29 research outputs found

    Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Melalui Program Budaya Literasi di TK At-Taufiqiyah Sumenep Madura: Cultivating early childhood reading interest through the literacy culture programme at At-Taufiqiyah Kindergarten Sumenep Madura

    No full text
    Menumbuhkan minat baca sangat diperlukan untuk dilakukan sejak usia dini, selain anak sedang memiliki kegemaran dalam membaca, anak usia dini masih belum dipengaruhi budaya-budaya dan prilaku negatif dari lingkungannya. Menumbuhkan minat baca anak bisa dimulai dari lingkungan keluarga, dan dapat didukung melalui program-program sekolah yang berhubungan dengan kegiatan menumbuhkan minat baca anak. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh TK At-Taufiqiyah Aengbajaraja Bluto Sumenep dalam rangka menumbuhkan minat baca anak usia dini melalui program budaya literasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah kualitatif. Adpun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program budaya literasi dapat meningkatkan minat baca anak usia dini. Adapun upaya-upaya atau wujud konkrit dari budaya litrasi yang digunakan untuk mengembngkan minat baca anak usia dini diantaranya adalah melakukan kunjungan pustaka, kegiatan Satu Hari Satu Cerita, Stimulasi Literasi Anak dan melakukan kunjungan Toko Buku

    Manajemen Input, Proses, dan Output PAUD Berbasis Alam(Studi Analisis di TK Jogja Green School Yogyakarta)

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan manajemen input, proses, output di Jogja Green School, (2) menganalisis manajemen input, proses, output di TK Jogja Green School. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam penelitian ini. Data dihimpun menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumantasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Hubberman yakni melalui reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Jogja Grren School merupakan sekolah yang humanis jika dilihat dari manajemen input, proses, outputnya. Pada manajemen input pihak sekolah lebih mendahulukan anak-anak berkebutuhan khusus dari pada anak yang biasanya disebut sebagai anak normal. Pada manajemen proses, pihak sekolah mendahulukan bermain daripada membebani anak dengan berbagai macam hafalan. Sementara pada manajemen outputnya, pihak sekolah tidak memaksa anak untuk melanjutkan sekolah di SD Jogja Green School, meski lokasinya satu atap dengan TK Jogja Green School dan berada di bawah satu yayasan yang sama

    Pemberdayaan Media Youtube “Nussa Official” Sebagai Sarana Pengembangan Nilai Moral Dan Agama Pada Anak

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang Pemberdayaan Media Youtube “Nussa Official” Sebagai Sarana Pengembangan Nilai Moral Dan Agama Pada Anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis isi kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang berfungsi untuk mengetahui gambaran isi, karakteristik pesan, dan mengambil kesimpulan dari beberapa konten video Yotube Nussa Official yang memiliki pesan nilai moral dan agama pada anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat implikasi dari pemberdayaan media yotube Nussa Official dalam mengembangkan nilai moral dan agama pada anak. Diantaranya adalah dapat menjadikan anak terbiasa bersalaman dengan orang lain, mengajarkan sikap kejujuran dan fungsinya, membiasakan anak dalam berdoa sebelum melakukan kegiatan, mengajarkan anak agar tidak bersikap riya’, mengajarkan anak agar peka terhadap hubungan sosial, mengajarkan anak dalam berhubungan dengan orang yang bukan muhrimnya, mengajarkan anak agar saling menghargai, dan membiasakan anak berperilaku baik dalam keadaan apapun.This study discusses the "Nussa Official" Youtube Media Empowerment as a Means of Developing Moral and Religious Values in Children. The method used in this study is qualitative content analysis with the type of field research (field research) which serves to describe the content, message characteristics, and draw conclusions from several Yotube Nussa Official video content that has messages of moral and religious values in children. The results of this study indicate that there are implications of empowering the Nussa Official YouTube media in developing moral and religious values in children. Among them are being able to make children accustomed to shaking hands with other people, teach honesty and function, get children used to praying before doing activities, teach children not to be arrogant, teach children to be sensitive to social relationships, teach children to relate to people who are not their relatives, teach children to respect each other, and get children to behave well in any circumstances

    PROGRAM PARENTING UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (STUDI DI TK AT-TAUFIQIYAH AENGBAJARAJA BLUTO SUMENEP)

    Full text link
    The background of this research is the phenomenon of the low role of parents in taking care of children and the difficulties of teachers in implementing the teaching and learning process in early childhood education institutions of At-Taufiqiyah Kindergarten. Teachers have difficulty in implementing learning in schools because of the lack of educators and helpers as well as the perception of the majority of parents who positioned the child's success is entirely the responsibility of the teaching staff. This research used descriptive qualitative approach. Sources of data in this study are documentation and stakeholders‟ interview. Data collection techniques are observation, documentation and interviews. While the data analysis techniques performed through data reduction, data presentation and verifying or taking the conclusion. The result of the research showed that parenting program implemented in TK At-Taufiqiyah kindergarten are able to improve the quality of learning, improving children's achievement by applying parenting care after following parenting program consisting of motor, religious, emotional and social care. Improving the quality of learning is done by improving the professionalism of teachers, providing adequate learning facilities, involving parents in school and home learning activities, and understanding the principles of early childhood learning consisting of learning activities through playing and singing, applying learning oriented to child development, learning through life skills in socializing, learning from concrete objects, and integrated learning. ( INDONESIA ) Latar belakang penelitian ini adalah fenomena rendahnya peran orang tua dalam mengasuh anak serta kesulitan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar di lembaga pendidikan anak usia dini Taman Kanak-Kanak At- Taufiqiyah. Jajaran guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah karena minimnya tenaga pendidik dan tenaga pembantu serta persepsi mayoritas orang tua yang memposisikan kesusksesan anak sepenuhnya merupakan tanggung jawab tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu dokumentasi dan narasumber. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan kemudian menverifikasi atau mengambil simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program parenting yang diterapkan di TK At-Taufiqiyah dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan prerstasi anak yang dilakukan dengan adanya upaya menerapkan pengasuhan pendampingan setelah mengikuti program parenting yang terdiri dari pengasuhan fisik motorik, agama, emosi dan sosial. Peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan cara meningkatkan profesionalitas guru, penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai, melibatkan orang tua dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun di rumah, dan memahami prinsip pembelajaran anak usia dini yang terdiri dari kegiatan belajar melalui bermain dan bernyanyi, menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan anak, menerapkan pembelajaran melalui kecakapan hidup dalam bersosialisasi, menerapkan pembelajaran yang belajar dari benda konkrit, dan menerapkan pembelajaran terpadu

    Integrasi Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini di TK Kanisius Sorowajan Yogyakarta

    Full text link
    Kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu dengan cara yang baru dan tidak biasa serta melahirkan solusi yang unik terhadap masalah yang dihadapi. Peran kreativitas semakin terasa ketika memasuki abad 21 dengan ditandai oleh perubahan yang sangat cepat dan tantangan yang semakin kompleks. Sehingga kreativitas harus dikembangkan sejak dini melalui pembelajaran yang dilakukan secara terintegrasi. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data guru kelas dan Kepala Sekolah di TK Kanisius Sorowajan Yogyakarta pada 08 September 2018. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Aktivitas dalam analisis data meliputi data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas yang dilakukan di TK Kanisius Sorowajan bervariasi dengan memadukan pembelajaran sains, seni, bahasa, agama dan IT dalam mengembangkan kreativitas anak yang dilakukan secara terintegrati

    Pembelajaran Kitab Kuning dengan Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk Sumenep

    Full text link
    It was very rare the researchers who studied the learning of classical book with English in Islamic boarding schools, whereas learning classical book with English was really important for the progress of the times, santri who were studying classical book with English could simultaneously get two fields of science and could be a special attraction in preaching to face modern society. The results showed that, 1. The implementation of the learning classical book with English was carried out twice a week that was called as the first session and the second session, while the method used was Bandongan and discussion method. Bandongan was held in the first session and the discussion method was carried out in the second session.  2. The level of santri's understanding of learning classical book with English was very good. 3. The problems were the implementation of the first session was very early morning, santri’s understandings were different and some boards didn’t join the first session of program. Learning classical book using English was worth maintaining and continues to be developed. The positive influence was felt a lot by santri, besides being able to learn English that they could also learn classical book both nahwu-sharraf science and its contents

    Penerapan Metode Bercerita dengan Pendekatan Ramah Anak untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Ar Rahman

    Full text link
    Penelitian ini menginvestigasi efektivitas metode bercerita dengan pendekatan ramah anak dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini di PAUD Ar Rahman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan proses pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pendidik serta orang tua. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi interaksi antara anak dengan materi cerita dan dampaknya terhadap perkembangan bahasa. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa metode bercerita, ketika diintegrasikan dalam pendekatan yang mendukung dan partisipatif, meningkatkan secara signifikan kosa kata, pemahaman mendengar, dan keterampilan ekspresi bahasa anak. Pendekatan ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan sosial dan empati, menegaskan hubungan positif antara penggunaan cerita yang relevan dengan pengalaman sehari-hari anak dan peningkatan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.This study investigates the effectiveness of the storytelling method with a child-friendly approach in developing language skills in early childhood at PAUD Ar Rahman. The research employs a qualitative methodology, collecting data through participatory observation and in-depth interviews with educators and parents. The goal is to evaluate the interaction between the children and the story material and its impact on language development. The results of this study indicate that the storytelling method, when integrated into a supportive and participatory approach, significantly enhances vocabulary acquisition, listening comprehension, and children's language expression skills. Furthermore, this approach contributes to the development of social skills and empathy, affirming the positive relationship between the use of stories relevant to the children's daily experiences and their increased engagement in the learning process

    Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: dampak media youtube, peran pengasuhan, dan perubahan sosial

    No full text
    This study focuses on the impact of YouTube content on early childhood language development in the digital era, highlighting the roles of parenting and social change. The research background is the increasing dominance of YouTube as an educational platform for children, potentially influencing their cognitive and linguistic development. The aim of this study is to explore how exposure to YouTube content affects children's language development, and to analyze the roles of parenting and social change dynamics in this process. The research method employed is a descriptive qualitative approach, with data collected through participatory observation, in-depth interviews with parents and teachers, and analysis of digital content frequently accessed by children. The results indicate that educational content on YouTube can enrich vocabulary, enhance grammar comprehension, and support children's speaking abilities, provided the content is of high quality and consumed in a controlled manner. However, excessive exposure to YouTube content can lead to negative effects, such as the introduction of inappropriate words and a decrease in social interaction. This study also found that the role of parenting, including content selection, screen time management, and involvement in discussions, is crucial in maximizing benefits and minimizing negative impacts of digital media. The conclusion of this research emphasizes the need for balance in the use of digital technology and the importance of parenting in ensuring that digital experiences support children's overall language development and social skills

    PERAN KEPEMIMPINAN USTAZAH SAUDAH DALAM MEMIMPIN PONDOK PESANTREN TARBIYYATUL AULAAD DESA WIRITASI KEC. KUSAN HILIR KAB. TANAH BUMBU

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi fakta bahwasanya di pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad dipimpin oleh seorang wanita yang mana hal itu berbeda dengan pesantren pada umumnya, penelitian ini memfokuskan pada bagaimana peran kepemimpinan Ustazah Saudah dalam memimpin pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad desa Wintasi Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu dan Bagaimana metode yang beliau gunakan dalam kepemimpinannya. Penelitian ini ialah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian dianalisis secara deskriptif, yaitu dengan menjadikan Ustazah Saudah sebagai responden beserta 6 orang pengelola pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad sebagai informan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peran kepemimpinan Ustazah Saudah dalam memimpin pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad di desa Wiritasi Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu terlaksana dengan baik, dilihat dari segi perkembangan, pondok pesantren telah berhasil merenovasi beberapa gedung yang akan digunakan untuk kegiatan ajar mengajar, penambahan gedung baru asrama tahfiz Qur'an putra yang telah mencapai 50% pembangunan serta fungsi kepemimpinan yang beliau lakukan kepada para bawahan atau para dewan guru serta pengurus pondok pesantren telah terlaksana dengan baik. kemudian metode kepemimpinan yang digunakan beliau dalam memimpin pondok pesantren ialah gaya kepemimpinan demokratis yang diwujudkan dengan cara pengambilan keputusan yang selalu melibatkan bawahan, menerima pendapat dan masukan dari semua orang yang kemudian akan didiskusikan dan diputuskan bersama, serta tipe kepemimpinan kharismatik beliau yang membuat orang orang disekitar beliau mengasihi serta menyayangi beliau dan dengan sepenuh hati akan mengikuti beliau. Perbedaan gender tidak menjadi masalah dalam kepemimpinan beliau, para dewan guru dan juga pengawas pondok pesantren pun menerima Ustazah dengan baik. Peneliti merekomendasikan untuk para peneliti berikutnya yang ingin meneliti pondok pesantren Tarbiyyatul Aulaad agar meneliti tentang isi pesan dakwah atau metode dakwah Ustazah Saudah dalam beberapa majelis yang rutin beliau hadiri

    Penggunaan Media Manipulatif dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini

    No full text
    Penelitian ini mengkaji penggunaan media manipulatif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini di TK Dharma Wanita Konang Galis, Pamekasan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Dharma Wanita menggunakan berbagai media manipulatif seperti bahan kerajinan tangan, mainan edukatif (puzzle dan blok bangunan), alat peraga edukatif (playdough), serta media visual dan auditori (kartu bergambar). Penggunaan media ini berdampak positif pada perkembangan motorik halus anak, meningkatkan kemampuan menggenggam, koordinasi tangan-mata, kreativitas, dan interaksi sosial. Faktor pendukung meliputi ketersediaan media yang beragam, guru terlatih, dukungan orang tua, dan lingkungan belajar yang kondusif. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan jumlah media, kebutuhan pelatihan lanjutan bagi guru, dan kurangnya kesadaran sebagian orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media manipulatif terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini serta menekankan perlunya integrasi media manipulatif dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan motorik halus dan keterampilan lainnya. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan perkembangan anak secara menyeluruh.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan media manipulatif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini di TK Dharma Wanita Konang Galis, Pamekasan. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk memahami fenomena ini melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media manipulatif, seperti bahan kerajinan tangan, mainan edukatif, alat peraga kreatif, dan media visual dan auditori, memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak. Aktivitas seperti menggunting kertas, menyusun puzzle, dan membentuk objek dengan Playdoh melatih kekuatan otot tangan dan jari, meningkatkan koordinasi tangan-mata, serta mendorong kreativitas dan interaksi sosial anak-anak. Faktor pendukung seperti keberagaman dan kualitas media, pelatihan guru, dukungan orang tua, dan lingkungan belajar yang kondusif berperan penting dalam efektivitas penggunaan media manipulatif. Namun, terdapat pula faktor penghambat, seperti keterbatasan jumlah media dan kebutuhan pelatihan tambahan bagi guru. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi media manipulatif dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan motorik halus dan keterampilan lain yang esensial, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan perkembangan anak secara menyeluruh
    corecore