normative Juridical Law research method, namely by collecting literature studies which are carried out by examining library materials or mere primary data and secondary data. settlement of credit disputes in financing problematic housing loans
(KPR) after Covid-19 at BRI KC Putri Hijau Medan is by going through the stages of coaching, restructuring stages in the form of scheduling the remaining principal (PUSP) and rescheduling the remaining arrears (PUST) as well as the last stage in litigation. The legal consequences of default for the debtor on the post-covid-19 pandemic home ownership credit agreement at BRI KC Putri Hijau Medan bank are in accordance with article 1245 of the Civil Code, which is to compensate for losses arising from the non-implementation of the agreement and the creditor to receive legal protection internally and externally, namely the existence of regulations from the government that are used as the basis for creditor legal protection because the debtor
defaults on the mortgage agreement (KPR) in accordance with OJK regulation Number 48/POJK.03/2020
“Pengaruh Metode Peta Konsep terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin”
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk; (1) mengkaji kemampuan menulis teks deskripsi siswa sebelum menggunakan metode peta konsep; (2) mengkaji kemampuan menulis teks deskripsi siswa setelah menggunakan metode peta konsep; dan (3) membuktikan pengaruh metode peta konsep terhadap pembelajaran kemampuan menulis teks deskripsi Siswa Kelas VII SMP Ummul Mukminin. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa Kelas VII Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin yang berjumlah 158 orang. Penarikan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling atau teknik acak. Desain penelitian ini menggunakan one group pretest postest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja siswa sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan metode peta konsep dan setelah diberi perlakuan dengan menggunakan metode peta konsep. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) kemampuan menulis teks deskripsi sebelum menggunakan metode peta konsep berada pada kategori kurang mampu dengan nilai rata-rata 56; (2) kemampuan menulis teks deskripsi setelah menggunakan metode peta konsep kategori cukup mampu dengan nilai rata-rata 77, (3) hasil uji regresi menujukkan bahwa ada kontribusi peta konsep terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa Kelas VII Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin. Diperoleh nilai regresi 0,563 dengan tingkat signifikan 0,003 < α0,05, untuk koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,317. Hal tersebut berarti 31,7% pengaruh peta konsep terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa Kelas VII Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin
Peranan Anggaran Biaya Produksi Dan Biaya Standar Dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Biaya Produksi Pada PT. Sipatex Putri Lestari Bandung
Penelitian ini dilakukan pada PT. Sipatex Putri Lestari Bandung. Perusahaan ini merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang tekstil yang berproduksi berdasarkan pesanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Anggaran Biaya Produksi dan Biaya Standar dalam menunjang Efektivitas Pengendalian Biaya Produksi pada PT. Sipatex Putri Lestari Bandung baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu laporan biaya produksi dan laporan biaya standar per tahun PT. Sipatex Putri Lestari yang diperoleh dari tahun 1976 sampai dengan sekarang tahun 2011.
Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah data sebanyak 10 tahun. Metode statistik yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu dengan menggunakan program SPSS 15.0.
Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial anggaran biaya produksi berperan signifikan dalam menunjang efektivitas pengendalian biaya produksi. Dan biaya standar berperan signifikan dalam menunjang efektivitas pengendalian biaya produksi. Selain itu secara simultan baik biaya produksi maupun biaya standar berperan signifikan dalam menunjang efektivitas pengendalian biaya produksi
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA ANAK GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN CALISTUNG PADA ANAK KELOMPOK A DI RA AL HIDAYAH DERMOJAYAN
Lutfiana Nur Azizah, 12206183031, 2024, Pengembangan Media Lembar Kerja Anak Guna Meningkatkan Kemampuan Calistung Pada Anak Kelompok A di RA Al Hidayah Dermojayan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Pembimbing : Abdul Aziz Faradi, M. Hum.
Kata kunci : Media Lembar Kerja Anak, Kemampuan Calistung
Pengembangan lembar kerja anak penunjang pembelajaran peserta didik di sekolah memerlukan inovasi baru sehingga dapat menunjang pembelajaran di sekolah, khusunya untuk pengenalan dan peningkatan kemampuan calistung pada peserta didik. Maka dari itu perlu diteliti bagaimana lembar kerja anak yang diterapkan di RA Al Hidayah Dermojayan dikembangkan.
Rumusan masalah penelitian ini (1) Bagaimana lembar kerja anak yang diterapkan di RA Al Hidayah Dermojayan di kembangkan. (2)Bagaimana peningkatan kemampuan calistung pada anak kelompok A RA Al Hidayah Dermojayan dengan menggunakan lembar kerja anak. Tujuan penelitian ini adalah: (1)Untuk mengembangkan lembar kerja anak dengan mengetahui keefektifan dan kelayakan penggunaan lembar kerja anak guna meningkatkan kemampuan calistung pada anak kelompok A di RA Al Hidayah Dermojayan. (2)Untuk mengetahui peningkatan kemampuan calistung pada anak kelompok A di RA Al Hidayah Dermojayan.
Penelitian ini menggunakan dua tahap penelitian yaitu kuantitatif dan pengembangan atau metode Research and Development. Penelitian kualitatif menggunakan jenis metode penelitian deskriptif. Sedangkan tahap penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Sumber data yang diperoleh didapatkan dari : Penelitian di lingkungan sekitar, Kepala Sekolah, Guru, Peserta Didik, dan Dosen Ahli. Teknik pengumpulan data penelitian yang menggunakan metode wawancara dan kuisioner.
Hasil penelitian skripsi ini yaitu dalam tahapan observasi dan checklist peneliti menggunakan sampel 5 peserta didik untuk mewakili keseluruhan peserta didik. Dari hasil observasi dan checklist diperoleh nilai dari setiap anak yaitu sebagai berikut Putri=75% Ahmad=72,5% Caca=100% Widya=97,5% Fidha=95%, hasil presentase dari lima anak tersebut menunjukkan bahwa produk efektif dan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran
- …
