28 research outputs found
Hubungan antara Prestasi Praktik Kerja Industri dan Motivasi Belajar Terhadap Tingkat Penguasaan Kompetensi Keahlian Siswa SMK Kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Kota Malang
ABSTRAK Azizah, Fitrotul. 2017. Hubungan antara Prestasi Praktik Kerja Industri dan Motivasi Belajar Terhadap Tingkat Penguasaan Kompetensi Keahlian Siswa SMK Kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Kota Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tri Atmadji S, M.Pd. (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng. Kata Kunci: Prestasi praktik kerja industri, motivasi belajar, kompetensi keahlian Berdasarkan observasi dengan siswa SMK kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Kota Malang, prakerin dirasakan sangat penting untuk membentuk lulusan yang berkompetensi serta berpengalaman dalam bidangnya. Praktik kerja industri juga bertujuan sebagai sarana pendekatan antara sekolah dengan pihak industri. Motivasi belajar dapat mempengaruhi uji kompetensi keahlian, karena motivasi belajar merupakan suatu keharusan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Prestasi prakerin dan motivasi belajar yang ada mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam penguasaan kompetensi keahlian. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tingkat penguasaan kompetensi keahlian (Y); (2) mendeskripsikan tingkat prestasi praktik kerja industri (X1); (3) mendeskripsikan tingkat motivasi belajar (X2); (4) mengetahui signifikansi hubungan antara X1 dengan Y; (5) mengetahui signifikansi hubungan antara X2 dengan Y; (6) mengetahui signifikansi hubungan secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y siswa SMK Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Kota Malang. Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Responden penelitian siswa SMK kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Kota Malang. Pengumpulan data masing-masing variabel menggunakan dokumentasi untuk variabel prakerin dan variabel kompetensi keahlian, kuisioner untuk variabel motivasi belajar. Hasil penelitian: (1) prestasi praktik kerja industri (X1) dikategorikan cukup sebesar 73,58%; (2) motivasi belajar (X2) dikategorikan tinggi sebesar 79,66%; (3) tingkat penguasaan kompetensi keahlian (Y) dikategorikan cukup sebesar 47,45%; (4) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y; (5) ada pengaruh positif dan signifikan antara X2 dengan Y; (6) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Sumbangan relatif X1 sebesar 82,30% dan sumbangan relatif X2 sebesar 17,70%. Sedangkan sumbangan efektif X1 sebesar 30,85% dan sumbangan efektif X2 sebesar 6,64%. Kesimpulan: Ada hubungan positif dan signifikan antara prestasi praktik kerja industri dan motivasi belajar terhadap tingkat penguasaan kompetensi keahlian siswa SMK kelas XII Program Keahlian Ketenagalistrikan di Kota Malang
Studi Penentuan Koefisien Transfer Massa Pada Ekstraksi Tanin Biji Pinang (Areca Catechu L.) Dengan Kajian Suhu Dan Waktu Ekstraks
Pinang (Areca catechu L.) merupakan tanaman kelompok
Palma yang dapat tumbuh baik di Indonesia. Produksi pinang
dari tahun 2012-2015 mengalami peningkatan, yaitu 42-47,1 ribu
ton. Biji pinang mengandung beberapa senyawa kimia penting
seperti tanin, alkaloid, lemak, minyak atsiri, air dan gula. Namun,
senyawa kimia yang kadarnya cukup tinggi adalah tanin.
Senyawa tanin dapat diperoleh dengan cara ekstraksi maserasi
kinetik-digesti. Pada proses ekstraksi terjadi proses transfer
massa dimana proses transfer massa berkaitan dengan
besarnya nilai koefisien transfer massa. Besarnya koefisien
transfer massa dapat dipengaruhi oleh suhu dan waktu ekstraksi.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya
pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap kualitas hasil
ekstraksi tanin biji pinang, dan mengetahui besarnya koefisien
transfer massa pada ekstraksi tanin biji pinang.
Dua faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah
suhu dan waktu ekstraksi. Suhu dibagi menjadi 3 level (40oC,
60oC, dan 80oC) dan waktu ekstraksi dibagi menjadi 5 level (4
jam, 6 jam, 8 jam, 10 jam, dan 12 jam) sehingga terdapat 15
kombinasi perlakuan. Pengulangan setiap perlakuan dilakukan
sebanyak 2 kali sehingga didapat 30 satuan percobaan.
Parameter yang diukur meliputi kadar air, rendemen ekstrak,
kadar tanin, dan aktivitas antioksidan. Metode Rancangan Acak
Kelompok (RAK) digunakan untuk analisa pengaruh suhu dan
waktu terhadap rendemen ekstrak, kadar tanin, dan aktivitas
antioksidan, sedangkan perhitungan koefisien transfer massa
dilakukan dengan menggunakan model matematis. Penentuan
koefisien transfer massa didasarkan pada kadar tanin mula-mula
dan kadar tanin akhir.viii
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh nyata
suhu dan waktu ekstraksi terhadap rendemen, kadar air, kadar
tanin, dan aktivitas antioksidan. Perlakuan terbaik pada ekstraksi
tanin biji pinang didapatkan pada kondisi ekstraksi suhu 60oC
dengan waktu ekstraksi 4 jam dengan nilai rendemen 10,61%,
kadar air 8,54%, kadar tanin 407,89 mg GAE/g, dan nilai IC50
sebesar 40,88 ppm. Nilai koefisien transfer massa tertinggi pada
ekstraksi tanin biji pinang diperoleh pada kondisi ekstraksi 60oC
dengan waktu ekstraksi 4 jam dengan nilai koefisien transfer
massa sebesar 1,20/ja
Peran kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan budaya religius di MTs Al-Ma'arif 03 Singosari Malang
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERAN MUSLIMAH ENTREPRENEURSHIP DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN SYARI’AH Studi Kasus di Komunitas Pengusaha Muslimah (Kopami) Jombang
This article aims to determine the view of Islamic law on Muslimah entrepreneurship in improving the Islamic economy in the Jombang independent entrepreneur community. Using a qualitative approach to the type of field research, data from interviews, observations and documentation that are analyzed decuctively by taking theories, arguments about Islamic law on the role of Muslimah entrepreneurship in improving the Islamic economy, then the theory is drawn on the reality or facts of cases in the field. The results showed that the majority of Kopami members are Muslim women while carrying out their role as a career Muslimah or entrepreneurship does not violate the provisions of Islamic law. Meanwhile, the role of Muslimah entrepreneurship in Kopami is able to improve the Islamic economy in the family and society.
Keywords: Islamic Law, Role of Muslimah, Entrepreneurship, Islamic Economic Law
Peningkatan pemahaman materi akhir hayat Nabi Muhammad SAW mata pelajaran SKI melalui strategi Gallery Walk pada siswa kelas V MI KH Romly Tamim Bulak Surabaya
Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya pemahaman materi dalam mata pelajaran SKI. Hal tersebut dikarenakan jumlah peserta didik dalam kelas V terlalu banyak sedangkan dalam pembelajaran yang dilakukan masih menggunakan strategi ceramah yang belum cukup membantu dalam meningkatkan pemahaman materi. Oleh karena itu, peneliti melakukan upaya dalam meningkatkan pemahaman materi dengan melalui strategi Gallery Walk. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan strategi Gallery Walk pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk peningkatan pemahaman materi akhir hayat nabi Muhammad SAW pada siswa kelas V MI KH Romly Tamim Bulak Surabaya? (2) Bagaimana peningkatan pemahaman materi akhir hayat nabi Muhammad SAW mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada siswa kelas V MI KH Romly Tamim Bulak Surabaya setelah menerapkan strategi Gallery Walk? Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) denganmodel Kurt Lewin yang terdiri dari dua siklus dengan empat tahapan yaitu, (1)Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara, dan tes, sertadokumentasi. Instrumenpenelitian yang digunakan adalah lembar observasiaktifitas guru dan siswa, lembarwawancara, lembar tes butir soal uraian, sertadokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan strategi Gallery Walk dalam penelitian ini diperoleh peningkatan skor hasil observasi aktivitas guru pada siklus I yaitu 47 (Sangat tidak baik)dan meningkat pada siklus II menjadi 89 (Baik) pada siklus II. Sedangkan hasil observasi peserta didik pada siklus I memperoleh skor 60 (Tidak baik) meningkat menjadi 86 (Baik) (2) Peningkatan pemahaman materi akhir hayat Nabi Muhammadmengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86%. Peningkatan pemahaman peserta didik dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata yang mengalami peningkatan dari siklus memperoleh nilai rata-rata 65 (Tidak baik) meningkat menjadi nilai 77,2 (Baik) pada siklus II dengan prosentase 54% (Sangat tidak baik) menjadi 90,3% (Sangat baik
MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN BINA DIRI DALAM MENCUCI TANGAN ANAK CEREBRAL PALSY
Abstract: A self care is a way to build a person self as an individual or social being who can manage ourselves, help ourselves, take care ourselves to achieve the independency in the daily life. The scope of the self development consist of: the clean of self, eating, drinking, make up, dress up, self safety, communication, and socialization. Washing hands is one of the activities in keeping self cleaness. If there is a constraint or difficulty in washing the hands, it can disturb the self development of children with cerebral palsy. Cerebral palsy is miss movement and body gesture because of the unprogressive defect in the brain, therefore the learning model which can optimize the ability to wash the hands of children with cerebral palsy is needed. That is direct instruction model. This research aims to analyze the ability before and after being given the treatment with direct learning model toward self care ability in washing hands to cerebral palsy children in the IV class of SDLB-D1 YPAC Surabaya. This research was done to 6 cerebral palsy children in the fourth class of SDLB-D1 YPAC Surabaya who only had spastic on one / both of the legs. The design was pre experiment with form “one group pre test post tes design”. The data analysis of this research was non parametric data with sign test.The research result indicated that Zh value (2,05) was far from Ztabel value (1,64) so that it could be concluded to refuse Ho and accept Ha. Based on the value it could be taken conclusion that “There was influence of direct learning model toward self care ability in washing hands to the fourth class of cerebral palsy children in SDLB – D1 YPAC Surabaya”.
Keywords: self care, direct instruction model
An analysis on summative test items the second year student of senior High School at MAN Trenggalek in the academic year 2009/2010
Key words : Summative Test Item.
In the teaching process unlimited to the teaching interaction between teacher and student. The teaching implementation completely includes evaluation as the way to get feedback from teaching process which is done. Therefore, the development, employing and implementation good test suitable with principles occur. There are many kinds of evaluation. In order to judge the effectiveness of any test, it is sensible to lay down a good test criteria, as follow: content validity, reliability, discrimination power and level of difficulty.
The problem of this study are: (1) How is content validity of summative test used in MAN Trenggalek ? (2) How is reliability of the summative test used in MAN Trenggalek? (3) How is discrimination power of the summative test used in MAN Trenggalek? (4) How is the level of difficulty of the summative test used in MAN Trenggalek?
The purposes of this study are: (1) to understand about the content validity of the summative test. (2) To understand about the reliability of the summative test. (3) To know about the discrimination power of the summative test. (4) To know about level of difficulty of the summative test.
This research use descriptive research by using quantitative approach and it is intended to Analysis Summative Test Item the second year student of senior high school at MAN Trenggalek in The Academic Year 2009/2010. Here the writer takes 50 test items and 50 students from second year student as the sample of the research. The method of collecting data is test, documentation and observation. The analysis technique of quantitative data used Pearson Product Moment Correlation to look for reliability test :
r = , after that using. r¬11 = , ,
Research findings : (1) Content validity of summative test items of the second year student of senior high school at MAN Trenggalek in the academic year 2009/2010 has percentage question as follows : Listening 0%, reading 58%, writing 20%, speaking 22%. It is know that the representation of some test items in the test is low. Based on the material in syllabus, there are some material, which are not in the items and the some material in the test items does not take from syllabus. The content validity in this test is far to be a valid test. (2) The reliability of summative test item of the second year student of senior high school at MAN Trenggalek (0.470), it means that the reliability is low. (3) The discrimination power in summative test at MAN Trenggalek in the academic year 2009/2010 has percentage questions as follow: 10% good, 8% satisfactory, 12% poor, 56% is very poor and 14% negative. (4) The level of difficulty in summative test at MAN Trenggalek in the academic year 2009/2010 has percentage questions as follow: 18% difficult, 30% fair and 52% easy items
KONTRIBUSI PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERORIENTASI LEARNING COMMUNITY DILENGKAPI MEDIA CD INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA
. Kontribusi Penerapan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berorientasi Learning Community dilengkapi Media Cd interaktif Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa SMA , Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dr. Sudarmin, M. Si, Pembimbing II: Drs. Nurwachid Budi S, M. Si.
Kata kunci: kontribusi, hasil belajar, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community, dan CD interaktif.
Salah satu indikator rendahnya pendidikan yaitu hasil belajar. Hasil belajar yang baik menuntut pembelajaran yang baik, dan pembelajaran yang baik terjadi apabila dapat mengaktifkan siswa. Oleh karena itu, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community, dan CD interaktif dapat dijadikan alternatif, karena dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya kontribusi, besar kontribusi dan respon positif penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community dilengkapi media CD interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Gubug. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMA Muhammadiyah Gubug tahun pelajaran 2009/2010. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling menghasilkan kelas X-4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelompok kontrol. Pengambilan data dilakukan dengan berbagai cara yaitu, dokumentasi, tes, angket, dan observasi. Analisis data dilakukan dua tahap, tahap awal dan akhir. Analisis data tahap awal meliputi uji normalitas, homogenitas, dan anava yang berfungsi untuk mengetahui keadaan awal populasi. Analisis tahap akhir meliputi uji normalitas, uji kesamaan dua varians, uji perbedaan dua rerata, uji N-Gain, analisis pengaruh antar variabel, koefisien determinasi, analisis aspek afektif dan psikomotorik, analisis angket aktivitas, serta analisis tanggapan siswa. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community dilengkapi media CD interaktif memberikan kontribusi signifikan terhadap hasil belajar siswa. Besarnya kontribusi yang diberikan yaitu 35,78%, dan ada respon positif dari siswa. Berdasarkan kesesuaian antara rumusan masalah, tujuan, dan kesimpulan, penelitian ini dapat dikatakan berhasil
KONTRIBUSI PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERORIENTASI LEARNING COMMUNITY DILENGKAPI MEDIA CD INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA
. Kontribusi Penerapan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berorientasi Learning Community dilengkapi Media Cd interaktif Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa SMA , Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dr. Sudarmin, M. Si, Pembimbing II: Drs. Nurwachid Budi S, M. Si.
Kata kunci: kontribusi, hasil belajar, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community, dan CD interaktif.
Salah satu indikator rendahnya pendidikan yaitu hasil belajar. Hasil belajar yang baik menuntut pembelajaran yang baik, dan pembelajaran yang baik terjadi apabila dapat mengaktifkan siswa. Oleh karena itu, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community, dan CD interaktif dapat dijadikan alternatif, karena dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya kontribusi, besar kontribusi dan respon positif penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community dilengkapi media CD interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Gubug. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMA Muhammadiyah Gubug tahun pelajaran 2009/2010. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling menghasilkan kelas X-4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelompok kontrol. Pengambilan data dilakukan dengan berbagai cara yaitu, dokumentasi, tes, angket, dan observasi. Analisis data dilakukan dua tahap, tahap awal dan akhir. Analisis data tahap awal meliputi uji normalitas, homogenitas, dan anava yang berfungsi untuk mengetahui keadaan awal populasi. Analisis tahap akhir meliputi uji normalitas, uji kesamaan dua varians, uji perbedaan dua rerata, uji N-Gain, analisis pengaruh antar variabel, koefisien determinasi, analisis aspek afektif dan psikomotorik, analisis angket aktivitas, serta analisis tanggapan siswa. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community dilengkapi media CD interaktif memberikan kontribusi signifikan terhadap hasil belajar siswa. Besarnya kontribusi yang diberikan yaitu 35,78%, dan ada respon positif dari siswa. Berdasarkan kesesuaian antara rumusan masalah, tujuan, dan kesimpulan, penelitian ini dapat dikatakan berhasil
Implementasi pembelajaran e-learning dalam meningkatkan kompetensi siswa pada materi PAI di SMK Kesehatan Madani Indonesia Karangploso Kabupaten Malang.
مستخلص البحث
في بداية عام 2020 فوجئنا بوصول فيروس خطير للغاية و هو كوفيد-19. تم اكتشاف مرض فيروس كورونا 2019 (COVID-19) لأول مرة في مدينة ووهان بالصين في نهاية ديسمبر 2019. منذ اندلاع مرض كوفيد-19 ، أصبح فجأة يتطلب عناصر تعليمية لتحل محل عملية التعلم من التعلم التقليدي إلى التعلم عبر الإنترنت (التعلم الإلكتروني/ e-learning). يعد التعلم عن بعد أو التعلم الإلكتروني الآن الخيار الرئيسي في عملية التدريس و التعلم. في عالم التعليم ، أعطى تطوير تكنولوجيا التعليم عن بعد أو التعلم الإلكتروني ألوانًا و فروقًا جديدة. تم إثراء هذا الشرط من خلال تطوير التعلم من خلال استخدام التكنولوجيا التي لا تتطلب من الطلاب التجمع معًا و محدودة بالزمان و المكان.
تهدف هذه الدراسة إلى: (1) وصف عملية تنفيذ التعلم الإلكتروني في تحسين فهم الطلاب لمواد التربية الإسلامية في المدرسة الثانوية المهنية "صحة مدنية إندونيسية". (2) وصف حالة الطلاب في تنفيذ التعلم الإلكتروني في تحسين فهم الطلاب لمواد التربية الإسلامية في المدرسة الثانوية المهنية "صحة مدنية إندونيسية". (3) لوصف نتائج تنفيذ التعلم الإلكتروني في تحسين فهم الطلاب لمواد التربية الإسلامية في المدرسة الثانوية المهنية "صحة مدنية إندونيسية".
تستخدم هذه الدراسة البحث النوعي الوصفي ، لأن جمع البيانات البحثية النوعية ليس في شكل أرقام و لكن في شكل كلمات يتم الحصول عليها من الملاحظات و المقابلات و التوثيق و تحليل البيانات باستخدام طريقة التثليث.
أظهرت نتائج هذه الدراسة ما يلي: (1) في عملية التعلم باستخدام التعلم الإلكتروني في المدرسة الثانوية المهنية "صحة مدنية إندونيسية" ، يجب على كل معلم أولاً إعداد كل ما سيتم تدريسه للطلاب. يتضمن تنفيذ التعلم الإلكتروني في المدرسة الثانوية المهنية "صحة مدنية إندونيسية" ما يلي: (أ) تطوير استراتيجيات التعلم ، بما في ذلك: إعداد المواد التعليمية ، و أشكال وسائط التعلم ، و طرق التعلم. (ب) تنفيذ التعلم الإلكتروني ، بما في ذلك: استخدام التطبيقات المتنوعة ، و ترتيب الجدول الزمني ، و تخصيص المهام. (ج) تقييم التعلم الإلكتروني ، بما في ذلك: الاختبارات الكتابية و غير الكتابية. (2) تضمنت الظروف التي واجهها الطلاب في تنفيذ التعلم الإلكتروني خلال فترة كوفيد ما يلي: (أ) قلة التركيز على التعلم ، (ب) المعاناة من الإرهاق لأن الطلاب تعلموا باستخدام الهواتف المحمولة فقط ، و (ج) العديد من العقبات التي تواجه التعلم باستخدام التعلم الإلكتروني ، مثل: حصص الإنترنت ، و الأضواء التي تنطفئ ، و بعضها لديه هواتف محمولة لا تزال مستعارة من قبل والديهم ، و شبكات الإنترنت ، و يجد الطلاب صعوبة في فهم المواد التي قدمها المعلم. (3) نتائج تطبيق تعلم التربية الدينية الإسلامية أثناء التعلم عبر الإنترنت تعطي نتائج إيجابية و سلبية. (أ) لتحقيق نتائج إيجابية في التعلم أثناء هذا الوباء ، زادت قيم المعرفة و المهارات التي ينتجها الطلاب. (ب) و للنتائج السلبية ، من جميع جوانب التقييم ، لا يزال هناك العديد من الطلاب الذين تأخروا في جمع المهام التي كلف بها المع
ABSTRAK
Pada awal tahun 2020 kita dikejutkan dengan datangnya virus yang sangat membahayakan yakni Covid-19. Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Semenjak timbulnya wabah penyakit Covid- 19, secara tiba-tiba mengharuskan elemen pendidikan untuk mengganti proses pembelajaran dari yang menggunakan pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran secara online (e-learning). Pembelajaran Jarak Jauh atau E-learning sekarang menjadi pilihan utama dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dalam dunia pendidikan Perkembangan teknologi pendidikan jarak jauh atau E-learning telah memberikan warna dan nuansa yang baru. Kondisi tersebut telah diperkaya dengan berkembangan pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi yang tidak mengharuskan peserta didik berkumpul secara bersama-sama dan dibatasi dengan waktu dan tempat.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan proses Implementasi pebelajaran E-learning dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi PAI di SMK Kesehatan Madani Indonesia. (2) Untuk mendeskripsikan kondisi peserta didik dalam Implementasi pebelajaran E-learning dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi PAI di SMK Kesehatan Madani Indonesia. (3) Untuk mendeskripsikan hasil dari Implementasi pebelajaran E-learning dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi PAI di SMK Kesehatan Madani Indonesia.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskripsif, karena dalam penelitian kualitatif pengumpulan data-data bukan berupa angka melainkan berupa kata-kata yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta analisis data dengan menggunakan metode triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam proses pembelajaran dengan menggunakan E-learning di SMK Kesehatan Madani Indonesia setiap guru harus terlebih dahulu mempersiapkan segala sesuatu yang akan diajarkan kepada peserta didik. Implementasi yang pembelajaran E-learning di SMK Kesehatan Madani Indonesia antara lain adalah: (a) Menyusun strategi Pembelajaran, meliputi : Mempersiapkan bahan ajar, Bentuk media pembelajaran, Metode pembelajaran. (b) Pelaksanaan pembelajaran e-learning, meliputi: Penggunaan aplikasi yang bervarisi, Penyusunan jadwal, dan Pemberian tugas. (c) Evaluasi pembelajaran e-learning, meliputi: tes tulis dan non tulis. (2) kondisi yang dihadapi oleh peserta didik dalam implementasi pembelajaran E-learning pada masa covid ini meliputi: (a) Kurangnya konsentrasi belajar, (b) mengalami kejenuhan karena peserta didik hanya melakukan pembelajaran dengan menggunakan hp saja, dan (c) banyaknya kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menggunakan E-learning ini seperti: kuota internet, lampu yang padam, ada yang Hp nya masih dipinjam oleh orangtuanya, jaringan internet, dan peserta didik sulit memahami materi yang disampaikan guru. (3) Hasil dari penerapan pembelajaran pendidikan agama Islam selama pembelajaran daring ini memberikan hasil yang positif dan negatif. (a) Untuk hasil yang positif dalam pembelajaran selama pandemi ini nilai-nilai pengetahuan dan keterampilan yang dihasilkan oleh para peserta didik mengalami peningkatan. (b) dan untuk hasil yang negative, dari seluruh aspek penilaiannya masih banyak peserta didik yang telat dalam mengumpulkan tugas yang telash diberikan oleh guru.
ABSTRACT
At the beginning of 2020 we were surprised by the arrival of a very dangerous virus, namely Covid-19. Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) was first discovered in the city of Wuhan, China at the end of December 2019. Since the outbreak of the Covid-19 disease, suddenly it has required educational elements to replace the learning process from using conventional learning to online learning. (e-learning). Distance learning or E-learning is now the main choice in the teaching and learning process. In the world of education, the development of distance education technology or E-learning has given new colors and nuances. This condition has been enriched by the development of learning through the use of technology which does not require students to gather together and is limited by time and place.
This study aims to: (1) describe the process of implementing E-learning in improving students' understanding of Islamic education material at SMK Kesehatan Madani Indonesia. (2) To describe the condition of students in the implementation of E-learning in improving students' understanding of Islamic education material at SMK Kesehatan Madani Indonesia. (3) To describe the results of the implementation of E-learning in improving students' understanding of Islamic Education material at SMK Kesehatan Madani Indonesia.
This study uses descriptive qualitative research, because in qualitative research data collection is not in the form of numbers but in the form of words obtained from observations, interviews, and documentation. As well as data analysis using the triangulation method.
The results showed that: (1) In the learning process using E-learning at SMK Kesehatan Madani Indonesia, every teacher must first prepare everything that will be taught to students. The implementation of E-learning learning at SMK Kesehatan Madani Indonesia includes: (a) Developing learning strategies, including: Preparing teaching materials, forms of learning media, learning methods. (b) Implementation of e-learning, including: Use of varied applications, Schedule arrangement, and assignment of assignments. (c) Evaluation of e-learning, including: written and non-written tests. (2) the conditions faced by students in the implementation of E-learning during the Covid period included: (a) Lack of learning concentration, (b) experiencing burnout because students only learned using cellphones, and (c) many obstacles What is faced in learning using E-learning is such as: internet quota, lights that go out, some have cellphones that are still borrowed by their parents, internet networks, and students have difficulty understanding the material presented by the teacher. (3) The results of the application of Islamic religious education learning during online learning give positive and negative results. (a) For positive results in learning during this pandemic the values of knowledge and skills produced by students have increased. (b) and for negative results, from all aspects of the assessment, there are still many students who are late in collecting the assignments that have been given by the teacher
